Showing posts with label kata sandang. Show all posts
Showing posts with label kata sandang. Show all posts

Thursday, May 2, 2019

√ 14 Jenis-Jenis Kata Sandang Menurut Fungsinya

Menurut laman id.wikipedia.org, kata sandang atau artikula merupakan sebuah kata yang tidak mempunyai makna namun bisa menjelaskan makna jenis-jenis kata benda dikala kata ini disandingkan dengan kata benda. Kata sandang sendiri terbagi menurut beberapa jenis, terutama menurut fungsinya. Menurut artikel jenis-jenis kata sandang, kata sandang terbagi atas beberapa jenis menurut fungsinya, di mana jenis-jenis kata sandang menurut ungsinya tersebut yaitu ibarat berikut ini!


1. Kata Sandang Tunggal


Jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya yang pertama yaitu kata sandang untuk jumlah tunggal. Adapun definisi dari kata sandang ini sendiri yaitu kata sandang yang berfungsi untuk disandangkan pada benda atau orang yang jumlahnya tunggal. Jenis kata sandang ini sendir terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:



  • Sang: merupakan kata sandang yang biasanya disandangkan dengan nama panggilan seorang manusia, makhluk hidup, ataupun benda mati yang fungsinya yaitu untuk meninggikan martabat hal-hal tersebut. Contohnya: Sang Ratu, Sang kodok, Sang Saka Merah Putih.

  • Sri: merupakan kata sandang yang biasanya disandangkan pada nama insan yang mempunyai gelar tinggi ataupun mempunyai garis keturunan seorang raja. Selain itu, kata sandang ini juga berfungsi untuk meninggikan martabat nama orang tersebut sekaligus menjaid panggilan kehormatan bagi orang tersebut. Contoh : Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sri Bagina Raja, Sri Sultan Ahmed.

  • Hang: merupakan kata sandang yang sudah tidak digunakan dalam ketatabahasaan Indonesia masa kini. Kata sandang ini merupakan salah satu warisan dari sastra usang Melayu. Adapun fungsi dari kata sandang ini yaitu sebagai bentuk penghormatan kepada orang-orang yang dimuliakan atau dihormati pada masa lalu. Misalnya: Hang Tuah, Hang Jebat.

  • Dang: kata sandang ini juga menjadi kata sandang lainnya yang siudah tidak digunakan dalam ketatabahasaan Indonesia masa sekarang dan merupakan warisan dari karya sastra lama. Adapun fungsi kata sandang ini yaitu sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan yang mempunyai kehormatan tinggi Contoh: Dang Kiran, Dang Nur.

  • Hyang: merupakan kata sandang yang berfungsi sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa dan Dewi dalam anutan agama Hindu. Misalnya: Hyang Widhi.

  • Yang: merupakan kata sandang yang berfungsi untuk mengawali julukan pada Tuhan atau seorang yang dimuliakan. Misal: Yang Maha Penyayang, Yang Terhormat.


2. Kata Sandang Jamak


Merupakan kata sandang yang berfungsi untuk disandangkan dengan sekelompok yang berjumlah banyak. Kata sandang ini terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:



  • Para: merupakan kata sandang yang berfungsi untuk menyebut sekelompok orang yang kesamaan dalam aspek tertentu (pekerjaan, jenis kelamin, dan sejenisnya). Misal: para karyawan.

  • Kaum: merupakan kata sandang yang berfungsi untuk menyebut sekelompok orang yang mempunyai kesamaan cara pandang. Misal: kaum intelektual.

  • Umat: merupakan kata sandang yang berfungsi untuk menyebut sekelmpok orang yang mempunyai kesamaan keyakinan dan iman (terutama dalam hal agama). Misal: umat Muslim.


3. Kata Sandang Netral


Jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya yang terakhir yaitu kata sandang netral. Kata sandang ini merupakan kata yang berfungsi untuk menyebut sesuatu yang jumlahnya netral (tidak banyak tapi tidak juga sedikit). Seperti dua jenis kata sandang sebelumnya, kata sandang ini juga terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:



  • Si: adalah sebuah kata sandang yang berfungsi untuk menyebutkan adanya jumlah yang netral pda suatu benda yang disandangkan dengan kata ini. Misal: si preman.

