Showing posts with label tipsinfo. Show all posts
Showing posts with label tipsinfo. Show all posts

Monday, April 3, 2017

√ 10 Sumber Wangsit Kreasi Handmade

 bisa tiba kapan saja dan dari mana saja √ 10 Sumber Inspirasi Kreasi Handmade



Ide untuk menghasilkan suatu karya, entah itu menulis, memasak, crafting, menjahit, melukis maupun hasil karya lainnya, bisa tiba kapan saja dan dari mana saja. Meskipun ide untuk berkarya itu tiada batas, namun seringkali suatu ketika seseorang (crafter pada khususnya) akan menemukan jalan buntu atau tidak mendapat ide apapun untuk berkarya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, biasanya yang mereka lakukan ialah mencari sumber ide untuk menggali dan mengembangkan lagi kemampuan dan idenya dalam menciptakan suatu hasil karya.

Banyak sekali beberapa cara yang bisa dijadikan sebagai sumber ide bagi para crafter, baik dari lingkungan sekitar maupun melalui media elektronik. Berikut ini ialah 10 hal yang bisa menjadi sumber atau mendatangkan ide dalam berkarya berdasarkan versi Ayumna ( * dengan bergaya ala presenter TV, hehee :p) :

1. Penelusuran melalui video sharing
Atau yang biasa kita kenal dengan Youtube-ing. Banyak sekali para crafter yang menyebarkan video tutorial hasil karyanya di layanan video sharing ini dengan cita-cita bisa menyebarkan ilmu dan menjadi sumber ide bagi orang lain. Website video sharing yang biasa kita kenal ialah "Youtube", dan ada pula situs layanan video sharing yang serupa menyerupai "Vimeo".

2. Blog walking
Adalah istilah untuk kegiatan berkunjung ke suatu situs / blog orang lain. Aktifitas ini juga sering saya lakukan untuk mendapat ide segar bahkan secara cuma-cuma hanya dengan berkunjung di situs / blog yang menyebarkan ilmu perihal tutorial seputar craft atau kerajinan handmade.

3. Media sosial
Merupakan salah satu media yang patut dipertimbangkan untuk mendapat inspirasi. Banyak para craft-blogger yang menghubungkan situs / blog-nya ke layanan media umum (medsos) menyerupai Pinterest, Instagram, Facebook untuk memudahkan berinteraksi dengan para pembacanya.

4. Buku tutorial kerajinan handmade
Buku ini bisa didapatkan di toko buku di sekitar kita dan juga banyak dijual secara online. Walaupun sudah banyak tutorial kerajinan handmade gratis yang bertebaran di dunia maya, namun buku ini masih mempunyai daya tarik tersendiri bagi peminatnya, terutama bagi orang yang terbatas dengan quota internet, hehehe *justkidding :p .

5. Pameran craft / handmade
Mengunjungi ekspo kerajinan sangat membantu mendatangkan ide fresh karena kita bisa bertemu dan melihat eksklusif banyak sekali macam karya dari bermacam-macam materi buatan crafter dari banyak sekali kalangan di dalam suatu ruangan. Selain juga bisa bertemu eksklusif dengan para crafter di sana untuk sekedar bersosialisasi, tidak sedikit pula dari mereka yang dengan bahagia hati bersedia untuk diajak sharing mengenai barang buatannya.

6. Handmade e-commerce
Adalah situs jual beli online yang khusus menjual barang kerajinan handmade. Situs handmade e-commerce yang cukup dikenal di seluruh dunia salah satunya adalah Etsy. Walaupun hanya dengan sekedar melihat-lihat koleksi yang dijual oleh beberapa crafter, namun kegiatan ini cukup membantu kita untuk mendapat ide perihal kreasi terbaru atau yang sedang kekinian di dunia crafting luar negeri :D .

7. Televisi ( TV )
Menonton TV juga tidak kalah berperan sebagai materi ide dalam berkreasi. Walaupun hanya dengan menonton sinetron atau jadwal gosip, ambillah sisi positifnya :p . Dari jadwal tersebut kita juga bisa loh mendapat ide untuk berkarya, menyerupai mencontoh bentuk fashion mulai dari pakaian bahkan aksesoris yang mereka kenakan dan mengembangkannya ke dalam kreasi handmade sesuai dengan ciri khas dan kreatifitas kita masing-masing. Selain itu, kini ini juga sudah mulai bermunculan jadwal TV lokal kita yang acaranya berisikan tutorial kreasi handmade.

