Contoh Soal Gerak Parabola – Halo sob, anda mempunyai dilema dengan pelajaran fisika, atau anda sedang membutuhkan embel-embel pola soal yang berkaitan dengan gerak parabola?
Gerak parabola sendiri merupakan salah satu sub pembahasan dalam pelajaran fisika Sekolah Menengan Atas kelas 10. Pelajaran ini termasuk cukup menarik, serta membutuhkan analisa yang cukup mendalam.
Kenapa saya katakan membutuhkan analisa cukup mendalam? Karena banyak hal yang harus kita perhatikan, mulai dari arahnya, kecepatan awal, sudut, waktu dan lain sebagainya.
Jika saja kita tidak jeli dalam memperhatikan soal atau aba-aba yang diberikan maka tanggapan yang kita berikan sudah niscaya salah.
Maka biar kita sanggup mengerjakan soal-soal dengan baik maka kita sebaiknya sering berlatih mengerjakan pola soal gerak parabola ini di rumah.
Gerak parabola sendiri merupakan kombinasi dari GLB dan GLBB. Wah, semakin menantang rasanya bukan?
Sebelum kita lebih jauh membahas pola soal gerak parabola ini, ada baiknya kalau anda semua mengetahui apa itu gerak parabola?
Gerak Parabola sendiri juga dikenal Gerak Peluru. Dinamakan Gerak parabola alasannya yaitu lintasannya berbentuk parabola, bukan bergerak lurus. Contoh bentuk gerak ini sanggup kita lihat pada gerakan bola dikala dilempar, gerakan pada peluru meriam yang ditembakkan, gerakan pada benda yang dilemparkan dari pesawat dan gerakan pada seseorang yang melompat maju.
Bagi kita yang suka dengan analisa gambar, untuk memudahkan kita memahami apa itu gerak parabola, silahkan lihat gambar komponen gerak parabola berikut ini:
Dari gambar di atas sanggup kita lihat, setidaknya ada 3 titik kondisi dalam gerak parabola, yaitu:
- Pada titik A, merupakan titik awal gerak benda. Benda mempunyai kecepatan awal
.
- Pada titik B, benda berada di simpulan lintasannya.
- Pada titik C, merupakan titik tertinggi benda. Benda berada pada ketinggian maksimal
, pada titik ini kecepatan vertikal benda besarnya 0 (nol) (
).
Komponen yang Terdapat pada Gerak Parabola
Gerak parabola sendiri yaitu kombinasi dari komponen gerak horizontal (sumbu x) dan komponen gerak vertikal (sumbu y).
Mari kita bahas kedua komponennya:
- Komponen gerak parabola sisi horizontal (pada sumbu X):
- Komponen gerak horizontal besarnya selalu tetap dalam setiap rentang waktu alasannya yaitu tidak terdapat percepatan maupun perlambatan pada sumbu x
, sehingga:
- Terdapat sudut (θ) antara kecepatan benda (V) dengan komponen gerak horizontal
dalam setiap rentang waktu, sehingga:
- Karena tidak terdapat percepatan maupun perlambatan pada sumbu X, maka untuk mencari jarak yang ditempuh benda (x) pada selang waktu (t) sanggup kita hitung dengan rumus:
- Komponen gerak horizontal besarnya selalu tetap dalam setiap rentang waktu alasannya yaitu tidak terdapat percepatan maupun perlambatan pada sumbu x
- Komponen gerak parabola sisi vertikal (pada sumbu y):
- Komponen gerak vertikal besarnya selalu berubah dalam setiap rentang waktu alasannya yaitu benda dipengaruhi percepatan gravitasi (g) pada sumbu y. Kaprikornus kau harus pahami bahwa benda mengalami perlambatan akhir gravitasi
- Terdapat sudut [θ] antara kecepatan benda (V) dengan komponen gerak vertikal
, sehingga:
- Karena dipengaruhi percepatan gravitasi, maka komponen gerak vertikal
pada selang waktu (t) sanggup kita cari dengan rumus:
- Kita sanggup mencari ketinggian benda (y) pada selang waktu (t) dengan rumus:
- Komponen gerak vertikal besarnya selalu berubah dalam setiap rentang waktu alasannya yaitu benda dipengaruhi percepatan gravitasi (g) pada sumbu y. Kaprikornus kau harus pahami bahwa benda mengalami perlambatan akhir gravitasi
- Terdapat pula persamaan-persamaan untuk menentukan besaran gerak parabola lainnya:
- Apabila tidak diketahui komponen waktu, kita sanggup pribadi mencari jarak tempuh benda terjauh (
), yakni dari titik A hingga ke titik B, dengan menggabungkan kedua komponen gerak.
Komponen gerak horizontal:
Komponen gerak vertikal:
Dengan mensubstitusikan kedua persamaan diatas, kita mendapat persamaan: - Kita sanggup pula pribadi menghitung ketinggian benda maksimum
dengan persamaan:
- Selain itu, dengan dengan memakai teorema Pythagoras kita sanggup mencari kecepatan benda kalau kedua komponen lainnya diketahui.
