Showing posts with label modalitas. Show all posts
Showing posts with label modalitas. Show all posts

Tuesday, May 14, 2019

√ 28 Pola Modalitas Intensional Dalam Bahasa Indonesia

Menurut artikel kata keterangan modalitas, modalitas diartikan sebagai sebuah keterangan yang mengatakan pernyataan, keinginan, sikap, dan perasaan seseorang mengenai keadaan atau perbuatan yang dilakukan oleh lawan bicaranya. Modalitas sendiri terdiri atas beberapa jenis, di mana salah satu diantara jenis-jenis kata keterangan modalitas tersebut yakni modalitas intensional. Modalitas ini merupakan modalitas yang mengemukakan suatu keinginan, harapan, ajakan, permohonan, dan permintaan yang ditandai dengan adanya kata ingin, mari, mau, tolong dan silakan. Keempat kata tersebut bisa diberi imbuhan dalam penggunaannya.


Supaya kita sanggup memahami jenis modalitasi intensional, berikut ditampilkan beberapa misalnya yang ada di bawah ini!



  1. Kami ingin para warga kampung kami bisa saling pundak membahu untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kampung kami.

  2. Mari, kita wujudkan masyarakat madani dimuai dari keluarga kita sendiri!

  3. Aku mau kamu untuk lebih serius mengukir prestasi akademik di semester mendatang.

  4. Tolong untuk tidak merokok di area yang telah disterilkan ini!

  5. Silakan menempati daerah duduk yang telah disediakan oleh pihak panitia.

  6. Aku ingin menjalani korelasi yang lebih serius denganmu.

  7. Mari kita sisihkan sebagian harta kita untuk disumbangkan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan.

  8. Maukah kau membantuku menuntaskan kiprah sekolah ini?

  9. Kepada para penumpang yang hendak membeli tiket, kami persilakan untuk mengantre di loket yang ada di sebelah timur stasion.

  10. Aku menginginkan dia untuk menjadi pendamping hidupku.

  11. Marilah kita songsong masa depan yang lebih cerah di depan mata kita!

  12. Tolonglah diriku untuk bisa lepas dari jerat kesepian ini.

  13. Kepada para penonton yang telah membeli tiket, dipersilakan untuk memasuki stadion melalui beberapa pintu yang telah kami buka.

  14. Pada hari raya Idul Fitri nanti, aku ingin sekali pulang ke kampung halamanku sesudah bertahun-tahun merantau di ibukota.

  15. Mari kita ciptakan suasana yang aman selama Pilkada berlangsung!

  16. Tolong jangan kau beritahukan kepadanya, bahwa saya sudah menyukainya semenjak di kursi SMA.

  17. Silakan saja jikalau kau mau pergi dari sini!

  18. Marilah kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan karunia-Nya yang telah diberi-Nya kepada kita selaku hamba-Nya.

  19. Ingin sekali saya berkenalan dengannya. Sayangnya, keinginan itu masih saja belum terwujud.

  20. Tolong hentikan semua tindak anarkis ini!

  21. Silakan saja kau adukan saya ke orang tuamu. Aku tidak takut!

  22. Kami sekeluarga sangat ingin menghabiskan liburan Idul Fitri kami di Pulau Lombok.

  23. Marilah kita mulai program ini dengan berdoa bersama-sama.

  24. Tolong jangan ribut ketika ujian tengah berlangsung!

  25. Bagi pengunjung yang hendak memesan nasi tambahan, kami persilakan untuk memesan ke pihak kasir restoran kami.

  26. Silakan isi data diri Anda dengan benar dan sesuai dengan identitas orisinil Anda.

  27. Aku ingin kau pergi secepatnya dari daerah ini!

  28. Tolong jaga ucapanmu itu, ya!


Demikianlah beberapa rujukan modalitas intensional dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca hendak mengetahui beberapa rujukan dari aneka macam jenis-jenis kata, maka pembaca bisa membuka artikel contoh kata benda nyata dalam bahasa Indonesia, rujukan kata benda abnormal dalam bahasa Indonesia, contoh kata sifat dasar, contoh kata sifat turunan, dan contoh kata kerja benefaktif. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas dan kata khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 30 Pola Modalitas Epistemik Dalam Bahasa Indonesia

Modalitas yaitu suatu ungkapan yang berisi perasaan, harapan, dan jawaban seseorang terhadap keadaan atau perilaku orang lain. Modalitas sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis, di mana salah satunya yaitu modalitas epistemik. Menurut artikel kata keterangan modalitas, modalitas epistemik diartikan sebagai modalitas yang membuktikan perasaan kepastian, kemungkinan, dan keharusan yang ditandai adanya sejumlah kata bantu, seperti pasti, bisa jadi, mungkin, belum pasti, dan harus. Pada artikel ini, kita akan mengetahui menyerupai apa pola dari modalitas epistemik ini. Adapun beberapa pola tersebut yaitu sebagai berikut ini!



  1. Aku yakin tim futsal sekolah kami pasti akan menjadi juara turnamen futasl antar Sekolah Menengan Atas tahun ini.

  2. Bisa jadi apa yang telah dilakukannya kepadamu merupakan suatu ketidaksengajaan.

  3. Mungkin saja ia lupa bahwa ia sudah menciptakan akad kepadamu.

  4. Pak Syamsidar belum pasti menjadi pembicara di program seminar ahad depan.

  5. Aku harus bisa lebih fokus berguru di semester yang akan datang.

  6. Kami pasti akan menghadapi tiap lawan kami dengan penuh kesungguhan.

  7. Apa yang ia ucapkan kepadamu bisa jadi hanyalah gertakan yang ia lontarkan untuk menjatuhkanmu.

  8. Acara tersebut mungkin saja diundur lagi mengingat semakin peliknya problem internal yang ada di dalam badan panitia pelaksana program tersebut.

