Showing posts with label Kimia. Show all posts
Showing posts with label Kimia. Show all posts

Thursday, February 6, 2020

√ 4 Sifat Stainless Steel Yang Mempunyai Kegunaan Dalam Kehidupan

Beberapa materi yang erat kita kenal menyerupai stainless steel sangat mempunyai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Stainless steel bisa terdapat dalam kita mobil, komputer, ponsel, sekolah, kantor, pesawat, kereta api, kapal dan di hampir setiap peralatan yang sering digunakan. Dapur Anda mungkin termasuk peralatan stainless steel, serta pisau, sendok, garpu dan peralatan lainnya.


Nama bahan, stainless steel, merupakan penghargaan untuk salah satu fitur utamanya – kemampuan untuk menahan korosi. Tapi stainless steel mempunyai beberapa sifat pelengkap yang menjadikannya salah satu materi yang paling mempunyai kegunaan di masyarakat modern dan pilihan favorit desainer, arsitek dan insinyur.


Tahan karat


Stainless steel populer lantaran ketahanan terhadap karat, tapi materi ini juga menolak banyak sekali bentuk lain dari korosi. Nilai yang berbeda dari stainless steel cocok untuk aplikasi tertentu, menyerupai melawan efek korosif dari air garam atau eksposur kimia.


Khusus baja tahan karat juga sanggup menahan korosi galvanik yang disebabkan oleh logam yang berbeda menghasilkan arus listrik impulsif yang sanggup menurunkan logam. Komposisi kimia dari stainless steel mengatakan lapisan oksida kompleks yang bervariasi dengan nilai yang berbeda dan menanamkan ketahanan korosi material.


Kekuatan super


Stainless steel mempertahankan banyak kekuatan keseluruhan baja biasa dan sanggup diproduksi dengan banyak sekali sifat kekuatan dan kekerasan. Hal ini dipakai dalam banyak sekali aplikasi konstruksi di mana kekuatan dan ketahanan korosi diperlukan. Stainless steel untuk rangka atau tulang bangunan, umumnya dikenal sebagai rebar, sering dipakai untuk mengatakan derma struktural untuk beton di jembatan, di mana kontak dengan air garam akan menurunkan kualitas baja biasa.


Susunan kimia sanggup dikustomisasi


Stainless steel yaitu paduan dari beberapa unsur. Besi yaitu konstituen utama. Kombinasi zat besi dan karbon menghasilkan baja. Menambahkan unsur ketiga, kromium, menghasilkan stainless steel. Insinyur materi sanggup mengatur jumlah setiap elemen secara bervariasi, dan sanggup menambahkan unsur pelengkap menyerupai mangan atau fosfor untuk menciptakan banyak sekali jenis stainless steel dengan sifat yang cocok untuk kiprah tertentu. Secara keseluruhan, ada lebih dari 100 nilai dari stainless steel tersedia untuk desainer industri.


Gambar Sempurna


Stainless steel banyak dipakai dalam arsitektur dan aplikasi rumah dengan penampilan dan daya tahan yang menarik. Pilih metode pengolahan sanggup memproduksi stainless steel dengan tampilan yang mengkilap atau bertekstur.


Stainless steel juga bisa dibentuk magnetik atau non-magnetik, memperlihatkan desainer bahkan lebih banyak kesempatan untuk kustomisasi. Banyak peralatan rumah, termasuk kulkas, kompor dan perabot lainnya, biasanya dibentuk dari stainless steel.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Monday, January 27, 2020

√ Pola Senyawa Logam Alkali Tanah

Logam Alkali Tanah yaitu unsur-unsur kimia yang diletakan pada Golongan 2 dalam tabel periodik unsur. Logam alkali tanah ini terdiri dari berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra). Radium kadang tidak dianggap sebagai alkali tanah lantaran sifat radioaktif yang dimilikinya.


Oksida dan hidroksida logam alkali tanah


Semua oksida logam alkali tanah dalam air akan membentuk hidroksida yang bersifat basa, kecuali BeO yang bersifat amfoter.