8. Kebutuhan pribadi
Mendadak membutuhkan barang tertentu seringkali juga mendatangkan ide untuk berkarya secara tiba-tiba. Seperti contohnya ketika ingin tampil maksimal pada ketika menghadiri pesta ijab kabul mitra ternyata tidak mempunyai tas yang match dengan baju yang akan dikenakan. Kebutuhan menyerupai inilah yang tiba-tiba saja menciptakan kita mempunyai ide untuk menciptakan sendiri tas yang sedang kita butuhkan, sekaligus juga melatih kreatifitas kita.

9. Refreshing
Sesekali manfaatkan waktu luang untuk refreshing, walaupun hanya sekedar jalan-jalan ke mall contohnya *bukan berarti harus shopping kan ya :D . Jadikan aktifitas ini juga sebagai kegiatan refreshing untuk menambah ide dalam berkarya, walaupun hanya dengan melihat-lihat barang pajangan di setiap etalase toko yang menarik. Bagaikan pepatah sambil menyelam minum air, maka sambil nge-mall kita basuh mata cari ide :p .

10. Iri dengan milik teman
Point yang terakhir ini termasuk salah satu pengalaman pribadi saya :p . Tapi iri yang satu ini termasuk iri yang sehat, alasannya dengan adanya si "iri" yang satu ini, maka kita bisa terinspirasi dan dituntut semoga lebih kreatif untuk sanggup menciptakan karya yang serupa bahkan bisa mengembangkannya dengan memakai materi dan menambahkan kreasi yang berbeda.


Itulah 10 sumber ide kreasi handmade yang tentunya saya rangkum berdasarkan dari pengalaman pribadi maupun yang biasa terjadi di lingkungan sekitar saya. Kalau kalian sendiri, sering mendapat ide untuk berkreasi dari mana..??



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Thursday, March 30, 2017

√ Tips Berguru Crafting Untuk Pemula

Seringkali dikala ingin melaksanakan sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya, kita dihadapkan pada situasi problem harus memulai dari mana. Seperti dikala ingin berguru menciptakan suatu kerajinan tangan misalnya, bagi kita yang sama sekali belum pernah melakukannya tentu hal ini akan terasa sangat sulit untuk dilakukan.

Nah kalau ada di antara kalian yang juga pernah mencicipi hal yang sama, dan tidak tahu harus mengadu kepada siapa, *curhat kalee , kemudian apa yang harus dilakukan? Mungkin beberapa tips berikut bisa menjadi pencerahan biar sedikit membantu memecahkan problem yang sedang dirasakan.




Referensi Tutorial
Sudah berbagai tutorial crafting yang bertebaran di dunia maya yang sanggup kita jadikan sebagai tumpuan untuk belajar. Tutorial tersebut bisa kita dapatkan baik dari media umum maupun melaksanakan pencarian di mbah Google.
Sebagai pemula, carilah tutorial (baik berupa gambar maupun video) wacana sesuatu yang ingin kalian buat dengan menambahkan kata kunci "untuk pemula" pada kolom penelusuran. Misalnya kita ingin menciptakan bros, maka kita bisa menuliskan kata kunci "tutorial menciptakan bros untuk pemula", atau juga bisa memakai kata kunci "cara gampang menciptakan bros".
Selain melalui media online, tutorial crafting juga bisa didapatkan melalui buku. Carilah buku wacana panduan dasar untuk menciptakan kerajinan tangan sesuai yang kita inginkan di toko buku terdekat.

Step by Step
Akankah lebih elok kalau melaksanakan sesuatu secara bertahap. Sebagai pemula, kerjakan dahulu dari hal yang berdasarkan kita paling gampang dilakukan, anggap sebagai pemanasan. Jika sudah terbiasa maka secara tidak pribadi niscaya kita akan semakin mahir dan lebih kreatif. Untuk tahap awal, buatlah sesuatu yang sekiranya hanya membutuhkan alat dan materi yang simple dan gampang didapatkan.