  9. Acara wisuda tersebut belum pasti dlaksanakan pada hari Sabtu besok.

  10. Pergantian kepala sekolah harus segera dilakukan mengingat kepala sekolah dikala ini telah menciptakan tindakan yang kontroversial.

  11. Aku pasti akan mendatangi program reuni yang diadakan besok malam tersebut.

  12. Apa yang dialaminya itu bisa jadi merupakan akhir atas perbuatannya di masa lalu.

  13. Semester kali ini mungkin bukanlah semester terbaikku.

  14. Sena belum pasti akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

  15. Kau harus segera menemuinya dan menyatakan maksud baikmu itu!

  16. Dia pasti mengira bahwa saya sedang mengabakan dirinya.

  17. Sikap abainya kepadamu bisa jadi hanyalah topeng belaka.

  18. Tahun depan, aku mungkin akan pindah sekolah lagi ke luar kota.

  19. Pak Joko belum pasti mengundurkan diri sebagai guru bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Krida.

  20. Aku harus mengadukan perliaku jelek mereka ke wali kelasku!

  21. Dia pasti bertanya-tanya wacana kejutan apa yang hendak saya berikan kepadanya.

  22. Orang yang kamu lihat sebagai orang yang buruk, bisa jadi adalah orang yang lebih baik dari dirimu.

  23. Pertemuan kali ini mungkin akan menjadi pertemuan kami dengan Pak Joko.

  24. Bella belum pasti melanjutkan kuliahnya di Semarang.

  25. Aku harus memberitahukan perihal itu kepada Davina.

  26. Dia pasti telah mengetahui siapa saya sebenarnya.

  27. Orang yang terlihat senang, bisa jadi adalah orang yang paling menderita.

  28. Mungkin tingkah lakuku ini terlalu berlebihan, sehingga ia menjauhiku menyerupai itu.

  29. Pria itu belum pasti pelaku pembunuhan tersebut.

  30. Pekerjaan ini harus diselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.


Demikianlah beberapa pola modalitas epistemik dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca hendak mengetahui pola dari jenis modalitas lainnya atau ocntoh dari beberapa jenis kata, maka pembaca bisa membuka artikel contoh modalitas intensional, contoh kata kerja benefaktif, contoh kata kerja reflektif, contoh kata kerja transitif, contoh kata sifat dasar, dan contoh kata sifat turunan. Semoiga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas dan kata khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih banyak.



Sumber https://dosenbahasa.com

Monday, May 13, 2019

√ 25 Teladan Modalitas Deontik Dalam Bahasa Indonesia

Sebelumnya, kita telah mengetahui menyerupai apa contoh modalitas intensional dan juga contoh modalitas epistemik. Kali ini, kita akan mengetahui beberapa teladan dari salah satu jenis modalitas lainnya, yaitu modalitas deontik. Dalam artikel kata keterangan modalitas, disebutkan bahwa modalitas deontik merupakan suatu modalitas yang mengungkapkan suatu seruan izin atau permohonan untuk diperbolehkan melaksanakan suatu hal. Ciri khas modalitas ini yaitu adanya beberapa kata tertentu di dalamnya, menyerupai izinkan, harap, dan mohon. Untuk lebih memahami menyerupai apa jenis modalitas ini, berikut ditampilkan beberapa teladan modalitas deontik yang ditampilkan di bawah ini!



  1. Izinkan saya untuk memperlihatkan sepatah dua patah kata pada kesempatan kali ini.

  2. Selama di dalam stadion, kami harap para penonton bisa tertib dan menjaga kebersihan stadion.

  3. Selama pertandingan berlangsung, kami mohon kepada para suporter kedua kesebelasan untuk tidak menyalakan petasan dan melempar botol minuman ke arah stadion.

  4. Tolong izinkan menemuinya sebentar!

  5. Kami harap acara ini bisa memperlihatkan edukasi kepada masyarakat terkait berita hoax yang sekarang masih banyak ditemukan di sejumlah lini masa media sosial.

  6. Kami selaku masyarakat memohon kepada pemerintah biar tidak memperlihatkan izin kepada pihak perusahaan tambang itu untuk mengambil lahan kami dan mejadikannya gedung perusahan mereka.

  7. Izinkan saya untuk menyanyikan sebuah lagu yang semoga sanggup menghibur lara hati pemirsa sekalian.

  8. Kami harap renovasi jembatan di desa ini bisa terselesaikan dengan secepat-cepatnya.

  9. Aku mohon kepada kalian, jangan ungkit-ungkit lagi duduk kasus yang tadi!

  10. Izinkan saya untuk mempertimbangkan kembali soal tawarakan Saudara tersebut.

  11. Kami harap kerjasama yang kita jalin bisa memperlihatkan laba untuk kedua belah pihak.

  12. Kepada bapak/ibu sekalian, kami mohon partisipasinya pada kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus mendatang.

  13. Izinkan aku untuk memperbaiki semua kesalahanku kepadamu.

  14. Aku harap kamu bisa memaafkan kesalahanku di waktu yang lalu.

  15. Kami mohon kepada saudara Iqbal untuk segera mendatangi sumber suara.

  16. Saya izinkan kalian untuk berkegiatan di ruangan ini, asal kalian tidak mengotori dan merusak barang-barang yang ada di ruangan ini.

