Showing posts with label Tambang. Show all posts
Showing posts with label Tambang. Show all posts

Wednesday, April 18, 2018

√ Daftar Perusahaan Tambang Nikel

Informasi yang disajikan dalam postingan ini merupakan isu nama perusahaan/usaha Tambang Nikel, yang meliputi alamat kantor operasional, kantor pusat, nomor telepon, website, dan email. Data yang disajikan diperoleh dari unit eksplorasi/produksi perusahaan-perusahaan milik negara, swasta maupun kontraktor ajaib (lihat juga mengenai daerah penghasil nikel).

Perusahaan Tambang Nikel yang dicakup dalam daftar ini ialah perusahaan yang memiliki izin eksplorasi dan atau eksploitasi di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan postingan ini sanggup melengkapi kebutuhan isu wacana Daftar Perusahaan Tambang Nikel, sehingga sanggup dimanfaatkan baik oleh perusahaan/usaha yang berkepentingan, maupun para konsumen data lainnya yang memerlukan. Disamping itu, isu ini diperlukan juga sanggup digunakan sebagai kerangka penelitian atau studi khusus selanjutnya (lihat disini wacana kegunaan nikel).


Informasi yang disajikan dalam postingan ini merupakan isu nama perusahaan √ Daftar Perusahaan Tambang Nikel
Gambar ilustrasi tambang nikel.

Perusahaan Nikel di Indonesia

TEKINDO ENERGI, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : DESA KELILEE KEC. WEDA TENGAH KODE POS.97853.
KANTOR PUSAT : KOMP.PERKANTORAN NIRWANA SUNTER ASRI III JL. SUNTER PERMAI RAYA BLOK JI NO.1 JAKARTA UTARA 14350 TELP. 021-65835431 FAX.021-65835432.

REHABOTH PRATAMA INTERNUSA, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : JL. TRANS SULAWESI-MOLORES PETASIA KODE POS, 94671.
KANTOR PUSAT : JL MUARA KARANG RAYA NO.48 PENJARINGAN - PLUIT, JAKARTA UTARA TELP.021-66672432 FAX. 021-66672437.

KEMAKMURAN PERTIWI TAMBANG, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : DESA CEMARA JAYA SP II /A BLOK A KEC. WASILE, HALTIM
KANTOR PUSAT : GEDUNG BANK PANIN LT.5 JL. JEND. SUDIRMAN, SENAYAN JAKARTA PUSAT 10270 TELP. 021.7393926

NUSAJAYA PERSADATAMA MANDIRI, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : DESA MATARANG EMAIL : agung buy@gmail.com
KANTOR PUSAT : RUKAN GRAHA MAS PEMUDA BLOK AD-1 LT.4 JL PEMUDA KAV.1 RAWAMANGUN JAKARTA 13220 TELP.08563306533

ADHITA NIKEL INDONESIA, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : JL. HASAN RAKIB DESA SEAGIMALAHA/ TEWIL KOTA MABA MALUT 97862
KANTOR PUSAT : GRAND ITC PERMATA HIJAU JL. ALTERI PERMATA HIJAU, GROGOL UTARA KEBAYORAN LAMA, JAKARTA 12210 EMAIL : adhita_nikel@yahoo dotco dotid TELP.021-53664352 FAX.021-53664354

BIMA CAKRA PERKASA NIKEL MINERALINDO
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : DESA BULELENG
KANTOR PUSAT : GRAHA INTI FAUZI LT.4 JL. BUNCIT RAYA NO.22 KODE POS.12510 TELP.021-79182244 FAX.021-79182424

PRIMA NUSA SENTOSA
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : DESA LAROENAI DUSUN I
KANTOR PUSAT : RUKAN PERMATA SENAYAN JL. TENTARA PELAJAR BLOK F3-7 JAKARTA SELATAN TELP.021-215794-1166, FAX.021-57941155

KONSTRUKSOR, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : DESA LABOTA
KANTOR PUSAT : KEMANG JAYA KAV. 9-11 KEMANG SELATAN NO. 8 JAKARTA SELATAN, 12750 TELP (+62) 21 7195755

VALE INDONESIA, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : MALILI, SOROAKO, KEC. NUHA, KAB. LUWU, SULSEL
KANTOR PUSAT : PLAZA BAPINDO II LT. 22 JL. JEND. SUDIRMAN KAV. 54-55, JAKARTA SELATAN 12190 TELP. (021) 524-9000, FAX. (021) 524-9020

WEDA BAY NICKEL
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : TANJUNG ULIE HALMAHERA TENGAH
KANTOR PUSAT : WISMA PONDOK INDAH 2 LT. 11 JL. SULTAN ISKANDAR MUDA KAV V-1A JAKARTA SELATAN

MINERINA BHAKTI, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : PULAU GEBE, KECAMATAN MABA, HALMAHERA TIMUR
KANTOR PUSAT : GEDUNG GRAHA KARYA LT. 2 KOMPLEK GEDUNG ANTAM, JL. TB SIMATUPANG NO. 1 TELP. (021) 7812635 Ext. 3929

