Showing posts with label Bahasa Program. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Program. Show all posts

Tuesday, November 14, 2017

√ Mengakses Elemen Array Satu Dimensi

komputerdia.com - Elemen - elemen suatu array satu dimensi sanggup dilakukan dengan menyebutkan nama variabel array yang diikuti dengan posisi atau indeks elemen yang akan dilakukan pengaksesan. Pengaksesan elemen array tersebut sanggup dilakukan dengan berurutan atau juga secara acak (random) menurut indeks tertentu secara langsung.

Array 1 dimensi yaitu kumpulan elemen-elemen yang identik, yang tersusun dalam satu baris. Elemen tersebut mempunyai tipe data yang sama, tetapi isi dari elemen tersebut sanggup berbeda.
Bentuk Umum:
 Type <NamaArray> = array[indexArray] of TipeData; (Komputerdia, 2018)  
Bagi kalian yang belum membaca pembahasan awal yang telah saya tulis ihwal pengertian array dan pembahasan awal array satu dimensi, andas sanggup membacanya pada tautan terkait. 

Dalam pengaksesan elemen array satu dimensi, format umum yang sanggup anda gunakan yaitu ibarat dibawah ini :

nama_var_array [indeks];

Pengaksesan nilai pada indeks tertentu sanggup dilakukan dengan mengeset nilai atau menampilkan nilai pada indeks yang dimaksud. Untuk klarifikasi lebih lengkapnya ihwal dasar pengeksesan elemn - elemen array silahkan kalian Baca Selengkapnya .

 elemen suatu array satu dimensi sanggup dilakukan dengan menyebutkan nama variabel array ya √ Mengakses Elemen Array Satu Dimensi

3 Langkah Membuat Array

1. Mendeklarasikan variabel array

Contoh Pendeklarasian:
 int [ ] angka;  
Variabel angka kita deklarasikan sebagai variabel array dimana setiap elemennya akan menyimpan data bertipe int


2. Men-create array beserta ukurannya

Contoh create Array beserta ukurannya
angka = new int[5]; int[] angka = new int[5];  
Pada referensi diatas, sanggup diartikan bahwa kita memesan 5 elemen untuk variabel angka dan array yaitu sebuah object, maka create array dengan operator new


3. Memberikan sebuah nilai pada setiap element array

Contohnya :
int[ ] angka = {5, 3, 23, 99, 2}; int scores = new int[3]; scores[0] = 75; scores[1] = 80; scores[2] = 100; (Yusuf, 2014)  
Pengaksesan nilai pada indeks tertentudapat dilakukan dengan melaksanakan tindakan set (mengeset) nilai atau menampilkan nilai pada indeks yang hendak dimaskud.

  • Nilai [3] → Dapat diartikan mengakses / mengambil elemen dari variabel array yang nilainya berada pada posisi ke-3
  • Nilai [6]  → Dapat diartikan mengakses / mengambil elemen dari variabel array yang nilainya berada pada posisi ke-6

Dibawah ini yaitu referensi pembuatan kegiatan untuk membaca formasi bilangan lingkaran yang nantinya akan ditentukan bilanngan terbesar dari formasi bilangan - bilangan tersebut
 /*Array satu dimensi dibaca dari media masukan Nama file : Lat_I_03*/   #include<iostream.h> #include<conio.h> main() { int Nilai[20]; int i, N, Terbesar; cout<<"Masukan Banyaknya Bilanngan = "; cin>>N; cou<<endi;   //Membaca elemen array for (i=0; i<N; i++) { cout<<"Masukkan elemen ke-"<<i<<" = "; cin>>Nilai[i]; }  Terbesar = Nilai [1]; //elemen pertama dibentuk sebagai terbesar for (i=1; i<N; i++) { if(Nilai[i]>Terbesar) Terbesar = Nilai[i]; }  //Mencetak elemen Array cout<<"\n\nDeretan Bilangan ="; for(i=0 i<N; i++) cout<<Nilai[i]<<" ";  //Mencetak Bilangan Terbesar cout<<"\nBilangan Terbesar = "<<Terbesar; getch(); }  

Sumber http://www.komputerdia.com

Monday, November 13, 2017

√ Pengertian Array Dan Pembahasan Array Satu Dimensi Dalam C++

komputerdia.com , Array merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama didalam sebuah urutan tertentu, dan memakai sebuah nama yang sama. Letak atau posisi elemen array tersebut ditunjukkan oleh posisi atau dikenal dengan istilah index, namun dalam bahasa lainnya sering kali para programmer menyebut hal ini dengan istilah Larik atau Tabel.

Array termasuk kedalam struktur data statis, artinya yakni suatu lokasi memori untuk suatu array yang tidak sanggup ditambah atau dikurangiselama aktivitas sedang dijalankan, maka untuk mengubah ukuran dari lokasi memori suatu array harus diperbaiki dalam listing programnya

Perlu kalian ketahui bahwa array dibagi kedalam beberapa bagian, diantaranya yakni array satu (1) dimensi, array dua (2) dimensi bahkan juga ada array n-dimensi. Dalam istilah array, satu array tersebut sanggup dikatakan sebagai Array satu (1) dimensi, dua dimensi, atau bahkan n-dimensi, hal ini di tentukan oleh banyaknya petunjuk dari posisi atau index.


Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama didalam sebuah urutan tertentu √ Pengertian Array dan Pembahasan Array satu dimensi dalam C++

Array Satu (1) Dimensi

Suatu elemen sanggup dikatakan array satu dimensi jikalau banyaknya index hanya ada satu. Perlu diperhatikan, sebelum variabel array dipakai maka variabel array tersebut harus terlebih dahulu dideklarasikan.