CaO(s) + CH2O(l)  Ca(OH)2(aq)


Reaksi oksida logam alkali tanah dengan air merupakan reaksi eksoterm, dan semakin ke bawah, semakin besar energi yang dihasilkan. MgO bereaksi lambat, sedangkan CaO (kapur tohor) bereaksi besar lengan berkuasa dan menghasilkan panas yang tinggi. Sementara itu BaO yang direaksikan dengan air akan kelihatan membara. Kelarutan hidrosida alkali tanah dari Mg ke Ba semakin besar. Hal ini disebabkan oleh jari-jari ion M2+ yang semakin besar, menjadikan turunnya energi hidrasi sehingga kelarutannya semakin besar. Urutan kelarutan hidroksida alkali tanah yaitu sebagai berikut:


Mg(OH)2 < Ca (OH)2 < Sr(OH)2 < Ba(OH)2


Meskipun Mg(OH)2 sukar larut, tetapi lantaran Mg(OH)2 dalam larutan mengalami ionisasi sempurna, maka Mg(OH)2 dikelompokan ke dalam basa yang kekuatannya sedang atau kuat; sedangkan Ca(OH)2, Sr(OH)2, dan Ba(OH)2 dikelompokan sebagai basa kuat.


Senyawa Be(OH)2 sanggup larut dalam basa besar lengan berkuasa membentuk ion berilat [Be(OH)4]2ˉ. Hal ini mengambarkan sifat amfoter dari berilium. Larutan garam berilium dalam air bersifat asam lantaran adanya hidrolisis.


Senyawa MgO dikenal sebagai bata tahan api lantaran tidak terurai pada suhu tinggi, sedangkan CaO dikenal sebagai kapur dan dipakai sebagai materi bangunan lantaran kemampuannya melaksanakan hidrasi (menyerap air). Ba(OH)2 dikenal dengan air barit yang sanggup dipakai untuk identifikasi adanya gas CO2 (dapat dipakai untuk membuktikan adanya gas CO2) .


Ba(OH)2(aq) + CO2(g)  BaCO3(s) + H2O(l)


Adanya endapan (keruh) mengambarkan bahwa gas yang mengenai air barit mengndung CO2.


Halida alkali tanah


Senyawa BeX2 merupakan senyawa halida yang berikatan kovalen dan sanggup membentuk polimer (molekul gabungan) yang sangat besar. Senyawa halida logam alkali tanah yang lain merupakan senyawa ion yang memiliki kemampuan untuk menarik air (higroskopis). CaCl2 digunakan untuk memurnikan alkohol lantaran sanggup menarik seluruh air yang terlalut di dalam alkohol. Semua garam halida dari alkali tanah gampang larut dalam air.


c) Kelarutan senyawa alkali tanah


Beberapa senyawa logam alkali tanah sukar larut di dalam air. Senyawa-senyawa tersebut yaitu senyawa hidroksida, sulfat, karbonat, oksalat, dan kromat. Jika kation alkali tanah yang terlaut di dalam air ditetesi dengan larutan yang mengandung anion hidroksida, sulfat, karbonat, kromat, atau oksalat; akan terjadi pengendapan (kekeruhan) kalau hasil kali konsentrasi ion-ion di dalam larutan tersebut sudah melebihi nilai Ksp-nya.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Saturday, January 25, 2020

√ Sifat Fisis Dan Kimia Unsur Oksigen

Oksigen yaitu gas. Ini yaitu unsur yang tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, gas yang merupakan penyusun dari 21% atmosfer dan ditemukan dalam air, di sebagian besar batuan dan mineral, dan banyak senyawa organik, yang bisa bergabung dengan semua unsur kecuali gas inert, yaitu aktif dalam proses fisiologis, dan yang terlibat terutama dalam proses pembakaran.


Oksigen yaitu unsur penting dalam proses pernapasan dari sebagian besar sel-sel hidup. Nomor Atom unsur ini yaitu 8 dan Simbol oksigen yaitu O.


Apa itu Oksigen? – Asal / Arti dari nama Oksigen


Nama oksigen berasal dari bahasa Yunani ‘Oxys’ yang artinya “tajam, asam”, sebab oksigen diyakini konstituen kunci dalam pembentukan asam, dan Yunani ‘gen atau genes’ artinya “pembentuk”. Ahli kimia Perancis Antoine-Laurent Lavoisier awalnya berpikir bahwa oksigen yaitu produser asam sebab dengan aben fosfor dan belerang dan melarutkan dalam air, ia bisa menghasilkan asam.


Tabel Periodik dan Klasifikasi Unsur Oksigen


Unsur sanggup diklasifikasikan menurut keadaan fisik mereka misal gas, padat atau cair. Unsur oksigen ini yaitu gas. Oksigen diklasifikasikan sebagai unsur dalam kepingan ‘non-logam’ yang sanggup ditemukan pada golongan VIA atau kalkogen dari tabel periodik.