ANEKA TAMBANG, PT. PERSERO
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : UNIT PERTAMBANGAN NIKEL POMALA, KOLAKA JL. JEND. A. YANI NO. 2 TELP. (045) 310171, FAX.(045) 310833
KANTOR PUSAT : GEDUNG ANEKA TAMBANG JL. LETJEN T.B. SIMATUPANG/LINGKAR SELATAN, TANJUNG BARAT, JAKARTA 12530 TELP. (021) 789-1234, FAX : (021) 789-1224

ALASKA DWIPA PERDANA, PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : JL TRANS SULAWESI DESA SOSLONSA JAYA
KANTOR PUSAT : GEDUNG ANEKA TAMBANG JL LETJEN STB SIMATUPANG JAKARTA 12530 TELP(021)7812635 EXT.3250 FAX(021)7884360 Email : alaskadmp@yahoo dotco dotid

ARGA MORINI INDAH. PT
KOMODITAS : NIKEL
KANTOR OPERASIONAL : DESA WULU DAN KOKOE KEC. TALAGA RAYA
KANTOR PUSAT : PLAZA DUA MUTIARA LT. 18 JL. DR. IDE ANAK AGUNG GDE AGUNG JAKARTA 12920 TELP. 021-57854055

VALE INDONESIA, PT
KOMODITAS : NIKEL MATE
KANTOR OPERASIONAL : 1) PLANT SITE SOROWAKO ,92984 ; 2) MALIKI SOROAKO KEC.
NUHA ; 3) JL. TRANS SULAWESI BAHOMOTEFE SULAWESI TENGAH
KANTOR PUSAT : BAPINDO PLAZA II, 22 nd FLOOR JL JENDERAL SUDIRMAN KAV. 54-55 JAKARTA SELATAN 12190 TELP. 021-5249000 FAX 021-5249020.
Sumber http://www.geologinesia.com

Tuesday, April 17, 2018

√ Daftar Perusahaan Pertambangan Mangan

Postingan ini memuat info mengenai nama perusahaan/usaha tambang mangan, yang meliputi alamat kantor operasional, kantor pusat, nomor telepon, website, dan email. Data yang disajikan diperoleh dari unit eksplorasi/produksi perusahaan-perusahaan milik negara, swasta maupun kontraktor asing.

Lihat Juga Perusahaan Pertambangan Lainnya Sesuai Komoditas DISINI

Perusahaan pertambangan mangan yang dicakup dalam daftar ini ialah perusahaan yang memiliki izin eksplorasi dan atau eksploitasi di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan postingan ini sanggup melengkapi kebutuhan info wacana Daftar Perusahaan Pertambangan Mangan, sehingga sanggup dimanfaatkan baik oleh perusahaan/usaha yang berkepentingan, maupun para konsumen data lainnya yang memerlukan. Disamping itu, info ini dibutuhkan juga sanggup digunakan sebagai kerangka penelitian atau studi khusus selanjutnya.

Postingan ini memuat info mengenai nama perusahaan √ Daftar Perusahaan Pertambangan Mangan
Gambar penambangan mangan secara tradisional di NTT.

Pertambangan Mangan di Indonesia

TRI BINA SEMPURNA, PT
KOMODITAS : MANGAN
KANTOR OPERASIONAL : KEC. REOK, KAB. MANGGARAI
KANTOR PUSAT : JL. MANGGA BESAR VIII 37, TAMAN SARI, JAKARTA 11180 TELP. (021) 6245074, FAX. (021) 6283260

MANDIRI MINING CORPORINDO, PT (PT MMC)
KOMODITAS : MANGAN
KANTOR OPERASIONAL : DUSUN KONDO MANURUNG DESA BONEHAU MAMUJU 91562
KANTOR PUSAT : -

MALINDO BARA MURNI, PT
KOMODITAS : MANGAN
KANTOR OPERASIONAL : DESA KUMBEWAHA 93756, SIOTAPINA, BUTON
KANTOR PUSAT : -

SUMBER JAYA ASIA, PT
KOMODITAS : MANGAN
KANTOR OPERASIONAL : JL RAYA PELABUHAN REOK KEDINDA, KAB.MANGGARAI
KANTOR PUSAT : -

ARUMBAI MANGABEKTI, PT
KOMODITAS : MANGAN
KANTOR OPERASIONAl : JL. PELABUHAN KEDINDI, TELP. (0385)61121, FAX. (0385)61177, KAB.MANGGARAI
KANTOR PUSAT : -

NUSA ENERGI RAYA, PT
KOMODITAS : MANGAN
KANTOR OPERASIONAL : JL MENJANGAN NO.10 KABAUMUKU RUTENG 86516 TELP 0385-22123, KAB.MANGGARAI
KANTOR PUSAT : -