  • Yang: berbeda dengan kata yang pada kata sandang tunggal, di mana fungsi kata sandang ini yaitu untuk menyebut seseorang yang tidak mempunyai gelar kehormatan apapun ibarat raja ataupun sultan. Misal: Andi yang baik hati.


Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa jenis kata lainnya, maka pembaca bisa membuka artikel jenis-jenis kata depan menurut bentuknya, jenis-jenis kata depan menurut fungsinya, jenis-jenis kata sifat, jenis-jenis kata kerja, dan jenis-jenis kata tanya. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Wednesday, May 1, 2019

√ 22 Teladan Kata Sandang Tunggal Dalam Kalimat

Kata sandang tunggal merupakan satu diantara jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya. Adapun fungsi dari kata sandang ini ialah untuk disandangkan dengan nama orang yang memiliki gelar kehormatan di kalangan masyarakat luas. Kata ini juga sanggup digunakan untuk hewan, tumbuhan, benda atau makhluk lain yang memiliki fungsi untuk meninggikan hal-hal tersebut. Tak hanya iitu, kata sandang tunggal pun juga sanggup disandangkan dengan nama Dewa-Dewi ataupun pada nama julukan Tuhan.


Kata sandang ini terbagi lagi ke dalam 6 jenis, yaitu sang, sri, hang, dang, hyang, dan yang. Untuk sanggup memahami menyerupai apa jenis kata sandang ini, berikut ditambilkan beberapa teladan kata sandang tunggal dalam kalimat yang ditampilkan di bawah ini!


1. Contoh Kata Sandang Tunggal Sang



  • Sang Raja pun telah tiba di kerajaannya dan semua rakyatnya pun menyabutnya dengan gegap gempita.

  • Sang kodok pun melantunkan lagunya di malam hari yang tenang itu.

  • Semua orang yang mengikuti upacara itu pun menunjukkan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih dengan penuh khidmat sentosa.

  • Sang pohon beringin pun masih terus bangun dengan tegak di tengah-tengah gedung yang ada di sekelilingnya.


2. Contoh Kata Sandang Tunggal Sri



  • Sri Sultan Hamengku Buwono X akan menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo pada hari Minggu nanti.

  • Sri Baginda tengah melatih anaknya semoga sanggup bangun diatas kaki sendiri dan kuat.

  • Sri Baginda Ratu tengah mengajari anaknya soal watak seorang perempuan.

  • Sri Paduka Raja terus melamun sendirian semenjak Sang Ratu meninggal dunia.


3. Contoh Kata Sandang Tunggal Hang



  • Hang Hulun tengah berteduh di dalam sebuah gubuk yang ada di pinggir sungai itu.

  • Hikayat Hang Tuah merupakan salah satu hikayat yang populer di Indonesia.

  • Banyak yang menghormati Hang Jebat sebab keberaniannya membela kaum Melayu yang tertindas ketika itu.

  • Hang Rahman sangat disegani di perkampungan itu.


4. Contoh Kata Sandang Tunggal Dang



  • Dang Putri tengah terbaring di kasurnya semenjak beberapa hari yang lalu.

  • Kelembutan hati Dang Siti menciptakan banyak laki-laki tertarik untuk meminang dirinya.

  • Seandainya Dang Suti mendengar pesan tersirat suaminya, maka malapetaka itu niscaya tidak akan menimpanya.

  • Banyak pangeran dari aneka macam kerajaan yang mendambakan sosok Dang Puti yang anggun nan baik hatinya.


5. Contoh Kata Sandang Tunggal Hyang



  • Jalan Dharma merupakan jalan yang mesti ditempuh umat Hindu jikalau ingin menerima keselamatan dari Sang Hyang Widhi.

  • Dalam mitologi pewayangan Jawa, Batara guru dianggap memiliki leh=luhur bernama Hyang Wenang.


6. Contoh Kata Sandang Tunggal Yang



  • Hanya Yang Maha Kuasa-lah yang sanggup membolak-balikkan hati manusia.

  • Hanya Dialah Yang Maha Mengetahui dengan sangat niscaya setiap isi hati manusia.

