Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Monday, January 13, 2020

√ Sejarah Singkat Ki Hajar Dewantara

Tentunya kalian sudah tahu di negara kita ini tentu banyak pendekar yang telah berjuang dan mempertahankan kemerdekaan bangsa indonesia baik para pendekar repolusi, pendekar nasional, ataupun rakyat indonesia yang ikut berjuang dan mempertahankan kemerdekaan bangsa indonesia, yang sanggup kita sebut sebagai pahlawan. Indonesia karya jasanya yang telah mempertaruhkan harta dan nyawanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa indonesia.


Salah satunya yakni KI HAJAR DEWANTARA. Tentunya kalian sydah tidak aneh lagi dengan nama KI HAJAR DEWANTARA bukan? Ya, alasannya selain sebagai pendekar nasional indonesia KI HAJAR DEWANTARA juga merupakn mentri pegajaran indonesia ke-satu atau bapak pendidikan indonesia yang pertama. Dengan masa jabatan daei 2 September 1945 – 14 November 1945 yang kemudian diganti oleh TODUNG SUTAN GUNUNG MULIA.


KI HAJAR DEWANTARA lahir pada tanggal 2 Mei 1889 di Pakualaman. Tanggal kelahiran KI HAJAR DEWANTARA kini diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional di indonesia. Serta semboyan yang dibentuk KI HAJAR DEWANTARA yaitu Tut wuri Handayani menjadi selogan kementrian pendidikan Nasional indonesia. Tidak hanya itu namanya juga di abadaikan sebagai sebuah nama kapal perang indonesia (KRI KI HAJAR DEWANTARA) dan potret dirinya di abadikan pada uang kertas 20.000 Rupiah tahun 1998.


KI HAJAR DEWANTARA juda dikukuhkan sebagai pendekar nasional yang ke-2 oleh Presiden Republik indonesia yaitu Soekarno hatta pada tanggal 28 November 1959 melalui surat keputusan Presiden indonesia NO.305 tahun 1959 tanggal 28 November 1959.


Sekarang kita sebagai cowok pemudi indonesia harus memiliki semangat yang tinggi menyerupai para pendekar kita yang sudah memerjuangkan bangsa indonesia, dan kiprah kita sebagai cowok indonesia harus cinta indonesia, harus cinta tanah air kita.


Teringat dikala saya membaca sebuah buku perihal para pendekar “BAHWA DI PUNDAKMULAH KEJAYAAN ATAU KEHANCURAN, YANG JELAS “IBDA BINAPSIHI” MAU KAU BAGAIMANAKAN? YANG JELAS “SANTRI DIMASA KINI ADALAH KIYAI DI MASA YANG AKAN DATANG, SISWA DI MASA KINI ADALAH GURU DIMASA YANG AKAN DATANG, DAN PEMUDA DI MASA KINI ADALAH PEMIMPIN YANG AKAN DATANG”


Demikianlah artikel yang sanggup saya buat perihal KI HAJAR DEWANTARA, supaya sanggup bermanfaat bagi seluruh masyarakat indonesia. Salam sejahtera



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Sunday, December 1, 2019

√ Beberapa Ciri-Ciri Insan Purba Meganthropus Paleoj4vanicus Yang Perlu Kau Ketahui

Membaca dari judulnya saja anda tentunya sudah tahu bahwa pembahasan mengenai insan purba meganthropus paleoj4vanicus ini merupakan salah satu pembahasan yang seringkali muncul pada mata pelajaran sejarah ketika kebanyakan dari anda masih duduk di dingklik sekolah menengah.


Nah anda tentunya masih ingat bukan bahwa ada beberapa tahapan insan purba yang ada dalam sejarah ini? yups salah satunya ialah jenis insan purba meganthropus paleoj4vanicus.


Mungkin banyak dari anda yang sudah mempelajari insan purba jenis ini lengkap beserta ciri-ciri dari insan purba jenis ini. Namun pastinya juga diantara kebanyakan dari anda sudah lupa bukan dengan pembahasan ini?


nah di sini kita akan sama-sama berguru kembali bagaimana itu insan purba meganthropus paleoj4vanicus beserta ciri-ciri dari insan purba ini. Meganthropus paleoj4vanicus sendiri mempunyai makna yakni insan raksasa yang berasal dari jawa.


Nah insan purba jenis ini memang dikenal sebagai insan purba yang teramat primitif. Adanya ilmu mengenai pembahasan insan purba jenis ini juga merupakan hasil dari inovasi seorang ilmuan yang berjulukan Van Koeningswald.


Tepatnya ia telah menemukan fosil dari insan purba jenis ini di Sragen Jawa Tengah. Nah alasannya ialah inovasi dari Van Koeningswald inilah akibatnya diteliti bahwa fosil tersebut merupakan fosil dari insan jaman dulu yang akibatnya bernamakan meganthropus paleoj4vanicus.


Meganthropus Paleoj4vanicus memiliki ciri-ciri seperti; tubuhnya terbilang kekar dan tegap, tidak mempunyai dagu namun mempunyai geraham yang hampir sama menyerupai manusia, mempunyai ukuran rahang yang tidak mengecewakan besar, tulang pipinya relatif tebal, bab kening dan bab kepala belakang mempunyai tonjolan.


Diperkirakan masakan pokok insan purba meganthropus paleoj4vanicus ialah tumbuhan.Cciri yang tak kalah penting ialah insan purba jenis ini telah hidup pada 2 sampai 1 juta tahun silam.


Dengan adanya beberapa ciri dari insan purba meganthropus paleoj4vanicus ini maka sekarang anda tentunya sudah dapat membedakan insan purba jenis ini dengan insan purba jenis lainnya yang juga dipelajari dalam sejarah.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Tuesday, November 19, 2019

√ Asal Undangan Insan Indonesia

Pernahkah anda berpikir perihal bagaimana awal terciptanya manusia? Banyak sumber yang mempunyai pendapat berbeda-beda. Terlebih lagi ada pertanyaan bagaimana sanggup insan itu menempati negara indonesia dan bagaimana awal permulaanya.


Topik menyerupai ini mendapat banyak spekulasi dari aneka macam ahli. Jika ditinjau dari segi agama Islam, permulaan peradaban insan adalah Nabi Adam yang pribadi diciptakan oleh Alloh SWT.


Asal Usul Manusia


Menurut toeri Darwin, insan terbentuk alasannya revolusi dari nenek moyang yang berwujud kera. Semua pendapat tadi tentu mempunyai dasar masing-masing yang kuat. Di Indonesia sendiri pernah dilakukan sebuah penelitian perihal asal-usul manusia.


Jenis Manusia Homo Sapiens


Dari beberapa penelitian tersebut sanggup disimpulkan bahwa pada zaman dulu, insan homo sapiens dibedakan menjadi dua macam, yakni insan Liang Bua dan insan Wajak.


1. Manusia Liang Bua


Jenis insan homo sapiens yang kedua adalah Manusia liang Bua inovasi pertama kali dilakukan leh peneliti yang berasal dari australia dan indonesia.  Penemuan tersebut terjadi pada tahun 2014 di sebuah gua liang bua yang terletak di pemukiman prasejarah di sekitar pulau Flores.


