IMSI (International Mobile Subscriber Identity) yaitu informasi yang dipakai untuk identifikasi pengguna selesai ponsel di jaringan dan secara unik dikaitkan dengan ponsel yang diberikan. Kode IMSI disimpan sebagai angka atau bidang 64 bit, dan dikirim oleh ponsel ke jaringan seluler.
Kode juga sanggup dipakai oleh jaringan seluler untuk mendapat informasi pelengkap ihwal telepon dari HLR (register lokasi rumah) atau dari register lokasi pengunjung. Untuk membantu meminimalkan isyarat biar tidak ditangkap oleh penyadap, isyarat IMSI dikirimkan sesedikit mungkin. Dalam banyak kasus, TMSI (kode yang dibentuk secara acak) dikirim menggantikan IMSI.
Kapan Kode IMSI Digunakan?
Kode IMSI dipakai oleh jaringan seluler apa pun yang memungkinkan koneksi dengan jaringan seluler lain ketika ini (kebanyakan dilakukan). Bagi mereka yang berbasis LTE, UMTS, atau GSM, informasi tersebut termasuk dalam kartu SIM ponsel. Untuk jaringan CDMA 2000, isyarat ini dimasukkan dalam kartu R-UIM atau di telepon secara langsung. Untuk mewakili 64 bit informasi, isyarat ini biasanya dikodekan ke dalam angka 15 digit, tetapi sanggup diwakili oleh serangkaian angka yang lebih kecil (kode IMSI warisan MTN Afrika Selatan hanya mempunyai panjang 14 angka sebagai contoh).
Informasi Apa yang Disertakan Kode IMSI?
Seperti yang dinyatakan, isyarat IMSI biasanya panjangnya 15 digit, tetapi bisa lebih pendek. Tiga angka pertama dalam isyarat mewakili MCC (kode negara seluler). Mengikuti angka-angka ini yaitu digit yang mewakili MNC (Kode Jaringan Seluler). Panjang MNC yaitu dua digit jikalau mengikuti standar Eropa, atau tiga digit jikalau mengikuti Standar Amerika Utara. Angka yang tersisa di IMSI yaitu MSIN (Nomor Identifikasi Berlangganan Seluler) yang berasal dari basis angka masing-masing jaringan seluler. Seluruh sistem penomoran IMSI dirancang untuk mengikuti standar penomoran ITU E.212.
Bagaimana Anda Menganalisis Nomor IMSI?
Bidang analisis IMSI dirancang untuk membantu mengidentifikasi jaringan seluler yang dimiliki ponsel dan apakah diizinkan memakai jaringan seluler lain memakai isyarat IMSI. Beberapa jaringan mengharuskan pelanggan untuk berlangganan kemampuan roaming yang mungkin atau mungkin tidak menjadikan biaya pelengkap untuk pelanggan seluler.
- Langkah 1 – Jika pelanggan IMSI bukan dari jaringan daerah isyarat itu muncul, itu harus dikonversi ke “Judul Global.”
- Langkah 2 – Judul Global dipakai untuk mencari informasi pelanggan di HLR yang berlokasi jauh. Informasi ini terutama dipakai untuk memilih apakah ponsel sanggup memakai jelajah internasional. Ketika berada di luar Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, isyarat IMSI dikonversi ke format MGT (Mobile Global Title) yang sedikit berbeda dari nomor berbasis E.164 yang dipakai di Amerika Utara.
- Langkah 3 – Setelah konversi, otoritas nomor GSM akan memakai isyarat panggilan negara untuk memilih MNC dan selanjutnya mengkonversi (jika diperlukan) ke isyarat jaringan nasional untuk jaringan operator seluler. Baru-baru ini; namun, otoritas penomoran GSM telah mencatat untuk menyatakan bahwa hanya satu konversi yang dilakukan untuk menuntaskan proses ini. Di Amerika Utara, begitu konversi terjadi, telepon sanggup pribadi dialihkan ke jaringan berbasis SS7.