  • Yang Mulia Raja telah tiba di istananya pada pagi hari tadi.

  • Yang Mulia Ratu telah pergi meninggalkan dunia untuk selamanya.


Demikianlah beberapa teladan kata sandang tunggal dalam kalimat. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa teladan kata lainnya, maka pembaca sanggup membuka beberapa artikel berikut, yaitu contoh kata benda faktual dalam bahasa Indonesia, contoh kata benda abnormal dalam bahasa Indonesia, contoh kata depan “dalam”, teladan kata depan “dengan”, contoh kata kerja benefaktif, dan contoh kata kerja transitif. Semoga bermanfaat dan ammapu menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata sandang pada khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 23 Teladan Kata Sandang Jamak Dalam Kalimat

Sebelumnya, kita telah mengetahui beberapa contoh kata sandang tunggal yang merupakan salah satu diantara jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya. Artikel ini pun juga akan menampilkan pola dari salah satu jenis kata bilangan menurut fungsinya, yaitu kata sandang jamak. Definisi dari kata sandang ini sedniri yaitu sebuah kata sandang yang digunakan untuk disandangkan kepada sekelompok orang tertentu. Kata sandang ini sendiri terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu para, kaum, dan umat.


Adapun beberapa pola kata sandang jamak tersebut yang ditampilkan dalam format kalimat yaitu sebagai berikut ini!


1. Contoh Kata Sandang Jamak Para



  • Para buruh tengah melaksanakan agresi demo menuntut kenaikan honor di depan pabrik daerah mereka bekerja.

  • Para jemaah haji akan segera pulang ke tanah air dalam waktu dekat.

  • Para pendemo menuntut semoga pemerintah bisa menuntaskan kasu sengketa tanah antara warga desa Suka Permai dengan pihak PT. Kriya Niaga

  • Dalam sambutannya itu, Asep Syarudin selaku rektor Universitas Harapan Bangsa mengungkapkan bahwa ia ingin para mahasiswanya bisa berkarya dan berkontribusi di masyarakat secara optimal.

  • Sejumlah demonstran menuntut semoga pemerintah sanggup memperlihatkan eksekusi yang berat kepada para pelaku tindak pidana korupsi.

  • Puisi itu ia tulis untuk para kaum difabel yang masih dipandang sebelah mata oleh orang kebanyakan.

  • Para sineas tanah air tengah mengikuti ajang penghargaan bagi manusia perfilman yang telah memperlihatkan karya terbaiknya bagi pefilman Indonesia.

  • Masyarakat berharap bahwa para pejabat yang menjabat di kala kepemimpinan presiden yang gres sanggup bekerja dengan baik dan juga amanah.


2. Contoh Kata Sandang  Jamak Kaum



  • Diskusi itu dihadiri sejumlah kaum intelektual yang tiba dari banyak sekali universitas di Indonesia.

  • Sejumlah kaum buruh memprotes kebijakan sejumlah perusahaan yang terkesan mengerdilkan tugas buruh di dalamnya.

  • Puisi itu ia tulis dikala menyambangi sebuah kampung yang dihuni oleh kaum miskin papa.

  • Acara itu hanya diperuntukkan untuk kaum Hawa saja.

  • Kebaikan dan kecantikan perempuan itu telah menggoda sejumlah kaum Adam.

  • Beberapa kota di Indonesia masih beum menciptakan saranan umum yang diperuntukkan bagi kaum difabel.

  • Permainan futsal sekarang mulai diminati oleh kaum perempuan.

  • Kaum pria yang tinggal di kampung itu sebagian besar bekerja sebagai pedagang di pasar.


3. Contoh Kata Sandang Jamak Umat



  • Pada bulan Ramadan, setiap umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa, kecuali jikalau menerima sejumlah halangan, menyerupai haid, nifas, ataupun sakit yang teramat parah.

  • Setiap umat Muslim yang bisa secara bahan dan nonmateri diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

  • Umat Kristiani merayakan Hari Natal dengan penuh khidmat dan sukacita.

  • Setiap umat beragama yang ada di desa itu hidup dengan penuh kerukunan.

  • Setiap tahun, umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi untuk meminta keselamatan kepada Sanghyang Dewi.