SUMBER REJEKI, CV
KOMODITAS : MANGAN
KANTOR OPERASIONAL : DUSUN JANGKAR RT 2/ RW 12, KAB.TRENGGALEK
KANTOR PUSAT : -

Sumber http://www.geologinesia.com

√ Peralatan Keselamatan Kerja Di Perusahaan Pertambangan

Langkah Keselamatan Kerja Tambang

Perusahaan-perusahaan pertambangan baik itu berupa tambang terbuka (open pit), tambang bawah tanah (underground), maupun pertambangan migas (minyak dan gas bumi) boleh dibilang menjadi tujuan para pekerja. Hal ini disebabkan lantaran honor yang ditawarkan pada perusahaan tersebut cukup tinggi, belum lagi ditambah derma yang menggiurkan. Tetapi tahukan Anda bahwa dunia pertambangan dan perminyakan ternyata rawan terhadap kecelakaan kerja??.

Baca juga : Bagaimana Melakukan Mapping yang Aman (Safety Mapping)

Kecelakaan kerja tentu saja merupakan dilema yang besar bagi kelangsungan suatu operasional pertambangan. Kerugian yang akan diderita tidak hanya berupa kerugian materi, namun lebih dari itu yakni timbulnya korban jiwa. Kehilangan sumber daya insan merupakan kerugian yang sangat besar lantaran insan yakni satu-satunya sumberdaya yang tidak sanggup digantikan oleh teknologi apapun.

Peralatan Safety Tambang

Menyikapi hal tersebut diatas, maka perusahaan-perusahaan di bidang Pertambangan/Perminyakan berusaha menjaga keselamatan para pekerjanya beserta segala asset yang ada, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satu caranya dengan melengkapi para pekerjanya dengan beberapa alat keselamatan yang memadai. Di Perusahaan tambang, alat keselamatan kerja ini biasanya dikenal dengan sebutan APD (Alat Pelindung Diri).

APD di perusahaan pertambangan merupakan kelengkapan yang wajib digunakan ketika bekerja. APD digunakan sesuai dengan tingkat ancaman dan risiko pekerjaaan, demi menjaga keselamatan pekerja dan orang di sekelilingnya. Kewajiban itu sudah disepakati oleh pemerintah melalui Departemen Tenaga Kerja RI. Semua jenis APD harus digunakan sebagaimana mestinya menurut ajaran yang benar-benar sesuai dengan standar keselamatan kerja (K3L 'Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan'). Alat-alat keselamatan kerja (APD) yang sering digunakan di sebuah perusahaan pertambangan dan migas yakni menyerupai dibawah ini (bentuknya lihat gambar, sesuaikan dengan nomor pada penjelasannya).

perusahaan pertambangan baik itu berupa tambang terbuka  √ Peralatan Keselamatan Kerja di Perusahaan Pertambangan
Gambar peralatan safety tambang.

1. Safety Helmet (Helm Pengaman) ; Fungsi helm pengaman yang paling utama yakni untuk melindungi kepala dari jatuhan dan benturan benda secara langsung. Perlengkapan keselamatan ini merupakan perlengkapan yang cukup vital bagi para pekerja didunia Pertambangan dan Perminyakan. Safety Helmet sangat menolong pekerja lantaran sifatnya yang melindungi kepala dari ancaman terbentur benda keras menyerupai pipa besi ataupun watu yang jatuh selama para pekerja berada diarea kerja. Safety Helmet mempunyai aneka macam desain yang mempunyai bentuk berbeda sesuai dengan fungsinya masing-masing. Selain itu, warna helmet yang digunakan memperlihatkan jenis pekerjaannya.

2. Safety Vest (Rompi Reflektor) ; Rompi ini diengkapi dengan iluminator, yaitu sebuah materi yang sanggup berpendar jikalau terkena cahaya. Bahan berpendar ini akan memudahkan dalam mengenali posisi pekerja ketika berada di kegelapan. Umumnya didunia Pertambangan, operasional berlangsung selama 24 jam dimana kecenderungan kecelakaan kerja terjadi dimalam hari. Hal ini biasanya disebabkan penerangan di area tambang tidak begitu baik, sehingga seringkali pekerja yang berada didalam area tambang tidak terlihat. Rompi reflektor ini menjadi penting untuk mencegah hal yang tidak diinginkan menyerupai tertabrak/terlindas oleh kendaraan alat berat.

3. Safety Shoes (Sepatu Pengaman) ; Safety Shoes bentuknya menyerupai sepatu biasa, tetapi terbuat dari materi kulit yang dilapisi metal dengan sol dari karet tebal dan kuat. Safety Shoes berfungsi untuk mencegah kecelakaan fatal yang menimpa kaki menyerupai tertimpa benda tajam atau benda berat, benda panas, cairan kimia, dsb.