Sifat fisis


Pada suhu kamar, oksigen merupakan gas tidak berwarna dan tidak berbau, serta memiliki titik didih -182,95oC dan titik leleh -218,79oC. Oksigen cair memiliki warna biru langit. Oksigen sanggup larut dalam air dengan kelarutan 5% volume pada 0oC. Semakin besar tekanan, kelarutan oksigen dalam air semakin besar.


Sifat kimia


Oksigen merupakan unsur yang reaktif. Dalam keadaan bebas, unsur ini terdapat dalam dua bentuk molekul, yaitu molekul oksigen diatomik (O2) dan bentuk alotropinya, yaitu molekul triatomik yang dikenal dengan ozon (O3).


Oksigen sanggup bersenyawa dengan aneka macam unsur. Oksigen yang bersenyawa dengan unsur lain dikenal dengan nama oksida. Oksigen merupakan gas yang memiliki tugas dalam proses pembakaran (unsur pembakar), yang pertama kali dikenali oleh Carl Wilhelm Scheele pada dikala memanaskan raksa(II) oksida. Penelitian ini lalu dilanjutkan oleh Joseph Priestley, yang sekarang dikenal sebagai penemu oksigen.


HgO(s) Hg(s) + ½ O2(g)



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Wednesday, January 15, 2020

√ Pengertian Kemiluminesensi

Kemiluminesensi ialah emisi cahaya atau pedaran yang terjadi pada suhu rendah dan tidak menyerupai lampu pijar pada suhu tinggi, sebagai hasil dari reaksi kimia. Kemiluminesensi juga dikenal sebagai pembentukan radiasi elektromagnetik menyerupai cahaya oleh pelepasan energi dari reaksi kimia. Sementara cahaya pada prinsipnya sanggup dipancarkan dalam wilayah sinar ultraviolet, cahaya nampak atau, infra merah, yang memancarkan cahaya tampak ialah yang paling umum. Mereka juga paling menarik dan lebih bermanfaat.


Contoh terbaik dari Kemiluminesensi ini mungkin reaksi kimia yang dipakai untuk menciptakan cahaya dari tongkat yang menyala, yang merupakan hasil dari retakan botol kecil dari satu kimia menjadi materi kimia yang berekasi dengan itu. Kemiluminesensi juga ditemukan di beberapa jamur dan cacing tanah.


Kemiluminesensi paling umum terjadi di lautan, di mana banyak organisme dari ikan hingga cacing yang hidup pada kedalaman yang jauh, mempunyai organ bercahaya. Ahli kimia telah mengeksploitasi reaksi-reaksi pemancar cahaya sebagai penanda dalam sejumlah laboratorium besar dan klinis tes.


Apa saja jenis luminesens?


Ada 3 jenis reaksi yang menghasilkan pendaran atau luminesensi yaitu sebagai berikut.



  • Reaksi Kemiluminesensi: Reaksi kimia yang memakai senyawa sintetik dan biasanya melibatkan zat yang sangat teroksidasi menyerupai peroksida biasanya disebut reaksi kimia-luminesensi-. Misalnya, Luminol, materi kimia yang secara luas dipakai dalam komunitas forensik, bereaksi dengan besi untuk menghasilkan reaksi kimia-luminesensi. Ketika tim forensik ingin memilih apakah ada atau tidak jejak darah di TKP, mereka sanggup menyemprot lokasi dengan luminol untuk menghasilkan reaksi.

  • Reaksi bio-luminesensi: reaksi pedaran cahaya yang timbul dari organisme hidup, menyerupai kunang-kunang atau ubur-ubur, umumnya dikenal sebagai reaksi bio-luminesensi.

  • Reaksi elektro- luminesensi: pancaran cahaya dari reaksi yang berlangsung dengan memakai arus listrik ditetapkan sebagai reaksi elektro-luminesensi.


Apa yang menjadikan luminesensi?


luminesensi lantaran emisi cahaya oleh suatu zat yang biasanya disebabkan saat sebuah elektron kembali dari keadaan energi yang lebih tinggi ke keadaan yang lebih rendah atau keadaan dasar sambil kehilangan kelebihan energi yang membentuk pedaran. Dan kimia- luminesensi terjadi saat eksitasi elektronik lantaran reaksi kimia yang menghasilkan keadaan elektron yang lebih tinggi dan elektron kehilangan energi ekstra dalam bentuk cahaya (luminiscence) untuk kembali ke keadaan dasar yang lebih stabil.Kemiluminesensi ialah emisi cahaya atau pedaran yang terjadi pada suhu rendah dan tidak s √ Pengertian Kemiluminesensi


Apa aplikasi dari Kemiluminesensi?



