Friday, February 7, 2020

√ Jumlah Total Gen Manusia

Sejak inovasi DNA, para ilmuwan telah mencoba untuk memastikan berapa banyak persisnya gen – unit hereditas – yang di bawa manusia. Salah satu asumsi awal, dari peneliti Friedrich Vogel pada tahun 1964, ialah 6,7 juta gen. Meskipun katalogisasi genom insan sedang berlangsung, asumsi ketika ini jauh, jauh lebih kecil.


Menghitung Gen


David Bodine, Ph.D., dari Human Genome Project memperkirakan bahwa ada sekitar 21.000 gen, banyak yang mengkode untuk beberapa protein. Penemuan gen RNA non-coding ialah relatif baru, dan jikalau gen pengatur ini disertakan, hitungan akan secara signifikan lebih tinggi.


Bagaimana Kita Bandingkan?


Anda akan berpikir bahwa insan hidup akan terpisah dari ciptaan oleh instruksi genetik kita. Pada kenyataannya, jumlah gen insan ialah seolah-olah dengan anjing – 25.000 gen – atau dengan tikus 23.000 gen. Sebutir beras mempunyai hampir dua kali lipat jumlah gen insan dengan antara 46.022 dan 55.615.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Soal Dan Pembahasan Gelombang Pilihan Ganda

1. Seorang anak menggerakan tali sehingga terbentuk gelombang ibarat pada gambar di bawah ini !

 Seorang anak menggerakan tali sehingga terbentuk gelombang ibarat pada gambar di bawah i √ Soal dan pembahasan gelombang pilihan ganda

Berikut parameter perihal gelombang tersebut :

  1. Panjang gelombang 1,5 m

  2. Periode 5 sekon

  3. Frekuensi 0, 2 Hz

  4. Amplitudo 1 m

  5. Cepat rambat gelombang 0,3 m/s


Parameter gelombang yang benar ialah …

a. 1, 2, 3 dan 4

b. 2, 3, 4 dan 5

c. 1, 2, 3 dan 5

d. 1, 3 4 dan 5

Jawaban : C

Berdasarkan gambar tersebut, berlaku :


 Seorang anak menggerakan tali sehingga terbentuk gelombang ibarat pada gambar di bawah i √ Soal dan pembahasan gelombang pilihan ganda


jadi pernyataan yang benar ialah nomor 1), 2), 3), dan 5).


2. Perhatikan gambar berikut ini !


 Seorang anak menggerakan tali sehingga terbentuk gelombang ibarat pada gambar di bawah i √ Soal dan pembahasan gelombang pilihan ganda


Jika gelombang yang dibuat ibarat pada gambar memerlukan waktu 6 sekon, maka cepat rambat gelombang tersebut ialah …

a. 0,5 m/s

b. 1,0 m/s

c. 4,0 m/s

d. 6,0 m/s


Jawaban : B

Berdasarkan gambar tersebut, diketahui :


 Seorang anak menggerakan tali sehingga terbentuk gelombang ibarat pada gambar di bawah i √ Soal dan pembahasan gelombang pilihan ganda



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Thursday, February 6, 2020

√ 4 Sifat Stainless Steel Yang Mempunyai Kegunaan Dalam Kehidupan

Beberapa materi yang erat kita kenal menyerupai stainless steel sangat mempunyai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Stainless steel bisa terdapat dalam kita mobil, komputer, ponsel, sekolah, kantor, pesawat, kereta api, kapal dan di hampir setiap peralatan yang sering digunakan. Dapur Anda mungkin termasuk peralatan stainless steel, serta pisau, sendok, garpu dan peralatan lainnya.


Nama bahan, stainless steel, merupakan penghargaan untuk salah satu fitur utamanya – kemampuan untuk menahan korosi. Tapi stainless steel mempunyai beberapa sifat pelengkap yang menjadikannya salah satu materi yang paling mempunyai kegunaan di masyarakat modern dan pilihan favorit desainer, arsitek dan insinyur.