  17. Aku harap ketakutakan yang menghantuiku akhir-akhir ini tidaklah jadi kenyataan.

  18. Kami mohon kerjasama dari semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan di desa kita tercinta ini.

  19. Izinkan saya untuk memberikan beberapa hal dalam kesempatan kali ini.

  20. Kami harap bapak/ibu sekalian untuk sanggup berpartisipasi pada jadwal kerja bakti yang kami canangkan ini.

  21. Kami mohon kepada para siswa untuk tidak ribut ketika upacara pengibaran bendera merah-putih berlangsung.

  22. Izinkan kami memperkenalkan produk kami kepada kalian semua.

  23. Kami harap semoga produk kami sanggup memperlihatkan manfaat positif untuk kalian semua.

  24. Mohon untuk tidak ribut ketika ujian sekolah berlangsung.

  25. Izinkan kelompok kami untuk mempresentasikan soal duduk kasus kesenjangan sosial di negara kita ini.


Demikianlah beberapa teladan modalitas deontik dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa teladan dari jenis-jenis kata lainnya, maka pembaca sanggup membuka beberapa artikel berikut, yaitu contoh kata benda nyata dalam bahasa Indonesia, contoh kata benda abnormal dalam bahasa Indonesia, contoh kata kerja benefaktif, dan contoh kata sifat dasar. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas dan kata pada khususnya, maupun mengenai bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan terima kasih banyak.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 25 Teladan Modalitas Dinamik Dalam Bahasa Indonesia

Menurut laman kbbi.web.id, modalitas diartikan sebagai sebuah pernyataan kemungkinan, keharrusan, kenyataan, dan sebagainya yang dinyatakan dalam suatu kalimat. Modalitas sendiri mempunyai sejumlah jenis, di mana salah satunya ialah modalitas dinamik. Menurut artikel kata keterangan modalitas, modalitas dinamik merupakan sebuah modalitas yang menjelskan kecakapan, kesanggupan, dan kemampuan. Modalitas ini sendiri biasanya berisi beberapa kata tertentu, yaitu bisa, dapat, dan mampu. Untuk lebih memahami jenis modalitas ini, berikut ditampilkan beberapa teladan modalitas dinamik yang ditampilkan di bawah ini!



  1. Aku yakin bisa menyelesaikan ujian simpulan semester ini dengan baik dan lancar.

  2. Siswa itu dapat memahami pelajaran yang diberikan dalam waktu yang cukup cepat.

  3. Kucing itu mampu memanjat pagar yang tinggi itu.

  4. Pekerjaan ini bisa kuselesaikan dalam waktu secepat-cepatnya.

  5. Ketua RT 07 berharap semoga warga-warganya dapat saling bergotong royong untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungannya.

  6. Sepiring penuh nasi goreng itu mampu dia habiskan sendiri.

  7. Aku yakin tim sepakbola jagoanku bisa mememnangi banyak sekali gelar yang ada.

  8. Literasi media ini dilakukan semoga masyarakat dapat membedakan mana gosip yang benar dan mana gosip yang palsu.

  9. Kami berharap tim nasional sepakbola kita mampu berprestasi di tingkat Asia Tenggara maupun Asia Raya.

  10. Akhirnya, adikku yang masih batita sudah mulai bisa berbicara.

  11. Semua kekayaan yang ada di negeri ini mestinya dapat dimaksimalkan dengan baik oleh masayrakat di negeri ini.

  12. Perantau yang baik ialah perantau yang mampu berdaptasi dengan baik di lingkungan baruu yang beliau tinggali.

  13. Dalam sehari, Pak Usman bisa menjual sekitar 50 sampai 100 ekor ayam goreng.

  14. Film yang baik ialah film yang dapat memberikan hiburan sekaligus pencerahan bagi para penontonnya.

  15. Walaupun hanya bekerja sebagai penjual bubur ayam, Pak Hamdani mampu menyekolahkan anak-anaknya sampai ke jenjang pendidikan S1.

  16. Meskipun gajiku masih dibawah standar honor yang telah ditentukan, namun saya masih bisa memenuhi semua kebutuhan hidupku dengan gajiku yang tidak seberapa ini.

  17. Meskipun dilanda banyak sekali cobaan, laki-laki itu masih mampu tersenyum dan berusaha tegar menghadapi segala cobaan yang menerpa.

  18. Semua yang saya ajarkan kepadanya dapat dia serap dengan cepat dan baik.

  19. Keputusan yang kita ambil bisa menentukan masa depan kita.

  20. Dari pekerjaannya sebagai supir ojek berbasis aplikasi, Pak Oded dapat memberikan nafkah kepada istri dan ketiga anaknya.

  21. Arini mampu memainkan 5 alat musik, yaitu gitar, piano, bass, biola, dan juga cello.

  22. Aku berdoa semoga setiap cobaan ini bisa aku hadapi dengan sebaik-baiknya.

  23. Pohon kaktus dapat bertumbuh dengan baik di gurun pasir yang gersang dan panas.

  24. Harjono mampu berbicara dalam tujuh bahasa asing, yaitu Inggris, Perancis, Italia, Portugis, dan Arab.

  25. Aku baru bisa mengemudikan kendaraan beroda empat ketika usiaku menginjak 30 tahun.


Demikianlah beberapa teladan modalitas dinamik dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa teladan dari jenis modalitas lainnya serta beberapa teladan dari jenis-jenis kalimat, maka pembaca sanggup membuka beberapa artikel berikut, yaitu: contoh modalitas intensional, contoh modalitas epistemik, contoh modalitas deontik, contoh kalimat pernyataan dalam bahasa Indonesia, contoh kalimat simpleks beserta polanya, serta contoh kalimat deskripsi ihwal alam. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas dan kalimat khususnya, maupun mengenai bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Sunday, May 12, 2019

√ 28 Pola Modalitas Aletis Dalam Bahasa Indonesia

Beberapa pola jenis modalitas telah ditampilkan dalam beberapa artikel sebelumnya. Adpaun beberapa artikel itu antara lain contoh modalitas intensional, contoh modalitas epistemik, contoh modalitas deontik, dan contoh modalitas dinamik. Artikel kali ini pun juga akan menampilkan beberapa pola dari salah satu jenis modalitas, adalah modalitas aletis. Menurut artikel kata keterangan modalitas, modalitas aletis merupakan modalitas yang menjelaskan kecakapan, kesanggupan, dan kemampuan. Modalitas ini mengandung konjungsi atau macam-macam kata penghubung khusus, yaitu harus dan wajib.


Untuk mengetahui menyerupai apa bentuk modalitas ini, berikut ditampilkan beberapa pola modalitas aletis yang ditampilkan di bawah ini!