Demikianlah beberapa pola kata sandang jamak dalam kalimat. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa pola kata lainnya, maka pembaca bisa membuka artikel contoh kata depan “dengan”, contoh kata depan “dalam”, contoh kata benda kasatmata dalam bahasa Indonesia, contoh kata benda abnormal dalam bahasa Indonesia, dan contoh kata sifat dasar. Semoga sanggup memberi manfaat serta menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata sandang pada khususnya, maupun mengenai bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih banyak.



Sumber https://dosenbahasa.com

Tuesday, April 30, 2019

√ 26 Teladan Kata Sandang Netral Dalam Kalimat

Beberapa pola dari jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya sudah ditampilkan di beberapa artikel yang lalu. Adapun beberapa artikel itu adalah pola kata sandang tunggal dan contoh kata sandang jamak. Artikel ini pun juga akan menampilkan beberapa pola dari jenis kata sandang lainnya, yaitu kata sandang netral.


Definisi kata sandang netral yaitu sebuah kata sandang yang berfungsi untuk disandangkan kepada suatu hal yan berjumlah netral. Kata sandang ini sendiri terbagi ke dalam dua jenis, di mana jenis-jenis kata sandang netral itu adalah si dan yang.


Adapun pola kata sandang netral sendiri–yang ditampilkan dalam format kalimat–adalah sebagai berikut ini!


1. Contoh Kata Sandang Netral Si



  • Si Preman kampung telah bertobat dan sekarang beralih profesi menjadi tukang bubur ayam.

  • W.S. Rendra merupakan penyair kenamaan Indonesia yang dikenal dengan julukannya sebagai Si Burung Merak.

  • Si anak hilang itu sekarang telah pulang ke kampung halamannya.

  • Selama di pesantren, sikap Anto si bengal kian membaik saja.

  • Karena sifatnya yang tertutup dan pendiam, Reshan pun sering dijuluki oleh orang-orang di sekitarnya sebagai si pendiam.

  • Si raja jodi itu meninggal dikala tengah asyik berjodi bersama rekan-rekannya.

  • Pada masa mudanya, kakek dijuluki sebagai si raja dansa lantaran kemampuan berdansanya yang sangat mumpuni dan unik.

  • Entah apa sebabnya, Elvira si keran bocor sekarang menjadi orang yang pendiam dan juga tertututup.

  • Pak Ujang si pengembala sapi sekarang tengah terbujur di rumah sakit lantaran sakit kronis yang dideritanya.

  • Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak merupakan salah satu film terbaik yang pernah tayang di tahun 2017.

  • Karena sifatnya yang munafik, orang-orang pun menjulukinya sebagai si muka dua.

  • Sudah berulang kali sang kerbau ditipu oleh si kancil yang arif akalnya.

  • Alfreda si otak encer sekarang tengah berkuliah di salah satu universitas populer di Australia.


2. Contoh Kata Sandang Netral Yang



  • Wanita yang malang itu sekarang telah tutup usia.

  • Pria yang lembut hatinya itu sekarang tengah terbaring lemah di sebuah kamar rumah sakit.

  • Anak yang selalu tiba sempurna waktu ke sekolah itu sekarang telah menjadi seorang dosen di sebuah universitas terkemuka Jakarta.

  • Wanita yang baik itu sekarang telah dipinang oleh teman lelakinya semasa kecil.

  • Anak yang pendiam itu ternyata memiliki sejumlah prestasi yang cukup membanggakan di bidang kepenulisan.

  • Pesepakbola yang setia membela satu klub itu sekarang telah pensiun dari dunia sepakbola.

  • Anak yang manis itu sekarang tengah sedih mukanya lantaran ditinggal mati oleh kedua orang tuanya.

  • Kue yang lezat itu merupakan camilan bagus buatan Ibu Niken.

  • Alfredo merupakan seroang anak yang mandiri dan pemberani.

  • Dialah gadis yang kucari-cari selama ini.

  • Buah mangga yang ranum itu telah dimakan oleh seekor kelelawar.

  • Anak yang misterius itu ternyata merupakan seorang anak pejabat.

  • Puisi yang romantis itu ia ciptakan untuk pasangan hidupnya yang telah tiada.