Secara harfiah, liang bua mempunyai arti gua yang dingin. Model gua yang lebar, sejuk dan dilengkapi dengan dataran yang rata diperkirakan menjadi kawasan yang nyaman bagi insan zaman pra-aksara.


Penemuan yang terjadi di liang bua ini merupakan inovasi yang sangat penting dalam hal mengulas asal ajakan insan di Indonesia.


2. Manusia Wajak


Manusia wajak atau wajakenis pertama kali ditemukan oleh B.D Van Rietschoten di tahun 1889 di Kabupaten Tulung Agung, Jawa Timur. Tepatnya di sebuah caruk yang terletak di lereng gunung Karst di seberah arah barat maritim Campurdarat.


Setelah inovasi tersebut, diadakan penelitian mengenai fosil tersebut. Dari peneitian tersebut diperoleh data bahwa temuan itu berwujud tengkorak insan wajak dengan beberapa ruas leher dan fragmen tulang bawah.


Bentuk tekstur dari tengkorak itu mempunyai bentuk muka yang lebar dan datar.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Sunday, November 17, 2019

√ Kebudayaan Kapak Persegi

Neolitikum merupakan fase terpenting dalam perkembangan insan purba. Hal ini dikarenakan pada masa ini terjadi revolusi kebudayaan. Pada zaman neolitikum ini juga dikenal sebagai zaman watu muda.


Yang menjadi ciri khas dari orang zaman dulu yaitu hidup dengan cara berburu dan berpindah-pindah. Terdapat beberapa ciri-ciri yang mengatakan bahwa insan purba melaksanakan perburuan dan selalu berpindah tempat.


Diantaranya yaitu kebutuhan masakan dan minuman tergantung pada alam. Sehingga ketika di satu tempat sudah habis stok makanannya, maka mereka berburu ke tempat yang lain. Pada ketika itu, insan purba belum mengenal bercocok tanam dan masih memakai alat yang terbuat dari watu yang masih bergairah untuk melengkapi aktifitas keseharian mereka.


Pada masa neolitikum, perburuan atau food gathering mulai bermetamorfosis food producing. Pada masa ini para insan purba mulai melaksanakan aktifitas bercocok tanam. Di dalam zaman neolitikum ini juga diklasifikasikan menjadi dua tahap dalam perkembangan, yakni kebudayaan kapak persegi dan kebudayaan kapak lonjong.


Kapak Persegi


Sebutan kapak persegi ini pertama kali disebut oleh Von Heine Gelderen. Sebutan kapak persegi ini mengacu pada bentuk kapak itu sendiri yang berbentuk persegi panjang dan trapesium. Ukuran kapak persegi juga bermacam-macam.


Pacul atau beliung merupakan sebutan untuk kapak persegi yang berukuran besar. Sedangkan kapak persegi yang berukuran kecil disebut tatah atau tarah. Kepulauan indonesia yang berada di bab barat, ibarat sumatera, Jawa dan Bali merupakan tempat penyebaran kapak persegi.


Hal ini dibuktikan dengan adanya pusat teknologi kapak bentuk persegi ini yang berada di Lahat Palembang, Sukabumi, Bogor, Tasikmalaya, Lereng Gunung Ijen dan Pacitan Madiun. Di sebuah desa akrab kabupaten Bogor juga ditemukan watu asahan.


Kapak persegi ini sangat cocok dipakai sebagai alat pertanian.


Kapak Lonjong


Selanjutnya ada kebudayaan kapak lonjong. Sebutan lonjong ini disesuikan dengan bentuk kapaknya yang lonjong. Bentuk lonjong ini agak lingkaran ibarat telur. Di bab ujungnya terdapat di bab tangkai dan bab ujung yang lain diasah sehingga menjadi tajam.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Thursday, November 14, 2019

√ Tujuan Penyusunan Periodisasi Sejarah

Ada pepatah menyampaikan bahwa bangsa yang baik yaitu bangsa yang tidak pernah lupa akan sejarah wacana negaranya. Begitu pula indonesia. Indonesia mempunyai banyak sejarah yang dihentikan dilupakan begitu saja.


Dengan mempelajari dan mengingat sejarah tersebut, para pelajar dan penerus bangsa akan lebih berguru untuk menghargai dan meningkatkan rasa nasionalisme terhadap bangsa indonesia.


Sehingga tidak gampang dipengaruhi oleh pihak abnormal yang kemungkinan sanggup merebut kembali bangsa indonesia menyerupai ketika zaman penjajahan zaman dahulu. Sejarah terbentuk alasannya yaitu adanya peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di masa lampau.


Pengertian dan Tujuan Periodisasi


Beberapa sejarah yang terjadi tersebut dikumpulkan sesuai dengan waktu dan insiden yang terjadi. Pengelompokan tersebut dinamakan dengan periodisasi sejarah. Periodisasi sejarah ini memang mempunyai beberapa fungsi untuk para generasi penerus bangsa ketika ini.


Dengan adanya periodisasi sejarah tersebut, para pelajar masa sekarang sanggup mempelajari sejarah dengan gampang tanpa harus memilah dan menentukan sejarah sesuai dengan insiden yang terjadi atau menurut kapan terjadinya insiden tersebut.


Selain itu, periodisasi sejarah ini mempermudah para pelajar untuk mempelajari sejarah secara konsisten sesuai dengan kronologi yang terjadi pada ketika itu.


Komponen Periodisasi


Dalam periodisasi sejarah, terdapat dua komponen yang harus ada dalam sebuah periodisasi sejarah tersebut. Komponen tersebut ialah :


1. Kronologi


Komponen yang pertama ialah kronologi. Kronologi wacana sebuah insiden harus benar-benar terperinci dan tidak meragukan. Data-data tersebut berasal dari beberapa sumber yang relevan serta beberapa saksi mata yang masih hidup.


Dengan adanya kronologi tersebut, seseorang sanggup gampang memahami dan menggambarkan insiden yang terjadi di masa lampau sesuai dengan waktu yang terjadi.


2. Kronik


Komponen yang kedua, yang harus ada dalam periodisasi sejarah yakni kronik. Kronik ini menjelaskan wacana kronologi sejarah. Kronik ini menceritakan seluk beluk dalam sebuah peristiwa.


Beberapa teladan kronik ialah menyerupai kisah perjalanan Fa Hien menuju Tarumanegara, selanjutnya yaitu kisah yang menceritakan wacana i-tsing dari cina menuju india yang melewati Sriwijaya.


Sejarah tersebut merupakan napak tilas para hero yang bersedia menaruhkan harta dan nyawanya untuk melawan penjajah.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Beberapa Periode Proses Evolusi Bumi

Pengertian Evolusi


Apa itu evolusi? Mungkin istilah ini sudah cukup familiar di masyarakat Indonesia. Karena intinya istilah ini memang sering sekali dipakai mulai dari banyak sekali macam karangan fiksi ilmiah sampai penggunaannya yang sangat random di tengah masyarakat.


Namun apa sebetulnya arti kata Evolusi? Evolusi memang akrab kaitannya dengan perubahan. Evolusi mempunyai arti suatu perkembangan yang terjadi pada segala macam hal termasuk manusia, atau pun makhluk hidup lainnya yang terjadi secara sedikit demi sedikit dimulai ketika bentuknya masih sangat sederhana sampai bentuk yang sangat rumit.