Untuk pendeklarasiannya array satu dimensi ini sebetulnya hampir sama dengan pendeklarasian variabel yang lainnya, hanya saja pada pendeklarasian array satu dimensi ini variabel arraynya diikuti dengan maksimum banyaknya elemen yang sanggup disimpan dalam variabel array yang dituliskan dalam pasangan tanda siku pembuka dan siku penutupnya.

Didalam bahasa pemrograman C++, harga awal indeks dimulai dengan nilai 0 (nol). Maka jikalau dituliskan banyaknya maksimum elemen yakni N , hal ini sanggup diartikan indeks yang akan dipakai yakni 0, 1, 2, 3, . . . .N-1

Berikut ini yakni pola dari bentuk umum untuk pendeklarasian array satu dimensi

tipe_data nama_var_array [ukuran]; 
Artinya :
  • tipe_data         : Menyatakan jenis tipe data elemen array (int, char, float, dsb)
  • nama_var_array : Menyatakan nama variabel yang akan digunakan
  • ukuran                   : memperlihatkan maksimal banyaknya elemen array
Contoh : int nilai[10];

Dengan pola deklarasi diatas maka akan disiapkan lokasi memori untuk variabel array sebanyak 10, lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya

merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama didalam sebuah urutan tertentu √ Pengertian Array dan Pembahasan Array satu dimensi dalam C++


Mengisi Elemen Array Satu Dimensi

Suatu variabel array satu dimensi yang telah dideklarasikan intinya sudah sanggup dilakukan pengisian sebuah elemen, perlu anda ketahui bahwa untuk mengisi sebuah elemen kedalam suatu variabel satu dimensi sanggup dilakukan dengan 3 (tiga) cara :

  1. Deklarasi variabel (inisialisasi)
  2. Menggunakan penugasan (=)
  3. Dilakukan dengan memakai / dibaca dari media masukan


1. Inisialisasi Array Satu Dimensi (Deklarasi Variabel)

Untuk melaksanakan inisialisasi pada array satu dimensi sanggup dilakukan dengan memperlihatkan nilai awal dari array pada dikala dideklarasikan, berikut ini yakni bentuk umum dari inisialisasi array satu dimensi.

 tipe_data  nama_var_array [ukuran] = {elemen-0, elemen-1, ......, elemen-n-1}; 

Artinya :
  • elemen-0, elemen-1, ....., elemen-n-1 merupakan elemen - elemen dari array dan dari banyaknya ukuran.
  • Jika banyaknya elemen kurang dari ukuran, maka sisanya akan diberi harga atau nilai nol (0).
  • Jika banyaknya elemen lebih dari ukuran maka akan mengalami kesalahan " Too many initializers ".
merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama didalam sebuah urutan tertentu √ Pengertian Array dan Pembahasan Array satu dimensi dalam C++

Contoh dari data diatas, sanggup kita artikan bahwa kita telah memesan kawasan pada memori komputer sebanyak 10 dengan indeks dari 0 hingga dengan 9, dimana elemen - elemen akan dimasukan ke lokasi nilai secara berturut - turut, mulai dari indeks 0 hingga indeks 9, menyerupai pada pola dibawah ini.

merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama didalam sebuah urutan tertentu √ Pengertian Array dan Pembahasan Array satu dimensi dalam C++

Perhatikan pola dibawah ini untuk melaksanakan penginisialisasian 10 bilangan lingkaran yang kemudian akan dilakukan penghitungan rata - rata (Lat_I_01)

 /*Array Satu Dimensi Dengan Inisialisasi Nama File : Lat_I_01 */  #Include<iostream.h> #Include<conio.h> main() { int Nilai[10]={8, 12, 20, 15, 7, 5, 6, 4, 32, 3}; int i, Jumlah=0; float Rata_Rata;  //Menghitung Jumlah for(i=0;i<10;i++) Jumlah+=Nilai[i]; Rata_Rata=(float) Jumalah / 10;  //Mencetak Elemen Array cout<<"\n\nDeretan Bilangan ="; for(i=0;i<10;i++) cout<<Nilai[i]<<" ";  //Mencetak Harga Jumlah cout<<"nJumlah Bilangan ="<<Jumlah; cout<<"nRata_Rata Bilangan ="<<Rata_Rata; getch(); } 

2. Menggunakan Operator Penugasan (=)

Mengisi sebuah elemen array satu dimensi dengan memakai operator penugasan sanggup dilakukan dengan bentuk menyerupai dibawah ini 
nama_var_array [indeks/posisi] = elemen; 
Dimana elemen yakni harga yang akan disimpan di bab nama_var_array pada sebuah indeks atau poisisi

Contoh :
Nilai [0] = 8;  Nilai [1] = 12;  Nilai [2] = 20;  . . .  Nilai [9] = 3; 

3. Dibaca melalui Media Masukan

pada cara yang ketiga ini  adalah dengan memakai media masukan atau lebih kita kenal dengan istilah media input berupa keyboard, perhatikan format dibawah ini untuk melaksanakan pembacaan pada elemen array satu dimensi 
cin>>nama_var_array [indeks];  
Contoh 1 :
  • cin>>nilai [0]  → Membaca elemen array posisi ke-0
  • cin>>nilai [1]  → Membaca elemen array posisi ke-1
  • cin>>nilai [2]  → Membaca elemen array poisis ke-2
  • cin>>nilai [i] → Membaca elemen array posisi ke-i dimana harga "i" ini harus diketahui sebelumnya, Misalnya harga i=7 berarti "i" disini akan membaca elemen array pada posisi ke-7
Contoh 2 :
Membuat sebuah aktivitas untuk membaca 10 bilangan lingkaran yang kemudian akan dihitung jumlah dan rata - rata (Lat_I_02).
 /*Array Satu Dimensi Dibaca Dari Media Masukan Nama File : Lat_I_02  */  #include<iostream.h> #include<conio.h> main() { int Nilai[10]; int i, Jumlah-0; float Rata_Rata;  //Membaca dan Menghitung Jumlah for(i=0;i<10;i++) { cout<<"Masukkan Elemen ke-"<<i<<" = "; cin>>Nilai[i]; Jumlah+=Nilai[i]; } Rata_Rata=(float) Jumlah / 10;  //Mencetak Elemen Array cout<<"\n\nDeretan Bilangan ="; for(i=0;i<10;i++) { cout<<Nilai[i]<<" "; }  //Mencetak Harga Jumlah cout<<"\nJumlah Bilangan ="<<Jumlah; cout<<"\nRata_Rata Bilangan ="<<Rata_Rata; getch(); }    