Apa itu SCCP?
SCCP (Signaling Connection Control Part) yaitu protokol yang dirancang untuk beroperasi pada lapisan jaringan yang menyediakan segmentasi yang diperluas, kontrol aliran, koreksi kesalahan rute, dan kemampuan yang berorientasi koneksi dalam jaringan telekomunikasi. Protokol memanfaatkan layanan MTP untuk deteksi dan routing kesalahan dasar; namun, SCCP juga mengizinkan perutean memakai Kode Poin dengan nomor Subsistem juga disebut sebagai Judul Global.
Bagaimana Pesan SCCP Diarahkan?
Saat dipakai pada jaringan seluler, isyarat titik pesan SCCP dipakai untuk memastikan sebuah simpul di jaringan masing-masing. Nomor subsistem akan dipakai untuk mencari atau mengatasi aplikasi spesifik yang tersedia pada node dan akan memakai Terjemahan Judul Global untuk memilih Kode Titik dari Judul Global. Informasi ini akan menginformasikan MTP pada lokasi yang sempurna untuk mengirim atau merutekan pesan.
Parameter Pesan SCCP
Setiap pesan SCCP akan meliputi aneka macam parameter yang memperlihatkan informasi ihwal jenis sistem pengalamatan yang dipakai dan bagaimana masing-masing pesan harus dialihkan. Informasi yang termasuk dalam bab Indikator alamat pesan termasuk:
Indikator perutean (lebih lanjut meliputi informasi apakah akan merutekan melalui Judul Global atau pada Kode Titik / Nomor Subsistem), indikator judul Global (apakah pesan tersebut termasuk judul Global atau tidak, apakah itu bertipe Transition Type, NPI, dan TON (Type Nomor), dan jikalau judul global hanya tipe transisi), indikator Subsistem (Ada atau tidak ada nomor subsistem), dan indikator Kode Titik (ada atau tidak ada isyarat titik). Pesan SCCP juga akan menyertakan bidang Judul Global jikalau dipakai yang akan meliputi pengkodean indikator alamat, dan jikalau isyarat tersebut yaitu yang nasional atau tidak.
Kelas Protokol SCCP
Ada lima kelas protokol yang disertakan dalam SCCP untuk dipakai oleh aplikasi:
- Kelas 0: Protokol dasar yang tanpa koneksi.
- Kelas 1: Berurutan dan tanpa koneksi.
- Kelas 2: Protokol dasar yang berorientasi koneksi.
- Kelas 3: Protokol berorientasi koneksi, kontrol aliran.
- Kelas 4: Kontrol aliran, berorientasi koneksi dan pemulihan kesalahan.
Dalam protokol SCCP, kelas tanpa koneksi menyediakan kemampuan untuk mentransfer NSDU (Unit Layanan Data Jaringan) tunggal ke dalam bidang data pesan UDT, LUDT, atau XUDT. Ketika satu pesan tidak menyediakan kapasitas yang cukup untuk mentransfer informasi pengguna selesai dalam NSDU tunggal, fungsi reassembly disediakan untuk kelas 0 dan 1. Ketika fungsi ini diimplementasikan, SCCP di node pengirim atau relai akan membagi segmen tersebut. informasi sebelum mentransfer ke bidang data dari pesan terkait UDT. Setelah informasi diterima di simpul tujuan, NSDU akan disusun kembali.
Kelas berbasis koneksi primer menyediakan kemampuan untuk mengatur koneksi untuk memungkinkan pertukaran banyak NSDU terkait di jaringan. Ada juga kemampuan segmentasi dan reassembly yang disertakan dengan kelas-kelas ini dengan NSDU lebih dari 255 oktet yang dipecah pada node asal sebelum mentransfer ke bidang data pesan DT.
Apa itu Judul Global?