Makeover
Jika merasa galau dan tidak sanggung mengerjakan dari awal, maka biasanya hal paling gampang dilakukan yaitu menghias atau makeover sesuatu benda. Makeover ini akan lebih gampang dilakukan alasannya hanya menambahkan aksesoris atau sedikit melaksanakan perubahan pada barang yang sudah jadi.
Mulai dengan melaksanakan makeover pada benda di sekitar rumah kita yang sekiranya kurang menarik atau yang terlihat usang. Bisa pigura, kaos, sepatu, pensil, bahkan tas. Lalu cari pandangan gres di google dengan kata kunci sesuai kebutuhan. Misalkan ingin melaksanakan makeover pada kaos polos, tulis kata kunci "makeover kaos polos" di kolom pencarian.

Bisa Karena Terbiasa
Ada istilah yang menyampaikan "kita bisa alasannya terbiasa, jadi kita tidak bisa alasannya belum terbiasa". Maka sering-seringlah latih kemampuan kita dalam berkreasi untuk meningkatkan kreatifitas dan melatih jemari kita biar menjadi lebih luwes dan mahir dalam mengerjakannya.
Jika ingin praktek secara pribadi dengan ahlinya, tidak ada salahnya untuk mengikuti workshop atau kursus sesuai dengan tema yang ingin kita ikuti. Namun memang membutuhkan budget yang tidak sedikit untuk mengikuti workshop ini dibandingkan dengan mengunduh tutorial dari Google.

Malu Bertanya Sesat di Jalan
Pepatah menyerupai ini tidak akan pernah ada matinya, terutama bagi kita yang masih dalam tahap belajar. Jangan pernah aib untuk bertanya kepada ahlinya kalau ada hal yang tidak atau kurang kita mengerti dan pahami. Cobalah bertanya terlebih dahulu kepada sobat kita yang lebih jago di bidangnya, atau bisa juga bertanya di komunitas yang ada di media umum maupun di situs lembaga tanya jawab. *Asal jangan bertanya pada rumput yang bergoyang :D .

Yes, I Can
Tanamkan sugesti ini pada diri kita. "Yes, I can..!! Jika orang lain saja bisa, mengapa saya tidak?". Secara tidak pribadi sugesti ini akan menghilangkan keraguan serta menanamkan motivasi dan rasa percaya diri pada diri kita untuk memulai sesuatu *asal jangan kepedean maksimal aja yaa :p . Bukankah lebih besar hati dan berkesan kalau barang yang kita pakai yaitu dari hasil karya kita sendiri?

----------------------------------

Tips di atas saya rangkum berdasarkan pengalaman pribadi dan juga wejangan masukan yang sering saya berikan pada teman-teman saya dikala mereka merasa ragu dan tidak PD untuk memulai sesuatu, *bukan konsultan abal-abal :p . Semoga tips dari saya ini bermanfaat ya. Bagaimana, apakah teman-teman masih galau untuk ber-crafting ria?? Enggak kan, enggak donk..  :)



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Sunday, March 26, 2017

√ 10 Tanda Kau Seorang Crafting Addict

Crafting atau kegiatan menciptakan kerajinan tangan tidak selalu identik dengan kaum ibu-ibu ibarat yang kebanyakan kita ketahui, namun dari kalangan bawah umur hingga cukup umur pun juga menggemari kegiatan yang mengasah kreatifitas ini. Bahkan tak sedikit pula kaum laki-laki yang juga mendalami dunia crafting ini.

Dunia crafting yang cukup bermacam-macam jenis dan bentuknya, menciptakan semakin banyak orang menggemari kegiatan ini. Tidak hanya sekedar untuk mengisi waktu luang, namun bagi sebagian orang crafting sudah menjadi hobi yang mendarah daging dalam dirinya. Bahkan sampai-sampai menganggap crafting yaitu obat dari segala kejenuhan.

Yang ibarat itu biasa disebut sebagai crafting addict. Seperti asal muasal arti kata addict yang berarti seseorang yang tidak sanggup berhenti melaksanakan atau memakai sesuatu atau biasa disebut dengan pecandu.