- Jika diketahui kedua komponen kecepatan, kita juga sanggup mengetahui besarnya sudut θ yang dibentuk, yaitu:
- Apabila tidak diketahui komponen waktu, kita sanggup pribadi mencari jarak tempuh benda terjauh (
*Sumber: studio belajar
Contoh Soal Gerak Parabola
JadiJuara akan mengajak anda untuk mengerjakan pola soal gerak parabola, tapi jangan lihat pembahasannya dulu ya, coba kerjakan dulu. Sekarang mari kita kupas tuntas seputar pola soal gerak parabola beserta jawabannya berikut ini:
1. Joko menendang bola dengan sudut elevasi 45o. Bola jatuh dengan jarak mendatar sejauh 5 m. Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2, kecepatan awal bola adalah…
A. 5 m
B. 5√3 m
C. 50√2 m
D. 5√2 m
Pembahasan
Menghitung kecepatan awal kalau jarak terjauh diketahui:
x = vo² sin 2α x 1/g
5 = vo² sin (2×45) x 1/10
5 = vo² sin 90 x 1/10
5 = vo² x 1 x 1/10
50 = vo²
vo = √50
vo = 5√2 m/s
Jawaban: D
2. Ali melempar bola basket dengan kecepatan 20 m/s dan sudut elevasi 30o. Waktu yang dibutuhkan bola basket untuk hingga dititik tertinggi adalah… (g = 10 m/s2)
- 1 sekon
- 4 sekon
- 5 sekon
- 6 sekon
Pembahasan
Menghitung waktu untuk mencapai ketinggian maksimum:
t = v0 sin θ / g = 20 m/s sin 30o / 10 m/s2
t = 20 m/s . (1/2) / (10 m/s2) = 1 sekon
Jawaban: A
3. Jika sebuah selang air menyemprotkan air ke atas dengan kecepatan 10 m/s pada sudut 37o berapakah jarak tempuh maksimum air tersebut.
Pembahasan
Dik : vo = 10 m/s; θ = 37o.
xmax = (vo2 sin 2θ)/g
⇒ xmax = (100 . 2 sin 37o cos 37o )/10
⇒ xmax = 20 (3/5) (4/5)
⇒ xmax = 9,6 m.
Jadi, air tersebut akan menyentuh tanah pada jarak 9,6 m dari selang.
4. Peluru A dan B ditembakkan dari senapan yang sama dengan sudut elevasi berbeda. Peluru A dengan sudut 30o dan peluru B dengan sudut 60o. Tentukanlah perbandingan tinggi maksimum yang dicapai peluru A dan peluru B.
Pembahasan
Dik : θA = 30o ; θB = 60o .
hmax = (vo2 sin2 θ)/ 2g
⇒ hmaxA = (vo2 sin2 θA)/ 2g dan hmaxB = (vo2 sin2 θB)/ 2g.
Dari rumus di atas terperinci terlihat bahwa ketinggian maksimum berbanding terbalik dengan gravitasi dan berbanding lurus dengan kuadrat kecepatan awal dan sudut elevasi. Karena kecepatan awal peluru dan gravitasi sama, maka perbandingan antara ketinggian maksimum A dan B hanya bergantung pada besar sudut elevasi masing-masing peluru.
hmaxA / hmaxB = sin2 θA/ sin2 θB
⇒ hmaxA / hmaxB = sin2 30o/ sin2 60o
⇒ hmaxA / hmaxB = (½)2 / (½√3)2
⇒ hmaxA / hmaxB = (1/4) / (3/4)
⇒ hmaxA / hmaxB = 1/3
5. Seorang murid menendang bola dengan kecepatan awal pada arah vertikal 9 m/s dan kecepatan awal pada arah mendatar 12 m/s. Tentukanlah besar kecepatan awal bola tersebut.
Pembahasan
Dik : vox = 12 m/s ; voy = 9 m/s.
vo = √(vox2 + voy2)
⇒ vo = √(122 + 92)
⇒ vo = √(144 + 81)
⇒ vo = √224
⇒ vo =15 m/s.
Jadi, kecepatan awal bola tersebut yaitu 15 m/s.
6. Sebuah bola ditendang dengan sudut elevasi 53o dan kecepatan awal 5 m/s. Tentukanlah jarak tempuh maksimum yang akan dicapai bola tersebut.
Pembahasan
Dik : vo = 5 m/s; θ = 53o
xmax = (vo2 sin 2θ)/g
⇒ xmax = (25 . 2 sin 53o cos 53o )/10
⇒ xmax = 5 (4/5) (3/5)
⇒ xmax = 2,4 m.
Jadi, jarak maksimum bola hanya 2,4 meter.
7. Jika sebuah peluru ditembakkan dengan sudut elevasi 37o dan kecepatan awal 10 m/s, maka tentukanlah kecepatan peluru sehabis 0,4 detik.
Pembahasan
Dik : vo = 10 m/s; t = 0,4 s; θ = 37o
Untuk mengetahui kecepatan peluru sehabis 3 detik maka kita harus memilih terlebih dahulu vx dan vy sehabis 3 detik sebagai berikut :
vx = vox (Ingat bahwa GLB kecepatannya tetap)
⇒ vx = vo cos θ
⇒ vx = 10 cos 37o
⇒ vx = 10 (4/5)
⇒ vx = 8 m/s
vy = voy – g.t (dalam arah vertikal berlaku GLBB)
⇒ vy = vo sin θ – g.t
⇒ vy = 10 sin 37o – 10.(0,4)
⇒ vy = 10 (3/5) – 4
⇒ vy = 6 – 4
⇒ vy = 2 m/s
vt = √(vx2 + vy2)
⇒ vt = √(82 + 22)
⇒ vt = √68
⇒ vt = 2√17 m/s.