Tahan karat


Stainless steel populer lantaran ketahanan terhadap karat, tapi materi ini juga menolak banyak sekali bentuk lain dari korosi. Nilai yang berbeda dari stainless steel cocok untuk aplikasi tertentu, menyerupai melawan efek korosif dari air garam atau eksposur kimia.


Khusus baja tahan karat juga sanggup menahan korosi galvanik yang disebabkan oleh logam yang berbeda menghasilkan arus listrik impulsif yang sanggup menurunkan logam. Komposisi kimia dari stainless steel mengatakan lapisan oksida kompleks yang bervariasi dengan nilai yang berbeda dan menanamkan ketahanan korosi material.


Kekuatan super


Stainless steel mempertahankan banyak kekuatan keseluruhan baja biasa dan sanggup diproduksi dengan banyak sekali sifat kekuatan dan kekerasan. Hal ini dipakai dalam banyak sekali aplikasi konstruksi di mana kekuatan dan ketahanan korosi diperlukan. Stainless steel untuk rangka atau tulang bangunan, umumnya dikenal sebagai rebar, sering dipakai untuk mengatakan derma struktural untuk beton di jembatan, di mana kontak dengan air garam akan menurunkan kualitas baja biasa.


Susunan kimia sanggup dikustomisasi


Stainless steel yaitu paduan dari beberapa unsur. Besi yaitu konstituen utama. Kombinasi zat besi dan karbon menghasilkan baja. Menambahkan unsur ketiga, kromium, menghasilkan stainless steel. Insinyur materi sanggup mengatur jumlah setiap elemen secara bervariasi, dan sanggup menambahkan unsur pelengkap menyerupai mangan atau fosfor untuk menciptakan banyak sekali jenis stainless steel dengan sifat yang cocok untuk kiprah tertentu. Secara keseluruhan, ada lebih dari 100 nilai dari stainless steel tersedia untuk desainer industri.


Gambar Sempurna


Stainless steel banyak dipakai dalam arsitektur dan aplikasi rumah dengan penampilan dan daya tahan yang menarik. Pilih metode pengolahan sanggup memproduksi stainless steel dengan tampilan yang mengkilap atau bertekstur.


Stainless steel juga bisa dibentuk magnetik atau non-magnetik, memperlihatkan desainer bahkan lebih banyak kesempatan untuk kustomisasi. Banyak peralatan rumah, termasuk kulkas, kompor dan perabot lainnya, biasanya dibentuk dari stainless steel.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Peningkatan Karbon Dioksida Di Samudera

Banyak lautan di bumi bertindak ibarat hutan hujan tropis, yaitu sebagai paru-paru bagi planet ini. Mereka mengambil karbon dioksida dalam jumlah besar dan menyerap itu, penyangga global output karbon dioksida sebagai dampak dari acara manusia. Dampak dari meningkatnya kadar karbon dioksida di maritim yaitu kisah yang kompleks yang melibatkan suhu, arus, kehidupan laut, kimia dan banyak ketidakpastian.


Trend Peningkatan


Karbon dioksida atmosfer dan karbon dioksida diserap oleh maritim yang bersahabat terkait. Karena karbon dioksida di atmosfer telah meningkat secara dramatis semenjak revolusi industri, jumlah karbon dioksida yang diambil lautan meningkat juga. Tren secara keseluruhan yaitu salah satu peningkatan absorpsi karbon, tapi kisah pada satu lokasi dipengaruhi oleh maritim dan arus udara, lintang dan contoh cuaca siklik ibarat El Niño.


Karbon berputar di Samudera


Siklus karbon dioksida antara maritim dan atmosfer melalui beberapa jalur. Jika gas karbon dioksida lebih terkonsentrasi di atmosfer daripada di laut, itu akan berdifusi ke dalam air dalam upaya untuk mencapai keseimbangan. Proses ini juga sanggup bekerja secara terbalik.


Organisme fotosintetik di maritim menyerap karbon dioksida sebagai bab dari proses metabolisme mereka. Konsumsi ini akan menyeimbangkan terhadap karbon dioksida yang dihasilkan dikala organisme maritim bernafas. Interaksi antara perputaran karbon fisik dan biologis akan mengatur berapa banyak karbon dioksida di laut.