  1. Pekerjaan itu harus diselesaikan secepat mungkin.

  2. Kegiatan karya wisata tersebut wajib diikuti oleh semua siswa kelas XI SMAN 12.

  3. Aku harus menemuinya kini dan menjelaskan apa yang bahwasanya terjadi.

  4. Pemilihan ketua OSIS wajib diikuti oleh semua siswa dan siswi di SMAN 77.

  5. Aku harus melaporkan perbuatannya itu ke pihak yang berwajib.

  6. Bagi mahasiswa yang telah lulus dari sidang skripsi, wajib mendaftar dan mengikuti program wisuda yang akan dihelat bulan depan.

  7. Kebiasaan menabung memang harus ditanamkan semenjak masih kecil.

  8. Ibadah salat wajib dilakukan oleh setiap umat muslim.

  9. Tindak pidana korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya.

  10. Setiap tamu yang tiba ke lingkungan ini wajib melapor kepada pihak keamanan selama 3×24 jam.

  11. Pelaku tindak pidana korupsi harus dihukum dengan seberat-beratnya.

  12. Saat bulan ramadan tiba, umat muslim wajib berpuasa selama sebulan penuh.

  13. Permasalahan itu harus segera kuselesaikan secepat-cepatnya.

  14. Setiap warga negara yang sudah menginjak 17 tahhun wajib mempunyai kartu KTP.

  15. Sampah organik dan anorganik harus dipisah daerah pembuangannya.

  16. Memberikan edukasi seputar pola asuh anak wajib dilakukan kepada para pasangan muda yang gres memiliki anak biar mereka bisa mengasuh anaknya dengan baik dan benar.

  17. Minat membaca harus ditanamkan semenjak masih berusia kanak-kanak.

  18. Pada program wisuda nanti, para wisudawan wajib mengenakan toga yang telah disediakan oleh pihak kampus.

  19. Kasus korupsi di sekolah kami harus diusut sampai ke akar-akarnya.

  20. Literasi media wajib digalakkan biar masyarakat bisa membedakan mana isu benar dan mana isu yang palsu.

  21. Dia harus mengetahui siapa laki-laki itu sebenarnya.

  22. Setiap mahasiswa wajib mengikuti seluruh mata kuliah yang diambilnya ketika perwalian.

  23. Setiap peserta harus mengisi formulir dan mengumpulkan beberapa persyaratan untuk mengikuti acara tersebut.

  24. Setiap mahasiswa wajib menyelesaikan semua mata kuliah yang ada dan menuntaskan skripsinya kalau hendak mengikuti sidang akhir.

  25. Anak-anak harus dididik dengan keteladanan dan kelembutan, bukan dengan kekeraasan dan pemaksaan.

  26. Setiap siswa yang tidak sanggup mengikuti acara berguru mengajar wajib memberikan keterangan berupa surat keterangan dokter atau surat izin keringanan kepada guru atau seci ketidakhadiran sekolah.

  27. Setiap guru harus mendidik siswa-siswinya dengan baik dan sungguh-sungguh.

  28. Di asrama ini, terdapat beberapa aturan yang wajib diikuti oleh setiap penghuni asrama.


Demikianlah beberapa pola modalitas aletis dalam bahasa Indonesia. kalau pembaca ingin mengetahui bebeapa pola dari beberapa jenis kalimat, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu: contoh kalimat pernyataan dalam bahasa Indonesia, contoh kalimat akronim, contoh kalimat deskripsi perihal alam, dan contoh kalimat definisi perihal hewan. Semoga bermanfaat dan bisa menawarkan manfaat kepada para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas dan kalimat pada khususnya, maupun mengenai bahasa pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Friday, January 25, 2019

√ 33 Teladan Modalitas Menyatakan Kepastian Dalam Bahasa Indonesia

Menurut laman kbbi.we.id, modalitas diartikan sebagai suatu makna kemungkinan, keharusan, kenyataan, dan sebagainya yang dinyatakan dalam jenis-jenis kalimat. Modalitas sendiri memiliki sejumlah jenis, di man salah satunya ialah modalitas menyatakan kepastian. Seperti namanya, jenis modalitas ini merupakan modalitas yang menyatakan adanya kepastian akan suatu hal. Dalam artikel kata keterangan modalitas, jenis modalitas ini bisanya berbentuk kata dapat, pasti, atau tentu. Untuk mengetahui menyerupai apa penerapan modalitas ini, berikut ditampilkan beberapa teladan modalitas menyatakan kepastian dalam bahasa Indonesia yang ditampilkan sebagaimana di bawah ini!



  1. Aku pasti akan tiba ke program perpisahan tahun ini.

  2. Kau tentu bisa menebak apa kado yang hendak kuberikan padamu ini.

  3. Kuyakin kau dapat berprestasi lebih baik tahun depan.

  4. Kau tentu sudah tahu ‘kan kalau hari ini ialah hari ulang tahunku?

  5. Aku pasti akan menjenguknya sehabis pulang sekolah nanti.

  6. Aku yakin kau dapat menyelesaikan semua soal itu dengan mudah.

  7. Semua rintangan ini pasti akan saya arungi.

  8. Tentu saja saya tak menolak usulan yang menggiurkan itu!

  9. Aku tahu kau pasti bisa memenangkan perlombaan kali ini.

  10. Aku pasti akan mengikuti lomba pidato tersebut.

  11. Tentu saja saya akan membayar semua utang-utangku!

  12. Kau tentu takkan menolak usulan ku ini, ‘kan?

  13. Akhirnya aku dapat meraih beasiswa tersebut!

  14. Semua itu tentu merupakan rahmat dan karunia dari Allah SWT.

  15. Semua pencapaian ini tentu bukan merupakan buah dari keringatku saja, melainkan juga berkat santunan dari orang-orang di sekitarku.