  • Luminol dipakai pada perangkat komersial portable disebut Luminox yang dipakai untuk mengukur bpm konsentrasi kecil polutan (bagian per miliar), konsentrasi nitrogen dioksida di udara

  • Dalam analisis spesies organik – Kemiluminesensi berkhasiat dengan enzim, di mana substrat tidak terlibat secara eksklusif dalam reaksi Kemiluminesensi tapi dengan produk ini.

  • cahaya tongkat yang dipakai sebagai tongkat navigasi khusus oleh angkatan laut. Para penyelam membawa tongkat ini untuk menavigasi di perairan berlumpur.

  • Kemiluminesensi telah menjadi dasar dari banyak teknik bio-analitis atau tes yang dipakai untuk mengukur senyawa tertentu dalam sampel



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Pengertian Heksana

Heksana yakni senyawa organik (hidrokarbon) yang terbuat dari unsur karbon dan hidrogen. Heksana yakni isomer bercabang (n-heksana). Senyawa yang ada dalam bentuk yang mempunyai susunan yang berbeda dari atom tapi berat molekul yang sama dikenal sebagai isomer. Heksana yakni penyusun yang signifikan dari bensin. Heksana secara luas dipakai sebagai pelarut non-polar yang murah, relatif aman, sebagian besar tidak aktif, dan gampang menguap.


Bensin yakni adonan cairan yang berasal dari minyak bumi yang terutama dipakai sebagai materi bakar dalam mesin pembakaran internal. Pelarut cair tanpa muatan parsial yang signifikan pada atom apapun, ibarat dalam hidrokarbon, atau di mana ikatan polar diatur sedemikian rupa sehingga dampak dari muatan parsial mereka saling menghilangkan dikenal sebagai pelarut non-polar.


Apa saja sifat dari Heksana?


Sifat fisik heksana yakni sebagai berikut.



  1.  Rumus molekul heksana yakni C6H14.

  2. Heksana sebagian besar cairan yang tidak berwarna.

  3.  Heksana mempunyai titik leleh sekitar -139,54 ° F (-95,3 ° C) dan

  4. Titik didih Heksana yakni 154,04 ° F (67,8 ° C).

  5. Heksana mempunyai massa molar 86,18 gram per mol (g / mol).

  6. Heksana juga merupakan molekul non-polar, yang berarti bahwa tidak larut dalam air.


Bagaimana struktur heksana?


Heksana yakni “alkana” dengan enam atom karbon. Alkana (juga dikenal sebagai parafin atau hidrokarbon jenuh) yakni senyawa kimia yang hanya terdiri dari unsur-unsur karbon (C) dan hidrogen (H) (yaitu, hidrokarbon), dimana atom-atom ini dihubungkan bersama secara langsung oleh ikatan tunggal. Heksana yakni molekul cukup sederhana.


Dengan awalan “heks” memperlihatkan bahwa ia mempunyai enam atom karbon. Atom karbon ini disertai oleh 14 atom hidrogen, menawarkan rumus molekul C6H14. Karbon disusun berantai berturut-turut, satu menyusul berikutnya. Setiap karbon mempunyai setidaknya dua atom hidrogen yang menempel padanya, kecuali untuk karbon pertama dan terakhir yang mempunyai tiga.


Bagaimana Heksana diproduksi?


Heksana terutama didapatkan penyulingan minyak mentah (cairan alami, yang gampang terbakar terdiri dari adonan kompleks hidrokarbon). Komposisi yang sempurna dari fraksi tergantung pada sumber minyak (crude atau direformasi) dan dari penyulingan. Produk industri (biasanya sekitar 50% berat dari rantai lurus isomer) yakni fraksi yang mendidih pada suhu 65-70 ° C. yang terbuat dari unsur karbon dan hidrogen √ Pengertian Heksana


Apa penggunaan Heksana?



  • Penggunaan yang paling baik dari heksana yakni fungsinya sebagai pelarut.

  • Banyak jenis tanaman dan sayuran memerlukan heksana untuk mengekstrak minyak dan protein mereka untuk dipakai dalam produk lainnyaseperti pada tanaman kedelai, kacang tanah, dan jagung.

  • Heksana juga dipakai sebagai pelarut pembersih rumah tangga dan sebagai pembersih industri.


Apa Kelemahan dari heksana?