Intinya dengan adanya evolusi ini maka suatu hal akan menjadi berbeda dari bentuk aslinya. Segala macam benda dan makhluk hidup di seluruh alam semesta tentu sanggup mengalami evolusi.


Semua sanggup terjadi dari dalam diri objek tersebut atau dipengaruhi oleh suatu objek lain yang berasal dari luar atau eksternal.


Contoh Evolusi


Beberapa teladan evolusi yang pernah terjadi yang telah dipelajari oleh insan antara lain yakni insan itu sendiri. Konon katanya, insan ketika ini dengan wajah yang begitu rupawan serta postur badan yang begitu indah, tidak serta merta pribadi begitu saja terjadi.


Ada sebuah teori yang menyampaikan bahwa insan mempunyai bentuk awal pada zaman purba ibarat kera. Selain itu bumi kawasan kita tinggal juga ternyata mengalami proses evolusi. Beberapa yang telah diketahui oleh insan antara lain yakni Azoikum, Palaezoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum.


Tentu saja dari beberapa evolusi bumi tersebut terdapat ciri-ciri khusus yang mungkin terjadi yang membedakan dibanding masa lainnya. Pengkategorian ini biasanya disebut dengan istilah periodisasi yang mana berfungsi untuk mengelompokkan kurun waktu tertentu supaya gampang dipahami dan dipelajari.


Itulah sebetulnya ulasan mengenai evolusi itu sendiri serta beberapa teladan insiden evolusi yang terjadi di bumi. Dengan adanya periodisasi evolusi bumi ini, tentu akan menjadi suatu fasilitas bagi para pengamat sejarah untuk mengetahui suatu fenomena yang mungkin terjadi di masa lampau.


Semoga dengan adanya gosip ini sanggup memperlihatkan komplemen wawasan untuk anda.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Tuesday, November 12, 2019

√ Peninggalan Dinasti Syailendra

Negara Indonesia memang mempunyai sejarah yang begitu panjang. Sebelum masa penjajahan, tanah air Indonesia dulunya dipenuhi dengan kehidupan dinasti para kerajaan yang begitu banyak.


Dimana dinasti atau kerajaan ini memperlihatkan banyak sekali peninggalan kepada penerus-penerusnya terutama masyarakat ketika ini. Tentu saja adanya peninggalan ini tidak hanya menjadi sebuah sejarah untuk dikenang akan tetapi sebagai materi untuk pembelajaran.


Dari sekiaan banyak dinasti kerajaan yang ada, salah satu yang begitu berjaya yaitu dinasti Syailendra. Pada masanya, dinasti ini banyak sekali menciptakan aneka macam bangunan dan benda-benda yang hasilnya menjadi sebuah peninggalan yang masih ada sampai ketika ini.


Peninggalan Dinasti Syailendra


Pada masa dinasti Syailendra diketahui terdapat banyak sekali peninggalan yang dibentuk dalam wujud candi yang dibuat. Lalu apa saja peninggalan pada masa dinasti Syailendra? Berikut ini yaitu beberapa peninggalan dari dinasti Syailendra, diantaranya ialah sebagai berikut.


1. Candi Kalasan


Candi ini berada di Kali Bening desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Dulunya candi ini dibangun untuk Dewi Tara. Candi satu ini mempunyai pahatan yang indah sebagai hiasan. Terdapat banaspati yang menghiasi pintu candi bab atas dari ikal-ikal dan dedauan.


2. Candi Sari


Candi ini beraliran Budha dimana letaknya tidak jauh dari Candi Kalasan tepatnya berada di Dusun Bedan, Tirtomartani, Sleman. Candi ini dibentuk dengan tiga kamar dimana dinding dari kamar ini mempunyai relung sebagai daerah untuk arca Dewa yang sekarang telah hilang.


3. Candi Sewu


Candi aliran Budha ini dibentuk pada final masa pemerintahan Rakai Panangkaran yang merupakan raja termasyhur di Mataram Kuno. Candi ini terletak bersahabat dengan Candi Prambanan dengan jumlah orisinil candi cebanyak 249 candi.


Pada candi induk dari Candi Sewu ini terdapat skema yang memperlihatkan susunan dari Kalasan.


4. Candi Lumbung dan Candi Bubrah


Candi Budha ini terletak dalam komplek Candi Prambanan. Dinamakan Candi Lumbung alasannya bentuknya yang seolah-olah dengan lumbung padi. Sedangkan candi Bubrah dikenal alasannya ketika candi ini ditemukan dalam keadaan rusak.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Wednesday, November 6, 2019

√ Sumber Sejarah Menurut Asalnya

Manusia selalu mempunyai aneka macam cara untuk mempermudah dalam melaksanakan suatu hal, termasuk salah satunya ialah ketika mempelajari sebuah sejarah. Seperti yang telah diketahui bahwa sejarah merupakan ilmu yang sangat kompleks, meskipun ilmu sejarah tidak akan berubah hingga kapanpun kecuali dengan hal-hal khusus.


Sejarah sanggup dipelajari berdasarkan beberapa sumber, dan sumber-sumber ini diklasifikasikan berdasarkan beberapa sudut pandang. Ada sudut pandang sumber berdasarkan sifat, sumber sejarah berdasarkan bentuk dan wujudnya, sumber sejarah berdasarkan asal usulnya, dan beberapa pembagian terstruktur mengenai sumber lain.


Berdasarkan asal usulnya, sumber sejarah dibagi menjadi dua yaitu sumber yang berasal dari dalam negeri Indonesia serta sumber yang berasal dari luar negeri.


Sumber yang Berasal dari Dalam Negeri


Seperti yang sudah sanggup diperkirakan, sumber dalam negeri berasal dari sumber-sumber yang sanggup ditemukan di Indonesia. Baik sumber yang berasal dari benda peninggalan maupun sumber yang berasal dari tokoh saksi sejarah yang masih hidup hingga ketika ini.


Sumber yang Berasal dari Luar Negeri


Sumber yang berasal dari luar negeri ialah sumber yang ditemukan di luar negeri, dan bukan di Indonesia. Biasanya, orang-orang yang meruntut sumber dari luar negeri ini dilihat alasannya ialah ditemukannya suatu kekerabatan dari negara Indonesia dan negara lain yang membawa pengaruh cukup besar bagi bangsa ini.


Meskipun dikategorikan menjadi dua sumber berdasarkan asal-usulnya, namun bergotong-royong kedua sumber tersebut saling mendukung satu dengan lainnya. Adanya dua kategori ini juga tidak sanggup dijadikan sebagai pembanding atau tolak ukur wacana mana sumber yang lebih baik, apakah yang berasal dari luar negeri atau berasal dari negeri sendiri.


Keduanya mempunyai nilai yang sangat berharga dan sanggup dijadikan sebagai materi pembelajaran bagi generasi sekarang. Sejarah mempunyai aneka macam sumber yang valid dan sanggup dijadikan sebagai salah satu pedoman atas terjadinya suatu peristiwa  pada masa lampau.