8. Tentukanlah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai ketinggian maksimum kalau sebuah kerikil dilempar dengan sudut elevasi 30o dan kecepatan awal 6 m/s.
Pembahasan
Dik : vo = 6 m/s; θ = 30o
tp = (vo sin θ)/g
⇒ tp = (6 sin 30o)/10
⇒ tp = 0,6 (½)
⇒ tp = 0,3 detik.
Jadi waktu yang dibutuhkan yaitu 0,3 detik.
9. Tentukan ketinggian maksimum yang dicapai oleh sebuah bola yang ditendang dengan kecepatan awal 5 m/s pada sudut elevasi 37o.
Pembahasan
Dik : vo = 5 m/s; θ = 37o
hmax = (vo2 sin2 θ)/ 2g
⇒ hmax = (52 sin2 37o)/ 2(10)
⇒ hmax = {25 (9/25)}/ 20
⇒ hmax = 9/20
⇒ hmax = 0,45 m
Jadi, ketinggian maksimum yang dicapai bola yaitu 0,45 meter.
10. Seorang murid menendang bola dengan kecepatan awal pada arah vertikal 9 m/s dan kecepatan awal pada arah mendatar 12 m/s. Tentukanlah besar kecepatan awal bola tersebut.
- a)15 m/s
- b)14 m/s
- c)17 m/s
- d)23 m/s
- e)16 m/s
Pembahasan
Dik : vox = 12 m/s ; voy = 9 m/s.
vo = √(vox2 + voy2)
⇒ vo = √(122 + 92)
⇒ vo = √(144 + 81)
⇒ vo = √224
⇒ vo =15 m/s.
Jadi, kecepatan awal bola tersebut yaitu 15 m/s.
11. Sebuah bola ditendang dengan sudut elevasi 53o dan kecepatan awal 5 m/s. Tentukanlah jarak tempuh maksimum yang akan dicapai bola tersebut.
- a)2,8 M
- b)2,4 M
- c)2,5 M
- d)2,7 M
- e)2,3 M
Pembahasan
Dik : vo = 5 m/s; θ = 53o
xmax = (vo2 sin 2θ)/g
⇒ xmax = (25 . 2 sin 53o cos 53o )/10
⇒ xmax = 5 (4/5) (3/5)
⇒ xmax = 2,4 m.
Jadi, jarak maksimum bola hanya 2,4 meter.
12. Jika sebuah peluru ditembakkan dengan sudut elevasi 37odan kecepatan awal 10 m/s, maka tentukanlah kecepatan peluru sehabis 0,4 detik.
Pembahasan
Dik : vo = 10 m/s; t = 0,4 s; θ = 37o
Untuk mengetahui kecepatan peluru sehabis 3 detik maka kita harus memilih terlebih dahulu vx dan vy sehabis 3 detik sebagai berikut :
vx = vox (Ingat bahwa GLB kecepatannya tetap)
⇒ vx = vo cos θ
⇒ vx = 10 cos 37o
⇒ vx = 10 (4/5)
⇒ vx = 8 m/s
vy = voy – g.t (dalam arah vertikal berlaku GLBB)
⇒ vy = vo sin θ – g.t
⇒ vy = 10 sin 37o – 10.(0,4)
⇒ vy = 10 (3/5) – 4
⇒ vy = 6 – 4
⇒ vy = 2 m/s
vt = √(vx2 + vy2)
⇒ vt = √(82 + 22)
⇒ vt = √68
⇒ vt = 2√17 m/s.
13. Tentukanlah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai ketinggian maksimum kalau sebuah kerikil dilempar dengan sudut elevasi 30o dan kecepatan awal 6 m/s.
- a)0,5
- b)0,6
- c)0,3
- d)0,2
- e)0,9
Pembahasan
Dik : vo = 6 m/s; θ = 30o
tp = (vo sin θ)/g
⇒ tp = (6 sin 30o)/10
⇒ tp = 0,6 (½)
⇒ tp = 0,3 detik.
Jadi waktu yang dibutuhkan yaitu 0,3 detik.
14. Tentukan ketinggian maksimum yang dicapai oleh sebuah bola yang ditendang dengan kecepatan awal 5 m/s pada sudut elevasi 37o.
- a)0,36
- b)0,45
- c)0,67
- d)0,23
- e)0,47
Pembahasan
Dik : vo = 5 m/s; θ = 37o
hmax = (vo2 sin2 θ)/ 2g
⇒ hmax = (52 sin2 37o)/ 2(10)
⇒ hmax = {25 (9/25)}/ 20
⇒ hmax = 9/20
⇒ hmax = 0,45 m
Jadi, ketinggian maksimum yang dicapai bola yaitu 0,45 meter. [b]
15. Sebuah peluru meriam ditembakkan dengan kecepatan awal 60 m/s dan sudut elevasi 53°. Bilag = 10 m/s2maka posisi peluru pada detik ke-1 yaitu ….
A. x = 36 m, y = 64 m
B. x = 64 m, y = 43 m
C. x = 36 m, y = 43 m
D. x = 32 m, y = 32 m
E. x = 43 m, y = 36 m
Pembahasan
Data-data yang diketahui pada soal:
vo = 60 m/s
g = 10 m/s2
t = 1 s
α = 53°
Sudut α = 53° merupakan sudut segitiga siku-siku yang sanggup digambarkan sebagai berikut:
Sin 53 =4/5
Cos 53=3/5
Tan 53=4/3
Gerak horizontal pada gerak parabola merupakan gerak lurus beraturan (GLB), sehingga:
x = vo cos α . t
= 60 . cos 53° . 1
= 60 . 3/5 . 1
= 36
Sedangkan gerak vertikal pada gerak parabola merupakan gerak lurus berubah beraturan (GLBB), sehingga:
y = vo sin α − ½gt2
= 60 . sin 53° − ½ . 10 . 12
= 60 . 4/5 − 5
= 48 − 5
= 43
Jadi, posisi peluru pada detik ke-1 adalah x = 36 m, y = 43 m (C).