Baca juga : Daftar Perusahaan Pertambangan di Indonesia

4. Safety Goggles/Glasses (Kacamata Pengaman) ; Kacamata pengaman ini berbeda dari kacamata pada umumnya. Perbedaanya terletak pada lensa/kaca yang menutupi mata secara menyeluruh, termasuk potongan samping yang tidak terlindungi oleh kacamata biasa. Dengan memakai safety Goggles/Glasses ini, pekerja terhindar dari terpaan debu diarea Pertambangan ataupun cipratan dari minyak ketika proses drilling. Kacamata ini mempunyai bermacam jenis tergantung keperluan dan jenis pekerjaannya. Untuk orang berkacamata minus atau plus, disediakan lensa khusus sesuai dengan kebutuhan yang bersangkutan. Yang pasti, lensa ini dihentikan terbuat dari kaca, lantaran jikalau terjadi benturan dan lensa pecah, serpihan beling malah akan membahayakan penggunanya.

5. Safety Masker/masker respirator (Penyaring Udara) ; Safety Masker berfungsi sebagai penyaring udara yang dihirup ketika bekerja di daerah dengan kualitas udara jelek (misal berdebu, beracun, dsb). Di aneka macam area pertambangan banyak bertaburan debu, yang sanggup menimbulkan gangguan kesehatan pada pernafasan dalam jangka waktu yang panjang. Ada aneka macam jenis masker yang tersedia, mulai dari masker debu hingga masker khusus dalam menghadapi materi kimia yang gampang menguap.

6. Safety Gloves (Sarung Tangan Pengaman) ; Berfungsi sebagai alat pelindung tangan pada ketika bekerja di daerah atau situasi yang sanggup menimbulkan cedera tangan. Penggunaan Safety Gloves menjadi hal yang wajib digunakan didunia pertambangan. Hal ini dikarenakan para pekerja banyak berinteraksi (menyentuh) benda2 yang panas, tajam, ataupun yang beresiko terluka tergores ketika melaksanakan pekerjaannya. Penggunaan safety gloves pun bermacam-macam sesuai dengan jenis pekerjaannya. Ada safety gloves khusus pekerjaan menyerupai mekanik/montir, ada yang khusus untuk pekerjaan yang bekerjasama dengan materi kimia, ataupun pekerjaan menyerupai pengelasan.

7. Ear Plugs (Pengaman Telinga) ; Ear Plugs berfungsi sebagai alat pelindung yang dilekatkan di indera pendengaran pada ketika bekerja di daerah yang bising. Ear plugs merupakan alat pelindung pendengaran dari kebisingan. Penggunaan earplug ini mencegah pekerja mengalami gangguan pendengaran menyerupai penurunan pendengaran jawaban terpapar kebisingan sewaktu bekerja di area kerja yang mempunyai tingkat kebisingan yang tinggi atau bekerja dengan peralatan yang mengeluarkan kebisingan tinggi. Umumnya alat pendengaran kita hanya bisa menahan besaran kebisingan hingga dengan 80-85 dB. Ear plugs pun mempunyai aneka macam ragam bentuk dan jenis sesuai dengan peruntukkannya dalam pekerjaan.

8. Lampu Kepala ; Alat keselamatan ini biasanya khusus digunakan pada penambangan bawah tanah (underground). Malam dan siang hari di terowongan tak ada bedanya, sama-sama gelap. Itulah sebabnya, lampu kepala wajib dikenakan. Lampu ini bisa bertenaga aki (elemen basah) atau baterai (elemen kering) yang digantung di pinggang. Dibandingkan dengan baterai, aki mempunyai beberapa kelemahan, selain ukuran dan bobot aki yang lebih berat, cairan asam sulfat yang bocor sanggup merusak pakaian.

9. Self Rescuer ; Dalam kondisi darurat jawaban kebakaran atau ditemukannya gas beracun, alat inilah yang sanggup mennjadi penyelamat bagi para pekerja. Alat ini dirancang sanggup memasok oksigen secara berdikari kepada pekerja. Tidak usang memang, tapi ini diperlukan memperlihatkan cukup waktu bagi pekerja untuk mencari jalan keluar atau mencapai daerah pengungsian yang lebih permanen.

10. Safety Boot (Sepatu Boot) ; Pada kondisi area pertambangan yang umumnya licin dan berlumpur, sepatu boot menjadi kebutuhan pokok. Sepatu pendek hanya akan menimbulkan kaki terbenam dalam lumpur. Sepatu boot juga harus dilengkapi dengan sol berlapis logam untuk melindungi jari kaki.

11. Safety Harness (Tali Pengaman) ; Alat ini berfungsi sebagai pengaman ketika bekerja di ketinggian. Alat ini wajib digunakan apabila bekerja pada ketinggian lebih dari 1,8 meter.

12. Safety Belt (Sabuk Pengaman) ; Berfungsi sebagai alat pengaman ketika memakai alat transportasi ataupun peralatan lainnya yang serupa (mobil, alat berat, pesawat, helikopter, dsb).

