Showing posts with label kata-majemuk-bahasa-indonesia. Show all posts
Showing posts with label kata-majemuk-bahasa-indonesia. Show all posts

Wednesday, February 20, 2019

√ Jenis-Jenis Kata Beragam Menurut Metode Penulisannya

Menurut laman id.wikipedia.org, kata beragam atau kompositum merupakan suatu adonan morfem atau kata dasar yang membentuk suatu kata yang memiliki bentuk dan makna baru. Kata ini sendiri terbagi lagi ke dalam beberapa jenis menurut indikator-indikator di dalamnya, entah itu dari segi penulisan, kata pembentuknya, maupun kekerabatan kata yang membentuknya. Khusus untuk artikel kali ini, kita akan mengetahui beberapa jenis kata beragam menurut indikator metode penulisannya yang dikutip dari artikel kata majemuk. Adapun jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya tersebut yaitu sebagai berikut ini!


1. Kata Majemuk Senyawa


Jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya yang pertama yaitu kata beragam senyawa. Kata beragam ini merupakan adonan dua morfem yang metode penulisannya digabung. Artinya, kedua kata yang menjadi unsur kata beragam ini ditulis serangkai atau digabung. Untuk mengetahui ibarat apa bentuk kata ini, berikut ditampilkan beberapa teladan di bawah ini!



  • Matahari: adonan morfem mata dan hari yang ditulis serangkai.

  • Hulubalang: adonan morfem hulu dan balang yang ditulis serangkai.

  • Bumiputra: adonan morfem bumi dan putra yang ditulis serangkai.

  • Kacamata: adonan morfem kaca dan mata yang ditulis serangkai.

  • Airmata: adonan morfem air dan mata yang ditulis serangkai.

  • Narahubung: adonan morfem nara dan hubung yang ditulis serangkai.

  • Narasumber: adonan morfem nara dan sumber yang ditulis serangkai.

  • Bijaksana: adonan morfem bijak dan sana yang ditulis serangkai.

  • Adikarya: adonan morfem adi dan karya yang ditulis serangkai.


2. Kata Majemuk Nonsenyawa


Jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya yang terakhir yaitu kata beragam nonsenyawa. Kata beragam ini merupakan adonan morfem atau kata dasar yang metode penulisannya dilakukan secara terpisah atau tak serangkai. Artinya, dua morfem yang menjadi pembentuk kata beragam ini ditulis dengan cara dipisah satu sama lain.


Untuk lebih mengetahui bentuk kata ini, perhatikanlah beberapa teladan di bawah ini!



  • Sapu tangan: kata dasar sapu + kata dasar tangan yang lalu ditulis secara terpisah.

  • Kerja sama: kata dasar kerja + kata dasar sama yang ditulis secara terpisah atau tak serangkai.

  • Lidah buaya: kata dasar lidah + kata dasar buaya yang lalu ditulis secara terpisah atau tak serangkai.

  • Jambu air: kata dasar jambu + kata dasar air yang lalu ditulis secara terpisah atau tak serangkai.

  • Tangan kanan: kata dasar tangan + kata dasar kanan yang lalu ditulis secara terpisah atau tak serangkai.

  • Selamat datang: kata dasar selamat + kata dasar datang yang lalu ditulis secara terpisah atau tak serangkai.

  • Air tawar: kata dasar air + kata dasar tawar yang lalu ditulis secara terpisah atau tak serangkai.

  • Macan tutul: kata dasar macam + kata dasar tutul yang lalu ditulis secara terpisah atau tidak serangkai.

  • Pohon Jambu: kata dasar pohon + kata dasar jambu yang ditulis terpisah,


Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya. Jika pembaca ingin menambah rujukan soal pembahasan jenis kata, pembaca bisa membuka artikel jenis-jenis kata kerja, jenis-jenis kata benda, jenis-jenis kata keterangan, jenis-jenis kata sifat, jenis-jenis kata tanya, serta jenis-jenis kata bilangan.


Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata beragam pada khususnya, maupun bahan pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan pula kalau ada kesalahan dalam penulisan ataupun penuturan dalam pembahasan artikel kali ini. Sekian dan juga terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 12 Jenis-Jenis Kata Beragam Menurut Kelas Kata Pembentuknya

Kata beragam yaitu suatu kata yang terbentuk atas adonan dua morfem atau kata dasar. Kata dasar ini sendiri terbagi lagi ke dalam beberapa jenis menurut indikator yang membentuknya, baik itu menurut metode penulisannya, kelas kata pembentuknya, maupun hubungan kata pembentuknya. Dari segi metode penulisannya, kita sudah mengetahui mana saja yang termasuk jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya. Terkhusus untuk artikel kali ini, kita akan mengetahui mana saja yang termasuk ke dalam jenis-jenis kata beragam menurut kelas kata pembentuknya yang dikutip dari artikel kata majemuk.


Adapun beberapa jenis kata beragam menurut kelas kata pembentuknya sendiri yaitu sebagai berikut ini!


1. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Jenis-jenis Kata Benda + Jenis-Jenis Kata Benda Pula


Contohnya:



  • Sapu tangan: kata benda sapu + kata benda tangan.

  • Gelas kaca: kata benda gelas + kata benda kaca.


2. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Benda + Jenis-Jenis Kata Kerja


Mislanya:



  • Meja makan: kata benda meja + kata kerja makan.

  • Kursi goyang: kata benda kursi + kata kerja goyang.


3. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Benda + Jenis-jenis Kata Sifat


Misalnya:



  • Kursi panas: kata benda kursi + kata sifat panas.

  • Rumah sakit: kata benda rumah + kata sifat sakit.


4. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Sifat + Kata Kerja


Misalnya:



  • Salah asuh: kata sifat salah + kata kerja asuh.

  • Susah makan: kata sifat susah + kata kerja makan.


5. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Sifat + Kata Benda


Misalnya:



  • Sakit hati: kata sifat sakit + kata benda hati.

  • Pahit lidah: kata sifat pahit + kata benda lidah.


6. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Sifat + Kata sifat


Misalnya:



  • Cantik jelita: kata sifat cantik + kata sifat jelita

  • Tampan rupawan: kata sifat tampan + kata sifat rupawan.


7. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Kerja + Kata Kerja


Misalnya:



  • Tarik ulur: kata kerja tarik + kata kerja ulur.

  • Maju mundur: kata kerja maju + kata kerja mundur.


8. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Kerja + Kata Benda


Misalnya:



  • Buang sampah: kata kerja buang + kata benda sampah.

  • Tendang bola: kata kerja tendang + kata benda bola.


9. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Kerja + Kata Sifat


Misalnya:



  • Kerja keras: kata kerja kerja + kata sifat keras

  • Main kasar: kata kerja main + kata sifat kasar.


10. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Jenis-Jenis Kata Bilangan + Kata Benda


Misalnya:



  • Dua kambing: kata bilangan dua + kata benda kambing.

  • Tiga orang: kata bilangan tiga + kata benda orang.


11. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Kata Bilangan + Kata Kerja


Misalnya:



  • Satu padu: kata bilangan satu + kata kerja padu.

  • Satu langkah: kata bilangan satu + kata kerja langkah.


12. Kata Majemuk yang Terbentuk dari Jenis-Jenis Kata Keterangan + Kata Benda


Misalnya:



  • Dari Semarang: kata keterangan dari + kata benda Semarang.

  • Dengan pisau: kata keterangan dengan + kata benda pisau.


Dari pemaparan di atas, bisa kita simpulkan bahwa jenis-jenis kalimat beragam menurut kelas kata pembentuknya terdiri atas dua belas jenis. Kesemuanya itu terbentuk oleh beberapa jenis kata yang bergabung antara satu dengan lainnya, sehingga menghasilkan kata beragam yang berbentuk dan bermakna baru. Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kata beragam menurut kelas kata pembentuknya pada artikel kali ini. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata beragam maupun bahasa Indonesia. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Tuesday, February 19, 2019

√ 4 Jenis-Jenis Kata Beragam Menurut Kekerabatan Kata Pembentuknya

Sebelumnya, kita telah mengetahui mana saja jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya, serta mana saja yang termasuk jenis-jenis kata beragam menurut kelas kata pembentuknya. Pada artikel kali ini, kita akan mengetahui mana saja yang termasuk jenis-jenis kata beragam menurut korelasi kata pembentuknya. Adapun beberapa jenis kata beragam tersebut–yang dikutip dari artikel kata majemuk–adalah sebagai berikut ini!