16. Peluru ditembakkan dengan kecepatan 60 m/s dan sudut elevasi θ = 30o. Jika g = 10 m/s2, kecepatan peluru sehabis bergerak 2 sekon adalah…
- vx = 10 m/s dan vy = 20 m/s
- vx = 20 m/s dan vy = 30√3 m/s
- vx = 30√3 m/s dan vy = 10 m/s
- vx = 30√3 m dan vy = 30 √3 m/s
Pembahasan
Kecepatan peluru untuk sumbu x:
vx = v0 cos θ = 60 m/s . 1/2√3 = 30√3 m/s
Kecepatan peluru untuk sumbu y:
vy = v0 sin θ – g . t = 60 m/s . 1/2 – (10 m/s2 . 2s) = 30 m/s – 20 m/s = 10 m/s
Jawaban: C
17. Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan pada sudut elevasi 60° dan kecepatan 40 m/s
Jika tabrakan dengan udara diabaikan maka energi kinetik peluru pada titik tertinggi yaitu ….
A. 0 joule
B. 4 joule
C. 8√2 joule
D. 12 joule
E. 24 joule
Penyelesaian
Data-data yang diketahui pada soal:
m = 20 gram = 0,02 kg
vo = 40 m/s
α = 60°
cos α = ½
Di titik tertinggi, kecepatan gerak peluru ke arah vertikal sama dengan nol (vy = 0) sehingga yang berperan hanya kecepatan ke arah horizontal (vx).
vx = vo cos α
= 40 . cos 60° m/s
= 40 . ½ m/s
= 20 m/s
Energi kinetik di titik tertinggi adalah
Ek = ½mvx2
= ½ . 0,02. 202
= 4
Jadi, energi kinetik peluru di titik tertinggi yaitu 4 joule (B)
18. Ketika benda bergerak menempuh lintasan parabola, besaran manakah dari di bawah ini yang konstan (tetap)?
ditanya:
- Kelajuan
- Percepatan
- Komponen horizontal kecepatan
- Komponen vertikal kecepatan
- A dan B
- B dan C
- C dan D
- D dan A
Jawab:
- Kelajuan, nilai vxkonstan, namun nilai vydipengaruhi oleh waktu (t), sehingga kelajuan nilainya tidak konstan.
- Percepatan, ay= -g nilai percepatan gravitasi Bumi yaitu konstan. nilai percepatan gravitasi Bumi alah konstan, sehingga percepatan nilainya
- Komponen horizontal kecepatan, vx= v0. cos α dimana nilaiv0 dan α yaitu konstan,sehingga komponen horizontal kecepatan yaitu konstan.
- Komponen vertical kecepatan, vy= v0. sin α – g . t dimana nilainya dipengaruhi oleh waktu (t) dan mustahil konstan.
Jadi tanggapan yang benar yaitu A dan B
19. Sebuah pesawat terbang bergerak mendatar dengan kecepatan 200 m/s melepaskan bom dari ketinggian 500 m. Jika bom jatuh di B dan g = 10 m/s2, maka jarak AB adalah.
- 500 m
- 000 m
- 500 m
- 750 m
- 1000 m
Jawaban: E
- Kecepatan pesawat dalam arah mendatar, vx = 200 m/s
- Ketinggian pesawat terhadap tanah, h = 500 m
- Percepatan gravitasi, g = 10 m/s2
20. Bom dilepas dari pesawat, alasannya yaitu kecepatan pesawat dalam arah vertikal nol (vy = 0), maka bom dalam arah vertikal mengalami jatuh bebas, maka waktu yang diharapkan untuk hingga di target (titik B) adalah:
- a)1000 m
- b)2000 m
- c)2500 m
- d)1500 m
- e)4000 m
t = √2h/g
= (2x500m/10m/s2)
= 10 s
Jarak mendatar (AB) adalah:
x = vx t
= (200 m/s) (10 s)
= 2.000 m
21. Sebuah benda dilempar miring ke atas sehingga lintasannya parabola, menyerupai pada gambar di samping.
Pada dikala jarak tempuh mendatarnya (x) = 20 m, maka ketinggiannya (y) yaitu …..
- 5 m
- 10 m
- 15 m
- 20 m
- 25 m
Jawaban: C
22. Gerak parabola:
- Kecepatan awal benda, v0 = 20 √2 m/s
- Percepatan gravitasi, g = 10 m/s2
- Sudut elevasi, θ0 = 45o
Posisi arah vertikal (ketinggian) benda dikala jarak tempuh mendatarnya, x = 20 meter adalah:
- 17
- 21
- 11
- 15
Pembahasan :
y = (tan θ0)x – g/2v02 cos2 θ0 x2
= (tan 45o) x 20m – 10m/s2/2x(20√2 m/s)2 x (cos 45o)2 x (20m)2
= (1)(20m) – (4000 m3 / s2)/2(800m2 / s2)(1/2)
= 15 m.
jadi jawabannya adalah [ D]
23. Sebuah benda dijatuhkan dari pesawat terbang yang bergerak horizontal dengan kelajuan 360 km/jam pada ketinggian 500 m. Tentukan jarak horizontal jatuhnya benda tersebut!
