Showing posts with label Biologi Bab 14 Sistem Gerak Manusia. Show all posts
Showing posts with label Biologi Bab 14 Sistem Gerak Manusia. Show all posts

Monday, August 7, 2017

√ Fungsi Rangka

Fungsi rangka – Setiap makhluk hidup niscaya melaksanakan gerakan dalam tubuhnya. Gerakan ini sanggup sebagai bentuk respon tubuh alasannya yaitu adanya rangsangan dari luar tubuh contohnya berlari, garuk-garuk, batuk, bersin dan sebagainya. Bahkan saat insan membisu pun sejatinya bab tubuhnya tetap melaksanakan gerakan contohnya detak jantung, peredaran darah, pernapasan dll.


Kita sanggup bergerak alasannya yaitu adanya kerjasama antara otot dan rangka. Otot sanggup bergerak aktif untuk melaksanakan kontraksi dan relaksasi sedangkan rangka tidak sanggup melaksanakan yang demikian. Oleh alasannya yaitu otot menempel pada rangka, maka otomatis rangka juga ikut bergerak. Nah, disini fungsi rangka sebagai alat gerak pasifnya saja (Baca juga: Jaringan konektif pada hewan).


Sesuai dengan letak susunannya, rangka sanggup kita bedakan menjadi dua macam yaitu rangka endoskeleton yang terletak di dalam tubuh dan rangka eksoskeleton yang terletak di luar tubuh. Rangka endoskeleton hanya dimiliki oleh binatang vertebrata sedangkan rangka eksoskeleton hanya dimiliki oleh binatang avertebrata atau invertebrata.


 Setiap makhluk hidup niscaya melaksanakan gerakan dalam tubuhnya √ Fungsi Rangka

Rangka Tubuh Manusia (Sumber: mastugino.blogspot.co.id)


Lalu, apa fungsi rangka bagi tubuh kita?


Nah, fungsi rangka secara umum yaitu sebagai berikut:


a. Tempat melekatnya otot


Otot letaknya menempel pada rangka sehingga keduanya ibarat hidup berdampingan.


b. Sebagai alat gerak pasif.


Rangka berfungsi sebagai alat gerak pasif. Mengapa? alasannya yaitu rangka hanya sanggup bergerak kalau otot yang menempel pada rangka tersebut melaksanakan kontraksi.


c. Sebagai pelindung bagi organ tubuh yang lemah


Tulang yang mempunyai fungsi ibarat ini semisal tulang dada dan tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru. Selain itu juga ada tulang belakang dan


d. Memberikan bentuk pada tubuh


Bentuk tubuh insan dipengaruhi oleh rangka. Cobalah Anda lihat bagian-bagian tubuh kita semisal kepala, tangan, kaki, dada dan sebagainya, niscaya Anda akan menemukan bentuk rangka yang berbeda pula.


e. Menunjang tubuh


Bila dibandingkan dengan berat tubuh kita, maka berat tulang kita jauh lebih ringan. Tapi meskipun begitu, rangka sanggup menopang berat tubuh kita yang bisa mencapai puluhan kilogram. Bahkan rangka sanggup membantu seorang kuli bangunan dalam mengangkat beban yang berat semisal mengangkat kayu, semen, dan sebagainya (Baca juga: Sistem Organ Pada Hewan).


f. Tempat pembentukan sel-sel darah


Sel darah dibuat di dalam sumsum tulang belakang.


g. Sebagai daerah penimbunan mineral-mineral.


[color-box]Rachmawati, Faidah. 2009. Biologi : untuk SMA/ MA Kelas XI Program IPA halaman 54. Jakarta: CV. Ricardo.

Sri Lestari, Endang.2009.Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI halaman 91-92. Solo: CV Putra Nugraha.[/color-box]



Sumber https://www.siswapedia.com

√ Macam-Macam Tulang

Rangka merupakan susunan dari beberapa jenis tulang yang bersatu membentuk suatu sistem tertentu. Nah, tulang ini terbuat dari suatu jaringan ikat tulang. Coba ingat lagi, pada halaman sebelumnya kita telah membahas wacana manfaat tulang. Nah untuk itu di halaman ini kita akan mempelajari macam-macam tulang pada manusia.


Apa sajakah macam-macam tulang pada manusia?