1. Kata Majemuk yang Kata Pembentuk Pertamanya Berperan sebagai Awalan


Jenis-jenis kata beragam menurut korelasi kata pembentuknya yang pertama ialah kata beragam yang kata pembentuk pertamanya berperan sebagai awalan. Pada kata ini, kata pembentuk pertama pada kata beragam ini berperan sebagai awalan, sedangkan kata pembentuk setelahnya merupakan kata kata yang diberi awalan. Untuk mengetahui menyerupai apa bentuk kata beragam ini, berikut beberapa tumpuan diantaranya!



  • Swafoto: kata ini terdiri atas swa yang berperan sebagai awalan, dan foto yang merupakan unsur yang diberi awalan.

  • Adikuasa: kata ini terdiri atas adi yang berperan sebagai awalan, dan kuasa yang merupakan unsur yang diberi awalan.

  • Narahubung: kata ini terdiri atas nara yang berperan sebagai awalan, dan hubung yang berperan sebagai yang diberi awalan.


2. Kata Majemuk yang Kata Pembentuk Pertamanya Berperan sebagai Pangkal Kata


Jenis kata beragam ini ialah jenis kata beragam yang kata pembentuk pertamanya berperan sebagai pangkal kata, dan kata pembentuk setelahnya berperan sebagai pelengkapnya. Misalnya:



  • Tari bebas: kata ini terdiri atas tari sebagai pangkal kata, dan bebas sebagai pelengkapnya.

  • Macan tutul: kata ini terdiri atas macan sebagai pangkal kata, dan tutul sebagai pelengkapnya.

  • Buku tulis: kata ini terdiri atas buku sebagai pangkal kata, dan tulis sebagai pelengkapnya.


3. Kata Majemuk yang Kedua Kata Pembentuknya ialah Pangkal Kata


Kebalikan dari jenis kata beragam nomor dua, kata beragam ini justru terdiri atas dua unsur kata yang sama-sama berperan sebagai pangkal kata. Misalnya:



  • Bumiputra: kata ini terdiri atas bumi dan putra yang sama-sama berperan sebagai pangkal kata.

  • Mahasiswa: kata ini terdiri atas kata maha dan siswa yang sama-sama berperan sebagai pangkal kata.

  • Purbakala: kata ini terdiri atas kata purba dan kala yang sama-sama berperan sebagai pangkal kata.


4. Kata Majemuk yang Kedudukan Dua Kata Pembentuknya Sederajat


Jenis-jenis kata beragam menurut korelasi kata pembentuknya yang terakhir ialah kata beragam yang kedua unsurnya sederajat. Sesuai namanya, jenis kata beragam ini merupakan kata beragam yang kata pembentuknya berkedudukan sejajar. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada contoh-contoh di bawah ini!



  • Sanak saudara: merupakan kata beragam yang terdiri atas sanak dan saudara yang berkedudukan setara/sederajat.

  • Cantik jelita: merupakan kata beragam yang terdiri atas cantik dan jelita yang berkedudukan setara/sederajat.

  • Tampan rupawan: merupakan kata beragam yang terdiri atas tampan dan rupawan yang berkedudukan setara/sederajat.


Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kata beragam menurut korelasi kata pembentuknya. Jika ingin mengetahui beberapa jenis kata lainnya, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu: jenis-jenis kata sandang, jenis-jenis kata depan, dan jenis-jenis kata bilangan.


Semoga bermanfaat dan bisa memperlihatkan wawasan gres bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai jenis-jenis kata beragam pada khususnya, maupun mengenai bahan pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon maafkan pula jikalau ada kesalahan dalam penulisan maupun penuturan dalam pembahasan artikel kali ini. Sekian dan juga terima aksih.