13. Raincoat (Jas Hujan) ; Berfungsi untuk melindungi pekerja dari percikan air ketika bekerja (misal bekerja pada waktu hujan atau sedang mencuci alat). Terpapar air secara pribadi dan terus menerus sanggup menimbulkan timbulnya penyakit menyerupai infulensa dan demam, yang pada hasilnya akan mengganggu optimalisasi pekerjaan dari pekerja tersebut.

14. Face Shield (Pelindung Wajah) ; Alat ini berfungsi sebagai pelindung wajah dari percikan benda ajaib ketika bekerja (misal pekerjaan menggurinda dan las). Di dunia tambang, alat ini biasanya banyak digunakan oleh para mekanik dan welder.

15. Lifevest (Pelampung) ; Alat ini wajib digunakan ketika kita beraktivitas di wilayah perairan/di atas air. Biasanya untuk menjangkau suatu lokasi tambang harus melewati perairan dengan memakai alat transportasi. Alat ini harus selalu dikenakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan (alat transportasinya karam/terbalik). Lifevest harus selalu rutin di periksa untuk mengecek daya ambang atau daya apungnya.

Sumber http://www.geologinesia.com

Wednesday, April 11, 2018

√ Mengenal Destilasi, Proses Pengolahan Minyak Bumi Tahap Awal

Pengertian Destilasi Minyak Bumi

Minyak bumi yang telah diambil dari bawah permukaan bumi selanjutnya akan disebut sebagai minyak mentah yang siap untuk diproses. Tahap awal dari proses pengolahan minyak mentah akan selalu melewati proses destilasi.

Destilasi yaitu proses pemisahan minyak mentah dengan cara dipanasakan sehingga menghasilkan beberapa fraksi sesuai titik didih dari masing-masing fraksi tersebut. Pada prinsipnya, proses destilasi melibatkan pemompaan minyak mentah melalui pipa kedalam tungku panas dan memisahkan molekul hidrokarbon yang ringan dari yang berat.

Baca juga: Komposisi Kimia Minyak Bumi

Produk berbahan dasar minyak mentah yang paling sering dikenal masyarakat yaitu berupa bensin, solar, minyak tanah, avtur, serta avgas. Keseluruhan jenis materi bakar tadi tidak akan diperoleh kalau minyak mentah tidak melalui proses destilasi, alasannya yaitu setiap jenis fraksi yang sudah terbentuk pada unit destilasi akan dialirkan menuju masing-masing unit yang berfungsi untuk menciptakan jenis materi bakar tertentu. Contohnya, fraksi nafta akan disuplai ke unit Naptha Hydro Treating (NHT) untuk menciptakan gasoline (bensin), begitu pula dengan fraksi-fraksi lainnya.
 Minyak bumi yang telah diambil dari bawah permukaan bumi selanjutnya akan disebut sebagai √ Mengenal Destilasi, Proses Pengolahan Minyak Bumi Tahap Awal
Ilustrasi proses pengolahan minyak bumi.

Tahapan Destilasi Minyak Bumi

Kebanyakan unit pengolahan minyak mentah (kilang), terlepas dari kompleksitas, melaksanakan beberapa langkah dasar dalam sebuah proses destilasi. Langkah dasar tersebut sanggup dijelaskan dalam bentuk tahapan-tahapan dibawah ini:

Tahap 1
Awalnya, minyak mentah yang sudah ditampung di dalam tangki selanjutnya akan dipompa buat dimasukkan kedalam kolom "Crude Distillation Unit" (CDU). Namun, sebelum dimasukkan ke dalam kolom tersebut, minyak mentah sudah dihilangkan kandungan garamnya dengan memakai alat yang disebut desalter).

Tahap 2
Dari "desalter", minyak mentah akan dialirkan menuju ke alat penukar panas guna menyerap panas tiap fraksi yang telah terdestilasi sebelumnya di "CDU". Tujuan utama dari proses ini yaitu untuk meringankan beban kerja dari tungku (furnace).

Tahap 3
Pada tahapan ini minyak mentah akan dipanaskan di tungku (furnace) pada suhu sekitar 350°C, suhu tersebut diklaim cukup untuk memisahkan fraksi-fraksi minyak mentah. Akan tetapi, besaran suhu yang dipergunakan wajib diadaptasi dengan jenis minyak mentahnya. Kita ketahui ada beberapa jenis dan huruf minyak bumi.

Pemisahan pada pada kolom destilasi ini terjadi secara atmosferik atau bertekanan atmosfer, sehingga menjadikan proses ini disebut juga sebagai destilasi atmosferik. Disini, minyak akan mengalami penguapan, dan uapnya akan tertampung pada susunan "tray".

Baca juga: Pengertian, Sifat, dan Kegunaan Gas Helium

Perlu diketahui bahwa setiap tray terletak pada titik didih tertentu, misalnya fraksi kerosin, akan tertampung di tray yang terletak pada suhu 120°C. Fraksi yg mempunyai titik didih terendah (gas) akan berada pada permukaan kolom, begitupun fraksi berat atau "long residu" akan terakumulasi pada bab dasar kolom. "Long residu" umumnya akan diolah lebih lanjut dengan memakai metode destilasi vakum.