Berdasarkan jaringan penyusunnya, tulang sanggup dibedakan menjadi dua macam yakni tulang rawan (kartilago) dan tulang keras (osteon). Sdangkan menurut bentuknya, tulang pada insan sanggup kita bedakan menjadi empat jenis yakni tulang pipih, tulang pendek, tulang pipa dan tulang tak berbentuk atau tidak beraturan.


A. Klasifikasi tulang menurut jaringan penyusunnya


1. Tulang rawan atau kartilago


Tulang rawan atau kartilago tersusun dari bakal/pembentuk sel-sel tulang rawan atau kondroblas. Nah, pada jenis tulang ini terdiri dari kondosit, serabut kolagen dan matriks. Tulang rawan terdapat pada belum dewasa maupun badan insan dewasa. Contoh yang paling gampang yakni tulang pada hidung Anda.


Berdasarkan serabut penyusunnya, tulang rawan sanggup kita bagi menjadi tiga jenis yaitu.


a. Tulang rawan hialin yakni tulang rawan yang serabutnya tersebar dalam anyaman yang rapat dan halus. Tulang jenis ini terdapat pada ujung tulang-tulang rusuk yang melekat pada tulang dada.


b. Tulang rawan elastis yakni tulang rawan yang susunan sel dan matriksnya menyerupai dengan tulang rawan hialin, hanya saja pada tulang rawan lentur ini serabutnya tidak sehalus dan serapat tulang hialin. Misalnya tulang rawan pada daun indera pendengaran dan laring.


c. Tulang rawan fibrosa mempunyai matrik yang bernafsu serta tidak beraturan. Misalnya terdapat pada cakram antar tulang belakang.


2. Tulang keras atau osteon atau sejati


Tulang keras bergotong-royong merupakan tulang rawan yang telah mengalami penulangan atau osifikasi. Pada tulang ini yakni pada matriknya terdapat senyawa yang bisa mengikat fosfor dan kapur sehingga menciptakan tulang ini menjadi keras. Nah, menurut matriksnya, tulang keras sanggup dibedakan menjadi dua macam yakni.


a. Tulang kompak mempunyai matriks yang padat serta rapat. Misalnya terdapat pada tulang pipa.


b. Tulang spons pada matriksnya terdapat rongga-rongga. Misalnya terdapat pada tulang pendek dan tulang pipih.


Rangka merupakan susunan dari beberapa jenis tulang yang bersatu membentuk suatu sistem te √ Macam-Macam Tulang

Tulang kompak dan tulang spons


Pada dasarnya tulang kompak dan tulang spons terdapat pada tulang yang sama. Hanya saja kita bisa mengetahuinya yakni dengan cara melihat matriksnya.


B. Klasifikasi tulang menurut bentuknya


Berdasarkan bentuknya, tulang sanggup kita bedakan menjadi empat macam yakni.


1. Tulang pipih yakni tulang yang bentuknya pipih. Misalnya tulang penyusun tengkorak, tulang belikat dan tulang rusuk.


2. Tulang pendek yakni tulang yang ukurannya pendek. Misalnya tulang pada tulang belakang, pangkal telapak tangan dan kaki.


3. Tulang pipa yakni tulang yang bentuknya menyerupai pipa (silinder beronggo di tengahnya). Misalnya tulang kering, tulang hasta, tulang pengumpil dan tulang betis.


4. Tulang tak berbentuk atau tak beraturan merupakan tulang yang bentuknya tidak beraturan. Misalnya tulang pada wajah kita.


Nah, sehabis mempelajari macam-macam tulang kemudian pertanyaan muncul -apa fungsi rangka bagi manusia?-.


[color-box]Campbell, N.A., et al. 2006. Biology Concepts & Connections. California: The Benjamin/Commings Publishing Company.

Fersinand P, fictor dan Moekti Ariebowo.2009. Praktis Belajar Biologi 2: Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam Halaman 54-56. Jakarta: Visindo Media Persada.

Rachmawati, Faidah. 2009. Biologi : untuk SMA/ MA Kelas XI Program IPA halaman 54-56. Jakarta: CV. Ricardo.

Sri Lestari, Endang.2009.Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI halaman 93-96. Solo: CV Putra Nugraha.[/color-box]



Sumber https://www.siswapedia.com

√ Rangka Aksial

Pada rangka manusia terdapat lebih dari 206 tulang. Untuk memudahkan dalam mempelajarinya, maka dibentuk suatu penjabaran menurut letak tulang-tulang tersebut terhadap sumbu tubuh sehingga kita sanggup membaginya menjadi dua kelompok yakni rangka aksial dan rangka apendikular.