Sumber https://dosenbahasa.com

√ 15 Teladan Kata Beragam Senyawa Dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Salah satu diantara jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya yakni kata beragam senyawa. Kata majemuk ini merupakan kata beragam yang metode penulisannya dilakukan dengan cara menggabungkan dua morfem atau kata pembentuk kata beragam ini. Untuk lebih mengetahui menyerupai apa bentuk jenis kata beragam ini, berikut ini akan ditampilkan beberapa pola kata beragam senyawa dalam format kalimat sebagaimana yang ditampilkan berikut ini!



  1. Matahari pagi ini bersinar dengan begitu terang.

    • Matahari: merupakan adonan kata mata dan hari yang ditulis dengan cara digabungkan atau diserangkaikan.



  2. Wanita itu selalu memakai kacamata bundar.

    • Kacamata: merupakan adonan kata kaca dan mata yang ditulis dengan cara digabungkan atau diserangkaikan.



  3. Pasukan kami berhasil membunuh hulubalang pasukan lawan.

    • Hulubalang: merupakan adonan kata hulu dan balang yang ditulis dengan cara digabungkan atau diserangkaikan.



  4. Ujang merupakan bumiputra Ciamis.

    • Bumiputra: merupakan adonan kata bumi dan putra yang ditulis dengan cara digabungkan atau diserangkaikan.



  5. Airmatanya mengalir dengan begitu deras.

    • Airmata: merupakan adonan dari kata air dan mata yang ditulis dengan cara digabungkan atau diserangkaikan.



  6. Dennis Adhiswara menjadi narasumber dalam program seminar konten kreatif itu.

    • Narasumber: merupakan adonan dari kata nara dan sumber yang ditulis dengan cara diserangkaikan atau digabung.



  7. Untuk gosip lebih lanjut soal program seminar itu, para penerima bisa menghubungi narahubung yang tertera pada pamflet seminar tersebut.

    • Narahubung: merupakan adonan dari kata nara dan hubung yang ditulis dengan cara diserangkaikan atau digabung.



  8. Pak Rashid dikenal sebagai sosok yang bijaksana.

    • Bijaksana: merupakan adonan dari kata bijak dan sana yang ditulis dengan cara diserangkaikan atau digabung.



  9. Max Havelaar merupakan novel adikarya yang digubah oleh Multatuli.

    • Adikarya: merupakan adonan dari kata adi dan karya yang ditulis dengan cara diserangkaikan atau digabung,



  10. Pak Santosa sekarang telah membuka bisnis gres di bidang budidaya lobster dan kepiting.

    • Budidaya: merupakan adonan dari kata budi dan karya yang ditulis dengan cara diserangkaikan atau digabung.



  11. Acara ekspo itu menampilkan beberapa lukisan adiluhung.

    • Adiluhung: merupakan adonan dari kata adi dan luhung yang ditulis serangkai dengan cara digabung atau diserangkaikan.



  12. Orangtua Andi jarang sekali ada di rumah.

    • Orangtua: merupakan adonan dari kata orang dan tua yang ditulis secara serangkai atau digabung.



  13. Para mahasiswa tengah berdemo di depan gedung rektorat pada pagi hari tadi.

    • Mahasiswa: merupakan adonan dari kata maha dan siswa yang ditulis secara serangkai atau digabung.



  14. J.S. Badudu merupakan mahaguru di bidang ketatabahasaan Indonesia.

    • Mahaguru: merupakan adonan kata maha dan guru yang ditulis secara serangkai atau digabung.



  15. Saat ini, Pak Slamet masih berstatus tunakarya.

    • Tunakarya: merupakan adonan kata tuna dan karya yang ditulis serangkai atau digabung.




Demikianlah beberapa pola kata beragam senyawa dalam kalimat bahasa Indonesia. Untuk mengetahui beberapa pola dari jenis kata lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh kata benda abnormal dalam bahasa Indonesia, contoh kata kerja reflektif, contoh kata sifat dasar, contoh kata bilangan tentu, contoh kata sandang jamak, dan contoh kata depan “dengan”. Semoga bermanfaat dan bisa memperlihatkan suatu wawasan yang gres bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata beragam senyawa pada khususnya, maupun mengenai bahan pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih banyak.