  16. Besok, aku pasti akan menyelesiakan pekerjaan itu.

  17. Kau pasti belum tahu siapa murid gres itu, bukan?

  18. Kau pasti sudah tak sabar ingin mengetahui apa isi kado ini, bukan?

  19. Akhirnya, tim futsal kami dapat mengikuti turnamen antar sekolah tahun ini.

  20. Tak dapat kumungkiri bahwa beliau ialah anak yang sangat berbakat.

  21. Semua hadiah ini tentu saja kuberikan hanya untukmu.

  22. Semua insiden ini tentu bukan sepenuhnya salahmu, kawan.

  23. Semua permasalahan ini tentu ada nasihat dibaliknya.

  24. Dia sudah pasti akan pindah ke luar kota.

  25. Sempat tak sadarkan diri selama beberapa menit, pemain itu akhirnya dapat kembali melanjutkan pertandingan menyerupai semula.

  26. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui telepon atau melalui situs resmi penyedia tiket.

  27. Kalau begini caranya dia pasti akan murka besar kepadaku.

  28. Kau pasti akan menyesal jikalau menolak penawaran yang menarik ini.

  29. Aku yakin bahwa dia pasti tak akan tiba ke program malam ini.

  30. Aku yakin bahwa dia dapat mengalahkan pahlawan itu dengan mudah.

  31. Kenyamanan konsumen tentu merupakan prioritas utama kami.

  32. setelah usaha yang beliau lakukan selama bertahun-tahun, hasilnya dia dapat mewujudkan impiannya sewaktu kecil.

  33. Aku yakin kalau dia pasti akan masuk rangking 10 besar di kelas kita.


Demikianlah beberapa teladan modalitas menyatakan kepastian dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa teladan modalitas lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh modalitas intensional, teladan modalitas epistemik, contoh modalitas deontik, contoh modalitas dinamik, dan artikel contoh modalitas aletis. Adapun pembahasan kali ini dicukupkan saja hingga di sini. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan gres bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas pada khususnya, maupun mengenai mata pelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan pula jikalau ada kesalahan penulisan atau klarifikasi di dalam artikel kali ini. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 27 Teladan Modalitas Menyatakan Ratifikasi Dalam Bahasa Indonesia

Modalitas merupakan suatu ungkapan yang mengungkapkan makna keyakinan, kepastian, dan lain sebagainya yang diungkapkan dalam suatu kalimat. Modalitas sendiri terbagi atas beberapa jenis, di mana salah satu diantaranya yaitu modalitas menyatakan pengakuan. Dalam artikel kata keterangan modalitas, modalitas jenis ini biasanya dihubungkan atau mengandung kata ya, benar, atau sebenarnya. Untuk mengetahui menyerupai apa bentuk modalitas  ini, berikut ditampilkan beberapa misalnya yang tertera di bawah ini!



  1. Ya, akulah yang telah memecahkan guci berharga mahal itu.

  2. Benar, dialah pelaku pencurian motor yang sebenarnya.

  3. Sebenarnya, aku sangat ingin mengikuti program tersebut, tetapi niat itu kuurungkan alasannya saya ada urusan lain yang tidak bisa saya tinggalkan.

  4. Ya, engkaulah yang saya dambakan selama ini.

  5. Benar, ini yaitu alamat rumah yang saya maksudkan itu.

  6. Dia sebenarnya anak yang cerdas, namun sifat malunya itu telah menutupi segala kecerdasan yang ia miliki.

  7. Apa yang diucapkannya itu yaitu suatu ucapan yang benar.

  8. Ya, benda inilah yang saya cari-cari selama ini.

  9. Aku sebenarnya ingin sekali menyatakan perasaan ini kepadanya, namun sayang niat itu tak bisa kuwujudkan alasannya ia sekarang sudah tiada.

  10. Ya, untuk dilema ini, kuakui ia memang ahlinya.

  11. Ya, sudah kuduga, ia niscaya tidak akan mengikuti program tersebut.

  12. Benar, perempuan berambut ikal itu memang berjulukan Nindya.

  13. Benar, aku setuju dengan perkataanmu itu.

  14. Ya, harus kuakui, saya memang kalah telak darinya untuk dilema ini.

  15. Sebenarnya, sudah semenjak dulu saya ingin menyampaikan ini, tetapi dahulu saya belum sanggup melakukannya alasannya nyaliku masihlah belum tinggi.

  16. Sebenarnya, dia yaitu anak yang baik, tetapi wajahnya yang menakutkan itu menciptakan orang-orang mengira bahwa ia yaitu seorang yang jahat.

  17. Sebenarnya, aku enggan mengikuti lomba pidato ini. Namun, kedua orangtuaku dan juga wali kelasku terus mendesakku untuk ikut, sehingga balasannya saya pun terpakasa harus menuruti desakkan mereka itu.

  18. Sebenarnya, aku bisa saja menyontek dikala ujian semester kemarin. Namun, hal itu urung kulakukan alasannya saya lebih bahagia mengerjakan soal-soal kemarin dengan kemampuanku yang terbatas ini.

  19. Benar, perempuan itu yaitu anak dari paman dan bibiku.

  20. Ya, tebakanmu sempurna sekali!

  21. Ya, untuk dilema penampilan, saya bukanlah ahlinya.

  22. Pemberitaan soal hubunganku dengan Laras adalah benar adanya.

  23. Informasi yang disampaikannya itu merupakan suatu informasi yang benar.

  24. Ya, apa boleh buat, saya harus mengakui kekalahanku yang memalukan ini di hadapan kalian semua.

  25. Ya, ini semua yaitu kesalahan dan juga tanggung jawabku sebagai seorang siswa.

  26. Sebenarnya, Ranti sudah mengidap penyakit itu semenjak 10 tahun yang lalu. Tetapi, ia memintaku dan kedua orangtuanya untuk tidak memberitahu penyakitnya itu kepada siapapun, termasuk kalian semua.