Seperti pada nama judul halaman ini, kita hanya akan membahas perihal rangka aksial saja sedangkan untuk rangka apendikular akan kita bahas pada halaman selanjutnya.


Apa yang dimaksud dengan rangka aksial itu?


Rangka aksial merupakan rangka yang letaknya di bab tengah tubuh dimana mencakup tulang tengkorak, tulang dada, tulang rusuk (iga) dan tulang belakang. Kerangka tubuh dinamakan juga sebagai skeleton. Oleh hasilnya mungkin dalam buku-buku panduan lainnya, Anda akan menemukan istilah skeleton aksial dan skeleton apendikular. Kami harap Anda jangan gundah alasannya yakni dua istilah tersebut sama benarnya.


a. Tulang tengkorak


Tulang tengkorak berfungsi melindungi organ tubuh bab dalam ibarat otak, mata, pengecap dan pendengaran bab dalam serta berfungsi untuk membentuk wajah. Di dalam tengkorak terdapat 22 tulang dimana kita bisa membaginya menjadi dua kelompok yakni:


1. Tulang pembentuk bab kepala yang mencakup tulang baji (sfenoid) 2 tulang, tulang tapis (etmoid) 1 tulang, tulang pelipis (temporal) 2 tulang, tulang ubun-ubun (parietal) 2 tulang, tulang dahi (frontal) 1 tulang dan tulang kepala belakang (oksipital) 1 tulang.


2. Tulang penyusun wajah yang mencakup tulang rahang atas (maksila) 2 tulang, tulang rahang bawah (mandibula) 2 tulang, tulang pipi (zigomatikus) 2 tulang, tulang hidung (nasale) 2 tulang, tulang langit-langit (palatinum) 2 tulang, tulang mata (lakrimalis) 2 tulang dan tulang pangkal pengecap 1 tulang.


b. Tulang dada (sterum) dan tulang rusuk (costae)


Tulang dada dan tulang rusuk berfungsi melindungi organ bab dalam ibarat paru-paru dan jantung. Tulang dada bentuknya pipih dimana terdiri dari 3 bab yakni bab hulu, tubuh dan pundak pedang. Sedangkan tulang rusuk terdiri dari 12 pasang yang mencakup 3 pasang rusuk palsu, 7 pasang rusuk sejati dan 2 pasang rusuk melayang.


d. Tulang belakang


Tulang belakang mempunyai sifat elastis namun sangat berpengaruh bahkan bisa menopang 2/3 dari berat tubuh manusia. Tulang belakang berperan melindungi saraf-saraf yang terdapat pada tulang belakang, menegakkan tubuh kita dan membantu dalam memutar kepala kita.


Ada 33 ruas pada tulang belakang dimana ruas ini membentuk suatu kesatuan tegak memanjang sebagai sumbu tubuh. Tulang belakang tersusun atas beberapa tulang yaitu:


1. Tulang Leher (Servikal) terdiri dari 7 buah tulang yang berperan menopang dan membantu geraknya kepala manusia. Ruas pertama pada tulang ini dinamakan atlas sedangkan ruas kedua pada tulang ini dinamakan sebagai tulang pemutar.


2. Tulang Punggung (Dorsalis) terdiri dari 12 tulang yang sifatnya kaku.


3. Tulang Pinggang (Lumbal) terdiri dari 5 buah tulang.


4. Tulang Sakral (Sakrum) terdiri dari tulang kelangkang (5 buah) dan tulang ekor (4 buah).


Nah, untuk lebih mudahnya memahami perihal rangka aksial ini, coba perhatikan denah di bawah ini yang dibentuk oleh Endang Sri Lestari (halaman 99).


 maka dibentuk suatu penjabaran menurut letak tulang √ Rangka Aksial

Skema pada rangka aksial


[color-box]Fersinand P, fictor dan Moekti Ariebowo.2009. Praktis Belajar Biologi 2: Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam Halaman 56-57. Jakarta: Visindo Media Persada.

Rachmawati, Faidah. 2009. Biologi : untuk SMA/ MA Kelas XI Program IPA halaman 56-58. Jakarta: CV. Ricardo.

Sri Lestari, Endang.2009.Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas XI halaman 96-99. Solo: CV Putra Nugraha.[/color-box]



Sumber https://www.siswapedia.com