Peristiwa tersebut tentu merupakan kejadian yang mempunyai peranan besar terhadap kehidupan yang terjadi selanjutnya dan juga kehidupan yang terjadi ketika ini. Apapun sumbernya, sejarah sanggup dijadikan sebagai media pembelajaran yang baik.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Perbedaan Fungsi Candi Di Indonesia Dengan Candi Di India

Perbedaan Secara Fungsional Candi Indonesia dengan Candi India


Candi merupakan satu peninggalan masa kemudian yang dibentuk dengan bentuk ruang. Dibuat dengan banyak sekali materi yang terlihat begitu sederhana, nyatanya menciptakan candi ini terlihat semakin bernilai estetika tinggi.


Menariknya lagi ternyata candi tidak hanya ada di tanah air saja. Ternyata candi juga terdapat di beberapa negara lain yang tentunya ini menambah rasa ingin tau masayarakat akan candi. Candi ini nyatanya tidak hanya Anda temukan di tanah air.


Mulai dari sumatera, kalimantan, jasa, sulawesi, papua, dan lain sebagainya. Nyatanya candi ini juga menjadi satu peninggalan masa kemudian yang juga ada di banyak sekali negara lain termasuk di India.


Dengan dongeng sejarah dan kehidupan yang terasa begitu serupa, maka tak mengherankan jikalau kedua negara ini juga mempunyai situs peninggalan yang seolah-olah atau bahkan serupa. Dimana umumnya peninggalan begitu candi ini hanya dibentuk di negara-negara yang dulunya menganut agama Hindu atau Budha.


Akan tetapi tak jarang pula candi dibentuk bukan hanya untuk bersemedi atau bertapa saja. Berbagai kegiatan sanggup dilakukan pada candi mulai dari candi yang dibentuk untuk pemandian, candi untuk bersemedi, dan lain sebagainya.


Melihat bagaimana persamaan yang ada dari candi di banyak sekali negara termasuk antara candi di Indonesia dan juga candi di India, maka tentu saja mempelajari lebih lanjut lagi perlu untuk dilakukan.


Apalagi diantara keduanya ternyata terdapat beberapa perbedaan termasuk perbedaan fungsi. Hingga dikala ini candi yang ada di India masih dipakai sebagai daerah untuk beribadah memuja para yang kuasa dewi alasannya memang lebih banyak didominasi di India masyarakat beragama Hindu.


Sehingga candi yang ada sampai dikala ini masih begitu fungsional. Berbeda dengan candi yang ada di Indonesia. Situs peninggalan candi yang ada di Indonesia lebih banyak difungsikan sebagai sebuah wisata alasannya daerah ibadah agama Hindu maupun Budha mempunyai daerah tersendiri.


Sehingga situs yang ada hanya dijadikan sebuah kenangan yang mengatakan bahwa memang benar dahulunya terdapat sebuah sejarah indah di tanah air. Itulah perbedaan secara fungsional dari candi di tanah air dengan candi di India dikala ini.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Saturday, November 2, 2019

√ Pembagian Zaman Batu

Sejarah di tanah air mengatakan bagaimana kehidupan masyarakat sebelum-sebelumnya. Dimana dengan adanya sejarah ini tentu saja menjadi pembelajaran dan pengetahuan untuk masyarakat dikala ini bahwa perkembangan zaman memang terjadi.


Dan adanya sejarah di tanah air tentu saja dibuktikan dengan banyak sekali peninggalan yang ada sehingga diketahui bagaimana kondisi kehidupan masyarakat dikala itu. Dari hasil pencarian para hebat sejarah atau sejarawan yang terus mencari tahu mengenai sejarah masyarakat tanah air terutama pada masa pra sejarah.


Diketahui bahwa dulunya terdapat banyak sekali masa atau zaman salah satunya dikenal dengan sebutan zaman batu. Berdasarkan analisis para hebat terhadap banyak sekali peninggalan prasejarah, balasannya disimpulkan bahwa zaman kerikil terdapat beberapa pembagian penting.


Diantaranya ialah zaman kerikil bau tanah (palaeolithicum). Zaman kerikil madya (mesolithicum), zaman kerikil muda (neolithicum), dan zaman kerikil besar (megalithicum).


1. Palaeolithicum


Pertama yakni palaeolithicum yang mempunyai ciri-ciri khusus. Dimana pada zaman ini peralatan yang dipakai ialah berasal dari kerikil dan juga tulang yang masih kasar. Karena memang pada masa ini masyarakat belum mengenal seni dan masih fokus dengan berburu maupun meramu.


Pada zaman ini peralatan yang dibentuk difokuskan untuk berburu menyerupai kapak genggam, alat serpih, dan kapak perimbas, sedangkan mereka hidup secara nomaden.


2. Mesolithicum


Kedua yakni zaman mesolithicum. Dimana pada zaman ini, masyarakat sudah mulai mengenal seni yang dibuktikan dengan adanya lukisan dan cap tangan di dinding gua. Masyarakat juga mulai menciptakan gua sebagai kawasan tinggal sekaligus kjokkenmoddinger. Selain itu masyarakat juga mulai mengenal kepercayaan.


3. Neolithicum


Ketiga ada zaman neolithicum. Pada zaman ini banyak sekali peralatan yang dibentuk sudah mulai dihaluskan bahkan mempunyai tangkai untuk memudahkan penggunaan. Selain itu peralatan yang dibentuk juga umumnya berbentuk persegi maupun lonjong.


Masyarakat pada zaman ini sudah mulai mempunyai kemampuan untuk bercocok tanam. Kepercayaan akan dinamisme dan juga animisme mulai muncul.


4. Megalithicum


Keempat ada megalithicum. Pada zaman ini umumnya masyarakat mulai menciptakan banyak sekali peralatan yang berukuran besar dengan batu. Beberapa hasil diantaranya ialah menhir, dolmen, waruga, dan lain sebagainya. Itulah pembagian zaman kerikil yang ada di tanah air.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Friday, November 1, 2019

√ Candi Yang Termasuk Candi Budha

Seperti yang pastinya Anda ketahui bahwa sebelum ketika ini telah ada kehidupan sebelumnya. Hal ini terjadi di semua negara termasuk di tanah air. Terjadinya kehidupan sebelum ketika ini begitu bermacam-macam dan sanggup dibuktikan dari banyak sekali peninggalan yang ada.


Ada banyak jenis peninggalan yang menandakan sejarah kehidupan masa lalu. Salah satunya ialah dari berdirinya candi yang masih ada ketika ini.


Candi ialah bangunan bersejarah yang dibangun pada masa lalu. Candi ini gres ada pada jaman kerajaan dengan banyak sekali fungsi pembangunan candi. Mulai dari kawasan untuk beribadah atau menyembah dewa, untuk bertapa atau bersemedi, untuk dipakai oleh penghuni kerajaan, sebagai kawasan bersemayam terakhir keluarga kerajaan, dan lain sebagainya.


Hingga ketika ini diketahui bahwa Candi di tanah air terdapat dua macam, salah satunya ialah candi Budha. Candi Budha ialah candi yang dibentuk oleh kerajaan yang menganut agama Budha. Di tanah air sendiri ada beberapa pola candi Budha yang sanggup ditemukan. Diantaranya ialah sebagai berikut.