Crafting atau kegiatan menciptakan kerajinan tangan tidak selalu identik dengan kaum ibu √ 10 Tanda Kamu Seorang Crafting Addict


Lalu bagaimana ciri atau gejala orang yang kecanduan crafting alias crafting addict? Yuk kita simak baik-baik. ;)

1. Rumah terisi dengan barang handmade
Tanda yang pertama bahwa kau yaitu seorang crafting addict yaitu kalau sebagian besar isi rumah kau yaitu barang-barang hasil kerajinan tangan atau handmade, terutama barang craft buatan kau sendiri. Karena akan sangat mustahil kalau kau benar-benar seorang pecinta handmade tapi kau tidak pernah mempunyai bahkan menciptakan barang yang sesuai dengan hobi yang kau miliki. Entah itu peralatan perabot rumah, aksesoris bahkan pakaian kamu.

2. Punya 4 perlengkapan craft wajib
Jika kau seorang crafter sejati, sanggup dipastikan mempunyai 4 senjata perang crafting berikut ini :
  - Alat potong    : baik berupa gunting atau cutter
  - Benang / tali   : ibarat benang jahit, benang rajut, tali kor atau bahkan tali goni/rami
  - Jarum            : baik berupa jarum jahit, jarum rajut atau jarum pentul
  - Lem / perekat : ibarat lem tembak dan perekat serbaguna

3. Betah di toko craft
Pecinta crafting tentu lebih senang dan senang kalau diajak jalan-jalan ke toko materi keperluan craft dan juga toko kain daripada window shopping ke department store. Bahkan mereka sanggup hingga berjam-jam kalau berada di toko craft tersebut walaupun ujung-ujungnya yang dibeli hanya sebungkus kancing. :p

4. Pernah recycle / makeover barang
Jangan ngaku hobi crafting kalau kau belum pernah melaksanakan daur ulang atau makeover suatu benda. Hampir dipastikan seorang yang hobi crafting ini pernah melakukannya walaupun setidaknya hanya melaksanakan permak celana kau sendiri. :D

5. Suka menyimpan barang bekas
Jika kau sudah pernah melaksanakan hal yang ke-4, berarti kau pun juga mempunyai stok barang bekas entah itu berupa kain perca, kardus, botol, stik es krim, dan kawan-kawannya. Benar kan, benar dong..?

6. Sering melihat DIY
Crafting addict sudah niscaya sering melihat acara-acara DIY (do it yourself) baik itu dari program televisi maupun video Youtube. Atau sanggup jadi suka membaca artikel dan juga buku yang berkaitan dengan kegiatan crafting.

7. Kurang butuh jasa tukang
Orang yang mempunyai kecintaan pada crafting niscaya juga suka menciptakan barang-barang craft atau benda hasil kerajinan tangan dan niscaya punya segudang inspirasi untuk diaplikasikan. Mereka sanggup merangkap sebagai tukang permak, tukang kayu, atau bahkan tukang listrik barangkali, hehee. Bahkan kalau ada barang di rumah yang rusak, maka ia selalu sanggup diandalkan untuk memperbaikinya sendiri atau bahkan merubahnya menjadi sesuatu yang sanggup bermanfaat.

8. Punya segudang stok materi craft
Hayo siapa crafter yang gak punya banyak stok materi craft? Jika pergi ke toko craft, sanggup dipastikan ada saja barang atau perlengkapan craft yang ingin dibeli walaupun belum akan digunakan. Seperti contohnya, crafter sewing atau orang yang hobi menjahit sudah niscaya punya banyak stok kain tuh di rumah. Coba deh ditengokin isi lemarinya, banyakan baju atau kainnya? Yang penting dibeli dulu, digunakan atau tidaknya sih jadi urusan belakang. :p

9. Crafting bagaikan obat dari segala penyakit
Yang ini sih bagaikan pepatah "hidup tanpa crafting bagai taman tak berbunga". Segala macam kekacauan yang terjadi seharian hingga menciptakan stres, akan hilang dalam sekejap kalau jemari kita menyentuh perlengkapan crafting.

10. Tidak ajaib dengan Etsy dan Pinterest
Nah siapa sih yang tidak tahu kedua situs ini? Hampir sebagian besar seorang pecinta crafting niscaya sudah pernah membuka kedua situs ini. Ya kan?


Crafting atau kegiatan menciptakan kerajinan tangan tidak selalu identik dengan kaum ibu √ 10 Tanda Kamu Seorang Crafting Addict

Demikianlah ulasan gejala bahwa kau yaitu seorang crafting addict. Tentunya ini menurut dari kacamata pandangan saya. Kalau saya sendiri sudah termasuk crafting addict belum ya? Ehm, kalau point pertama sih itu sudah pasti. Nah kalau kau sendiri bagaimana, kau seorang crafting addict kah?