Sumber https://dosenbahasa.com

Monday, February 18, 2019

√ 12 Pola Kata Beragam Nonsenyawa Dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Sebelumnya, kita sudah mengetahui beberapa contoh kata beragam senyawa yang ditampilkan dalam format kalimat. Kali ini, kita akan mengetahui beberapa pola dari jenis-jenis kata beragam menurut metode penulisannya yang ditampilkan dalam format kalimat. Adapun jenis kata majemuk tersebut ialah kata beragam nonsenyawa. Kata beragam ini sendiri ialah suatu kata beragam yang metode penulisan kata-kata pembentuknya ialah dipisah atau tidak diserangkaikan. Untuk contoh-contoh dari jenis kata beragam ini sendiri ialah sebagaimana berikut ini!



  1. Setiap hari, Cindy selalu membawa sapu tangan ke sekolahnya.

    • Sapu tangan: merupakan kata beragam yang terdiri atas sapu dan tangan yang ditulis secara terpisah atau tak serangkai.



  2. Kerja sama antar kedua perusahaan tersebut berjalan dengan sangat baik.

    • Kerja sama: merupakan kata beragam yang terdiri atas kata kerja dan sama yang ditulis secara terpisah atau tak serangkai.



  3. Tanaman lidah buaya ternyata memiliki manfaat lain selain untuk pertumbuhan rambut.

    • Lidah buaya: merupakan kata beragam yang terdiri atas kata lidah dan buaya yang ditulis secara terpisah atau tak serangkai.



  4. Buah jambu air di rumah Pak Rusmin mulai meranum.

    • Jambu air: merupakan kata beragam yang terdiri atas kata jambu dan air yang ditulis secara terpisah.



  5. Tangan kanan Andre terkilir ketika bermain batminton.

    • Tangan kanan: merupakan kata beragam yang terdiri atas kata tangan dan kanan yang ditulis tidak serangkai.



  6. Selamat datang untuk para wisatawan di manapun Anda berasal!

    • Selamat datang: merupakan kata beragam yang terdiri atas kata selamat dan datang yang ditulis secara terpisah atau tidak serangkai.



  7. Radit tengah temembeli roti tawar di sebuah pasar swalayan.

    • Roti tawar: merupakan kata beragam yang terdiri atas kata roti dan tawar yang ditulis secara terpisah atau tidak serangkai.



  8. Salah satu binatang yang ada di temopat penangkaran binatang itu adalah macan tutul.

    • Macan tutul: merupakan kata beragam yang terdiri atas kata macan dan tutul yang ditulis secara tidak serangkai atau terpisah.



  9. Di rumah itu terdapat sebuah pohon jambu yang diduga telah tumbuh sejak rumah itu belum dibangun.

    • Pohon jambu: merupakan kata beragam nonsenyawa yang terdiri atas kata pohon dan jambu yang ditulis secara terpisah atau tidak serangkai.



  10. Anak-anak sedang bermain sepak bola di lapangan itu.

    • Sepak bola: merupakan kata beragam nonsenyawa yang terdiri atas kata sepak dan bola yang ditulis secara terpisah atau tidak serangkai.



  11. Bintang film itu sekarang sudah pensiun dari bidang yang telah digelutinya selama dua puluh tahun itu.

    • Bintang film: merupakan kata beragam nonsenyawa yang dibuat dari kata bintang dan film yang ditulis secara terpisah atau tidak sejajar.



  12. Fira merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.

    • Anak bungsu: merupakan kata beragam nonsenayawa yang terbentuk dari kata anak dan bungsu yang ditulis secara terpisah atau tidak serangkai.