Sumber http://www.komputerdia.com

√ Pengertian Dan Klarifikasi Array Dua Dimensi C++

Array satu dimensi, jikalau pada array satu dimensi hanya terdiri dari satu baris dan beberapa kolom saja, maka untuk array dua dimensi ini terdiri lebih dari satu (beberapa) baris dan kolom.

Dengan demikian array dua dimensi tersusun dalam bentuk kolom serta baris, yang mana indeks pertamanya dinyatakan sebagai baris dan untuk indeks keduanya dinyatakan sebagai kolom.

Sama dengan halnya array satu dimensi, array dua dimensi juga sebelum digunakan haruslah dilakukan sebuah deklarasi , dan bentuk umum untuk pendeklarasian array dua dimensi ini ialah sebagai berikut
 tipe_data nama_var_array  [banyak_baris] [bayak_kolom]; 
Artinya :
  • tipe_data       : Menyatakan tipe data elemen array
  • banyak_baris : Menyatakan maksimum banyaknya suatu baris
  • banyak_kolom   : Menyatakan maksimum banyaknya satu kolom

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

 Array dua dimensi atau yang sering dikenal dengan istilah matriks merupakan Pengembangan  √ Pengertian dan Penjelasan Array Dua Dimensi C++

Penjelasan Array Dua Dimensi C++

Selain penmgertian diatas, ada juga yang mendefinisikan bahwa Array Dua Dimensi ialah adalah sebutan untuk array yang penomoran index-nya memakai 2 buah angka. Analogi yang sering digunakan mirip titik koordinat dalam diagram kartesius.

Diagram kartesius merupakan diagram yang biasa kita pakai untuk menciptakan grafik. Disini terdapat sumbu X dan sumbu Y. Sebuah titik dalam diagram kartesius ini harus disebut secara berpasangan, mirip (2,3) atau (-3, 1).

 Array dua dimensi atau yang sering dikenal dengan istilah matriks merupakan Pengembangan  √ Pengertian dan Penjelasan Array Dua Dimensi C++
Analogi lain ialah dengan matriks. Dalam matematika, matrik terdiri dari kolom dan baris. Kembali, untuk memilih nilai dari sebuah matriks, kita harus sebut secara berpasangan mirip baris 1 kolom 2, atau baris 3 kolom 1. Konsep mirip inilah yang menjadi dasar dari array 2 dimensi.

Untuk menciptakan array 2 dimensi di dalam bahasa C, kita menciptakan 2 kali tanda kurung siku sesudah nama variabel, mirip referensi berikut:
 int bilangan[2][2];  
Baris diatas akan menciptakan array 2 dimensi dengan nama variabel: bilangan. Variabel bilangan ini akan berisi 4 element (2 x 2). Atau jikalau diibaratkan sebagai matriks, disini kita menciptakan matriks 2 x 2.

Untuk mengakses setiap element array, penulisan index juga harus ditulis 2 kali, mirip referensi berikut:
bilangan[0][0] = 100; bilangan[0][1] = 101; bilangan[1][0] = 110; bilangan[1][1] = 111;  
Perhatiakan referensi dibawah ini 

int Mat_A[3][4]

Maka data diatas sanggup kita gambarkan pengalokasian pada memorinya ialah mirip berikut

 Array dua dimensi atau yang sering dikenal dengan istilah matriks merupakan Pengembangan  √ Pengertian dan Penjelasan Array Dua Dimensi C++
Mengisi elemen array dua dimensi sama halnya dengan mengisi elemen pada array satu dimensi, yaitu dengan cara melaksanakan Inisialisasi, memakai operator penugasan dan dibaca dari media masukan.

3 Cara Mengisi Elemen Array Dua Dimensi

1. Inisialisasi Array Dua Dimensi

Memberikan elemen array pada ketika pendeklarasian variabel array, bentuk umum dari inisialisasi array dua dimensi ialah sebagai berikut
 tipe_data nama_var_array [banyak_baris] [banyak_kolom] = {{baris-0}, {baris-1}, . . . ., {baris-n-1}};
Dimana elemen - elemen pada baris-0, baris-1,....,baris-n-1 juga terdiri dari beberapa kolom taitu kolom-0, kolom-1,....., kolom-m-1.

Sama halnya dengan inisialisasi array satu dimensi, jikalau elemen - elemen kurang dari ukuran baris dan kolom maka akan diberikan nilai atau harga 0 (nol), tetapi jikalau elemen lebih dari ukuran baris dan kolom maka akan terjadi kesalahan " Too many initializers " Perhatikan referensi dibawah ini :

Diketahui matriks A mirip dibawah ini

 Array dua dimensi atau yang sering dikenal dengan istilah matriks merupakan Pengembangan  √ Pengertian dan Penjelasan Array Dua Dimensi C++
Maka untuk penginisialisasian matrik diatas ialah sebagai berikut : int Mat_A = {{2,3,9,2},{7,5,4,3},{3,2,5,4}}