- 500 M
- 800 M
- 1000 M
- 250 M
Penyelesaian:
Diketahui:
v0 = 360 km/jam = 100 m/s
y = 500 m
α= 0o (horizontal)
Ditanyakan:
R = … ?
Jawab:
y = v0 . Sin α . t – 1/2 gt2, alasannya yaitu α = 0o maka:
y = – 1/2 gt2
-500 = – 1/2 .10 . t2
t2 = 100
t = 10 sekon
Pada arah horizontal
R = v0 . Cos α .t = 100 . cos 0o . 10 = 1.000 m
Jadi jawabannya yaitu 1000 m
24. Seorang stuntman melaju mengendarai sepeda motor menuju ujung tebing setinggi 50 m. Berapa kecepatan yang harus dicapai motor tersebut dikala melaju dari ujung tebing menuju landasan dibawahnya sejauh 90 m dari tebing? Abaikan tabrakan udara.
- 28.21 m/s
- 30.11 ms
- 28.45 m/s
- 45.00 m/s
Pembahasan:
Gambarkan terlebih dahulu lintasan objek tersebut. Perhatikan gambar dibawah ini:
Kemudian kita identifikasi komponen-komponen yang diketahui,
m.
, jadi kita tahu bahwa
Dengan rumus untuk mencari jarak tempuh, kita sanggup mendapat kecepatan motor:
.
Jadi, kecepatan yang harus dicapai harus sebesar 28,21 m/s atau sekitar 100 km/h (101,55 km/h). [A]
25. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 60 m/s dan sudut elevasi 30°. Ketinggian maksimum yang dicapai adalah….
A. 30 m
B. 45 m
C. 50 m
D. 90 m
E. 100 m
Pembahasan
Data dari soal:
vo = 60 m/s
α = 30°
Ymaks = ……
vo 2 sin2 α
Ymaks = _______________________
2g
(60) 2 (sin 30° )2
Ymaks = _______________________
2(10)
(60) 2 (1/2 )2
Ymaks = _______________________ = 45 meter
20
26. Peluru ditembakkan condong ke atas dengan kecepatan awal v = 1,4 x 103 m/s dan mengenai target yang jarak mendatarnya sejauh 2 x 105 m. Bila percepatan gravitasi 9,8 m/s2, maka elevasinya yaitu n derajad, dengan n sebesar….
A. 10
B. 30
C. 45
D. 60
E. 75
Pembahasan
Data dari soal:
vo = 1,4 x 103 m/s
Xmaks = 2 x 105 m
α = …….
Dari rumus jarak mendatar maksimum:
vo 2 sin 2 α
Xmaks = _______________________
g
(1,4 x 103) 2 sin 2 α
2 x 105 = ______________________________
9,8
2 x 105 x 9,8
sin 2 α = ______________________________
(1,4 x 103) 2
sin 2 α = 1
sin 2α = sin 90°
α = 90°/2 = 45 °
27. Bila besar sudut antara horizontal dan arah tembak suatu peluru yaitu 45° , maka perbandingan antara jarak tembak dalam arah datar dan tinggi maksimum peluru yaitu :
A. 8
B. 4
C. 1
D. 0,25
E. 0,125
Pembahasan :
28. Sebuah bom dijatuhkan dari pesawat tempur tanpa kecepatan awal relatif terhadap pesawat. Jika ketinggian pesawat tempur 200 m dan jarak mendatar antara target dengan pesawat tempur 600 m, maka kecepatan pesawat tempur relatif terhadap target mendekati…
A. 745 km/jam
B. 420 km/jam
C. 360 km/jam
D. 340 km/jam
E. 200 km/jam
Pembahasan
Waktu yang diharapkan bom hingga ditanah
h = 1/2 g t2
200 = 1/2 (10) t2
5 t2 = 200
t = √40 = 6,2 s
Pada arah mendatar (sumbu x):
x = v . t
v = x / t = 600 m / 6,2 s = 96,8 m/s = 348 km/jam
Jawaban: D
29. Diagram berikut menunjukkan lintasan sebuah proyektil yang ditembakkan dengan kecepatan horizontal v dari atap gedung setinggi h. Harga-harga v dan h berikut akan menghasilkan θ terbesar adalah…
A. v = 10 m/s dan h = 30 m
B. v = 10 m/s dan h = 50 m
C. v = 30 m/s dan h = 30 m
D. v = 30 m/s dan h = 30 m
E. v = 50 m/s dan h = 10 m
Pembahasan
Supaya θ sebesar-besarnya maka tan θ harus sebesar-besarnya. Karena tan θ = vy / vx maka vy harus yang terbesar dan vx = v harus yang terkecil.