1. Candi Borobudur


Candi Borobudur ini merupakan candi terbesar yang bahkan masuk dalam kategori keajaiban dunia. Dibuat secara berundak-undak sebanyak enam tingkat. Dimana 3 tingkat dibentuk dengan bentuk bujur kandang dan sisanya dibentuk dengan bentuk bulat melingkar dimana pada puncak terdapat stupa utama.


Candi ini dibentuk oleh pada penganut Budha Mahayana sekitar tahun 800 Masehi pada jaman pemerintahan Syailendra.


2. Candi Mendut


Kedua ada Candi Mendut yang terletak tak jauh dari Candi Borobudur. Candi Mendut ini mempunyai hiasan yang berselang-seling dengan variasi antara gesekan bidadari, due ekor kera, dan juga ada gesekan garuda. Candi ini juga didirikan pada masa kerajaan Syailendra pada tahun 824 Masehi.


2. Candi Ngawen


Kemudian yang ketiga ada Candi Ngawen. Candi ini terletak di desa Ngawen, Muntilan, Magelang akrab dengan Candi Mendut. Candi ini dibentuk dengan 5 candi kecil dimana dua diantaranya dihiasi dengan patung berbentuk singa. Selain itu terdapat patung Budha yang dibentuk dengan posisi duduk akan tetapi kepala patung sudah hilang.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Teladan Jejak Peninggalan Prasejarah

Sejarah yaitu rentetan insiden yang terjadi pada masa lalu. Masa kemudian yang menjadi sejarah tentu saja masa kemudian yang mempunyai arti penting bagi kehidupan masyarakat. Sehingga sejarah ini patut untuk terus dikenang dan kemudian menunjukkan pembelajaran.


Akan tetapi memang sebuah sejarah akan diakui dan dibenarkan apabila terdapat situs peninggalan sejarah yang bisa dijadikan sebagai bukti berpengaruh terhadap sebuah sejarah. Melihat bahwa begitu krusial dan hati-hati dalam menjelaskan maupun mengungkapkan fakta sejarah menunjukan bahwa sejarah ini tidak bisa dijabarkan dengan semena-mena.


Selain itu suatu pernyataan akan inovasi sejarah belum bisa dianggap benar maupun diakui oleh masyarakat apabila belum mempunyai bukti kuat. Tentu saja bukti berpengaruh dari sebuah fakta sejarah ialah dengan adanya satu jejak peninggalah sejarah yang mendukung pernyataan yang ada.


Termasuk situs peninggalan pada jaman pra sejarah yang menceritakan bagaimana kondisi masyarakat pada masa pra sejarah ini. Apakah anda masih galau menyerupai apa itu jejak peninggalan pada masa pra sejarah? Maka berikut ini akan dberikan citra secara lebih terang kepada Anda.


Beberapa pola peninggalan pra sejarah yang ada. Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut.


1. Kapak Genggam


Kapak genggam ini merupakan sebuah alat yang dipakai oleh insan pada masa itu. Dimana kegunaan dari kapak genggam ialah untuk memudahkan untuk berburu. Kapak genggam ini dibuat dengan begitu sederhana bahkan dibuat dengan bentuk yang masih terasa kasar.


2. Kapak Serpih


Kapak serpih ini mempunyai bentuk yang menyerupai dengan kapak genggap akan tetapi lebih tipis dan runcing para bab ujungnya. Umumnya alat ini dipakai untuk memotong atau menguliti hewan sehabis berburu.


3. Menhir


Menhir ini yaitu sebauh tugu kerikil yang dibuat dengan begitu tinggi. Dimana menhir ini dipakai sebagai kawasan untuk pemujaan atau peribadahan oleh masyarakat pada masa itu.


4. Dolmen


Dolmen ini dibuat dari bagi yang dibuat menyerupai meja. Dimana diatas dolmen ini biasanya akan dijadikan sebagai kawasan meletakkan sesaji kepada para leluhur.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Saturday, October 26, 2019

√ Bagian-Bagian Candi Borobudur

Sebagai situs yang masuk dalam kategori keajaiban dunia, tentu saja Candi Borobudur menjadi candi yang begitu populer. Bahkan popularitas Candi Borobudur tidak hanya dikenal oleh masyarakat tanah ari saja akan tetapi juga dikenal oleh masyarakat dunia.


Maka tentu saja sangat penting bagi anda warga negara Indonesia untuk mengenal lebih jauh dan lebih akrab terkait dengan Candi Borobudur. Candi Borobudur menjadi satu candi yang begitu besar dan luas.


Sebagai situs yang masuk dalam kategori keajaiban dunia √ Bagian-Bagian Candi Borobudur
Candi Borobudur

Sehingga tak heran bila Candi Borobudur masuk dalam kategoti keajaiban dunia. Pastinya Anda sudah pernah melihat atau bahkan pernah mengunjungi Candi Borobudur ini. Dan pastinya anda sudah bisa melihat atau bahkan mencicipi bagaimana luasnya candi Borobudur ini.


Dimana Candi ini ternyata terdapat bagian-bagian tertentu dengan fungsi dan makna tertentu yang begitu menarik. Estetika dari Candi Borobudur ini nyatanya tidak hanya bisa dinikmati oleh para wisatawan lokan saja akan tetapi juga interlokal.


Yang menjadi menarik ialah bahwa ternyata terdapat bagian-bagian tertentu yang menggambarkan bagaimana kecanggihan dari teknologi ketika ini yang bisa membangun Candi Borobudur. Lalu apa saja bagian-bagian Candi Borobudur?


1. Archa Budha


Bagian yang pertama ialah Archa Budha. Borobudur mempunyai setidaknya 504 arca dengan bentuk dan juga rupa yang sama.  Akan tetapi memang sebagian besar arca yang dibentuk ialah dengan banyak sekali ukuran maupun posisi.


2. Relief Budha


Yang kedua ada Relief Budha. Relief budha ini sebagian besar dipahat pada bab sisi candi yang mengisahan banyak sekali alur kisah yang berbeda.


3. Panel Relief


Kemudian yang ketiga ada Panel Relief. Panel relief ini dipahat dengan rapi pada bab dinding candi dengan jumlah panel relief mencapai lebih dari dua ribu buah panel.


4. Kaki Candi


Yang keempat ada Kaki Candi yang lebih dikenal dengan sebutan Kamadhatu. Kamadhatu ini berada pada bab bawah candi yang menyimbolkan bahwa dunia sebagai kawasan untuk hidup insan ini penuh dengan banyak sekali lika-liku dan juga tantangan.


Sehingga pada bab ini pahatan yang dibentuk meceritakan ihwal kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu masih ada lagi beberapa bab lain menyerupai badan candi (rupadhatu) dan juga atap candi (arupadhatu).



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Friday, September 6, 2019

√ 6 Penyebab Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya


Taukah Anda mengenai salah satu kerajaan di pulau Sumatera yang bercorak Budha? Salah satu kerajaan yang populer di Sumatera yaitu kerajaan Sriwijaya. Kerajaan ini merupakan suatu kerajaan bercorak agama Budha di Sumatera.


