Friday, April 5, 2019

√ 3 Pola Sinopsis Antologi Cerpen Dalam Bahasa Indonesia

Sinopsis yakni ringkasan suatu karangan yang menggambarkan keseluruhan isi karangan sekaligus menjadi pengantar atau pengiring dari karangan tersebut. Adapun karangan yang disinopsiskan bisa apa saja, tak terkecuali buku antologi cerpen atau buku kumpulan kisah pendek. Dalam artikel kali ini, kita akan mengetahui beberapa pola sinopsis dari beberapa antologi cerpen. Adapun contoh-contoh tersebut yakni sebagai berikut ini!


Contoh 1:


Orang-Orang Bloomingtoon yakni karya penting Budi Dharma. Kumpulan kisah ini merupakan salah satu karya Sang Maestro yang berbeda dengan kebanyakan karyanya yang umumnya bertema hal-hal yang abstrak. Melalui cerita-cerita yang ditulis dari tahun 1970-an ini, pembaca tidak hanya diajak untuk menelanjangi pergolakan emosional para tokoh di dalamnya, tetapi juga menyelami banyak sekali dilema humanistik mereka dalam bekerjasama dengan lingkungan dan sesama.


(Sinopsis kumpulan cerpen Orang-Orang Bloomington karya Budi Dharma yang dikutip dari laman https://www.goodreads.com/book/show/2236672.Orang_Orang_Bloomington)


Contoh 2:


Inilah New York, dan Umar Kayam bercerita di dalamnya. New York yakni satu raksasa pemakan manusia. Raksasa ini entah alasannya yakni kena penyakit apa, tidak pernah merasa kenyang semoga beliau sudah makan berapa ribu manusia. Karena itu mulutnya terus saja menganga tidak sempat menutup. Segala manusia, putih, hitam, kuning, cokelat, besar, kecil, ditelannya tanpa pilih-pilih lagi. Umar Kayam mengutip perubahan itu dalam kisah Istriku, Madame Schlitz, dan Sang Raksasa, kisah kedua dan terpanjang dalam kumpulan ini. Secara tipikal, beliau tidak menyatakan adakah beliau sepakat atau tidak dengan karikatur perihal New York tersebut. Namun 6 buah kisah pendek yang ditulisnya selama ia hidup di kota itu semuanya dengan latar Manhattan (sebuah “belantara”, katanya) menampilkan kota jutaan itu sebagai dunia yang menarik, tapi murung. “Aku melihat  ke luar jendela. Ribuan pencakar langit kelihatan menyerupai gunduk-gunduk bukit yang hitam, kaku dan garang.”


……………………………………………………………………………………………………………..


(Sinopsis antologi cerpen Seribu Kunang-Kunang di Manhattan karya Umar Kayam yang dinukil dari laman https://www.goodreads.com/book/show/1680750.Seribu_Kunang_kunang_di_Manhattan)


Contoh 3:


“Apa rasanya kalau sejarah kita berubah dalam satu hari?”


Nenek saya yakni seorang penjual roti, dan dia,


Bersama kakek yang tidak saya kenal,


Mewariskan anggota keluarga gres yang tak pernah saya tahu:


Madre.”


Terdiri dari 13 prosa dan karya fiksi, Madre merupakan kumpulan karya Dee selama lima tahun terakhir. Untaian kisah apik ini menyuguhkan banyak sekali tema: usaha sebuah toko roti kuno, obrolan antara ibu dan janinnya, dilema antara cinta dan persahabatan, hingga tema menyerupai reinkarnasi dan kemerdekaan sejati.


Lewat sentilan dan sentuhan khas Dee, Madre merupakan etalase bagi kematangannya sebagai salah satu penulis wanita terbaik di Indonesia.


(Sinopsis dari buku antologi cerpen atau kumpulan kisah pendek Madre karya Dewi “Dee” Lestari yang dikutip dari laman https://www.goodreads.com/book/show/11924352-madre)


Demikianlah beberapa pola sinopsis antologi cerpen dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin melihat beberapa pola sinopsis serta karangan lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh sinopsis novel, contoh biografi pahlawan, contoh biografi singkat, contoh biografi orang sukses, pola autobiografi singkat perihal diri sendiri, contoh karangan bebas perihal kehidupan, serta artikel contoh karangan bebas perihal lingkungan sekolah.


Semoga artikel kali ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan tersendiri bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai sinopsis pada khususnya, maupun materi bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan pula bila ada kesalahan dalam penulisan ataupun penuturan dalam artikel kali ini. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com