Perubahan Iklim dan Masa Depan


Dampak perubahan iklim terhadap karbon dioksida maritim tidak jelas. Rasio Redfield menggambarkan relasi antara karbon, nitrogen dan fosfor dalam plankton laut. Sampai dikala ini, rasio Redfield dianggap konstan, tapi ternyata rasio bervariasi sesuaai lintang.


Plankton di perairan hangat mempunyai rasio yang lebih tinggi dari karbon terhadap unsur-unsur lain dari plankton air dingin. Ini berarti bahwa organisme di lautan hangat mungkin bisa menyerap lebih banyak karbon daripada di lautan dingin. Sebaliknya, air hambar memegang lebih banyak karbon dioksida terlarut dari air hangat, sehingga pemanasan lautan sanggup mengurangi kemampuan fisik lautan untuk menahan karbon dioksida.


Pengasaman laut


Peningkatan jumlah karbon dioksida yang diserap oleh ekosistem maritim mempunyai dampak besar pada kimia laut. Karbon dioksida terlarut dalam air bereaksi membentuk asam karbonat. Meningkatnya konsentrasi karbon dioksida di lautan kita telah menjadikan proses yang disebut pengasaman laut. PH maritim telah menurun sebesar 0,1 satuan pH selama 200 tahun terakhir. Ini mungkin tidak tampak ibarat sebuah perubahan besar, tapi merupakan mengubah 25 persen sistem menjadi lebih asam. Jika tren karbon ini terus berlanjut, maritim bisa terus menurun sebanyak 0,5 unit pH lebih, perubahan yang akan menciptakan lautan menjadi tidak ramah bagi banyak spesies laut.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Wednesday, February 5, 2020

√ 5 Ciri Struktur Sosial Berdasarkan Abdul Syani

Berikut ini merupakan ciri-ciri struktur sosial berdasarkan abdul Syani yaitu sebagai berikut: Struktur sosial mengacu pada hubungan-hubungan sosial yang pokok, yang sanggup memperlihatkan bentuk dasar pada masyarakt dan memperlihatkan batas-batas pada acara yang mungkin dilakukan oleh organisasi dalam masyarakat. Konsep sosial diterapkan pada acara setiap totalitas menyerupai lembaga-lembaga, kelompok, dan proses sosial.


Struktur sosial meliputi semua kekerabatan sosial antara individu-individu pada ketika tertentu. Oleh alasannya yaitu itu, struktur sosial sanggup disebut sebagai aspek non-proses dari sistem sosial. Dalam sistem sosial, struktur sosial cenderung bersifat statis. Struktur sosial merupakan kerangka pola yang utama dalam setiap studi wacana keteraturan hubungan-hubungan sosial dalam masyarakat.


Struktur sosial meliputi seluruh kebudayaan dalam masyarakat. Kebudayaan suatu masyarakat bekerjasama dengan derajat dari susunan sosial masyarakat. Dengan demikian, struktur sosial sanggup dipandang sebagai suatu hal yang ada pada setiap terjadinya kekerabatan sosial antar insan dalam kurun waktu tertentu. Dalam hal ini, kekerabatan sosial tersebut meliputi perilaku, perasaan, kepercayaan, serta unsur-unsur kebudayaan lainnya.


Struktur sosial merupakan realitas sosial yang bersifat statis dan mempunyai kerangka yang membentuk suatu tatanan. Jadi, struktur sosial merupakan aspek statis dari suatu proses atau fungsional dari sistem sosial.


Struktur sosial merupakan tahapan perubahan dan perlembangan dua pengertian. Pertama, di dalam struktur sosial terdapat peranan yang bersifat empiris dalam proses perubahan dan perkembangan. Kedua, dalam setiap perubahan dan perkembangan tersebut terhadap tahap perhentian dimana terjadi stabilitas, keteraturan, dan integrasi sosial yang berkesinambungan sebelum lalu “terancam” oleh proses ketidakpuasan dalam badan masyarakat.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ 5 Faktor Penghambat Mobilitas Sosial

Perbedaan ras dan agama


Mobilitas sosial sanggup terhambat alasannya ialah faktor ras dan agama. Perbedaan ras menimbulkan perbedaan status sosial. Berikut ini beberapa contohnya.