Letak kerajaan ini sangat strategis lantaran terletak di Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran dan perdagangan internasional pada dikala itu. Jadi, kerajaan ini sangat beruntung berada disitu, sampai kerajaan itu mempunyai beberapa kemajuan.


Raja pertamanya yaitu Sri Jaya Naga, sedangkan raja yang paling populer di kerajaan ini yaitu Raja Bala Putra Dewa. Kerajaan ini kini hilang lantaran beberapa faktor yang menjadikan runtuhnya kerajaan ini. Sebelum mengulas beberapa faktor runtuhnya kerajaan ini, ada juga faktor yang menciptakan kerajaan ini mengalami kemajuan.


Faktor Kemajuan Kerajaan Sriwijaya


Inilah faktor kemajuan kerajaan Sriwijaya, diantaranya sebagai berikut.


Taukah Anda mengenai salah satu kerajaan di pulau Sumatera yang bercorak Budha √ 6 Penyebab Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Sriwijaya

1. Perdagangan


Akibat kerajaan ini dipakai sebagai jalur internasional menciptakan pedagang dari India ke Cina ataupun sebaliknya niscaya akan melewati kerajaan ini. Jadi, membawa banyak laba bagi kerajaan ini.


2. Keruntuhan Kerajaan Funan di Vietnam Selatan


Keruntuhan kerajaan ini disebabkan serangan kerajaan Kamboja sehingga memberi kesempatan bagi perkembangan Sriwijaya sebagai negara laut (sarwajala). Kemajuan kerajaan Sriwijaya memang sangat lebih banyak didominasi lantaran letak kerajaannya yang sangat strategis yang dilalui banyak orang dipenjuru dunia pada dikala itu.


Kerajaan yang terletak di Palembang ini memang merupakan salah satu kerajaan terbesar di pulau Sumatra. Setelah mengetahui mengenai faktor kemajuan kerajaan ini. Anda juga perlu mengetahui apa penyebab runtuhnya kerajaan ini.


Faktor Penyebab Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya


Apa saja faktor penyebab kemunduran kerajaan ini? Inilah faktor penyebab kemunduran kerajaan ini secara umum.



  1. Adanya serangan dari Raja Dharmawangsa pada 990 M.

  2. Adanya serangan dari kerajaan Cola Mandala yang diperintah oleh Raja Rajendracoladewa.

  3. Pengiriman ekspedisi Pamalayu atas perintah Raja Kertanegara, 1275 – 1292.

  4. Muncul dan berkembangnya kerajaan Islam Samudra Pasai.

  5. Adanya serangan kerajaan Majapahit dipimpin Adityawarman atas perintah Mahapatih Gajah Mada, 1477. Sehingga Sriwijaya menjadi taklukkan Majapahit.

  6. Adanya faktor dari dalam pemerintahan kerajaan tersebut.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Thursday, September 5, 2019

√ Sifat-Sifat Ilmu Sejarah

Sifat Ilmu Sejarah


Ilmu sejarah merupakan salah satu ilmu yang akan selalu dipelajari oleh manusia. Sejarah mengandung banyak kejadian-kejadian yang terjadi di masa lampau. Akan tetapi, ada beberapa sifat sejarah yang perlu untuk diketahui, diantaranya sebagai berikut :


1. Fakta


Sifat sejarah yang pertama yaitu fakta. Sejarah akan mengandung aneka macam insiden yang lampau menurut kenyataan yang terjadi. Sehingga, tidak ada rekayasa sedikitpun. Apapun yang disampaikan dalam sejarah harus bersifat fakta.


Karena jikalau gosip yang disampaikan mengenai sejarah tidak menurut fakta, maka harus dipertanggungjawabkan. Salah satu cara supaya dapat mengetahui apakah sejarah tersebut menurut fakta atau tidak yaitu dengan melaksanakan beberapa verifikasi data mengenai insiden yang dilaporkan.


2. Diakronis


Kemudian sifat yang selanjutnya yaitu diakronis. Arti dari diakronis sendiri yaitu insiden yang mempunyai relasi dengan satu atau beberapa insiden yang telah terjadi sebelumnya. Sifat dari diakronis ini sering dikenal dengan kronologi.


Ilmu sejarah merupakan salah satu ilmu yang akan selalu dipelajari oleh insan √ Sifat-Sifat Ilmu Sejarah
Sifat Ilmu Sejarah

Mengapa sejarah harus mempunyai sifat diakronis? Tujuannya supaya dapat memperoleh analisa yang sempurna terhadap kejadian yang telah terjadi dari zaman ke zaman. Karena dari suatu zaman ke zaman yang selanjutnya niscaya akan mempunyai relasi meskipun itu tidak terlalu kuat.


3. Ideografis


Lalu sifat yang ketiga yaitu ideografis. Arti dari ideografis sendiri yaitu menunjukkan citra dongeng wacana suatu insiden yang telah terjadi. Tujuan dari ideografis ini untuk emngetahui apa tujuan dari insiden yang sebelumnya telah terjadi.


4. Unik


Sifat yang keempat yaitu unik. Yang dimaksud unik dalam hal ini yaitu insiden tersebut tidak ada yang menyamai. Peristiwa niscaya hanya terjadi dalam satu kali. Meskipun dapat terulang, niscaya alur dan kronologinya tidak akan sama persis dengan insiden yang sebelumnya. Seperti inilah yang dimaksud dengan unik.


5. Empiris


Sifat ilmu sejarah yang kelima yaitu empiris. Arti dari empiris yaitu menurut pengalaman yang telah diperoleh manusia. Dalam inovasi sejarah biasanya akan ditemukan relasi antara insiden yang satu dengan yang lainnya.


Bahkan, dapat juga membedakan perkembangan dari zaman ke zaman yang dapat dijadikan sebagai materi penilaian bagi banyak orang yang hidup di zaman sekarang.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Thursday, August 29, 2019

√ Perang Padri (1803 – 1838)

Terjadinya Perang Padri di Sumatera Barat


Perang Padri merupakan perang yang berlangsung antara tahun 1803 sampai tahun 1838 di Sumatera Barat dan sekitarnya. Pada awalnya, perang ini merupakan peperangan yang terjadi antara kaum Padri dan kaum adat. Kaum Padri ialah kaum para Ulama Islam yang berusaha memberontak alasannya ialah kemaksiatan yang dilakukan oleh kaum adat, menyerupai minum minuman keras, berkelahi ayam, dan perjodian.


Kaum Padri dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol, Tuanku Nan Renceh, Tuanku Pasaman, Tuanku Rao, dan Tuanku Tambusai. Karena semakin terdesak, kaum susila meminta tunjangan kepada pihak Belanda untuk melawan kaum Padri.


Namun, pada risikonya kaum susila menyadari bahwa pihak Belanda tidak sungguh-sungguh untuk menolong, melainkan hendak menjajah seluruh kawasan Sumatera Barat. Maka peperangan yang terjadi semakin berkobar dan masyarakat Minangkabau (Sumatera Barat) dengan sangat gigih melawan serangan Belanda.