Demikianlah beberapa pola kata sandang netral dalam kalimat. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa pola kata lainnya, maka pembaca bisa membuka artikel contoh kata bilangan utama, contoh kata depan “dengan”, dan contoh kata kerja transitif. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata sandang maupun mengenai bahasa Indonesia. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Monday, April 29, 2019

√ 6 Jenis-Jenis Kata Sandang Tunggal Dalam Bahasa Indonesia

Kata sandang tunggal merupakan salah satu diantara jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya. Adapun fungsi dari kata sandang ini yaitu untuk memuliakan atau menunjukkan penghormatan pada suatu hal yang berjumlah tunggal dan mempunyai derajat yang tinggi di mata masyarakat. Dalam artikel jenis-jenis kata sandang, telah disebutkan bahwa jenis kata sandang tunggal terdiri atas beberapa jenis, di mana beberapa jenis kata sandang tunggal tersebut yaitu sebagai berikut ini!


1. Sang


Jenis-jenis kata sandang tunggal yang pertama yaitu kata sang. Kata ini merupakan suatu kata sandang yang berfungsi untuk memuliakan seseorang, hewan, atau suatu benda yang dianggap mempunyai derajat yang tinggi. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah beberapa teladan di bawah ini!



  • Sang raja telah tiba di istananya.

  • Sang kancil pun berhasil menipu seekor harimau yang hendak memangsanya.

  • Sang Saka Merah Putih pun telah dikibarkan, dan seluruh akseptor upacara pun menunjukkan penghormatan kepadanya.


Kata raja, kancil, dan, Saka Merah Putih merupakan seseorang, hewan, dan benda yang dianggap mempunyai derajat yang tinggi di masyarakat, entah itu alasannya yaitu kekuasannya, kemampuan dalam dirinya, ataupun alasannya yaitu nilai kesakralan khusus yang terkandung di dalamnya. Karena hal-hal tersebut, maka 3 kata di atas pun diberi kata sandang sang di depannya.


2. Sri


Jenis kata sandang tunggal selanjutnya yaitu kata sri. Kata sandang ini sering disandangkan di depan nama seseorang yang merupakan keturunan raja atau seseorang yang mempunyai gelar yang tinggi. Misalnya:



  • Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut kedatangan presiden Joko Widodo di Keraton Yogyakarta.


Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa Sultan Hamengku Buwono X merupakan keturunan dari raja-raja yang pernah memimpin Yogyakarta. Oleh karenanya, pinjaman kata sandang sri di depan namanya merupakan suatu hal yang lazim.


3. Hang


Kata sandang ini merupakan kata sandang yang berasal dari masa kesusateraan Melayu Klasik dan sekarang sudah tidak pernah digunakan lagi di kehidupan sehari-hari. Adapun fungsi dari kata sandang ini yaitu sebagai bentuk penghormatan kepada seorang lelaki yang dihormati atau disegani oleh masyarakat. Misal:



  • Hang Tuah merupakan tokoh yang termasyur di Tanah Melayu ketika itu.


4. Dang


Seperti halnya kata hang, kata dang pun merupakan kata sandang yang berasal dari masa kesusasteraan Melayu Klasik dan sudah tidak digunakan lagi di zaman ini. Bedanya, kata sandang ini digunakan untuk wanita yang dihormati atau disegani oleh masyarakat ketika itu. Misalnya:



  • Dang Siti sedang mencar ilmu merajut bersama ibunya.


5. Hyang


Kata sandang ini merupakan kata sandang yang berungsi sebagai bentuk pengagungan kepada Dewa-Dewi yang ada dalam fatwa agama Hindu. Misalnya:



  • Umat Hindu percaya bahwa Sang Hyang Widhi akan menunjukkan keselamatan pada umatnya yang menempuh jalan Dharma.


6. Yang


Jenis-Jenis kata sandang tunggal terakhir yaitu kata Yang. Kata sandang ini berfungsi sebagai bentuk pengaggungan dan penghormatan kepada nama julukan Tuhan dan seseorang yang mempunyai derajat yang amat tinggi di masyarakat. Misalnya:



  • Hanya Dialah Yang Maha Mengetahui segala isi hati manusia.