Rumus vy = √2gh maka harga vy menjadi besar kalau h besar
Jawaban: B
30. Sebuah Benda dtembakkan Vertikal keatas dengan kecepatan awal 100 m/s.
Percepatan grafitasi bumi 10 m/s2 , secara berurut
Berapakah : a). waktu untuk mencapai tinggi maksimum ?
b). tinggi maksimum yang dicapai oleh benda ?
a.(11, 1000)
b.(10, 500)
c.(5, 500)
d.(20, 100)
Diketahui : Vo = 100 m/s
g = 10 ms-2
Ditanya : a). t = ……?
b). h max
Jawab : a). t = Vo sin α / g
= (100 m/s). sin 90o / 10 ms-2
= 10 s
b). h max = (Vo sin α) 2 / 2g
= [(100 m/s). sin 90o]2 / 2. 10 ms-2
= [(100 m/s). 1 ]2 / 20. Ms-2
= 10.000 m2.s-2 /20. ms-2
= 500 m
Jawabannya : B
31. Sebuah kendaraan beroda empat Tank alat tempur menembakkan peluru dari moncong meriam dengan kecepatan awal 150 m/s membentuk sudut elevasi 60o (g = 10 ms-2). Berapakah secara berurut :
a). tinggi maksimum yang sanggup dicapai oleh peluru
b). Waktu yang diharapkan oleh peluru untuk mencapai titik sasaran
c). Jauh target yang sanggup dicapai oleh peluru
- 785m ,28 s, 2000m
- 843.75 m ,25,5 s, 1912,5 m
- 678,75 m, 27 s, 1356 m
- 834.22 m, 31 s ,567 m
Pembahasan :
Diketahui : Vo = 150 m/s
g = 10 ms-2
α = 600
ditanya : a). h max = …?
b). t tota = …?
c). S…?
Jawab :
a). Waktu yang diharapkan untuk mencapai titik tertinggi :
t = Vo sin α / g
= 150 ms-1. Sin 600 / 10 ms-2
= 15 s. ½ V3
= 12,75 s
h max = (Vo sin α) 2 / 2g
= (150 ms-1. Sin 600)2 /2. 10 ms-2
= ( 150 ms-1. ½ V3)2/ 20 ms-2
= (75 V3) m2 s-2 / 20 ms-2
= 16875 m/20
= 843,75 m
b). t total = t naik + t turun
t naik = t turun = 12.75 s
maka t total = t naik + t turun
= 2t naik = 2t turun
= 2. 12,75 s
= 25,5 s
c). S = Vo2 . sin 2 α/g
= (150 ms-1)2 sin 1200/10 ms-1
= 22500 m2 s-2. ½ v3 /10 ms-1
= 2250 . ½ v3 m
= 1912,5 m
Jadi jawabannya adalah [B]
32. Sebuah benda di jatuhkan dari Puncak suatu menara tanpa kecepatan awal. Setelah 3 detik benda menyentuh tanah (g = 10 ms-1) , berapakah tinggi menara itu dari permukaan tanah ?
a. 56 M
b. 45M
c. 23M
d. 50M
Pembahasan :
Diketahui : t = 3 s
g = 10 m.s-2
Vo = 0
Ditanya : h = …?
Jawab : Yturun = h turun = Vo t + ½ g t2
= 0. 3 s + ½ .10 m.s-2 (3 s)2
= 0 + 5.9 m
= 45 m
33. Sebuah benda di jatuhkan dari pesawat terbang yang melaju horizontal dengan kecepatan 720 km/jam pada ketinggian 490 m. Berapa jauh jautuhnya benda tersebut dari daerah pertama kali pesawat menjatuhkan benda itu (g = 9,8 ms-2)
a. 2500 m
b. 3000m
c. 1500m
d. 2000m
Diketahui : Vo = 720 km/jam
= 720.000m/3600 s
= 200 ms-1
h = 490 m
g = 9,8 ms-2
Ditanya : S = …?
Jawab :
untuk mencari jarak (S) maka lebih dulu kita mencari waktu yang diharapkan benda jatuh hingga diatas tanah. Benda itu merupakan benda jatuh bebas, mengapa? Karena kecepatan pesawat 200 ms-1 arahnya mendatar, sedangkan arah vertical (turun) kecepatannya nol (Voy = 0)
h turun = y = Voy.t + ½ gt2
490 m = 0. t + ½ .9,8 ms-2. t2
t2 = 2. 490 m/ 9,8 ms-2
= 980/9,8 s-2
= 100 s2
t = 10 s
maka S = vox.t = Vo.t
= 200 ms-1. 10 s
= 2000 m
Jadi jawabannya yaitu [D]
34. Sebuah parabola yang terbuka keatas melalui titik (3,5) dengan titik fokus (-1, 2). Tentukan koordinat klimaks parabola.
a.(-1.1)
b.(-1.0)
c.(0,1)
d.(-0.0)
Jarak titik (3, 5) ke fokus = jarak titik (3, 5) ke garis direktriks = 5.
Jadi persamaan garis direktriksnya yaitu y = 0
Sehingga titik puncaknya yaitu (-1, 1)
Jadi jawabannya yaitu A
35. Pada gerak parabola, di titik manakah kelajuan benda paling kecil dan paling besar?
a.Titik terjauh dan titik terdangkal
b.Titik tertinggi dan titik terjauh
c.Titik tertinggi dan titik terdepan
d.Titik terjauh dan titik tertinggi
Jawab:
– Kelajuan terkecil yaitu pada titik tertinggi, alasannya yaitu pada titik ini vy = 0 sehingga v= √vx2
– Kelajuan terbesar yaitu pada titik terjauh.
Jadi jawabannya yang sempurna yaitu B
36. Perhatikan faktor-faktor berikut!
1) Kecepatan awal.
2) Sudut yang dialami benda.
3) Waktu.
4) Percepatan gravitasi.
5) Kecepatan akhir.