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Thursday, March 23, 2017

√ Apa Itu Diy ?

Tentu teman-teman pernah dan sering mendengar kata DIY kan? Karena ini merupakan blog crafting, maka yang saya bahas tentu bukanlah Daerah Istimewa Yogyakarta. DIY yang saya maksudkan ini yaitu kepanjangan dari do it yourself.

Sesuai kepanjangannya yang berasal dari bahasa Inggris, DIY atau do it yourself  jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka sanggup berarti "lakukan sendiri". Atau dalam bahasa gaulnya berarti kerjain sendiri, bikin sendiri.




Apa itu DIY?
Menurut sang ratu kamus alias Wikipedia Indonesia, ternyata DIY (do it yourself) dalam bahasa Indonesia ini disebut juga sebagai swakriya. Nah loh, saya koq gres dengar ya dengan istilah ini? Malahan saya lebih familiar istilah DIY daripada swakriya. *tutup muka pakai bantal >__<

Kaprikornus menurut Wikipedia Indonesia, swakriya (dalam bahasa Inggris: DIY - do it yourself) yaitu metode membangun, memodifikasi, atau memperbaiki sesuatu tanpa tunjangan spesialis atau profesional. Penelitian akademik menggambarkan swakriya sebagai sikap di mana "seorang individu terlibat materi baku, semi-baku, dan bab komponen untuk memproduksi, mengubah, atau menyusun ulang kepemilikan materi, termasuk yang diambil dari lingkungan alam (misalnya, lanskap)".

Secara garis besarnya, DIY (do it yourself) ini berarti suatu acara membuat, memperbaiki dan atau memodifikasi sesuatu yang dilakukan sendiri oleh seseorang tanpa memerlukan tunjangan seorang yang andal di bidangnya. Seperti misalnya, si Surtiani ingin mengikuti kontes fashion kucing, dan ketika kontes berlangsung ia ingin kucing peliharaannya yang dinamakan Raisya mengenakan pakaian yang anggun dan lucu, kemudian Surtiani mencoba untuk menciptakan sendiri pakain untuk si Raisya dengan materi dan perlengkapan yang ia miliki tanpa harus pergi ke penjahit. Nah pola dongeng acara Surtiani yang mengembangkan baju untuk Raisya ini sanggup disebut sebagai DIY. Akan tetapi acara mandi sendiri, basuh piring sendiri serta basuh baju sendiri tidak sanggup disebut sebagai DIY ya teman-teman. *nama dan kasus dongeng ini hanyalah sekedar pola semata, mohon maaf kalau ada kesamaan dalam penulisan kisah atau nama :)

Ternyata istilah ini sudah dikenal setidaknya semenjak tahun 1912 dan mulai digunakan secara umum di negara Amerika Serikat semenjak tahun 1950-an, terutama pada acara perbaikan rumah dan pemeliharaan. Dan seiring perkembangan waktu, istilah ini semakin dikenal dan meluas di banyak sekali bidang khususnya dalam bidang seni kerajinan dan keterampilan atau crafting. Bahkan semakin banyak kita jumpai tutorial DIY yang bekerjasama dengan crafting baik berupa blog maupun video.

Manfaat DIY
DIY bukan hanya merupakan acara iseng-iseng yang dilakukan hanya untuk sekedar mengisi waktu luang, Meskipun terlihat tidak mudah (dibandingkan dengan membeli), namun ada beberapa kelebihan yang sanggup didapatkan dalam melaksanakan DIY ini yaitu :
1. menambah kreatifitas
2. menambah wawasan
3. menghemat biaya
4. barang yang dibentuk unik / tidak pasaran
5. mandiri
6. perasaan puas dan besar hati dengan hasil karya buatan sendiri

Sekarang sudah tahu kan apa itu DIY beserta kelebihannya. Nah apakah kalian berminat untuk mencoba ber-DIY ria..? :)


Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Thursday, March 16, 2017

√ Apa Itu Mutsin ?