Demikianlah beberapa pola kata beragam nonsenyawa dalam kalimat bahasa Indonesia. Untuk mengetahui beberapa pola dari jenis kata lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh kata benda aktual dalam bahasa Indonesia, contoh kata bantu bilangan, contoh kata kerja benefaktif, dan contoh kata sandang tunggal. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata beragam khususnya, maupun mengenai bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com

Sunday, February 17, 2019

√ 12 Pola Kata Beragam Yang Terbentuk Dari Penggabungan Dua Kata Benda

Berdasarkan kelas kata pembentuknya, kata majemuk terbagi menjadi beberapa jenis, di mana salah satu diantara jenis-jenis kata beragam menurut kelas kata pembentuknya itu yaitu kata beragam yang terbentuk dari dua jenis-jenis kata benda. Seperti namanya, kata beragam ini merupakan kata yang terbentuk oleh dua kata pembentuk yang sama-sama berupa kata benda. Untuk mengetahui menyerupai apa bentuk kata ini, berikut ditampilkan beberapa misalnya sebagaimana berikut ini!



  1. Setiap hari, Maya selalu membawa sapu tangan ke sekolah.

    • Sapu tangan: kata beragam yang terbentuk dari kata benda sapu + kata benda tangan. Keduanya merupakan jenis kata benda konkret



  2. Paman telah membeli selusin gelas kaca dari toko tersebut.

    • Gelas kaca: kata beragam yang terbentuk dari kata benda gelas + kata benda kaca. Keduanya merupakan jenis kata benda konkret.



  3. Anni sedang menyantap keripik singkong yang dia beli di warung.

    • Keripik singkong: kata beragam yang terbentuk dari kata benda keripik + kata benda singkong. Keduanya merupakan jenis kata benda konkret.



  4. Aku menyantap kue bolu pemberian temanku.

    • Kue bolu: kata beragam yang terbentuk dari kata benda kue dan kata benda bolu. Keduanya merupakan jenis kata benda konkret.



  5. Pohon mangga itu sekarang kian meninggi.

    • Pohon mangga: kata beragam yang terbentuk dari kata benda pohon dan kata benda mangga. Keduanya merupakan jenis kata benda konkret.



  6. Paman habis membeli paku payung di toko material itu.

    • Paku payung: kata beragam yang terbentuk dari kata benda paku dan kata benda payung. Keduanya merupakan jenis kata benda konkret.



  7. Mira resmi bersekolah di sebuah sekolah kejuruan.

    • Sekolah kejuruan: kata beragam yang terbentuk dari adonan kata benda konkret sekolah dan kata benda abstrak kejuruan.



  8. Mereka tengah melaksanakan rapat di kantor kelurahan.

    • Kantor kelurahan: kata beragam yang terbentuk dari adonan kata benda konkret kantor dan kata benda abstrak kelurahan.



  9. Pria itu sering terlhat memakai tas ransel.

    • Tas ransel: kata beragam yang terbentuk dari adonan kata benda tas dan ransel yang di mana keduanya termasuk ke dalam jenis kata benda konkret.



  10. Para warga berdatangan ke kantor kecamatan untuk mengurus KTP elektronik mereka.

    • Kantor kecamatan: kata beragam yang terbentuk dari adonan kata benda konret kantor dan kata benda abstrak kecamatan.



  11. Pak Nu’man merupakan guru kesenian kami yang baru.

    • Guru kesenian: kata beragam yang terbentuk dari adonan kata benda konkret guru dan kata benda abstrak kesenian.



  12. Di rumah Pak Johan, terdapat pohon asam yang sudah usang tumbuh jauh sebelum dia tinggal di rumahnya.

    • Pohon asam: kata beragam yang terbentuk dari adonan kata benda konkret pohon dan kata benda konkret asam.




Demikianlah beberapa pola kata majemuk  yang terbentuk dari penggabungan dua kata benda. Untuk mengetahui beberapa pola kata beragam dan jenis kata lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh kata beragam senyawa, contoh kata beragam nonsenyawa, pola kata benda faktual dalam bahasa Indonesia, serta contoh kata benda ajaib dalam bahasa Indonesia.


Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan gres bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata beragam pada khususnya, maupun bahan pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan kalau terdapat kesalahan penulisan ataupun penuturan dalam pembahasan bahan kali ini. Sekian dan juga terima kasih yang sebesar-besarnya.