Contoh pembuatan aktivitas untuk mencetak elemen - elemen Matriks A yang mempunyai ukuran 3x4 yang telah dilakukan penginisialisasian
 /*Array dua dimensi dibaca dari media masukan Nama File : Lat_5*/  #include<iostream.h> #include<conio.h> main ()  { int Mat_A[3] [4]={{3,1,6,8},{5,2,3,4},{6,1,2,4}}; int i,j;  //Mencetak Elemen Matriks for (i=0;1<3;i++) { for(j=0;j<4; j++) cout<<mat_A[i] [j]<<" ";cout<<endl; } getch(); } 

2. Menggunakan Operator Penugasan

Mengisi elemen array dua dimensi dengan memakai operator penugasan sanggup anda lakukan dengan bentuk format umum mirip dibawah ini

nama_var_array[baris] [kolom] = elemen;

dimana elemen ialah harga yang akan dilakukan penyimpanan pada nama_var_array dan baris serta kolom tertentu juga dengan tipe data elemen harus sama dengan tipe data variabel array.

referensi :
  • Mat_A[0] [0] = 2  → Mengisi elemen Mat_A pada baris 0 kolom 0 dengan 2;
  • Mat_A[0] [1] = 3  → Mengisi elemen Mat_A pada baris 0 kolom 1 dengan 3;
  • Mat_A[1] [0] = 7  → Mengisi elemen Mat_A pada baris 1 kolom 0 dengan 7;
  • Mat_A[2] [3] = 5  → Mengisi elemen Mat_A pada baris 2 kolom 3 dengan 5; 

3. Dibaca dari Media Masukan

Pada cara ketiga ialah elemen dibaca melalui media masukan atau dalam hal ini sanggup kita asumsikan sebagai keyboard, untuk sanggup melaksanakan pembacaan array pada metode ketiga ini, anda sanggup memakai format umum dibawah ini
 cin>>nama_var_array [indeks_baris] [indeks_kolom]; 
Contoh :

Buatlah aktivitas untuk membaca dua buah Matriks A berordo mxn dan Matriks B berordo kxl. Hitung penjumlahan (Matriks C), pengurangan (Matriks D) dan Perkalian (Matriks E) antara kedua matriks kemudian cetak seluruh matriks.

Catatan :
Dua buah matriks sanggup dijumlahkan atau dikurangkan jikalau kedua matriks mempunyai ordo yang sama, serta dua buah matriks sanggup dikalikan jikalau kolom matriks pertama sama dengan baris Matriks kedua
 /* Array Dua Dimensi Penjumlahan, Pengurangan    dan perkalian dua buah matriks    Nama File : Lat_I_06 */  #include<iostream.h> #include<conio.h> #include<iomanip.h> main() {  int Mat_A [4] [4], Mat_B [4] [4]; int Mat_C [4] [4], Mat_D [4] [4], Mat_E [4] [4]; int i, j, k; int Baris1, Kolom1; int Baris2, Kolom2; do {  clrscr(); cout<<"Baris dan kolom dilarang lebih dari 4 ! !\n\n"; cout<<"Masukkan Banyak Baris Matriks A : "; cin>>Baris1; cout<<"Masukkan Banyak Kolom Matriks A : "; cin>>Kolom1; cout<<"Masukkan Banyak Baris Matriks B : "; cin>>Baris2; cout<<"Masukkan Banyak Kolom Matriks B: "; cin>>Kolom2; } while (Baris1>4 || Kolom1>4 || Baris2> || Kolom2>4) ;  //Membaca elemen-elemen matriks A cout<<"Matriks A("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") \n"; for (i=0; i<Baris1;i++) { for(j=0;j<kolom1; j++) { cout<<"elemen "<<i<<","<<j<<" = "; cin>>Mat_A [i] [j]; }  } cout<<endl;  //Membaca elemen-elemen matriks B cout<<"Matriks B("<<Baris2<<"x"<<Kolom2<<") \n"; for (i=0; i<Baris2;i++) { for (j=0; j<Kolom2; j++) { cout<<"elemen "<<i<<", "<<j<<" = "; cin>>Mat_B [i] [j]; } } cout<<endl;  //Mencetak Elemen Matriks A cout<<'\nMatriks A ("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") \n"; for (i=0; i<Baris1;i++) { for (j=0; j<Kolom1; j++) cout<<setw (3) <<Mat_A [i] [j]; cout<<endl; }  //Mencetak Elemen Matriks B cout<<'\nMatriks B ("<<Baris2<<"x"<<Kolom2<<") \n"; for (i=0; i<Baris2;i++) { for (j=0; j<Kolom2; j++) cout<<setw (3) <<Mat_B [i] [j]; cout<<endl; }  if ((Baris1==Baris2) && Kolom1==Kolom2)) {  //Menghitung Jumlah dan Selisih du Buah Matriks for (i=0; i<Baris1;i++) { for (j=0; j<Kolom1; j++) {  Mat_C [i] [j] = Mat_A [i] [j] + Mat_B [i] [j]; //hitung jumlah Mat_D [i] [j] = Mat_A [i] [j] - Mat_B [i] [j]; //hitung selisih } }  //Mencetak Elemen Matriks C cout<<"\nMatriks C("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") = "; cout<<"Matriks A("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") + "; cout<<"Matriks B("Baris2<<"x"<<Kolom2<<") \n"; for (i=0; i<Baris1; i++) { for (j=0; j<Kolom1; j++) cout<<setw (3) <<Mat_C [i] [j]; cout<<endl; }  //Mencetak Elemen Matriks D cout<<"\nMatriks C("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") = "; cout<<"Matriks A("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") - "; cout<<"Matriks B("Baris2<<"x"<<Kolom2<<") \n"; for (i=0; i<Baris1; i++) { for (j=0; j<Kolom1; j++) cout<<setw (3) <<Mat_D [i] [j]; cout<<endl; } } else cout<<"\nTidak sanggup dijumlahkan dan dikurangkan!!! \n\n"; if (Kolom1==Baris2) {  //Menghitung Perkalian dua Buah Matriks for (i=0; i<Baris1;i++) { for (j=0; j(Kolom2; j++) { Mat_E [i] [j]=0; for (k=0; k<Kolom1; k++) Mat_E [i] [j]=Mat_E [i] [j] + (Mat_A [i] [k] * Mat_B [k] [j] ); } }  //Mencetak Elemen Matriks E out<<"\nMatriks E("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") = "; cout<<"Matriks A("<<Baris1<<"x"<<Kolom1<<") * "; cout<<"Matriks B("Baris2<<"x"<<Kolom2<<") \n"; for (i=0; i<Baris1; i++) { for (j=0; j<Kolom1; j++) cout<<setw (3) <<Mat_E [i] [j]; cout<<endl; } } else cout<<\nKedua Matriks tidak sanggup dikalikan!!!"; getch(); }  