Yuhu, ada yang sudah kenal belum dengan mutsin? Yang belum kenal, yuk saya kenalin dulu. Ingat, mutsin yang ini bukanlah si om Mutsin penyanyi dangdut yang ngehits di jamannya itu yah. *Hehe becanda nih om, maafin saya yah. :)

 ada yang sudah kenal belum dengan mutsin √ Apa Itu Mutsin ?

Mutsin ialah nama beken singkatan dari mutiara sintetis. Makara mutsin ini tergolong manik-manik yang merupakan mutiara buatan berbahan dasar sintetis buatan mirip beling atau plastik yang diberi lapisan pewarna dan dibuat sedemikian rupa sehingga mirip mutiara asli.

Mutsin mempunyai bermacam-macam jenis, warna dan ukuran, ada yang ringan dan juga ada yang berat. Biasanya ukuran yang terkecil ialah mulai dari ukuran 4mm. Umumnya berbentuk bulat, namun ada juga yang berbentuk lonjong. Umumnya berbentuk berupa butiran dan mempunyai lubang di bab tengahnya sebagai jalur untuk merangkai/menggabungkan antar mutsin.

Mutsin Ringan
Mutsin ini mempunyai berat yang sangat ringan dan terbuat dari plastik sintetis. Ada yang berbentuk butiran biasanya mempunyai ciri-ciri lubang yang lebih besar. Selain itu  ada pula yang berbentuk rentengan alias sudah terangkai antar mutsin. Makara antar mutsin dengan benangnya pun sudah menyatu sehingga tidak perlu lagi untuk dirangkai atau digabungkan. Jika ingin digunakan, tinggal dipotong saja benangnya sesuai dengan panjang yang diinginkan dan eksklusif dipasang.
 ada yang sudah kenal belum dengan mutsin √ Apa Itu Mutsin ?
mutsin renteng

Mutsin Berat
Tentunya ini ialah mutsin dengan kualitas yang baik, lebih berat dan kokoh serta warnanya lebih berkilau daripada mutsin ringan. Mutsin jenis ini ada yang permukaannya rata, dan ada juga yang disebut mutsin jeruk alasannya ialah permukaannya bernafsu mirip kulit jeruk.
Mutsin
mutsin kulit jeruk

Karena warnanya yang beragam, mutsin biasa dipakai untuk menciptakan atau menghiasi aksesoris mirip pada bros, gelang, kalung atau aksesoris lainnya. Walaupun ada bermacam-macam jenis manik-manik baik yang berbahan sintetis maupun kayu serta bebatuan alam, mutsin juga banyak diminati semua kalangan alasannya ialah harganya yang sangat terjangkau dibandingkan mutiara orisinil ataupun mutiara imitasi yang masih memanfaatkan materi dasar dari alam. Selain itu rangkaian mutsin ini tidak terlalu berat dikenakan kalau dibandingkan dengan rangkaian manik-manik atau mote yang berbahan batu-batuan.

Namun mutsin mempunyai kekurangan yaitu lapisan pewarnanya yang sewaktu-waktu sanggup mengelupas. Makara harus berhati-hati dalam pemasangan dan perawatannya.

Sudah kenal kan dengan si mutsin yang manis ini. Kalau begitu bagaimana kalau kita lanjut mencoba menciptakan aksesoris memakai mutsin. :)



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

√ Perlengkapan Dan Materi Menciptakan Juntai Untuk Aksesoris

Siapa yang suka pakai aksesoris? Samaan donk kita,hehe. Seperti ada yang kurang kali ya kalau gak pakai aksesoris sebagai pelengkap OOTD (Outfit of The Day) kita. *ciehh bahasanya sok fashionista :p

Saya termasuk penggemar aksesoris terutama yang berjuntai melambai gitu, mirip bros, anting, gelang sampai necklace headband. Aaa suka banget deh pakainya. Apalagi dipakainya waktu lagi kondangan, berasa perempuan banget, hihi. :D

Kalau dulu sih saya suka beli-beli aja di toko aksesoris. Tapi sebab rasa ingin tau saya risikonya pengen juga donk mencoba sendiri untuk berguru menciptakan aksesoris juntai sendiri, terutama bros juntai yang kini lagi ngehits.


Ternyata materi dan perlengkapan menciptakan bros juntai ini banyak juga macamnya. Tergantung kita ingin menciptakan juntai yang mirip apa. Berikut ini akan saya ulas beberapa perlengkapan yang diperlukan untuk menciptakan juntai aksesoris.