Sumber https://dosenbahasa.com

Saturday, February 16, 2019

√ 14 Teladan Kata Beragam Yang Terbentuk Dari Penggabungan Dua Kata Sifat

Sebelumnya, kita telah mengetahui beberapa contoh kata beragam yang terbentuk dari penggabungan dua kata benda yang merupakan satu diantara jenis-jenis kata beragam menurut kelas kata pembentuknya. Kali ini, kita juga akan mengetahui beberapa teladan dari jenis kata majemuk menurut kelas kata pembentuk lainnya, yaitu kata beragam yang terbentuk dar dua kata sifat. Seperti namanya, kata beragam ini merupakan kata yang terbentuk dari dua jenis-jenis kata sifat yang ada. Adapun beberapa teladan dari kata beragam ini yaitu sebagai berikut ini!



  1. Dia sekarang telah menjadi seserang yang kaya raya.

    • Kaya raya: merupakan kata beragam yang terbentuk dari penggabungan kata sifat kaya dan juga kata sifat raya.



  2. Dia yaitu perempuan yang cantik jelita.

    • antik jelitas: merupakan kata beragam yang terbentuk dari penggabungan kata sifat cantik dan kata sifat jelita.



  3. Pria itu dianggap sebagai laki-laki yang tampan rupawan oleh para perempuan di sini.

    • Tampan rupawan: merupakan kata beragam yang terbentuk dari penggabungan kata sifat tampan dan juga rupawan.



  4. Aku kecewa berat atas keputusannya mundur dari organisasi ini.

    • Kecewa berat: merupakan kata beragam hasil penggabungan dua kata sifat, yaitu kecewa dan berat.



  5. Wanita itu wajahnya merah padam saat melihat laki-laki itu.

    • Merah padam: merupakan kata beragam hasil penggabungan kata sifat merah dan kata sifat padam.



  6. Dia selalu terlihat menggunakan jaket berwarna biru muda.

    • Biru muda: merupakan kata beragam hasil penggabungan kata sifat biru dan kata sifat muda.



  7. Cinta buta telah membuatnya berbuat otoriter kepada kekasihnya.

    • Cinta buta: merupakan kata beragam hasil penggabungan kata sifat cinta dan kata sifat buta.



  8. Fahmi memarahi Gita karena cemburu buta.

    • Cemburu buta: merupakan kata beragam hasil penggabungan kata sifat cemburu dan kata sifat buta.



  9. Manis pahit kehidupan telah kami rasakan bersama.

    • Manis pahit: merupakan kata beragam yang terbentuk dari hasil penggabungan kata sifat manis dan kata sifat pahit.



  10. Tubuhnya basah kuyup akibat kehujanan.

    • Basah kuyup: merupakan kata beragam yang terbentuk dari hasil penggabungan kata sifat basah dan kata sifat kuyup.



  11. Sinta tengah gundah gulana karena ditinggal pergi kekasihnya yang akan ke Singapura.

    • Gundah gulana: merupakan kata beragam yang terbentuk dari kata sifat gundah dan kata sifat gulana.



  12. Rindu dendam ini sungguh tak tertahankan.

    • Rindu dendam: merupakan kata beragam yang terbentuk dari kata sifat rundu dan kata sifat dendam.



  13. Dia sudah susah payah membantumu, tapi kamu malah menafikannya.

    • Susah payah: merupakan kata beragam yang terbentuk dari kata sifat susah dan kata sifat payah.



  14. Awan putih itu sekarang berubah warna menjadi hitam pekat.

    • Hitam pekat: merupakan kata beragam yang terebntuk dari kata sifat hitam dan kata sifat pekat.




Demikianlah beberapa teladan kata beragam yang terbentuk dari penggabungan dua kata sifat. Untuk mengetahui beberapa teladan kata beragam dan jenis kata lainnya pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut ini, yaitu: contoh kata beragam senyawa, contoh kata beragam nonsenyawa, dan artikel contoh kata sifat dasar. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan gres bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata beragam pada khususnya, maupun bahan pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon maafkan pula kalau terdpaat kesalahan-kesalahan di dalam penulisan artikel kali ini. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com