Sumber http://www.komputerdia.com

Sunday, November 12, 2017

√ Memahami Rangkaian Array Dalam Structure Di C++

komputerdia.com - Array merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama dalam urutan tertentu yang memakai nama yang sama. Letak  atau posisi dari elemen array ditunjukkan oleh index atau posisi.

Dalam beberapa buku array sering juga disebut dengan istilah Larik atau Tabel. Array termasuk dalam struktur data statis, artinya ialah lokasi memori untuk array tidak sanggup ditambah atau dikurangi selama kegiatan dijalankan.

Perlu kalian ketahui bahwa suatu structure juga dideklarasikan menjadi sebuah array apabila structure tersebut hendak memakai suatu struct untuk beberapa kali. Konteks bersama-sama yaitu sama dengan struktur tunggal yang sudah aku bahas pada artikel sebelumnya, namun perbedaannya ialah hanya dikala pendeklarasian variabelnya saja.

Bagi kalian yang belum sempat membaca artikel sebelumnya kalian sanggup membacanya di artikel Memahami Istilah Structure dalam Structure di C++ . Sementara itu, untuk bentuk umum pendeklarasian array dari suatu structure sanggup kalian lihat pada bentuk umum dibawah ini 

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :
Array merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama dalam urutan tertentu yang memakai n √ Memahami Rangkaian Array Dalam Structure di C++

Bagi para pemrogram, efisiensi kegiatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan, baik itu dalam hal kecepatan jalannya program, memori yang digunakan, banyak baris arahan yang dituliskan dan juga ketepatan algoritma yang digunakan. Salah satu komponen yang harus dikuasai untuk memperoleh kegiatan yang baik ialah pengetahuan perihal array.
struct nama_struct {   nama_field_1;   nama_field_2; . . . .   nama_field_n; };
Kemudian untuk melaksanakan pendeklarasian suatu variabel bertipe structure diatas sanggup kalian gunakan bentuk umum dibawah ini :
Nama_struct  nama_var_struct[banyak_elemen];
Contoh 
struct Mahasiswa { char NIM[9]; char Nama[25]; char Alamat[30]; float Ipk; };
Kemudian untuk mendeklarasikan variabel struct diatas kalian sanggup memakai format dibawah ini :
Mahasiswa  Mhs[5];

Dengan demikian, struct mahasiswa dipakai untuk Mhs[0], Mhs[1], Mhs[2], Mhs[3] dan Mhs[4].
 /* Program Array dalam Structure Nama File : Latihan_array_dalam_structure */  #include<stdio.h> #include<conio.h> #include<iostream.h>  struct Mahasiswa {    char Nim[9];    char Nama[25];    char Alamat[40];      int Umur; };  main () {  Mahasiswa Mhs[5]; int i; for (i=0;  i<5;  i++) {     cout<<"Nim   :";    cin>>Mhs[i].Nim;    cout<<"Nama  :";    cin>>Mhs[i].Nama;    cout<<"Alamat :";    cin>>Mhs[i].Alamat;    cout<<"Umur  :";    cin>>Mhs[i].Umur; }  for(i=0;  i<5;  i++) {    cout<<"\n\nNIM      : "<<Mhs[i].Nim;    cout<<"\nNama       : "<<Mhs[i].Nama;    cout<<"\nAlamat     : "<<Mhs[i].Alamat;    cout<<"\nUmur       : "<<Mhs[i].Umur; } getch (); } 

Sumber http://www.komputerdia.com

√ Pengertian Dan Klarifikasi Structure C++

komputerdia.com - Stucture (Struktur) ialah kemampuan elemen data yang digabungkan menjadi satu kesatuan, dengan kata lainnya structure merupakan bentuk struktur data yang sanggup menyimpan variabel - variabel dalam satu nama. Masing - masing elemen data dikenal dengan sebutan field.

Field sanggup mempunyai tipe data yang sama ataupun berbeda - beda, perlu kalian ketahui juga bahwa variabel - variabel tersebut mempunyai ikatan satu sama lainnya, walaupun field-field tersebut berada dalam satu kesatuan, namun masing - masing field tersebut tetap sanggup diakses secara individual.

Field-field digabungkan menjadi satu dengan tujuan untuk akomodasi dalam operasinya. Struktur membantu mengatur data yang rumit, khususnya dalam kegiatan besar, alasannya ialah struktir akan menciptakan sekelompok elemen data yang diperlakukan sebagai suatu unit.

Baca Juga Artikel Menarik lainnya:

 ialah kemampuan elemen data yang digabungkan menjadi satu kesatuan √ Pengertian dan Penjelasan Structure C++

Deklarasi Structure

Pendeklarasian structure selalu diawali dengan kata baku struct yang kemudian diikuti dengan nama structure serta deklarasi field-field  yang membangun structure diantara pasangan tanda kurung kurawal ( {} ) dan diakhiri dengan tanda titik koma (;) . Jika terdapat field dengan tipe data yang sama , sanggup dideklarasikan bersama dengan dipisahkannya oleh tanda koma (,) sehingga tidak perlu menuliskan tipe datanya secara berulang-ulang .