  27. Ya, buku itu yaitu buku milikku.


Demikianlah beberapa teladan modalitas menyatakan ratifikasi dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa teladan modalitas lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh modalitas menyatakan kepastian, contoh modalitas intensional, contoh modalitas epistemik, contoh modalitas deontik, contoh modalitas dinamik, dan artikel contoh modalitas aletis.


Semoga contoh-contoh pada artikel kali ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas menyatakan ratifikasi pada khususnya, maupun mengenai bahan pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon maafkan pula jikalau ada kesalahan penulisan ataupun klarifikasi pada artikel kali ini. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Thursday, January 24, 2019

√ 33 Rujukan Kalimat Modalitas “Sudah” Dalam Bahasa Indonesia

Kalimat modalitas merupakan kalimat yang berisi pernyataan kepastian, pengakuan, dan lain sebagainya. Kalimat ini biasanya berisi kata-kata tertentu yang berfungsi sebagai penghubung atau cerinan dari maksud yang hendka disampaikan oleh kalimat modalitas. Adapunsalah satu bentuk kata tersebut yakni kata sudah. Menurut laman kbbi.web.id, kata sudah diartikan sebagai telah jadi atau selesai. Dengan demikian, kalimat modalitas sudah merupakan kalimat yang menyatakan bahwa sesuatu telah jadi atau telah selesai. Untuk lebih mengetahui ibarat apa bentuk kalimat ini, berikut ditampilkan beberapa pola kalimat modalitas sudah dalam bahasa Indonesia yang ditampilkan sebagaimana di bawah ini!



  1. Aku sudah mengerjakan kiprah sekolah yang diberikan oleh pak guru dan bu guru di sekolah.

  2. Kedua belah pihak sudah menandatangani lembar komitmen kolaborasi diantara keduanya.

  3. Aku sudah menasihatinya berkali-kali, tetapi dia tidak pernah mau mendengarkannya.

  4. Siswa SMPN 77 sudah melaksanakan ujian simpulan semester pada hari Sabtu kemarin.

  5. Dompet itu sudah kukembalikan kepada pemiliknya.

  6. Dia sudah kami anggap sebagai saudara kami sendiri.

  7. Aku sudah meminta maaf secara verbal kepadanya pada hari Rabu kemarin.

  8. Kami sudah berteman semenjak kami sama-sama duduk di kursi sekolah dasar.

  9. Aku sudah beberapa kali menghubunginya, baik melalui telepon, surel, maupun layanan komunikasi lainnya.

  10. Mereka berdua sudah memutuskan untuk mengakhiri pertikaian diantara mereka.

  11. Kenangan antara saya dan dirinya sudah tak ingin kuingat lagi.

  12. Pak Burhan sudah menandatangani surat kontrak kerja, dan dia pun resmi bekerja di perusahaan tersebut.

  13. Bakatnya sudah tercium oleh kedua orangtuanya semenjak dia masih berusai 6 tahun.

  14. Mereka seperti sudah mengenal satu sama lain semenjak lama.

  15. Tempat ini sudah kuanggap sebagai rumah keduaku.

  16. Vannessa sudah berlibur keliling Bali pada bulan September yang lalu.

  17. Sudah sepuluh tahun saya menetap di kota Surabaya ini.

  18. Keputusanku ini sudah kupertimbangkan dengan masak-masak.

  19. Kekalahan tim sepakbola tersebut sudah diperkirakan oleh sejumlah pengamat dan komentator.

  20. Akhirnya, usai sudah penantianku selama bertahun-tahun ini.

  21. Laras sudah menyelesaikan kiprah karenanya pada hari Sabtu yang lalu.

  22. Kelima penerima sidang skripsi itu sudah dinyatakan lulus oleh para penguji dan pemimpin sidang.

  23. Pak Deni sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut.

  24. Guci yang rusak itu sudah kuganti dengan guci yang lebih anggun dan mahal.

  25. Sudah lima kali dia bergonta-ganti pekerjaan.

  26. Aku sudah tidak mampu lagi bekerja di perusahaan ini.

  27. Semua daging kurban itu sudah dibagikan ke orang-orang yang membutuhkan.

  28. Sudah seminggu ini, Farhad tidak masuk sekolah.

  29. Kelakuannya itu sudah kuadukan ke guru BK dan kedua orangtuanya.

  30. Pak Handoko sudah memimpin perusahaan itu semenjak sepuluh tahun yang lalu.

  31. Ibu sudah membeli sayur dan bumbu-bumbu kuliner tadi pagi.

  32. Rumah itu sudah mereka jual dengan harga yang cukup mahal.

  33. Aku sudah mulai bisa merelakan kepergiannya.


Demikianlah beberapa pola kalimat modalitas sudah dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui contoh-contoh modalitas, pembaca bisa membuka artikel contoh modalitas menyatakan pengakuan, contoh modalitas menyatakan kepastian, contoh modalitas intensional, contoh modalitas epistemik, contoh modalitas deontik, contoh modalitas dinamik, dan artikel contoh modalitas aletis.


Adapun pembahasan kali ini dicukupkan saja hingga di sini. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 32 Teladan Kalimat Modalitas “Akan” Dalam Bahasa Indonesia

Kalimat modalitas merupakan kalimat yang berisi pernyataan kepastian, pengakuan, dan lain sebagainya. Kalimat ini biasanya mengandung suatu kata tertentu yang berfungsi pertanda maksud dari kalimat ini. Salah satu kata tersebut yakni kata akan yang berdasarkan laman kbbi.web.id memiliki arti hendak. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa kalimat modlaitas akan merupakan kalimat modalitas yang menyatakan niat atau kehendak untuk melaksanakan suatu hal. Supaya lebih paham, berikut ditampilkan beberapa pola kalimat ini yang ditampilkan sebagaimana di bawah ini!