1. Perbedaan tingkat ras yang pernah terjadi di Afrika Selatan. Ras berkulit putih berkuasa dan tidak memberi kesempatan kepada mereka yang berkulit hitam berada di pemerintahan sebagai penguasa. Namun, sehabis politik apartheid berakhir, Nelson Mandela dari kalangan kulit gelap menjadi Presiden Afrika Selatan.


2. Sistem kasta di India. Sistem tersebut tidak memungkinkan seseorang yang berasal dari kasta rendah sanggup naik ke kasta yang paling tinggi.

3. Dalam agama, seseorang tidak dibenarkan dengan sebebas-bebasnya dan sekehendak hatinya berpindah agama untuk mencapai status tertentu.


Dikriminasi Kelas


Diskriminasi kelas dalam sistem kelas terbuka sanggup menghalangi mobilitas ke atas. Hal ini terbukti dengan adanya pembatasan keanggotaan suatu organisasi tertentu dengan aneka macam syarat dan ketentuan, contohnya anggota dewan perwakilan rakyat dibatasi hanya 500 orang.


Pengaruh sosialisasi yang sangat kuat


Sosialisasi ialah suatu proses dimana seorang anak mencar ilmu berpartisipasi menjadi anggota masyarakat. Jika prose sosialisasi ini berjalan baik, maka pola-pola perilaku, cara pandang, dan persepsi, akan tertanam dengan sangat kuat sehingga sulit dipengaruhi oleh unsur-unsur yang dianut kelas sosial lainnya. Misalnya pada umumnya seprang anak yang dibesarkan dalam keluarga yang tinggal di pedesaan sederhana akan menghayati senua norma dan nilai-nilai keluarganya, sehingga akan menolak atau bahkan menghindar kalau bertemu dengan tata nilai dan norma dalam masyarakat kota yang di anggap tidak pantas dilakukan.


Kemiskinan


Kemiskinan sanggup membatasi kesempatan bagi seseorang untuk berkembang dan mencapai status sosial tertentu. Sebagai contoh, Ananda memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya alasannya ialah kedua orang tuanya tidak sanggup membiayai.


Perbedaan jenis kelamin (gender)


Perbedaan jenis kelamin kuat terhadap prestasi, kekuasaan, status sosial, dan kesempatan-kesempatan untuk maju. Pria dipandang lebih tinggi derajatnya dan cenderung menjadi lebih gampang mengalami gerak sosial daripada wanita. Sebagai contoh, perempuan yang hidup di desa yang masih sederhana merasa bahwa kiprahnya hanyalah sebagai ibu rumah tangga. Hal itu dipengaruhi oleh pandangan yang umum ada pada masyarakatnya.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Tuesday, February 4, 2020

√ Diferensiasi Sosial Menurut Perbedaan Ras

Menurut Prof. Koentjaraningrat, ras yaitu suatu golongan insan yang mengatakan banyak sekali ciri tubuh tertentu dengan suatu prekuensi yang besar. Berdasarkan pengertia tersebut tampak terang bahwa ras merupakan penggolongan yang bersifat jasmaniah semata, bukan rohaniah. Dalam diferensi sosial, perbedaan menurut ras bukanlah perbedaan yang mengandung tingkatan.