Bentuk Umum Deklarasi Structure
 Struct nama_struct {  <tipe_data>  nama_field_1; <tipe_data>  nama_field_2; . . . . <tipe_data>  nama_field_n;  };  
Contoh :
Struct Mahasiswa {  char NIM [9] ; char Nama [25] ; char Alamat [30] ; float Ipk;  }; 
Apabila suatu struktur telah dideklarasikan, struktur ini sanggup dipakai untuk mendeklarasikan suatu variabel, sedangkan untuk mendeklarasikan variabel struktur sanggup kalian lakukan dengan bentuk dibawah ini
 nama_struct  nama_var_struct;  
Contoh :
Mahasiswa  Mhs;

teladan diatas merupakan pendeklarasian variabel bertipe struktur Mhs, dengan pendeklarasian diatas maka Mhs mempunyai 4 anggota/field, yakni Nim, Nama, Alamat dan Umur

Pemakaian Structure

Untuk memakai structure sanggup dilakukan dengan menuliskan nama structure yang diikuti dengan nama fieldnya yang dipisahkan dengan tanda titik (.) atau dengan tanda panah ( -> ).

Jika variabel tunggal, maka dipakai tanda titik sebagai pemisahnya, namun untuk variabel pointer maka tanda yang dipakai ialah panah sebagai pemisahnya.

Sebagai contoh, kita akan mengambil dari structure Mahasiswa diatas dan kita akan melaksanakan pencetakan biodata seorang mahasiswa ke dalam layar maka penulisannya sanggup kalian lakukan menyerupai dibawah ini :
cout<< Mhs. NIM;                cout<< Mhs -> NIM; cout<< Mhs. Nama;               cout<< Mhs -> NIM; cout<< Mhs. Alamat;             cout<< Mhs -> NIM; cout<< Mhs. Ipk;                cout<< Mhs -> NIM;
Perhatikan teladan kegiatan pembaca biodata yang mencakup Nim, Nama, Alamat, dan Umur kemudian cetak, dibawah ini :
 /* Program structure dengan penggunaan tanda titik Nama File : Lat_dasar */  #include<stdio.h> #include<conio.h> #include<iostream.h>  struct Mahasiswa { char Nim [9]; char Nama [25]; char Umur [40]; short Umur; };  main () { Mahasiswa Mhs; cout<<"Nim       : "; cin.getline (Mhs.Nim,9) ; cout<<"Nama     : "; cin.getline (Mhs.Nama, 25) ; cout<<"Alamat    : "; cin.getline (Mhs.Alamat, 40 ) ; cout<<"umur   : "; cin>> Mhs.Umur; cout<<"\n\n\nNIM                 : "<< Mhs.Nim; cout<<"\nNama                    : "<< Mhs.Nama; cout<<"\nAlamat                  : "<< Mhs.Alamat; cout<<"\nUmur                    : "<< Mhs.Umur; getch ();  } 

Sumber http://www.komputerdia.com

Saturday, November 11, 2017

√ Memahami Istilah Structure Dalam Structure Di C++

komputerdia.com - Perlu kalian ketahui bahwa suatu structure juga sanggup mengandung suatu structure yang lain, artinya field-field didalam suatu structure merupakan suatu structure juga.

Misalnya, biodata mahasiswa yang terdiri dari NIM, Nama, Alamat, dan Tanggal Lahir. Maka Alamat disini sudah terdiri dari Nama Jalan, Kota, serta Kode Pos daerah, demikian juga dengan Tanggal Lahir yang sudah meliputi Tanggal, Bulan dan Tahun.

Maka dengan demikian structure dibgi menjadi 3 bagian, ibarat yang terdapat pada klarifikasi dibawah ini.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

 Perlu kalian ketahui bahwa suatu structure juga sanggup mengandung suatu structure yang lain √ Memahami Istilah Structure dalam Structure di C++

Telah kita ketahui sebelumnya, bahwa Struktur ialah pengelompokan dari variabel-variabel yang bernaung dalam satu nama yang sama. Struktur biasa digunakan untuk mengelompokkan beberapa informasi  yang berkaitan dengan sebuah kesatuan, atau biasanya disebut dengan record.

Struktur penulisan arahan aktivitas C++ intinya masih menuruni struktur penulisan Bahasa Pemrograman C. Bahasa Pemrograman C++ merupakan Bahasa Pemrograman sendiri dan hanya peluasan dari Bahasa Pemrograman C, dan kita masih sanggup memakai bahasa C di tengah bahasa C++.

Struktur aktivitas dari bahasa pemrograman C++ terdiri dari kumpulan baris pernyataan yang dibuat dari sejumah blok fungsi dan keyword. arahan aktivitas tersebut dimungkinkan untuk memerintah komputer untuk melakukan kiprah yang diberikan.
 Struct Tinggal     {      char Jalan [40];      char Kota [15];      char Pos [5];     };  struct Tgl_Lahir     {       int Tanggal;       int Bulan;       int Tahun;  struct Mahasiswa     {      char Nim [9];      chr Nama [25];      Tinggal Alamat;      Tgl_Lahir Lahir;      }; 
lalu deklarasikan suatu variabel struktur yang bertipe structur Mahasiswa, ibarat :
Mahasiswa Mhs;

Perlu kalian ingat kalau struktur dengan field bertipe struktur yang lain, maka struktur tersebut harus berada diatas struktur yang menggunakannya. Misalnya, silahkan kalian perhatian ketiga struktur diatas, yang menawarkan struktur Mahasiswa letaknya haruslah berada dibawah struktur Tinggal dan Tgl_Lahir.