  1. Besok, saya dan keempat kawanku akan mengikuti sidang skripsi di ruang fakultas kami.

  2. Minggu depan, Pak Handoko beserta keluarga akan berwisata ke Pulau Bali.

  3. Semester depan, Cynthia akan pindah ke kampus di luar kota.

  4. Aku akan menjenguknya sepulang sekolah nanti.

  5. Besok, kami semua akan berkemah ke Gunung Salak.

  6. Kerjasama itu nantinya akan memberikan laba bagi kedua perusahaan tersebut.

  7. Laga selesai besok akan menjadi adu penentuan bagi kedua tim tersebut.

  8. Besok, aku akan menunggumu di taman kota menyerupai biasa.

  9. Bulan depan, aku akan mengunjungi kota tempat kamu tinggal dikala ini.

  10. Bila sudah jodohnya, saya pasti akan melamarmu.

  11. Semuanya pasti akan indah pada waktunya.

  12. Aku akan pergi dari sini, alasannya yakni saya sudah tak nyaman dengan perlakuannya.

  13. Permasalahan tersebut akan dibawa ke ranah hukum.

  14. Aku akan menghubungimu kalau sudah hingga di kotamu.

  15. Aku akan mengundurkan diri dari perusahaan ini, kalau semua hakku tak kunjung mereka penuhi.

  16. Karena diambang kebangkrutan, perusahaan itu akan merumahkan sebagian besar karyawannya.

  17. Ustaz Abdul Somad akan berceramah di Bandung pada tanggal 1 April mendatang.

  18. Pertandingan tersebut akan menjadi pertandingan perpisahan antara sang pemain dengan tim sepakbola yang telah dibelanya selama 25 tahun itu.

  19. Meskipun ia sudah tiada, namun kebaikannya akan aku kenang untuk selamanya.

  20. Meskipun ia bukan saudaraku, namun aku akan menganggapnya menyerupai saudaraku sendiri.

  21. Rumah makan itu rencananya akan membuka cabang di Majalaya dan Depok.

  22. Rencananya, Pak Umar dan keluarganya akan pindaj rumah ke kawasan Pejaten.

  23. Acara musik itu akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi, baik di tanah air maupun mancanegara.

  24. Acara wisuda itu akan dihelat pada tangga; 21 April mendatang.

  25. Acara seminar itu akan dimoderatori oleh Adrian Adi Utama.

  26. Besok, aku akan mengusahakan diri untuk tiba ke pernikahaan Zidny dan Fauzi.

  27. Akan kusampaikan salammu itu kepadanya.

  28. Akan kuselesaikan pekerjaan itu sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan.

  29. Akan kubujuk ia agar tidak murka lagi padaku.

  30. Aku akan memberitahumu sebuah diam-diam yang tak pernah kuceritakan kepada siapapun.

  31. Setelah lulus Sekolah Menengan Atas nanti, aku akan langsung pindah ke luar kota.

  32. Resepsi ijab kabul keduanya akan dilaksanakan pada hari Minggu mendatang.


Demikianlah beberapa pola kalimat modalitas akan dalam kalimat bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa pola modalitas lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh kalimat modalitas sudah, contoh modalitas pengakuan, contoh modalitas kepastian, contoh modalitas intensional, contoh modalitas deontik, contoh modalitas aletis, contoh modalitas dinamik, dan artikel contoh modalitas epistemik.


Adapun pembahasan pada artikel kali ini dicukupkan saja hingga di sini. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan tersendiri bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalittas khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih banyak kepada para pembaca sekalian.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 36 Pola Kata Modalitas “Akan” Dan “Mungkin” Dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Beberapa pola modalitas sudah ditampilkan di beberapa artikel yang lalu. Adapun artikel-artikel tersebut antara lain contoh modalitas kepastian, contoh modalitas pengakuan, contoh kalimat modalitas sudah, contoh kalimat modalitas akan, contoh modalitas intensional, contoh modalitas deontik, dan contoh modalitas dinamik. Artikel kali ini pun juga akan menampilkan beberapa pola modalitas, di mana modalitas yang ditampilkan tersebut yaitu modalitas akan dan mungkin. Modalitas akan sebetulnya sudah ditampilkan sebelumnya. Namun, sengaja ditampilkan lagi unuk menambah khazanah pola modalitas tersebut. Sementara itu, berdasarkan artikel kata keterangan modalitas, kata modalitas mungkin merupakan salah satu bentuk modalitas keraguan dan epistemik.


Adapun beberapa pola keduanya sendiri yaitu sebagai berikut ini!