Keragaman ras merupakan kekayaan dan bukan menjadi ajang untuk meninggikan diri di atas ras, agam, atau suku bangsa lain. Semua mempunyai hak yang sama sebagai warga negara Indonesia. Prof. Koentjaraningrat mengutip pembagian atau pembagian terstruktur mengenai dari A.L. Kroeger (Antropologi 1948) perihal ras-ras yang terpenting di dunia dan hubungan antara ras yang satu dengan yang lain dengan pembagian sebagai berikut:



  • Austroloid, penduduk Australia

  • Mongoloid



  1. Asiatic Mongoloid (Asia Utara, Asia Tengah, dan Asia Timur).

  2. Malayan Mongoloid (Asia Tenggara, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan penduduk orisinil Taiwan).

  3. American Mongoloid (penduduk orisinil Benua Amerika Utara dan Selatan dan orang-orang Eskimo di Amerika Utara hingga penduduk Terra del Fuego di Amerika Selatan).



  • Caucasoid



  1. Nordic (Eropa Utara, sekitar Laut Baltik).

  2. Alpine (Eropa Tengah dan Timur).

  3. Mediteranian (penduduk orisinil Laut Tengah, Afrika Utara, Armenia, Arab, dan Iran).

  4. Indic Pakistan, India, Bangladesh, Srilanka).



  • Negroid



  1. Afrika Negroid (Benua Afrika)

  2. Negrito (Afrika Tengah, Semenanjung Melayu, Filipina).

  3. Melanesian (Irian Melanesia).



  • Ras-ras khusus


Tidak sanggup diklasifikasi ke dalam empat ras tersebut:



  1. Bushurau (di tempat Gurun Kalahari, Afrika Selatan).

  2. Veddoid (di pedalaman Sri Lanka dan Sulawesi Selatan).

  3. Polynesian (di kepulauan Mikronesia dan Polynesia).

  4. Ainu (di Pulau Karafuto dan Hokkaido, Jepang Utara).


Sebagai masyarakat majemuk, di Indonesia terdapat banyak sekali macam ras yaitu:



  1. Ras Malayan Mongoloid, kebanyakan tinggal di Pulau Jawa.

  2. Ras Negroid (Melanesia), tinggal di Papua.

  3. Ras Veddoid, tinggal di Sulawesi Selatan.


Perbedaan ras merupakan faktor pembawaan secara ilmiah bagi setiap individu. Dalam kehidupan perbedaan demikian merupakan suatu kewajaran mengingat bahwa lingkungan yang ditinggalinya juga mempunyai perbedaan yang signifikan.


Akibat faktor lingkungan inilah maka masyarakat mempunyai banyak sekali variasi yang tampak dalam bentuk kepala, warna kulit, bentuk muka dan banyak sekali bentuk fisik.


Secara sosiologi perbedaan ras ini berkaitan dengan sikap individu dalam masyarakat. Setiap ras dalam masyarakat akan menimbulkan suatu perbedaan dalam kebudayaan maupun adat-istiadat yang sendiri.


Misalnya, pada ras negroid yang mempunyai contoh sikap yang berbeda dengan masyarakat ras lain dimana masyarakat negroid lebih mengagungkan nenek moyang. Dengan demikian perbedaan ras inilah akan memicu diferensiasi sosial di dalam masyarakat.


Di dalam masyarakat dunia bahwa ras dikelompokan ke dalam ras utama yaitu Mongoloid, Caucasoid, dan Negroid. Disamping pengelompokan ras secara utama para ilmuwan sosial juga mengklasifikasikan ke dalam kelompok kecil di bawah ras utama. Secara umum, gejala fisik yang dipakai sebagai patokan pembagian terstruktur mengenai ras antara lain: bentuk kepala, bentuk rambut, bentuk raut muka, bentuk hidung, bentuk tulang rahang bawah, bentuk badan, bentuk rambut, warna kulit, warna mata, dan sebagainya.


Pada masyarakat Indonesia terdapat dua kelompok yang saling berinteraksi satu sama lainnya. Kedua kelompok tersebut yaitu Papua Melanesoid, dan Melayu Mongoloid. Kelompok ras Papua Melanesoid kesemuanya tinggal di Papua dengan bercirikan kulit hitam. Sedangkan kelompok ras Melayu Mongoloid umumnya hidup di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Madura, Pulau Sulawesi, dan Kepulauan sekitarnya. Mereka berbaur satu sama lainnya dalam struktur masyarakat yang stabil.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com