  • Yang mulia raja telah hingga di istana.


Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kata sandang tunggal dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa jenis kata lainnya, maka pembaca bisa membuka artikel jenis-jenis kata benda, jenis-jenis kata kerja, jenis-jenis kata sifat, jenis-jenis kata keterangan, dan jenis-jenis kata depan. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 3 Jenis-Jenis Kata Sandang Jamak Dalam Bahasa Indonesia

Sebelumnya, kita telah mengetahui apa saja yang termasuk ke dalam jenis-jenis kata sandang tunggal. Kali ini, kita akan mengetahui apa saja yang termasuk jenis-jenis kata sandang jamak. Kata sandang jamak sendiri merupakan kata sandang yang lazim disandangkan di depan nama suatu kelompok yang terbentuk oleh suatu indikator tertentu. Seperti halnya kata sandang tunggal, kata sndang jamak juga termasuk ke dalam satu diantara jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya.


Adapun beberapa jenis kata sandang jamak–yang dinukil dari artikel jenis-jenis kata sandang–adalah sebagai berikut ini!


1. Para


Jenis-jenis kata sandang jamak yang pertama ialah kata para. Kata sandang ini merupakan kata sandang yang disandangkan pada nama suatu kelompok yang terbentuk atas adanya kesamaan umum yang terlihat dari diri mereka, menyerupai jenis kelamin dan pekerjaan . Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah beberapa referensi di bawah ini!



  • Para demonstran tengah berdemo di depan gedung MPR pada pagi hari tadi.

  • Para pria di desa itu tengah melaksanakan acara kerja bakti.

  • Para siswa tengah mengikuti ujian final semester dengan tenang dan khidmat.


Kata demonstran, pria, dan siswa pada kalimat di atas merupakan nama suatu kelompok yang terbentuk atas persamaan pekerjaan dan jenis kelamin, sehingga ketiga kata tersebut dapat diberi kata sandang para di depannya.


2. Kaum


Jenis-jenis kata sandang jamak selanjutnya ialah kata kaum. Kata sandang ini sering disandangkan di depan nama kelompok yang terbentuk baik alasannya ialah persamaan umum menyerupai jenis kelamin dan pekerjaan, maupun persamaan khusus menyerupai pemahaman, jabatan, atau status sosial. Misalnya:



  • Kaum intelektual tengah berdiskusi soal keriuhan politik yang terjadi di beberapa tahun terakhir.

  • Beberapa kawasan di Indonesia masih belum memberi akomodasi umum yang layak untu kaum difabel.

  • Kaum papa di desa itu butuh proteksi berupa bahan yang cukup untuk membantu kehidupan mereka sehari-hari.


Kata intelektual, difabel, dan papa pada kalimat di atas merupakan nama kelompok yang terbentuk oleh persamaan khusus menyerupai pemahaman dan status sosial, sehingga ketiga kata tersebut dapat disandangkan dengan kata sandang kaum.


3. Umat


Jenis-jenis kata sandang jamak yang terakhir ialah kata sandang umat. Kata sandang ini merupakan kata sandang yang disandangkan kepada nama kelompok yang terbentuk atas persamaan keyakinan, terutama dogma dalam memeluk suatu agama. Untuk lebih jelasnya, perhatikan beberapa referensi berikut ini!



  • Umat Muslim di seluruh dunia akan melaksanakan ibadah puasa di bulan bulan berkat yang jatuh di bulan Mei nanti.

  • Umat Kristiani di seluruh Indonesia merayakan Hari Natal dengan tenang dan sukacita.


Kata Muslim dan Kristiani pada dua kalimat di atas merupakan nama kelompok yang terbentuk atas dasar persamaan agama yang dianut. Maka dari itu, dua kata tersebut dapat disandangkan dengan kata sandang umat.