Tahap 4
Fraksi yang sudah dipisahkan serta terampung di tray selanjutnya akan dikeluarkan melalui pipa, dan dialirkan ke alat penukar panas yang berfungsi untuk menyerap panas. Setelah panasnya terserap, maka akan segera didinginkan kembali dengan memakai alat pendingin yang disebut "cooler", serta kemudian dialirkan ke unit-unit berikutnya (secondary process).

Hasil dari proses destilasi diatas selanjutnya akan melewati tahapan berupa proses cracking, Combining, Treating (Removing Impurities), dan Reforming untuk mendapat suatu produk materi bakar yang siap pakai. proses-proses tersebut akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

Sumber http://www.geologinesia.com

Sunday, April 1, 2018

√ Pertambangan Mineral Radioaktif Di Indonesia

Di Indonesia alasannya yaitu terletak pada jalur “Ring of Fire”, kemungkinan besar terdapat cadangan mineral radioaktif yang cukup banyak, alasannya yaitu mineral tersebut keterdapatannya pada urat-urat bertemperatur tinggi  seperti dengan mineral kasiterit pada tambang Timah, atau dalam  Mesothermal sebagai urat-urat Sulfida didalam zona oksidasi dari endapan bijih Sulfida pada tambang Tembaga, bersama mineral Kalkopirit (CuFeS2), mineral Kovelit (CuS), mineral Bornit (Cu5FeS4) dan lain-lain.


Keberadaan unsur-unsur Radioaktif pada tambang mineral yaitu sebagai unsur mineral ikutan/pengotor yang kadarnya dihitung dengan ukuran part per million (ppm), tapi  bila milliaran ton material yang digali/diproduksi, angka tersebut menjadi cukup berarti apalagi harga unsur Radioaktif ini sangat mahal.

Kebanyakan para pejabat pemerintah menyampaikan bahwa unsur/mineral yang mengandung Radioaktif baik ditambang yang sudah ada menyerupai tambang timah di Bangka atau tambang timah liar dianggap tidak hemat untuk diolah, tetapi kenyataannya menyerupai  mineral Zirkon dan Ilmenit yang diekspor oleh sebuah perusahaan di Bangka pada bulan Mei 2011 sebanyak 60 (enam puluh) container atau pasir besi  diekspor sudah ribuan ton dari Tasikmalaya yang berdasarkan jago atom mengandung Uranium dan Thorium sudah ribuan ton di ekspor ke Cina, harga mineral ini diadaptasi dengan harga pasir biasa, yang otomatis pemerintah tidak menerima apa-apa.

 Di Indonesia alasannya yaitu terletak pada jalur  √ Pertambangan Mineral Radioaktif di Indonesia
Mineral pembawa unsur radioaktif.

Kiranya pejabat pemerintah harus cerdas untuk mengelola unsur/mineral Radioaktif ini terutama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral/Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan & Konservasi Energi atau Badan Tenaga Atom Nasional, untuk mengelola & memanfaatkan unsur/mineral dari tambang-tambang yang sudah ada, menyerupai tambang timah, tambang tembaga, tambang pasir besi dan lain sebagainya. Untuk itu diharapkan taktik antara lain melaksanakan perencanaan, survey, penelitian unsur/mineral Radioaktif ini di tambang yang ada indikasi keterdapatannya.

Dasar aturan untuk mengelola tambang mineral Radioaktif dipayungi oleh Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 3 "Bumi, Air dan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara untuk  kemakmuran rakyat" dan Undang-Undang No.4 tahun 2009 wacana Pertambangan Mineral dan Batubara.


Mengelola unsur/mineral Radioaktif dari tambang- tambang yang sudah ada, kiranya tidak perlu ditunda lagi, sambil melaksanakan sosialisasi PLTN, sebaiknya ada dana  untuk acara survey, penelitian, pengolahan raw material untuk mengelola  mineral/unsur  Radioaktif dari pertambangan, yang selanjutnya BATAN/Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral/Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi mendirikan tubuh perjuangan Pertambangan Mineral Radioaktif.

Pembiayaan acara sanggup didanai APBN/APBD, jikalau memungkinkan tunjangan dari pemerintah Jepang yang ketika ini tidak lagi akan melaksanakan pengembangan PLT Nuklirnya sanggup dinegosiasikan untuk kerjasama mengelola perjuangan pertambangan mineral Radioaktif di Indonesia.

Sumber http://www.geologinesia.com

√ Tujuan Dan Langkah-Langkah Perencanaan Penutupan Tambang

Penutupan tambang oleh World Bank dan IFC (2002) diistilahkan sebagai "it’s not over when it’s over". Karena kemungkinan tragedi lingkungan sanggup muncul sewaktu-waktu walaupun penutupan tambang telah selesai ditutup dan memasuki ketika pasca tambang. Kota bekas tambang sanggup berkembang menjadi “kota hantu” (ghost town), alasannya ialah aktivitas ekonomi, sosial dan keamanan lingkungan tidak sanggup mendukung lagi keberlanjutan pembangunan dan kehidupan masyarakat disana. Dampak ini, kesannya menjadi beban masyarakat, kawasan atau negara dimana tambang itu dioperasikan.