Faktor-faktor yang memengaruhi ketinggian benda yang mengalami gerak parabola ditunjukkan pada nomor. . . .
- 1), 2), dan 3) saja
- 1),2),3), dan 4)
- 1),2),3),dan 5)
- 3) dan 5) saja
- 4) dan 5) saja
Pembahasan
Jawaban :
Faktor-faktor yang memengaruhi ketinggian benda yang mengalami gerak parabola
h = vo sin θ . t – ½ g . t2
vo = kecepatan awal
θ = sudut elevasi
t = waktu
g = percepatan gravitasi
Jadi jawabannya yaitu [B]
37. Anik melempar kerikil ke arah horizontal dari sebuah bukit dengan ketinggian 100 meter. Jika batu jatuh pada jarak 80 meter dari daerah pelemparan, kecepatan awal kerikil yaitu . . . m/s.
- 2
- 4
- 4√3
- 4√5
- 8√5
Pembahasan
Diketahui
θ = 0o
x = 80 m
langkah 1
menetukan waktu (t) dengan persamaan:
h = ½ gt2
t = √2h/g
=√2.100/10 =√20 = 2√5 sekon
Langkah 2
menetukan kecepatan awal (vo) dengan persamaan:
X = vo cos θ . t
vo = x/ cos θ . t
= 80/cos 0O . 2√5
= 40/√5
= 8 √5 m/s
Jdi jawabannya yaitu [E]
38. ”Gerak parabola sanggup dipandang sebagai hasil perpaduan gerak lurus beraturan pada sumbu horizontal (sumbu x) dan gerak lurus berubah beraturan pada sumbu vertical (sumbu y) secara terpisah”.Pendapat ini dikemukakan oleh . . .
- Newton
- Robert Boyle
- Galileo Galilei
- Steve Roger
Pembahasan:
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Galileo galilee, sehingga di dapatkan tanggapan : C
39. Sebuah benda dilepaskan dari pesawat terbang yang terbang mendatar dengan kecepatan 40 m/s. Benda dilepaskan dari ketinggian 500 m diatas tanah .Jika g = 10 m/s2, berapakah (secara berurut ):
- waktu yang diharapkan benda untuk datang di tanah
- jarak mendatar jatuhnya benda
- kecepatan benda sebelum menyentuh tanah;
a.(10 ,400 ,107,7)
b.(10 ,500,208)
c.(10 ,234 ,107,7)
d.(20 ,400, 107,7)
Jawab:
- Gerak vertical benda sama dengan gerak jatuh bebas benda
V0y = 0
y = gt2
500 = . 10 .t2
500 = 5t2
t 2 = 100
t = 10 sekon
- Jarak mendatar diperoleh melalui persamaan :
X = vx . t
X = (40) .(10)
X = 400 m
Jadi,jarak mendatar benda 400 m.
- Kecepatan benda sebelum menyentuh tanah sanggup dihitung dengan rumus vector resultan kecepatan
Vx = 40 m/s
Vy = g .t =(10).(10) = 100 m/s
Vb =
Vb =
Vb = 107,7 m/s
Jadi , kecepatan benda sebelum menyentuh tanah 107,7 m/s. (A)
40. Seseorang memegang bola pada ketinggian 20 meter kemudian melempar horizontal ke depan dengan kecepatan awal 5 m/s. Tentukan :
(a) Selang waktu bola datang di tanah
(b) Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola
(c) Kelajuan bola ketika datang di tanah
Pembahasan
(a) Selang waktu bola datang di tanah (t)
Penyelesaiannya menyerupai memilih selang waktu benda yang melaksanakan gerak jatuh bebas.
(b) Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola (s)
Diketahui :
vox = 5 m/s (laju awal pada arah horisontal)
t = 2 sekon (selang waktu bola di udara)
Ditanya : s
Jawab :
v = s / t
s = v t = (5)(2) = 10 meter
(c) Kelajuan bola ketika datang di tanah (vt)
vox = vtx = vx = 5 m/s
vty = …. ?
Kelajuan simpulan pada arah vertikal dihitung menyerupai menghitung kelajuan simpulan pada gerak jatuh bebas.
Diketahui : voy = 0, g = 10, h = 20
Ditanya : vt
Jawab :
Jadi,jawabannya adalah(2;10;20,6)
41. Sebuah peluru ditembakan dengan kecepatan awal 100 m/s dan sudut elevasi 300. Tentukan :
- Posisi pada t=1 s
b. kecepatan pada t=1 s
c. Tinggi max yang dicapai peluru
d. Jangkauan terjauh yang dicapai peluru
- (50√3,45; 50√3,40;125; 500√3)
- (50√8,56;45√2,22;110;200√3)
- ( 45√3,45;50√2,40;98;500√3)
- (35√2,23;35√4,22;125;100√2)
Pembahasan !!!