Kelemahan dari heksana alasannya kiprahnya dalam ekstraksi minyak dan protein telah dikaitkan dengan debat. Banyak produk memanfaatkan minyak dan protein diekstraksi melalui penggunaan heksana. Produk ini termasuk susu bayi, masakan alternatif vegetarian, dan protein shake. Beberapa produk ini bahkan menyatakan menjadi alternatif alami atau sehat. kelompok kesehatan mempunyai sampel yang diuji dari produk industri yang memakai ekstrasi heksan, dan telah menemukan bahwa beberapa residu pada (ppm) tingkat bagian-per-juta tetap. Meskipun, beberapa orang menganggap hal ini menjadi tingkat yang aman, beberapa orang tidak nyaman.


Heksana sanggup masuk ke badan kita melalui paru-paru bila berada dalam udara yang kita hirup. Heksana juga sanggup masuk ke dalam badan melalui lambung dan usus bila berada dalam air minum atau makanan. Setelah heksana dihirup itu masuk ke pemikiran darah dan dibawa ke seluruh organ dalam badan Anda. Enzim dalam hati Anda memecah heksana. Jika Anda terkena konsentrasi tinggi heksana dalam jangka panjang, sanggup menyebabkan kerusakan pada sistem saraf Anda.


Dalam sekelompok pekerja di Jepang, diperkirakan bahwa pekerja yang sakit telah menghirup udara yang mengandung 500-2,500 bab per juta heksana di udara (500-2,500 ppm) untuk 8-14 jam sehari selama 6 bulan hingga beberapa tahun . Gejala pertama yang dialami pekerja yang terkena yakni perasaan mati rasa di kaki dan tangan mereka. Hal ini diikuti oleh kelemahan otot di kaki dan kaki bab bawah. Jika paparan terus berlanjut, tanda-tanda semakin memburuk. Mengendus produk yang mengandung heksana telah menyebabkan kelumpuhan pada lengan dan kaki pada sampaumur di Amerika Serikat dan Eropa.


Bagaimana mengurangi risiko paparan heksana?


Beberapa produk yang dipakai di rumah mungkin berisi heksana, misalnya, beberapa lem cepat kering dan semen yang dipakai sebagai hobi. Produk-produk ini harus dijauhkan dari jangkauan bawah umur dan hanya dipakai dengan ventilasi yang tepat.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Sunday, January 12, 2020

√ Soal Dan Pembahasan Materi Kimia Dalam Kehidupan Untuk Smp

Berikut ini yaitu materi pengawet alami yang biasa digunakan, kecuali .....

  1. Gula

  2. Garam

  3. Cuka

  4. Garam sorbat

Pembahasan:

Pengawet alami yang biasa dipakai yaitu garam, cuka, dan gula.

Jawaban: d

Unsur hara berikut yang terdapat dalam pupuk Za, kecuali …..



  1. Nitrogen

  2. Kalium

  3. Belerang

  4. (NH4)2SO4


Pembahasan:


Kandungan yang terdapat dalam pupuk Za yaitu nitrogen, belerang, (NH4)2SO4.


Jawaban: b


Dari materi kimia berikut, yang kondusif dipakai untuk masakan yaitu …..



  1. Rhodamin-B

  2. Asam Benzoat

  3. Tartazine

  4. Daun suji


Pembahasan:


Bahan kimia yang termasuk ke dalam pewarna alami yaitu daun suji.


Jawaban: d


Senyawa yang terdapat pada pemutih yaitu …..



  1. NH3

  2. H2SO4

  3. NaCIO

  4. NaOH


Pembahasan:


Pemutih mengandung materi hipoklorit (CaCIO3) dan natrium hipoklorit (NaCIO).


Jawaban: c


Manakah yang termasuk komponen utama dalam pasta gigi?



  1. NH3

  2. FCF

  3. (NH4)2SO4

  4. HNO3


Pembahasan:


Komponen utama pasta gigi yaitu amonia (NH3) yang berfungsi membersihkan plak gigi.


Jawaban: a


Berikut ini yang merupakan efek dari materi adiktif dan psikotropika yaitu ……



  1. Nikotin pada rokok menjadikan tekanan darah naik

  2. Alkohol pada minimum keras menjadikan iritasi pernapasan

  3. Amfetamin pada psikotropika menjadikan gangguan pencernaan

  4. Putau menjadikan badab mengalami peningkatan berat badan


Jawaban: a


Pencegahan sekunder sanggup dilakukan dengan cara …..