Di banyak perkara penutupan tambang di Indonesia, begitu tambang memasuki masa penutupan tambang, keberlanjutan manfaat ekonomi dan sosial juga terhenti. Hal ini disebabkan pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat setempat belum mempersiapkan diri secara sempurna dan jauh-jauh hari sebelum masa penutupan tiba. Mereka masih lebih berfokus pada pembenahan kerusakan lingkungan.

Dengan demikian, penutupan tambang merupakan perkara yang kompleks, probabilistik, dinamis serta perlu persiapan jangka panjang. Oleh lantaran itu dibutuhkan pendekatan sistem untuk menyelesaikannya. Perlu membuatkan sebuah Desain Sistem Penutupan Tambang yang berkelanjutan, yang sanggup menjamin terjadinya keberlanjutan ekonomi, sosial dan proteksi lingkungan pada ketika sebelum dan sesudah sebuah tambang memasuki masa penutupan.

 Penutupan tambang oleh World Bank dan IFC  √ Tujuan dan Langkah-langkah Perencanaan Penutupan Tambang
Ilustrasi model tambang terbuka.

Prinsip perencanaan keberlanjutan di suatu lokasi tambang merupakan dasar untuk pembangunan keberlanjutan secara menyeluruh. Oleh lantaran itu, hal ini menyadi kebutuhan untuk melaksanakan ‘Desain untuk Penutupan’ dan lebih dari itu kita juga mempersiapkan ‘Rencana Pemanfaatan Pasca Pertambangan Berkelanjutan’ (Robertson dan Shaw, 1999). Hal ini mensyaratkan bahwa semua stakeholder, pemerintah dan masyarakat perlu mengkonsultasikan planning dalam penyusunan pengembangan tambang, penutupan dan pasca penutupan tambang yang berkelanjutan.

Dalam perencanaan untuk penutupan tambang, ada empat tujuan utama yang harus diperhatikan, yakni:
  1. Melindungi kesehatan dan keamanan masyarakat
  2. Meringankan atau menghilangkan kerusakan lingkungan
  3. Mencapai penggunaan lahan yang produktif, atau kembali ke kondisi aslinya atau alternatif yang sanggup diterima
  4. Keberlanjutan manfaat sosial dan ekonomi tanggapan pembangunan dan operasi tambang

Dalam rangka untuk meminimalkan aneka macam dampak dan risiko penutupan tambang, perlu dilakukan antisipasi semenjak awal proses penambangan berkaitan dengan kewajiban atau risiko ketidakpastian untuk penutupan dan rehabilitasi baik itu instansi pemerintah, organisasi masyarakat atau perusahaan.

Dalam planning penutupan tambang segala persyaratan penutupan tambang biar lebih dahulu ditetapkan dan disetujui serta dipertimbangkan dalam planning pengembangan penutupan tambang. Hal ini memungkinkan perusahaan pertambangan untuk memilih dan menyiapkan persyaratan guna mendapat santunan untuk planning penutupan serta meminimalkan risiko dan kewajiban yang mungkin berasal dari penolakan atau keberatan pada ketika penutupan tambang.

Langkah-langkah khas untuk perencanaan penutupan tambang haruslah logis dengan deskripsi progresif yang dibutuhkan untuk memahami kebutuhan, sifat, efektivitas, dan biaya Rencana Penutupan Tambang. Setiap planning penutupan tambang harus mempertimbangkan langkah-langkah jangka panjang baik secara fisik, kimia, biologis dan sosial dari imbas penggunaan lahan yang sanggup merusak sistem lingkungan alam sekitar ibarat air, tanah, permukaan air dan lain-lain. Oleh lantaran itu, harus ada pemahaman ihwal lingkungan pra-penambangan dan imbas dari pengembangan tambang masa kemudian dan masa depan pada lingkungan pra-tambang. 

Langkah-langkah pengendalian operasional harus dipilih untuk implementasi selama penambangan dalam rangka meminimalkan dampak pada ekosistem sekitarnya. Dampak penilaian harus dilakukan secara terencana sebelum pemilihan langkah-langkah selama operasi tambang dalam rangka untuk memilih keberhasilan pelaksanaannya. Alternatif langkah-langkah penutupan tambang dikembangkan dan dinilai pada desain tambang untuk memastikan bahwa ada langkah-langkah penutupan yang cocok yang tersedia untuk memulihkan dampak dari pengembangan tambang yang dipilih.


Dalam planning penutupan tambang yang telah dilaksanakan perlu pula menyiapkan planning pemeliharaan dan pemantauan yang akan memantau kinerja sistem selama operasi dan penutupan pasca tambang serta menyediakan pemeliharaan yang dibutuhkan untuk memastikan fungsi setiap komponen berjalan dalam jangka panjang.