Dari klarifikasi di atas, dapat kita simpulkan bahwa jenis-jenis kata sandang jamak terdiri atas 3 jenis, yaitu para, kaum, dan umat. Ketiga kata sandang ini disandangkan pada nama kelompok tertentu yang terbentuk atas beberapa indikator tertentu, menyerupai jeenis kelamin, pemikiran, ataupun agama yang dianut,


Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kata sandang jamak dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa jenis kata lainnya, pembaca dapat membuka artikel jenis-jenis kata kerja, jenis-jenis kata benda, jenis-jenis kata sifat, jenis-jenis kata depan, dan jenis-jenis kata keterangan. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Sunday, April 28, 2019

√ Jenis-Jenis Kata Sandang Netral Dalam Bahasa Indonesia

Kata sandang netral yakni salah satu diantara jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya. Adapun fungsi dari kata sandang ini yakni untuk disandangkan di depan nama suatu hal yang tidak terikat oleh jumlah ataupun tingkat kemuliaan tertentu. Menurut artikel jenis-jenis kata sandang, kata sandang netral dibagi menjadi dua jenis, yang mana dua jenis-jenis kata sandang netral tersebut yakni sebagai berikut ini!


1. Si


Jenis-jenis kata sandang netral yang pertama yakni kata sandang si. Menurut laman kbbi.web.id, kata si merupakan kata sandang yang disandangkan di depan nama orang, julukan, nama hewan, dan nama flora yang tidak memiliki derajat yang tinggi atau tidak terlalu dihormati di kalangan masyarakat. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah beberapa referensi di bawah ini!



  • Si Juki tengah menyapu halaman rumahnya yang penuh dengan daun-daun berserakan.

  • Si Budi tengah mencari kucingnya yang pergi entah ke mana.

  • Entah mengapa, Eman si jenaka sekarang tidak sejenaka dulu lagi.

  • Jenny si mata lingkaran sekarang tengah berulang tahun yang kedua puluh tiga.

  • Si kancil berhasil mengelabui seekor gajah dan juga seekor babi hutan.

  • Boni si kucing sekarang tengah tertidur di runag tamu rumahku.

  • Dogi si anjing berhasil menangkap seorang pencuri yang hendak mencuri di rumah majikannya.

  • Tutus si Kaktus masih tetap tinggal di padang pasir yang tandus.

  • Andri memperlihatkan istrinya mawar si bunga yang berduri tajam.


Kata-kata seperti Juki, Budi, jenaka, mata bundar, kancil, kucing, anjing, kaktus, dan bunga yang berduri tajam adalah beberapa kata yang termasuk nama orang, julukan, hewan, dan flora yang sanggup disandangkan kata sandang si.


2. yang


Jenis-jenis kata sandang netral yang kedua dan terakhir yakni kata sandang yang. Sekilas, kata sandang ini menyerupai dengan kata sandang Yang yang merupakan salah satu diantara jenis-jenis kata sandang tunggal. Bedanya, kata sandang yang pada jenis kata sandang netral ditujukan untuk seseorang yang tidak memiliki gelar kehormatan yang tinggi. Sementara itu, Yang pada kata sandang tunggal digunakan untuk menyandangkan nama julukan Tuhan dan juga seseorang yang dianggap memiliki gelar kehormatan yang tinggi.


Selain itu, perbedaan lain yang terdapat pada dua kata sandang ini yakni letak kata sandang tersebut. Kata sandang netral yang diletakkan sesudah kata orang tersebut, sedangkan kata sandang tunggal Yang diletakkan di depan nama julukan Tuhan atau seseorang yang dihormati.


Untuk lebih memahami jenis kata sandang netral ini, marilah kita perhatikan beberapa referensi di bawah ini!



  • Gadis yang cantik itu sekarang telah pergi untuk selama-lamanya.

  • Pria yang angkuh itu sekarang telah bertobat.

  • Gadis yang mungil itu ternyata pernah menjadi tetanggaku sewaktu kami kecil.


Demikianlah klarifikasi mengenai jenis-jenis kata sandang netral dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa jenis kata lainnya, maka pembaca bisa membuka artikel jenis-jenis kata sandang jamak, jenis-jenis kata kerja, dan jenis-jenis kata sifat. Adapun bila pembaca ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kata sandang netral, pembaca bisa melihat beberapa referensi jenis kata sandang tersebut dalam artikel contoh kata sandang netral. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata sandang netral pada khususnya, maupun mengenai mata pelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih banyak.