Perang Padri berlangsung selama dua periode. Periode pertama perang ini berakhir dengan gencatan senjata Belanda tanggapan kesulitan mengalahkan pasukan dari Kaum Padri, dan juga alasannya ialah pemerintah Belanda harus memusatkan kekuatan perangnya yang sedang kewalahan melawan pasukan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa.


Terjadinya Perang Padri di Sumatera Barat √ Perang Padri (1803 – 1838)
Perang Padri

Gencatan senjata inilah yang menjadi taktik Belanda untuk meredam kaum Padri dibawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol, biar sanggup memusatkan perhatiannya untuk menghadapi perang besar di Jawa yakni Perang Diponegoro.


Setelah perang Diponegoro berhasil dipadamkan, pemerintah Belanda memulihkan kekuatannya untuk memulai kembali perang untuk menundukkan kaum Padri di Sumatera Barat. Pada perang periode kedua, kaum Padri dan kaum susila bersatu untuk melawan Belanda.


Langkah yang dilakukan Belanda untuk mengatasi hal ini yaitu dengan mengeluarkan sebuah pengumuman yang berisi bahwa tujuan kedatangan Belanda ke Minangkabau ialah untuk berdagang sekaligus menjaga keamanan, dan tidak berniat untuk menguasai atau menjajah kawasan tersebut.


Tentunya masyarakat Minangkabau tidak percaya begitu saja, pertempuran antara kaum Padri dan kaum susila melawan Belanda belangsung dalam kurun waktu 5 tahun. Perang Padri pada risikonya berhasil dimenangkan oleh Belanda sesudah berhasil menipu dan menangkap Tuanku Imam Bonjol, yang lalu menciptakan Belanda berhasil menembus benteng terakhir kaum Padri.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Jelaskan Penjelajahan Samudra Yang Dilakukan Oleh James Cook

Penjelajahan Samudra James Cook


James Cook merupakan seorang penjelajah dan navigator Inggris yang mengadakan tiga perjalanan ke Samudra Pasifik dan berhasil memilih garis-garis pantai utamanya. Cook lahir pada 27 Oktober 1728 dan meninggal di umur 50 tahun pada 14 Februari 1779.


Tiga pelayaran yang dilakukan oleh James Cook bertujuan untuk mencari benua di bab selatan, alasannya yakni pada waktu itu orang-orang percaya bahwa di bab selatan terdapat sebuah benua yang besar sebagai penyeimbang benua di utara.


Cook pun terpilih untuk menjadi pemimpin dalam misi pencarian benua yang hilang di selatan katulistiwa (Terra Australis). Pelayaran pertama yang dilakukan James Cook terjadi ditahun 1768 hingga 1771. Misinya yakni untuk melaksanakan penelitian dan merekam jejak lintasan planet venus terhadap matahari.


Dia berangkat dari Inggris ke lautan Atlantik memakai kapal Endeavor. Pelayarannya melewati Cape Horn dan kemudian membelokkan kapalnya ke arah Barat menuju Pantai tenggara Australia. Pada tanggal 19 April 1770, Cook hingga di pantai selatan Australia kemudian bergerak menyusuri pantai timur Australia.


James Cook merupakan seorang penjelajah dan navigator Inggris yang mengadakan tiga perjala √ Jelaskan Penjelajahan Samudra yang Dilakukan Oleh James Cook
Penjelajahan Samudra James Cook

Pada tanggal 29 April 1770, ia berjumpa dengan orang orisinil Australia (suku Aborigin), kemudian kemudian melabuhkan kapalnya di Benua Australia, tepatnya di Botany Bay. Dari kawasan itu, Cook melanjutkan pelayaran ke Batavia, Tanjung Harapan, kemudian kembali ke Inggris pada tanggal 12 Juli 1771.


Setahun kemudian Cook melaksanakan pelayaran kedua memakai Kapal Resolution dengan misi menemukan Terra Australis dan juga untuk mengambarkan mitos adanya benua besar di selatan. Pelayaran kedua ini dilakukan selama 3 tahun yaitu tahun 1772 hingga 1775.


Pada perjalanan ini, Cook mengambil alur dari barat ke timur, yaitu dari Tanjung Harapan menuju ke bulat Antartika, kemudian masuk ke Pasifik. Perjalanan kali ini mambuktikan penggunaan K1 kronometer yang sanggup menghitung longitude (garis bujur) secara lebih tepat.


Penjelajahan ketiga dilakukan pada tahun 1776 hingga 1779. Pada pelayaran ini, Cook berhasil menemukan Hawaii dan kemudian mendarat di Big Island. Selama di Hawaii inilah terjadi konflik dengan penduduk setempat. Tanggal 14 Februari 1779 James Cook bersama empat komandan lainnya tewas dalam konflik tersebut, namun kapalnya berhasil kembali ke Inggris.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Wednesday, August 28, 2019

√ Pola Penyimpangan Sistem Tanam Paksa

Sistem Tanam Paksa


Belanda mengalami kesulitan ekonomi usai kerugian yang dialami oleh VOC untuk menghadapi perang Diponegoro dan perang Padri. Ditambah dengan keputusan Belgia untuk memisahkan diri pada tahun 1930. Hal ini tentu merugikan Belanda, mengingat banyak tempat industri yang berada di wilayah Belgia.


Menyikapi hal ini, Belanda mengutus Johannes Van den Bosch sebagai Gubernur Jenderal di Hindia Belanda. Setelah itu, Van den Bosch mengusung sistem tanam paksa untuk mengatasi persoalan ekonomi tersebut. Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel)  mewajibkan setiap desa biar menyisahkan 20% tanahnya untuk ditanami komoditi yang laris di pasar ekspor.


Beberapa flora tersebut diantaranya ialah tebu, nila, dan kopi yang dikirim ke Belanda lalu dijual ke Eropa dan Amerika.


Beberapa Ketentuan Sistem Tanam Paksa


Sistem tanam paksa ini mempunyai beberapa ketentuan pokok sebagai berikut :


Belanda mengalami kesulitan ekonomi usai kerugian yang dialami oleh VOC untuk menghadapi p √ Contoh Penyimpangan Sistem Tanam Paksa
Penyimpangan Sistem Tanam Paksa


  1. Penduduk wajib menyerahkan 1/5 kepingan dari tanahnya untuk ditanami komoditi perdagangan yang laris dijual

  2. Tanah yang ditanami tersebut bebas pajak

  3. Waktu dalam penanaman dihentikan lebih dari waktu tanam padi (tiga bulan)

  4. Bila hasil bumi kelebihan, maka kelebihan tersebut menjadi milik penduduk

  5. Gagal panen yang bukan merupakan kesalahan petani akan ditanggung oleh pemerintah kolonial

  6. Penduduk yang tidak mempunyai tanah harus bekerja di perkebunan, pabrik, atau pengangkutan selama 66 hari untuk kepentingan Belanda


Penyimpangan Sistem Tanam Paksa


Dalam pelaksanaannya, sistem tanam paksa ini mengalami banyak penyimpangan yang semakin menciptakan rakyat menderita. Contoh penyimpangan yang terjadi ialah sebagai berikut :



  1. Diberlakukannya cultur procenten yaitu bonus bagi pegawai Belanda yang bisa menyerahkan pajak lebih banyak

  2. Tanah yang harus ditanami komoditi melebihi 1/5 bagian

  3. Petani tetap harus membayar pajak dari tanah yang ditanami komoditi

  4. Kelebihan hasil ternyata tidak dikembalikan kepada penduduk

  5. Petani harus menanggung sendiri jikalau terjadi gagal panen

  6. Penduduk yang tidak mempunyai tanah harus bekerja di perkebunan atau pabrik lebih dari 66 hari


Berbagai penyimpangan tersebut menciptakan rakyat semakin menderita sebab kemiskinan, kelaparan, sampai maut yang terus terjadi di banyak sekali wilayah. Alhasil, timbul banyak sekali reaksi dari rakyat dan orang-orang Belanda mengenai praktik penindasan ini.