Sepanjang proses ini, dilakukan penilaian biaya dan penjadwalan sebagai bentuk jaminan keuangan yang disediakan untuk menutupi biaya pelaksanaan rencana, operasi jangka panjang, pemantauan dan pemeliharaan pasca penutupan tambang. Tahap final dari proses perencanaan penutupan tambang disusun dengan cara yang logis yang akan memperlihatkan pemahaman deskripsi dari pra-penambangan sampai penutupan tambang sebagai dokumen Rencana Penutupan Tambang.

Referensi:
Ir. Daulat Ginting (Perencana Madya ESDM)

Sumber http://www.geologinesia.com

Saturday, March 31, 2018

√ Kumpulan Software Geologi, Pertambangan Dan Pemetaan

Di bawah ini yaitu daftar software geologi yang sering digunakan oleh mahasiswa dan para pekerja yang berafiliasi dengan ilmu bumi menyerupai geologi, tambang, geodesi, astronomi, dan lain sebagainya. Kami berusaha mengatakan citra software tersebut secara singkat dan menyertakan tautan resminya. Bagi yang membutuhkan silahkan diambil!!.


 Di bawah ini yaitu daftar software geologi yang sering digunakan oleh mahasiswa dan para p √ Kumpulan Software Geologi, Pertambangan dan Pemetaan


1. SAGA GIS
SAGA (Sistem Analisis Automated geoscientific) yaitu software Sistem Informasi Geografis (GIS) dengan kemampuan besar untuk prosesing geodata dan analisisnya. Feature unggulan: Georeferencing and cartographic projections, Grid interpolation of scattered point data, triangulation, IDW, splines, clipping, buffer zones, raster to vector conversion, supervised classification, PCA, FFT, OBIA, GWR, variograms, ordinary & universal Kriging, morphometry, hydrology, illumination, classification, dan lain-lain.

2. Open Grid Analysis and Display System
Open Grid Analysis and Display System (GrADS) yaitu alat desktop interaktif untuk memudahkan akses, manipulasi, dan visualisasi data earth sciences.

3. GPlates
GPlates yaitu aktivitas visualisasi interaktif lempeng tektonik. GPlates memungkinkan visualisasi dan manipulasi rekonstruksi lempeng tektonik geologi dan paleo-geografis melalui skala waktu geologi.

4. Geoblock
Geoblock yaitu aktivitas untuk pemodelan 3D, administrasi database dan visualisasi dataset geoscience. Program ini  banyak digunakan eksplorasi mineral, estimasi cadangan bijih, perencanaan tambang dan simulasi proses geoteknik di lokasi tambang.

5. ISOPLOT
ISOPLOT yaitu perangkat lunak yang fleksibel untuk analisis dan interpretasi data radiogenik-isotop. Software ini dikembangkan oleh Dr Ken Ludwig dari Berkeley Geochronology Center. Isoplot digunakan untuk analisis data dan presentasi grafis dari Geochronology, ilmu bumi, dan data radiogenik isotop lainnya.

6. Kalypso
Kalypso yaitu sebuah aplikasi open source untuk pemodelan geospasial dan simulasi. Aplikasi ini terutama dikembangkan untuk menjadi alat yang user friendly untuk pemodelan berbasis GIS dan simulasi model numerik hidrologi dan hidrolik.

7. Surfit
Surfit merupakan open source gratis dan contouring. Surfit sanggup melaksanakan interpolasi / pendekatan point, kontur dan permukaan, sanggup mengambil data jalur patahan, ekspresi dominan surface, dan banyak kondisi lainnya.

8. Solar Model
Solar Model yaitu aktivitas pemodelan real time terhadap tata surya. aktivitas ini memungkinkan pengguna untuk melaksanakan navigasi ruang angkasa, untuk mengontrol hitungan waktu (speed-up time flow) dan asumsi gerak badan ruang angkasa, mengintegrasikan kamera ke obyek ruang angkasa (misalnya, dari Bulan ke Bumi secara real time).

9. GEOMS2
GEOMS2 merupakan software modeling geostatistik dan geosains. GEOMS2 menyediakan interface untuk grid (mesh), titik, permukaan dan objek data (non-spasial). Memiliki tampilan 3D dan 2D dengan memakai aktivitas Python yang populer yaitu Mayavi dan Matplotlib.

10. Remote Sensing
Remote Sensing memperlihatkan kanal ke data gambar satelit. Melalui web antarmuka, pengguna sanggup mencari dan mengambil gambar satelit yang diinginkan. Versi ini yaitu versi alpha dan hingga dikala ini masih berjalan stabil. NASAs LP DAAC yang merilis aplikasi ini menyebutkan bahwa versi lanjutnya nanti akan meliputi perubahan parser dan pilihan spasial UIS untuk mengakses sumber-sumber lain tersedia di sentra data.

Sumber http://www.geologinesia.com