- X = V0.cos ὰ.t
= 100.cos 30.1
= 100.1/2√3.1
= 50√3 m
Y = Vo.sin ὰ.t-1/2 gt2
= 100.sin 30.1-1/2.10.12
= 100.1/2.1-1/2.10.12
= 45 m
- Vx= V0.cos ὰ
= 100. cos 30
= 100. 1/2√3
= 50√3 m/s
Vy = V0.sin ὰ-gt
= 100.sin 30-10.1
= 100.1/2-10.1
= 40 m/s
- Ymax=Vy = 0
V0 sin ὰ-gt = 0
V0 sin ὰ = gt
t = V0.sin ὰ
─────────
g
= 100.1/2
───────── = 5 s
10
Y = V0 sin ὰ t-1/2 gt2
= 100.1/2.5-1/2.10.52
= 250-125
= 125 m
- Xmax = y = 0
V0 sin ὰ t-1/2 gt2 = 0
t = 2.V0.sin ὰ
───────────
g
= 2.100.1/2
─────────── = 10 S
10
X = V0 cos ὰ t
= 100.1/2√3.10
= 500√3 m
jadi,jawabannya adalah(50√3,45; 50√3,40;125; 500√3) [A]
42. Bonaga melaksanakan servis bola voli dengan kecepatan awal 10m/s.sudut elevasi yang terbentuk sebesar 37ᵒ. Kecepatan awal pada sumbu x dan y berturut-turut adalah…
a.8m/s dan 6 m/s
b.6m/s dan 8m/s
c.6m/s dan 6m/s
d.8m/s dan 8m/s
pembahasan:
th= vo sina
────
g
vx= v0 sina
=10sin37ᵒ
=8m/s
Vy=V0cosa
=10 cos37ᵒ
=6m/s
Jawabannya=A
43. Sebuah peluru yang ditembakkan dengan kecepatan v0 dan sudut elevasi pada titik tertinggi, maka…
a. tenaga kinetiknya nol
b. tenaga kinetiknya maksimum
c. tenaga potensialnya maksimum
d. tenaga totalnya maksimum
Pembahasan:
Pada dikala titik tertinggi vy=0 kecepatan peluru=vx,,maka kecepatan minimum.Energi potensial maksimumdan energi kinetik minimum
Jawabannya=C
44. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan awal 100m/s dan sudut elevasi 30ᵒ. Jika gravitasi ditempuh itu 10m/s2 ,maka waktu yang yang diharapkan peluru tersebut untuk mencapai titik tertinggi adalah…
a. 2 Sekon
b. 5 Sekon
c. 6 Sekon
d. 10 Sekon
Pembahasan:
Pada titik tertinggi vy=0
V0sin30ᵒ- gt=0
T= v0sin30ᵒ
────
G
=100(0,5)/10
= 5 Sekon
Jawabannya:B
45. Sebuah target terletak pada koordinat (50,8). Seseorang melempar kerikil dengan sudut elevasi 370, kearah target tersebut dari sentra koordinat, berapa kecepatan yang harus diberikan biar kerikil sanggup sempurna mengenai sasaran?
a. 25,73 m/s
b. 27,35 m/s
c. 32,87 m/s
d. 23,45 ms
Penyelesaian : biar target kena maka x = 5 m dan y = 80 m
Diketahui :
y0 = 0
x0 = 0
θ = 370
y = 8 m
x = 50 m
Ditanya :
v0 = … ?
Jawab :
v0x = v0 cos 370 = 0,8 v0
v0y = v0 sin 370 = 0,6 v0
x = x0 + v0x . t
50 = 0 + 0,8 v0 . t
t = 50/0,8 v0 = 62,5/ v0
y = y0 + v0y . T . -1/2 . g . t2
8 = 0 + 0,6 v0 (62,5/ v0) – 1/2 . 10 . (62,5/ v0) 2
8 = 37,5 – 5 (3906,25/v02)
29,5 = 19531,25/ v02
v02 = 19531,25/29,5
v0 = √662.08 = 25,73 m/s
jadi jawabannya yaitu [A]
46. Seorang pemain golf, memukul bola dengan kecepatan 6,5 m/s dan sudut elevasi 67,40 , terhadap bidang horizontal.Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2. Tentukanlah secara berurut:
- waktu yang di butuhkan untuk mencapai titik tejauh
- ketinggian maksimun yang sanggup dicapai
- jarak terjauh yang sanggup dicapai
a. 1 s;2m;4m
b. 1,2 s;1,8m;3m
c. 2s;3m;3,2m
d. 2s;2m;4m
Penyelesaian :
Diketahui :
v0 = 6,5 m/s
g = 10 m/s
θ = 67,40
Ditanya :
- t0B = …. ?
- Y0H= ….?
- X0B = …. ?
Jawab :
Jadi jawabannya yaitu [B]
47. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 50 m/s, dengan sudut elavasiθ. Bila peluru hingga di tanah pada jarak 200 m dari daerah peluru ditembakkan, tentukanlah sudut elevasinya, kalau perceptan gravitasi bumi 10 m/s2 .
- 90ᵒ
- 45ᵒ
- 88ᵒ
- 50ᵒ
Penyelesaian :
Diketahui :
v0 = 50 m/s
x0B = 200 m
g = 10 m/s2
Ditanya : θ = … ?
Jawab :
Jadi jawabannya yaitu [A]
Contoh soal gerak parabola di atas diambil dari: http://stevejonathan18.blogspot.co.id,
Bagaimana? Anda niscaya sudah sangat paham kini bagaimana cara mengerjakan pola soal gerak parabola bukan?
Semakin sering anda mengerjakan pola soal gerak parabola maka anda akan semakin cepat lagi untuk menuntaskan soal-soal yang diberikan.Rajin-rajinlah berlatih mengerjakan soal-soal yang ada.
Demikianlah beberapa contoh soal gerak parabola dari kami. Semoga bermanfaat untuk adik-adik semua. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada yang lainnya ya. Biar jadi amal jariyah. Simak juga: Contoh Soal Energi Kinetik dan Pembahasannya
Sumber http://jadijuara.com