Kata sandang tunggal merupakan salah satu diantara jenis-jenis kata sandang menurut fungsinya. Adapun fungsi dari kata sandang ini yaitu untuk memuliakan atau menunjukkan penghormatan pada suatu hal yang berjumlah tunggal dan mempunyai derajat yang tinggi di mata masyarakat. Dalam artikel jenis-jenis kata sandang, telah disebutkan bahwa jenis kata sandang tunggal terdiri atas beberapa jenis, di mana beberapa jenis kata sandang tunggal tersebut yaitu sebagai berikut ini!
1. Sang
Jenis-jenis kata sandang tunggal yang pertama yaitu kata sang. Kata ini merupakan suatu kata sandang yang berfungsi untuk memuliakan seseorang, hewan, atau suatu benda yang dianggap mempunyai derajat yang tinggi. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah beberapa teladan di bawah ini!
- Sang raja telah tiba di istananya.
- Sang kancil pun berhasil menipu seekor harimau yang hendak memangsanya.
- Sang Saka Merah Putih pun telah dikibarkan, dan seluruh akseptor upacara pun menunjukkan penghormatan kepadanya.
Kata raja, kancil, dan, Saka Merah Putih merupakan seseorang, hewan, dan benda yang dianggap mempunyai derajat yang tinggi di masyarakat, entah itu alasannya yaitu kekuasannya, kemampuan dalam dirinya, ataupun alasannya yaitu nilai kesakralan khusus yang terkandung di dalamnya. Karena hal-hal tersebut, maka 3 kata di atas pun diberi kata sandang sang di depannya.
2. Sri
Jenis kata sandang tunggal selanjutnya yaitu kata sri. Kata sandang ini sering disandangkan di depan nama seseorang yang merupakan keturunan raja atau seseorang yang mempunyai gelar yang tinggi. Misalnya:
- Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut kedatangan presiden Joko Widodo di Keraton Yogyakarta.
Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa Sultan Hamengku Buwono X merupakan keturunan dari raja-raja yang pernah memimpin Yogyakarta. Oleh karenanya, pinjaman kata sandang sri di depan namanya merupakan suatu hal yang lazim.
3. Hang
Kata sandang ini merupakan kata sandang yang berasal dari masa kesusateraan Melayu Klasik dan sekarang sudah tidak pernah digunakan lagi di kehidupan sehari-hari. Adapun fungsi dari kata sandang ini yaitu sebagai bentuk penghormatan kepada seorang lelaki yang dihormati atau disegani oleh masyarakat. Misal:
- Hang Tuah merupakan tokoh yang termasyur di Tanah Melayu ketika itu.
4. Dang
Seperti halnya kata hang, kata dang pun merupakan kata sandang yang berasal dari masa kesusasteraan Melayu Klasik dan sudah tidak digunakan lagi di zaman ini. Bedanya, kata sandang ini digunakan untuk wanita yang dihormati atau disegani oleh masyarakat ketika itu. Misalnya:
- Dang Siti sedang mencar ilmu merajut bersama ibunya.
5. Hyang
Kata sandang ini merupakan kata sandang yang berungsi sebagai bentuk pengagungan kepada Dewa-Dewi yang ada dalam fatwa agama Hindu. Misalnya:
- Umat Hindu percaya bahwa Sang Hyang Widhi akan menunjukkan keselamatan pada umatnya yang menempuh jalan Dharma.
6. Yang
Jenis-Jenis kata sandang tunggal terakhir yaitu kata Yang. Kata sandang ini berfungsi sebagai bentuk pengaggungan dan penghormatan kepada nama julukan Tuhan dan seseorang yang mempunyai derajat yang amat tinggi di masyarakat. Misalnya:
- Hanya Dialah Yang Maha Mengetahui segala isi hati manusia.
- Yang mulia raja telah hingga di istana.
Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kata sandang tunggal dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa jenis kata lainnya, maka pembaca bisa membuka artikel jenis-jenis kata benda, jenis-jenis kata kerja, jenis-jenis kata sifat, jenis-jenis kata keterangan, dan jenis-jenis kata depan. Sekian dan terima kasih.
Sumber https://dosenbahasa.com