Sedangkan struktur tinggal dan struktur Thl_Lahir boleh saling bertukar posisi, alasannya kedua struktur tersebut tidak saling terkait.

Contoh kedua kali ini dengan memakai ketiga struktur diatas dan dengan pembuatan aktivitas untuk membaca serta mencetak nilai dari masing-masing field
 /* Program structure di dalam structure Nama File : Latihan_2_structure */  #include<stdio.h> #include<iostream.h> #include<conio.h>  struct Tinggal {     char Jalan[40];     char Kota[15];     char Pos[5]     };  struct Tgl_Lahir {    int Tanggal;    int Bulan;    int Tahun;    };  struct Mahasiswa{    char Nim[9]    char Nama[25]    Tinggal Alamat;    Tgl_Lahir Lahir;    }; void main() {  Mahasiswa Mhs; cout<<"NIM            :"; cin.getline(Mhs.Nim,9); cout<<"Nama           :"; cin.getline(Mhs.Nama,25); cout<<"Alamat         :\n"; cout<<"\tJalan        :"; cin.getline(Mhs.Alamat.Jalan,40); cout<<"\tKota         :"; cin.getline(Mhs.Alamat.Kota,15); cout<<"\tKode Pos     :"; cin.getline(Mhs.Alamat.Pos,5); cout<<"Tanggal Lahir  :\n"; cout<<"\tTanggal      :"; cin>>Mhs.Lahir.Tanggal; cout<<"\tBulan        :"; cin>>Mhs.Lahir.Bulan cout<<"\tTahun        :"; cin>>Mhs.Lahir.Tahun;  cout<<"\n\nMencetak Kembali Nilai Anggota\n\n"; cout<<"NIM            :"<<Mhs.Nim; cout<<"\nNama         :"<<Mhs.Nama; cout<<"nAlamat        :\n"; cout<<"\n\tJalan      : "<<Mhs.Alamat.Jalan; cout<<\n\tKota        :"<<Mhs.Alamat.Kota; cout<<"\n\tKode Pos   :"<<Mhs.Alamat.Pos; cout<<"\nTanggal Lahir  :"<<Mhs.Lahir.Tanggal<<"-"; cout<<Mhs.Lahir.Bulan<<"-"<<Mhs.Lahir.Tahun; getch(); } 

Sumber http://www.komputerdia.com

√ Memahami Syntax Dasar Pada Pemrograman C++

komputerdia.com - Dalam linguistik, kata syntax berasal dari bahasa Yunani yang merupakan adonan dari kata syn yang berarti “bersama”, dan kata taxis yang berarti “rangkaian”, “urutan”. 

Makara syntax yaitu salah satu dari cabang ilmu linguistik yang mempelajari kaidah yang memilih bagaimana kata membentuk frasa dan frasa membentuk kalimat. 

Secara etimologis istilah syntax yaitu menempatkan bersama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat dan kelompok-kelompok kata menjadi kalimat.

Ketika kita mempertimbangkan jadwal C ++, itu sanggup didefinisikan sebagai kumpulan objek yang berkomunikasi melalui memanggil metode masing-masing. Sekarang mari kita melihat secara singkat apa yang dimaksud dengan kelas (class), objek (object), metode (methods), dan variabel instan (instant variables).

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

 kata syntax berasal dari bahasa Yunani yang merupakan adonan dari kata  √ Memahami Syntax Dasar Pada Pemrograman C++
  1. Objek (object) → Objek mempunyai status dan perilaku. Contoh: Seekor anjing mempunyai status - warna, nama, jenis dan sikap - mengibas, menggonggong, makan. Objek yaitu turunan dari kelas.
  2. Kelas (class) → Kelas sanggup didefinisikan sebagai template / Blueprint yang menggambarkan sikap atau menyatakan bahwa objek mendukung tipenya.
  3. Metode (object) → Metode intinya yaitu perilaku. Kelas sanggup berisi banyak metode. Didalam metode inilah di mana budi akan ditulis, data dimanipulasi dan semua tindakan  akan dieksekusi.
  4. Variabel Instans (instant variables) → Setiap objek mempunyai set variabel instance yang unik. Keadaan objek dibentuk oleh nilai yang ditetapkan untuk variabel instan ini.

Struktur Program C ++

Untuk pola kecilnya, mari kita lihat kode sederhana yang akan mencetak kata-kata Hello World, menyerupai dibawah ini :
#include <iostream> using namespace std;  // main() is where jadwal execution begins. int main() {    cout << "Hello World"; // prints Hello World    return 0; } 
Untuk memahami bagian-bagian yang terdapat pada pola diatas, silahkan kalian pahami klarifikasi berikut ini :

  • Bahasa C ++ mendefinisikan beberapa header, yang berisi informasi yang diharapkan atau berkhasiat untuk jadwal kalian. Untuk jadwal ini, header <iostream> sangatlah diperlukan.
  • Baris memakai namespace std; , kode ini berfungsi untuk memberitahu kompiler untuk memakai namespace std. namespace yaitu pemanis yang relatif gres untuk C ++.
  • Baris berikutnya // main() is where jadwal execution begins yaitu komentar satu baris yang tersedia di C ++. Komentar baris tunggal dimulai dengan // dan berhenti di final baris.
  • Line int main () adalah fungsi utama di mana sanksi jadwal dimulai.
  • Baris berikutnya cout << "Hello World"; menjadikan atau akan menghasilkan pesan "Hello World" yang akan ditampilkan pada layar.
  • Baris berikutnya return 0; kode ini merupakan kode untuk mengakhiri fungsi utama () dan akan memperlihatkan dampak untuk mengembalikan nilai 0 ke proses panggilan.