A. Contoh Kata Modalitas Akan dalam Kalimat



  1. Aku akan menjenguknya sepulang sekolah nanti.

  2. Pesta ijab kabul itu akan dilaksanakan pada hari Minggu nanti.

  3. Aku akan berkunjung ke kotamu ketika libur semester nanti.

  4. Pak Anggoro dan keluarganya akan berwisata ke Pulau Derawan pada bulan Agustus nanti.

  5. Akan kuselesaikan pekerjaan tersebut sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.

  6. Konflik tersebut akan dibawa ke ranah pengadilan.

  7. Aku akan menghubungimu sehabis hingga ke kotamu.

  8. Akan kujelaskan semua duduk masalah problem tersebut sehabis kondisi kesehatanku mulai membaik.

  9. Akan kusampaikan salammu itu kepada perempuan itu.

  10. Hari ini akan menjadi hari terakhirku bekerja di perusahaan ini.

  11. Kedua perusahaan itu rencananya akan melakukan merger.

  12. Rencananya, aku akan pindah ke luar kota pada bulan September nanti.

  13. Akan kuselesaikan permasalahan di antara keduanya.

  14. Akan kutanyakan soal itu ke pak guru.

  15. Hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan bagiku.

  16. Malam nanti, aku akan memasak nasi goreng Istimewa daging rendang.

  17. Fajri dan kawan-kawannya akan mewakili sekolah kami dalam lomba Paskibraka tersebut.

  18. Ujian final semester akan dilaksanakan mulai ahad depan.


B. Contoh Kata Modalitas Mungkin dalam Kalimat



  1. Aku mungkin bukanlah orang yang selama ini beliau dambakan.

  2. Hari ini mungkin akan menjadi hari terakhirku bekerja di perusahaan ini.

  3. Mungkin sudah saatnya saya harus melepas masa lajangku.

  4. Mungkin aku sudah bukan orang kepercayaaannya lagi.

  5. Mungkin besok hari beliau gres akan bersekolah kembali.

  6. Mungkin saja hal itu hanyalah angan kosong belaka.

  7. Mungkin sepertinya beliau sedang lelah, sehingga susah untuik diajak bercanda.

  8. Hari ini mungkin aku gagal, tapi esok hari saya niscaya akan berhasil!

  9. Acara seminar itu mungkin saja diundur, kalau kita lihat dari persiapan para panitianya.

  10. Hari ini mungkin adalah hari yang paling menbahagiakan bagiku.

  11. Mungkin dia belum menyadari bahwa saya sangat mencintainya.

  12. Mungkin dia sedang tidak yummy badan, sehingga masakanmu tidak dihabiskan olehnya.

  13. Mungkin dia sedang sibuk, sehingga tidak sempat memberikanmu kado di hari ulang tahunmu.

  14. Mungkin karena listriknya konslet, sehingga lampu di panggung itu mati mendadak.

  15. Mungkin dia sedang ada masalah, sehingga tidak bisa diajak berbicara ketika ini.’

  16. Mungkin sudah saatnya saya memanjakan diriku untuk sementara waktu.

  17. Hari ini mungkin akan menjadi saksi kebersamaan kami untuk yang terakhir kali.

  18. Hari ini mungkin aku akan tiba ke program tersebut.


Demikianlah beberapa pola kata modalitas akan dan mungkin dalam kalimat bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Sunday, January 13, 2019

√ 27 Teladan Kalimat Modalitas “Dapat” Dalam Bahasa Indonesia

Beberapa pola jenis kata keterangan modalitas dalam format kalimat sudah pernah ditampilkan di beberapa artikel yang lalu. Adapun artikel-artikel tersebut antara lain contoh kata modalitas “akan” dan “mungkin”, contoh kalimat modalitas “akan”, contoh kalimat modalitas “sudah”, contoh modalitas menyatakan pengakuan, contoh modalitas menyatakan kepastian, dan contoh modalitas deontik. Artikel kali ini pun juga akan menampilkan beberapa pola dari jenis modalitas lainnya, di mana jenis modalitas yang dimaksud ialah modalitas “dapat” yang merupakan salah satu bab dari modalitas dinamik. Modalitas dinamik sendiri merupakan modalitas yang menyatakan kesanggupa dalam mealkukan suatu hal. Adapun pola dari modalitas “dapat” yang merupakan bab dari modalitas dinamik tersebut ialah sebagai berikut ini!



  1. Dia dapat menyelesaikan soal itu dalam waktu yang cukup singkat.

  2. Dalam sehari, Pak Usman dapat menjual 50 potong ayam goreng.

  3. Tahun ini, kami dapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

  4. Informasi mengenai beasiswa itu kami dapat dari sebuah situs di internet.

  5. Semua yang telah kuajarkan kepadanya dapat dia serap dengan baik.

  6. Bagas dapat berbicara dalam lima bahasa asing, yaitu Inggris, Perancis, Italia, Belanda, dan Rusia.

  7. Kerja sama antar kedua perusahaan itu disinyalir dapat memebrikan laba yang besar bagi keduanya.

  8. Pembelian tiket dapat dilakukan pribadi di loket yang tersedia atau juga bisa melalui situs resmi penyedia tiket.

  9. Akhirnya, pekerjaan itu dapat kuselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan.

  10. Dalam pidatonya itu, Pak Kepala sekolah berharap biar para siswa dapat menjaga ketertiban dan keamanan di sekolah.

  11. Adikku yang masih batita sekarang sudah dapat berbicara dengan baik.

  12. Dari pekerjaannya sebagai sopir ojek daring, Pak Mulyadi dapat menghidupi istri dan juga keempat anaknya.

  13. Untuk isu selanjutnya, peserta dapat mendatangi sekretariat panitia atau bisa juga menghubungi nomor narahubung di bawah ini!

  14. Sebetulnya, aku dapat mengerjakan kiprah itu sempurna waktu jikalau saya tidak terjangkit sakit.

  15. Saat ini, acara mencar ilmu tidak hanya dilakukan secara pribadi di dalam kelas saja, melainkan dapat dilakukan secara jarak jauh melalui internet.

  16. Meskipun hanya berprofesi sebagai pemulung, Pak Galih masih dapat menafkahi belum dewasa dan juga istrinya.

  17. Selama di perantuan, Andi dapat beradaptasi dengan baik.

  18. Semua hidangan itu dapat dai habiskan sendirian saja.

  19. Tanaman kaktus dapat menyimpan cadangan air di dalam batangnya.

  20. Katak merupakan binatang yang dapat hidup di darat dan di perairan.

  21. Acara musik itu dapat disaksikan secara pribadi atau melalui siaran pribadi di televisi.

  22. Setelah beristirahat sekian usang akhir cedera, pesepakbola tersebut kini dapat bermain kembali bersama dengan rekan-rekannya.

  23. Perbedaan paragraf induktif dan deduktif dapat dilihat dari letak kalimat utamanya.

  24. Arif akhirnya dapat berkuliah di universitas idamannya.

  25. Laras akhirnya dapat bersekolah kembali sehabis sekian usang dirawat di rumah sakit.

  26. Setelah sekian lama, kedua orang itu akhirnya dapat saling berjumpa kembali.

  27. Setelah beberapa jam berlalu, kesannya listrik di seluruh kota itu dapat menyala kembali ibarat semula.


Demikianlah beberapa pola kalimat modalitas “dapat” dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai modalitas khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya.  Mohon dimaafkan pula jikalau terdapat kesalah penulisan dan penulisan yang terkandung di dalam artikel kali ini. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com