  1. Melakukan sosialisasi

  2. Melakukan initial intake

  3. Melakukan stabilisasi

  4. Melakukan pendidikan


Jawaban: b


Bahan pada pasta gigi berupa senyawa …..



  1. Deterjen dan gliserol

  2. Kalsium karbonat dan natrium

  3. Abrasif dan deterjen

  4. Amonia dan hipoklorit


Jawaban: c


Unsur hara yang terdapat pada pupuk urea yaitu …..



  1. Nitrogen, kalsium, phospor

  2. Kalsium, hidrogen, karbon

  3. Kalium, klorida, zink

  4. Karbon, hidrogen, nitrogen


Jawaban: d


Bahan pengawet berbahaya berupa …..



  1. Natamysin

  2. Natrium metasulfat

  3. Asam sorbat

  4. Kalium nitrit


Jawaban: a


Zat yang terdapat pada asap rokok yaitu …..



  1. Nikotin

  2. Karbon dioksida

  3. Amfetamin

  4. Fenebarbital


Jawaban: a


Manakah yang bukan ancaman dari insektida pada insan yaitu …..



  1. Terjadi kerusakan pada lambung

  2. Terjadi gangguan sistem saraf

  3. Terjadi problem pada imunitas

  4. Terjadi problem pada reproduksi


Jawaban: a


Berikut ini yang bukan sebagai kegunaan zat narkotika pada bidang kesehatan yaitu …..



  1. Sebagai zat insektan

  2. Sebagai zat depressan

  3. Sebagai zat desinfektan

  4. Sebagai zat analgesik


Jawaban: a


Bagian dari sabun yang bersifat polar yaitu …..



  1. Bagian hidrofilik

  2. Bagian hidrofobik

  3. Bagian gliserol

  4. Bagian kalsium hidrogen karbonat


Jawaban: a


Bahan pewarna yang menjadikan warna kuning dan merah yaitu …..



  1. Amarant dan tartrazine

  2. Erythrosine dan fast green

  3. Briliant blue dan sunset yellow

  4. Tartrazine dan erythrosine


Jawaban: d



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

√ Soal Dan Pembahasan Sistem Koloid Essay

Koloid yaitu substansi yang tersebar di seluruh zat lain dengan sangat merata, ke titik pemerataan di tingkat mikroskopis. Dalam rangka untuk didistribusikan dengan cara ini, adonan koloid harus dipecah menjadi partikel-partikel yang sangat kecil, yang disebut partikel koloid, yang terlalu kecil untuk pribadi dilihat oleh mikroskop konvensional. Pemahaman anda wacana koloid akan bertambah dengan menyimak soal-soal berikut.


1. Sebutkan perbandingan antara koloid dan suspensi!

Pembahasan :













KoloidSuspensi
1.      Bentuk adonan tampak homogen, tetapi jikalau diamati dengan mikroskop ultra menjadi tampak heterogen


2.      Stabil


3.      Dua fase


4.      Ukuran partikel terdispersi antara 1 nm – 100 nm


5.      Tidak sanggup disaring kecuali dengan penyaring


6.      Padatan halus


7.      Sistem dispersinya halus

1.      Bentuk adonan heterogen


2.      Stabil


3.      Dua fase


4.      Ukuran partikel terdispersi > 100 nm


5.      Dapat disaring


6.      Sistem dispersinya padatan


7.      kasar


2. jelaskan sifat-sifat koloid berikut!

a. Adorpsi

b. Efek Tyndall

Pembahasan :

a. Adsorpsi : sifat koloid yang sanggup menyerap molekul atau ion lain.

b. Efek Tyndall : sifat koloid yang sanggup menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya sanggup diamati.


3. Jelaskan alasan mengapa di dalam gedung bioskop dihentikan merokok!

Pembahasan :

Asap rokok merupakan koloid yang sanggup mengaburkan (memburamkan) gambar di layar. (karena adanya efek Tyndall).


4. Bagaiman proses sabun atau detergen dalam membersihkan kotoran?

Pembahasan :

Molekul sabun (detergen) memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor yang bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air. Bagian kepala akan menghadap air dan bab ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.


5. Sebutkan cara pembuatan koloid dengan cara:

a. Kondensasi

b. Dispersi

Pembahasan :

a. Cara kondensasi, melalui:

1. Reaksi redoks

2. Reaksi hidrolisis

3. Dekomposisi rangkap

4. Penjenuhan (penggantian) pelarut

b. Cara dispersi, melalui:

1. Cara mekanik

2. Peptisasi

3. Cara busur bredig



Sumber aciknadzirah.blogspot.com