Reaksi tersebut menciptakan Belanda mulai menghapus sistem tanam paksa secara sedikit demi sedikit dan secara resmi pada tahun 1870 menurut UU Landreform atau UU Agraria.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Tujuan Diselenggarakan Kongres Cowok Ii Pada Tahun 1928

Kongres Pemuda II (Sumpah Pemuda)


Kongres perjaka II, yakni bab terpenting dari sejarah lahirnya bangsa ini. Bisa dikatakan bahwa menjadi tempat dirumuskan sumpah pemuda. Kongres Pemuda II dilakukan di Batavia (Jakarta). Di mana Sugondo Djojopuspito sebagai ketua panitia kongres tersebut.


Mungkin hal ini bagi beberapa pembaca sudah begitu familiar. Apalagi yang masih sekolah niscaya sangat erat alasannya yakni sering jadi pertanyaan ujian. Lantas apa yang menjadi tujuan dari kongres perjaka II? Sebenarnya, tujuannya sangat sederhana.


Di mana untuk menciptakan semangat untuk bekerja sama tumbuh antar pemuda. Hal ini nantinya akan menjadi dasar untuk mewujudkan persatuan Indonesia. Pada kongres perjaka I. Setiap perjaka yang tiba masih begitu lekat sifat daerahnya.


Di samping itu, kongres yang pertama masih ada kepentingan yang berbeda-beda antar perjaka daerah. Kongres perjaka II berlangsung selama 2 hari di kota Jakarta. Lebih tepatnya di tanggal 27-28 Oktober 1928. Terjadinya kongres perjaka II itu atas inisiatif dari PPPI tidak heran ketua panitianya merupakan anggota PPPI.


 yakni bab terpenting dari sejarah lahirnya bangsa ini √ Tujuan Diselenggarakan Kongres Pemuda II Pada Tahun 1928
Kongres Pemuda II

Dalam kongres di Jakarta ternyata dibagi atas 3 rapat dalam waktu 2 hari. Rapat yang pertama digelar Pada Gedung KJB (Khatholieke Jongelingen Bond). Kemudian dilanjutkan di hari berikutnya di Oost-Java Bioscoop. Diakhiri dengan rapat epilog di Indonesia binatang Clubgebouw.


Kongres dihadiri oleh banyak sekali organisasi perjaka yang ada di seluruh Indonesia. Mulai dari Jong Batak, Jong Ambon, Jong Java dan masih banyak lainnya. Berakhirnya rapat tersebut ditandai dengan hasil ikrar yang disebut sumpah pemuda. Yang isinya sebagai berikut ;



  • Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia

  • Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia

  • Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia


Hasil itulah yang kemudian dikenal hingga ketika ini. Moh Yamin merupakan sekretaris yang secara pribadi menulis hasil tersebut. Dari hasil itu tadi organisasi perjaka yang berasal dari kawasan seluruh Indonesia dapat melebur. Dengan menjunjung tinggi menjadi Indonesia.


Sampai kini isi kongres selalu dikenang, dan pada tanggal 28 Oktober selalu diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Tuesday, August 27, 2019

√ Penyebab Merosotnya Kemakmuran Rakyat Indonesia Pada Kala Ke 19

Faktor Penyebab Merosotnya Kemakmuran Indonesia


Pada masa penjajahan Belanda, bangsa Indonesia mengalami masa penuh penderitaan. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Belanda benar-benar menguntungkan Belanda yang bertujuan untuk mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia.


Mereka tidak peduli dengan penderitaan yang dirasakan oleh rakyat Indonesia. Kebijakan ibarat kerja paksa, tanam paksa, perbudakan, monopoli perdagangan, sampai penyiksaan mereka lakukan kepada rakyat Indonesia. Hal ini tentu saja menciptakan rakyat Indonesia mengalami kemiskinan, kelaparan, banyak orang sakit, dan kematian.


Seiring dengan berjalannya waktu, paham liberal mulai masuk ke negeri Belanda. Paham ini berhasil memengaruhi kebijakan Pemerintah Belanda di Indonesia. Belanda menghapus kebijakan sistem tanam paksa alasannya yaitu kaum liberal berasumsi bahwa kebijakan ekonomi harus diserahkan kepada pihak swasta.


Dengan dimulainya sistem liberalisme, banyak pengusaha swasta yang mulai menanamkan modal di wilayah jajahan Belanda, termasuk Indonesia. Belanda mengeluarkan Undang-undang Agraria dan juga melakukan Politik Pintu Terbuka. Artinya, penanam modal swasta dan ajaib diberi kesempatan untuk menanam modalnya di Indonesia.


Faktor Penyebab Merosotnya Kemakmuran Indonesia √ Penyebab Merosotnya Kemakmuran Rakyat Indonesia pada Abad ke 19
Penyebab Merosotnya Kemakmuran Indonesia

Alhasil, pada tahun 1870-1900, banyak modal swasta yang masuk ke Indonesia. Mulai dari Belanda, Amerika, Inggris, dan Belgia yang membuka perkebunan ibarat teh, kopi, tebu, dan lain sebagainya. Sistem liberalisme ini sendiri menjadikan banyak efek yang menciptakan kemakmuran Indonesia merosot. Beberapa faktornya yaitu sebagai berikut :



  1. Cepatnya pertumbuhan penduduk namun tidak diiringi dengan jumlah produksi pertanian

  2. Penyimpangan dalam pelaksanaan kerja paksa dan tanam paksa menciptakan rakyat mengalami kelaparan dan kematian

  3. Pulau Jawa terbebani dengan sistem penanaman hasil bumi untuk menopang pembiayaan pemerintah

  4. Masyarakat berpendapatan rendah keberatan dengan adanya sistem pajak

  5. Adanya krisis perkebunan pada tahun 1885

  6. Adanya bahaya bagi para pekerja kontrak dari Jawa di luar Jawa yang melanggar ketentuan (Poenale Sanctie)


Sistem liberalisme benar-benar menciptakan kondisi ekonomi bangsa Indonesia mengalami kemerosotan pada era ke-19. Hal ini dikarenakan penerapan sistem liberalisme memperlihatkan laba besar pada pengusaha swasta dan Pemerintah Belanda.


Sedangkan bagi Indonesia, justru terjadi banyak kerugian dan kesenjangan dalam banyak sekali bidang kehidupan. Alhasil, tingkat kesejahteraan hidup masyarakat mengalami kemunduran.


 



Sumber aciknadzirah.blogspot.com