Compile dan Menjalankan Program C ++

Untuk sanggup meng-Compile dan menjalankan jadwal c++, sebelumnya kalian harus menciptakan kode jadwal menyerupai pada pola kode pertama (dibagian atas) pada aplikasi khusus menyerupai Notepad atau Notepad++. Untuk lebih memahami, silahkan kalian perhatikan poin-poin berikut ini :
  • Buka editor teks menyerupai notepad atau notepad++ kemudian tambahkan atau tuliskan kode menyerupai pada pola di atas.
  • langkah selanjutnya, silahkan kalian simpan file dengan nama dan ekstensi hello.cpp
  • Selanjutnya, silahkan buka aplikasi command prompt dan pergi ke direktori daerah kalian menyimpan file tersebut. Misalnya kalian menyimpan pada Drive E, maka perintahnya silahkan kalian ketikan E: kemudian enter
 kata syntax berasal dari bahasa Yunani yang merupakan adonan dari kata  √ Memahami Syntax Dasar Pada Pemrograman C++
  • Selanjutnya silahkan kalian ketikan perintah g ++ hello.cpp dan tekan enter untuk mengkompilasi kode yang tadi kalian buat. Jika tidak ada kesalahan dalam kode kalian, maka command prompt akan membawa kalian pada baris berikutnya dan akan menghasilkan file executable a.out.
  • Langakah selanjutnya silahkan ketik perintah a.out kemudian enter untuk menjalankan program.
  • Jika berhasil, maka kalian akan sanggup melihat Hello World di jendela.
  • Untuk susunan perintah yang jelasnya, kalian sanggup melihat pada perintah berikut ini
$ g++ hello.cpp   $ ./a.out Hello World  

Titik koma dan Blok di C ++

Dalam C ++, titik koma yaitu terminator pernyataan. Artinya, setiap pernyataan individu harus diakhiri dengan tanda titik koma. Ini memperlihatkan final dari satu entitas logis. Sebagai contoh, berikut yaitu tiga pernyataan berbeda pada pemrograman C++
x = y; y = y + 1; add(x, y); 
Blok yaitu seperangkat pernyataan yang terhubung secara logis yang dikelilingi oleh pembukaan dan penutupan kawat gigi, misalnya yaitu sebagai berikut :
{    cout << "Hello World"; // prints Hello World    return 0; } 
Pada pemrograman C ++ tidak mengenali ujung garis sebagai terminator. Karena alasan ini, tidak problem di mana kaian akan meletakkan pernyataan dalam satu baris. Misalnya
x = y; y = y + 1; add(x, y); 
Penulisan diatas, sanggup juga kalian tulis atau ketik dengan format menyerupai dibawah ini :
x = y; y = y + 1; add(x, y);  

C ++ Identifier

Pengidentifikasi C ++ yaitu nama yang dipakai untuk mengidentifikasi variabel (variable), fungsi (function), kelas (class), modul (module), atau item lain yang ditentukan pengguna. Identifier dimulai dengan aksara A sampai Z atau A ke Z atau juga sanggup dengan garis bawah (_) diikuti dengan nol atau huruf, garis bawah, dan digit (0 sampai 9).

C ++ tidak mengizinkan karakter tanda baca menyerupai @, $, dan % dalam pengidentifikasi. C ++ yaitu bahasa pemrograman case-sensitive. Dengan demikian, Tenaga Kerja (Manpower) dan tenaga kerja (Manpower) yaitu dua pengidentifikasi yang berbeda dalam C ++.

Berikut yaitu beberapa pola pengidentifikasi yang sanggup diterima
mohd       zara    abc   move_name  a_123 myname50   _temp   j     a23b9      retVal  

Kata Kunci (Keywords) C ++

Daftar berikut memperlihatkan kata-kata yang dipesan di C ++. Kata-kata yang dicadangkan ini dilarang dipakai sebagai konstan atau variabel atau nama pengenal lainnya.

KEYWORDS C++
asm else new this
auto enum operator throw
bool explicit private TRUE
break export protected try
case extern public typedef
catch FALSE register typeid
char float reinterpret_cast typename
class for return union
const friend short unsigned
const_cast goto signed using
continue if sizeof virtual
default inline static void
delete int static_cast volatile
do long struct wchar_t
double mutable switch while
dynamic_cast namespace template

Trigraphs


Beberapa karakter mempunyai representasi alternatif, yang disebut urutan trigraph. Trigraph yaitu urutan tiga karakter yang mewakili karakter tunggal dan urutan selalu dimulai dengan dua tanda tanya.

Trigraph diperluas di mana pun mereka muncul, termasuk dalam string literal dan literal karakter, dalam komentar, dan dalam aba-aba preprosesor.

Berikut ini yaitu urutan trigraph yang paling sering digunakan
Trigraph Penggantian
?? = #
?? / \
?? ^
?? ( [
??) ]
??! |
?? < {
??> }
?? -
Semua kompiler tidak mendukung trigraph dan mereka tidak disarankan untuk dipakai alasannya yaitu sifatnya yang membingungkan.

Spasi (Whitespace) di C ++

Whitespace yaitu istilah yang dipakai dalam C ++ untuk menggambarkan kekosongan, tab, karakter baris baru, dan komentar. 

Whitespace memisahkan satu bab dari pernyataan dari yang lain dan memungkinkan kompiler untuk mengidentifikasi di mana satu elemen dalam pernyataan, menyerupai int, ends dan elemen berikutnya dimulai.

Pernyataan satu (1)
int age; 
Dalam pernyataan di atas harus ada setidaknya satu karakter whitespace (biasanya spasi) antara int dan age agar kompiler sanggup membedakannya.

Pernyataan dua (2)
fruit = apples + oranges; // Get the total fruit 
Dalam pernyataan di atas , tidak ada atau tidak terdapat karakter whitespace yang diharapkan antara fruitdan =, atau antara = dan apples, meskipun kalian bebas untuk memasukkan beberapa kalau ingin tujuan keterbacaan.

Sumber http://www.komputerdia.com