1. Tang aksesoris (pliers)
Tang atau plier ini berfungsi sebagai alat untuk membantu merangkai aplikasi juntai yang dibutuhkan. Tang untuk menciptakan aksesoris juntai ini ada beberapa jenis, yang pada umumnya masing-masing berfungsi sebagai alat untuk memotong, membentuk loop(bulatan) dan menjepit. Dalam merangkai juntai biasanya digunakan untuk memotong rantai/kawat, membuka-tutup ring, dan juga membentuk loop atau memelintir kawat / pin. Untuk lebih detailnya, lihat di sini.


2. Ring
Berupa kawat yang berbentuk melingkar mirip cincin. Ring yaitu salah satu materi utama untuk menciptakan juntai. Sebab fungsinya yaitu sebagai mediator untuk mengaitkan rantai ke bandul. Tersedia dalam aneka macam macam ukuran serta aneka macam warna mirip warna gold, silver, bronze dan copper.

3. Rantai
Berfungsi sebagai dasar(tempat) mengaitkan aplikasi untuk juntai yang akan dirangkai. Rantai ini mempunyai bermacam-macam bentuk dan ukuran. Warnanya pun juga ada bermacam-macam dan sanggup diadaptasi dengan warna ring.

4. Pin / paku juntai
Pin atau sejenis kawat berbentuk paku ini berfungsi sebagai daerah menyusun manik-manik yang nantinya akan digantung menjuntai pada rantai atau menjadi beberapa rangkaian antar pin, dengan cara membentuk loop(lingkaran) pada penggalan ujungnya (setelah pin di isi manik-manik) dengan sumbangan tang. Setiap pin atau paku juntai hanya sanggup diisi dengan satu sampai tiga manik-manik, menurut ukuran panjang pin dan manik-manik. Paku juntai ini pada umumnya ada dua jenis, yaitu :

Paku T ( head pin)
Berupa kawat yang salah satu penggalan ujungnya mirip kepala paku. Sedangkan penggalan ujung yang satunya dibuat menjadi loop(lingkaran) untuk dikaitkan/dirangkaikan pada loop yag lain atau pada rantai.Biasa digunakan untuk menciptakan juntai anggur.

Paku 9 (eye pin)
Bentuk dan fungsinya hampir sama mirip head pin, berupa kawat yang penggalan ujung lainnya berbentuk melingkar. Biasanya berfungsi untuk menciptakan jutaian yang berbentuk memanjang. Karena kedua sisinya sanggup dibuat menjadi loop(lingkaran), sehingga kedua ujung head pin ini berfungsi sebagai konektor atau penyambung antar loop kawat.


5. Mutsin / manik-manik / pernak-pernik lainnya
Mutsin(mutiara sintetis) biasa digunakan sebagai aplikasi pelengkap aksesoris sebab harganya yang terjangkau sebagai pengganti mutiara asli. Kita sanggup juga menggantinya dengan manik-manik lain sesuai selera untuk dipasang pada head pin / eye pin menjadi juntai. Atau sanggup juga memakai pernak-pernik lainnya mirip manik akrilik, bulu-buluan, pita ataupun kain yang telah dibuat sedemikian rupa.


6. Charm (bandul)
charm lingkaran (connector charm)
Charm yaitu bandul yang biasanya berbentuk lempengan. Charm ini mempunyai 1 buah loop di penggalan atas sebagai daerah untuk pengait. Selain itu juga ada charm yang mempunyai loop di penggalan atas dan bawah bandul yang biasa disebut dengan connector charm, yaitu charm yang berfungsi untuk menyambungkan antar loop atau sebagai alternatif pengganti rantai untuk daerah menggantung aplikasi juntai. Connector charm mempunyai bermacam-macam bentuk mirip charm tetes, charm bulat, charm oval dan lain sebagainya.


7. Cangkang (Bead Caps)
Berfungsi sebagai aksesoris pelengkap atau mahkota epilog untuk menghias penggalan atas mutsin/mote atau juntai tali biar terlihat lebih menawan. Tersedia dalam bermacam-macam bentuk dan ukuran.