GT (Global Title) yaitu alamat yang termasuk dalam pesan yang diformat SCCP untuk membantu merutekan pesan pada jaringan telekomunikasi. Awalnya, GT dimaksudkan untuk menjadi alamat unik yang hanya akan merujuk satu tujuan; Namun, industri telah sanggup memanipulasi protokol untuk mengubah tujuan dari waktu ke waktu. Tujuan judul global seakan-akan dengan nama host di Internet, hanya dimaksudkan untuk dipakai pada PSTN. Struktur judul global bersifat hierarkis dan mungkin mempunyai panjang yang bervariasi tergantung pada negara atau jaringan seluler.
Bagaimana Format Judul Global?
Format judul global secara formal didefinisikan oleh beberapa entitas untuk memasukkan spesifikasi ANSI (American National Standards Institute) ANSI T1.112 / 2000 (definisi nasional) dan oleh Rekomendasi ITU-T Q.713 (definisi internasional). Terlepas dari definisi tersebut, nilai GT terdiri dari urutan atribut yang sanggup mengubah nilai alamat. Nilai pertama yang termasuk dalam GT yaitu parameter format yang memperlihatkan tanda atau indikator ihwal format mana yang ditentukan untuk nilai yang digunakan. Berikutnya, yaitu NPI (indikator rencana penomoran) yang membantu menggambarkan rencana nomor yang dipakai untuk GT. Ini membantu sistem perutean yang mendasarinya memilih sistem jaringan yang sempurna untuk dipakai untuk mengirim pesan. TON (jenis nomor) juga disebut sebagai parameter NAI (sifat alamat) dari nomor tersebut. Ini membantu memberikan lingkup jenis nilai alamat (untuk memasukkan isyarat negara, nomor nasional atau domestik, dan di Amerika Utara format “lokal” daerah nomor telepon dipanggil atau dikirim tanpa memakai isyarat area). Parameter TT dari GT yaitu jenis terjemahan. Ini dipakai untuk memperlihatkan metode analisis GT yang disukai dan biasanya ditetapkan ke nilai default (0) dalam jaringan internasional. Untuk jaringan seluler yang berlokasi di Amerika Utara, ada aneka macam jenis terjemahan yang diterapkan untuk analisis nomor IMSI dan alat bantu dalam memilih yang sesuai.
Bagaimana Cara Kerja Penerjemahan Judul Global?
GTT (Global Title Translation) sanggup dianggap setara dengan routing berbasis IP. Terjemahan alamat akan memperlihatkan tujuan selesai dari nomor yang dipanggil dan membantu mengidentifikasinya melalui jaringan telepon. Proses GTT juga akan menyediakan modifikasi judul global sebagai hasil dari tindakan pencarian. Baru-baru ini, SS7 over IP telah memungkinkan terjemahan judul global untuk memperlihatkan kemampuan routing ke jaringan telepon wakil server IP. Rincian terjemahan kemampuan ini tetap sangat spesifik untuk perusahaan yang menyediakan kemampuan yang mendasari untuk pelanggan jaringan mereka.
Apa itu Home Network Identity?
HNI (Home Network Identity) yaitu istilah yang dipakai untuk menggambarkan kombinasi MNC (Kode Jaringan Seluler) dan MCC (Kode Negara Seluler). Nomor ini kemudian dipakai untuk mengidentifikasi jaringan rumah pelanggan dan juga dikenal sebagai jaringan seluler tanah publik (PLMN). Dalam praktiknya, PLMN yaitu jaringan yang telah didirikan dan dioperasikan oleh ROA (agen operasi yang diakui) untuk tujuan menyediakan layanan seluler berbasis darat kepada publik. PLMN biasanya akan terhubung dengan PSTN (jaringan telepon umum) dan PLMN lainnya untuk koneksi Internet dan data. Untuk mengakses jaringan, antarmuka udara antara ponsel dan base station atau pemancar / peserta diharapkan untuk pelanggan untuk mendapat susukan ke layanan jaringan dan untuk menciptakan panggilan telepon.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com