Sumber https://dosenbahasa.com

Saturday, March 16, 2019

√ 26 Pola Penulisan Kata Sandang Si Dan Sang Dalam Kalimat

Kata sandang si dan sang merupakan dua diantara jenis-jenis kata sandang yang ada. Kata sandang si merupakan kata sandang yang disandangkan di depan nama julukan, nama orang, hewan, ataupun tumbuhan. Kata sandang ini sendiri tergolong ke dalam jenis-jenis kata sandang netral. Sementara itu, kata sandang sang merupakan kata sandang yang disandangkan di depan nama orang, hewan, atau benda yang diagungkan. Selain itu, kata sandang ini juga bisa disandangkan dengan unsur nama Tuhan. Kata sandang ini sendiri tergolong ke dalam jenis-jenis kata sandang tunggal.


Menurut laman puebi.readthedocs.io, kata sandnag si dan sang mesti ditulis secara terpisah dengan kata yang disandangkan olehnya. Khusus untuk kata sang, huruf awal kata sandang ini mesti ditulis dengan karakter kapital kalau kata ini disandangkan dengan unsur nama Tuhan.


Untuk lebih mengetahui ibarat apa bentuk penulisan dua kata sandang ini, berikut ditampilkan beberapa rujukan penulisan keduanya yang ditampilkan dalam format kalimat sebagai berikut ini!


A. Contoh Kata Sandang Si



  1. Si Pengki tengah menyapu di halaman rumahnya.

  2. Si Juki terlambat tiba ke sekolah alasannya yaitu bangkit kesiangan.

  3. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak merupakan salah satu film karya sutradara Mouly Surya.

  4. Togar si pelaut akan pulang ke Medan pada bulan Agustus nanti.

  5. Acil si anak hilang sekarang telah kembali ke kampungnya.

  6. Icil si kancil berhasil menipu kawanan buaya yang hendak menerkamnya.

  7. Lati si bunga melati tengah dikerumuni oleh kawanan lebah.

  8. Identitas si pembunuh misterius itu sekarang telah terkuak.

  9. Axel si pendiam ternyata memiliki sjeumlah talenta terpendam dalam dirinya.

  10. Doni si kutu buku ternyata punya hobi bermain musik.

  11. Si gembala sapi itu sekarang telah meninggal dunia.

  12. Si pembunuh bayaran itu telah dibunuh oleh pembunuh bayaran lainnya.

  13. Fredy si tukang onar sekarang telah bertobat dan beralih profesi menjadi pedagang sayur keliling.

  14. Tidak ibarat biasanya, Elvira si cerewet sekarang tampak lebih pendiam.

  15. Lidya si rambut ikal sekarang sudah tidak ikal lagi.

  16. Boni si kucing kampung tengah berjalan di atas genting rumah warga.


B. Contoh Kata Sandang Sang



  1. Senja hari karya Sang Pencipta pun sekarang telah tiba.

  2. Sang pangeran telah kembali dari misinya.

  3. Sang ratu bersedih alasannya yaitu anak smemata wayangnya gugur dalam peperangan yang dahsyat itu.

  4. Semua penerima upacara memberi hormat kepada sang saka merah putih tersebut.

  5. Sang kancil berhasil menipu kawanan buaya yang hendak memangsanya.

  6. Sang guru besar Ilmu Bahasa itu sekarang telah tiada.

  7. Dalam film tersebut, sang tokoh utama diceritakan mati dibunuh oleh saudara tirinya sendiri.

  8. Sang surya pun sekarang telah terbit dari peraduannya.

  9. Sang pengelana itu telah pulang dari pengelanannya yang beliau lakukan selama bertahun-tahun tersebut.

  10. Sang perintis organisasi tersebut telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Selalsa kemarin.


Demikianlah beberapa rujukan penulisan kata sandang si dan sang dalam kalimat. Untuk menambah referensi soal kata sandang, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu contoh kata sandang tunggal, contoh kata sandang jamak, contoh kata sandang netral, jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya, serta jenis-jenis kata sandang jamak. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan tersendiri bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata sandang pada khususnya, mau pun mengenai mata pelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih banyak untuk para pembaca sekalian.



Sumber https://dosenbahasa.com