8. Klep (clamp)
Biasa digunakan untuk menjepit ujung bulu/aplikasi kain sebagai pelengkap juntai. Pada ujung atasnya terdapat lubang(loop) sebagai jalur untuk pengait pada kawat atau rantai. Sama halnya dengan ring, klep juga tersedia dalam aneka macam pilihan warna yang sanggup diadaptasi dengan warna ring, pin maupun aksesoris kawat lainnya.


9. Senar / benang andaria
Senar yaitu berupa benang berbahan nilon dengan warna transparan dan mempunyai bermacam-macam tingkat ketebalan. Senar juga ada yang bersifat lentur dan ada juga yang berwarna-warni. Benang andaria mirip mirip senar, berwarna transparan namun ukurannya lebih tipis mirip benang jahit, sehingga juga sanggup digunakan untuk menjahit payet pada pakaian. Kita sanggup memakai senar / benang andaria kalau ingin menciptakan juntaian yang hanya terdiri dari rangkaian atau susunan mutsin/manik-manik (tanpa memakai rantai).

Bahan untuk menciptakan juntai di atas tidak hanya dikreasikan untuk menciptakan bros juntai saja. Selain itu juga sanggup diaplikasikan untuk menciptakan kalung, gelang, anting-anting maupun cincin. 

Perlengkapan dan materi utama yang biasa digunakan sebagai patokan untuk menciptakan juntai sebagai pelengkap aksesoris yaitu dari poin 1 - 6. Sedangkan yang lainnya tidak harus digunakan semuanya, tergantung kebutuhan saja ingin menciptakan juntai yang bagaimana. Bahkan kita juga sanggup berkreasi menciptakan juntai dari benang rajutan atau dari materi yang lainnya.


Selamat berkreasi ya.. :)



Sumber http://jemariayumna.blogspot.com

Monday, March 13, 2017

√ Mengenal Crafting

Meskipun sekarang penggemar crafting sudah mulai menjamur di banyak sekali penjuru, termasuk saya salah satunya, ternyata masih banyak loh yang belum mengetahui ihwal apa itu crafting. Baiklah, untuk itu kali ini saya akan menuliskan klarifikasi singkat ihwal definisi dan beberapa istilah yang berafiliasi dengan crafting dari rangkuman beberapa sumber yang saya dapatkan.


Apa itu crafting?

Crafting berasal dari kata "craft" dalam bahasa Inggris, yang jikalau dalam bahasa Indonesia berarti "kerajinan" atau biasa kita kenal dengan prakarya (hasil karya). Makara kerajinan itu bukan berarti sangat rajin ya. :p

A craft is a pastime or a profession that requires particular skills and knowledge of skilled work. (Wikipedia)

Craft : an activity involving skill in making things by hand. (Oxford Dictionaries)

Craft : Skill in doing or making something, as in the arts; proficiency. (The Free Dictionary)
Definisi craft itu sendiri memang sangat luas. Singkatnya, definisi craft sanggup berarti hobi atau profesi dimana melibatkan keterampilan tangan dan kecakapan pembuatnya dalam menciptakan sesuatu yang berguna. Juga tidak sedikit pula acara craft yang memiliki nilai seni (art) yang tinggi. Benda hasil craft juga biasa dikenal sebagai kerajinan, prakarya, hasil karya, ataupun handycraft. Makara benda craft atau kerajinan bukanlah merupakan barang buatan pabrikan.

Kegiatan dalam melaksanakan craft biasa kita kenal dengan istilah crafting. Sedangkan orang yang berprofesi dalam menciptakan benda-benda hasil craft (kerajinan) biasa disebut dengan crafter atau pengrajin.

Apa saja yang termasuk dalam crafting?

Berikut yaitu beberapa acara atau hobi yang termasuk dalam kategori crafting (craft) :
- merajut (crochet dan knitting),
- menjahit / sewing,
- decoupage,
- menyulam / embroidery,
- quilting,
- patchwork,
- quilling (paper quilling),
- menciptakan dekorasi / aksesoris / pernak-pernik,
- origami,
- macrame,
- menganyam,
- menenun, dan lain sebagainya.

Sekian rangkuman ihwal crafting yang sanggup saya jelaskan, biar sanggup memberi sedikit pencerahan ihwal crafting ya. Kalau kau punya hobi crafting juga nggak?

Happy crafting.. ^__^


Sumber http://jemariayumna.blogspot.com