Friday, December 7, 2018

√ 14 Pola Kata Serapan Dari Bahasa Tionghoa Dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Sebelumnya, kita telah mengetahui beberapa pola kata serapan dari bahasa Persia dalam format kalimat. Kali ini, kita akan mengetahui beberapa pola kata serapan bahasa Indonesia dari bahasa absurd lainnya, yaitu bahasa Tionghoa. Sama ibarat pola sebelumnya, pola kata serapan kali ini juga akan ditampilkan dalam format kalimat. Adapun beberapa pola tersebut yakni sebagai beikut!



  1. Marini dan teman-temannya menjadi juara lomba bakiak tahun ini.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: bakiak.

    • Artinya: sejenis sandal yang bentuknya panjang dan terbuat dari kayu.



  2. Meskipun transportasi daring sudah menjamur, namun para penarik becak di kota ini masih bertahan dan tak kehilangan pelanggan.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: becak.

    • Artinya: kendaraan beroda tiga yang dikemudikan dengan cara dikayuh laiknya sepeda.



  3. Warna cat rumah Pak Dira mulai memudar.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: cat.

    • Artinya: materi cair kental yang berfungsi sebagai lapisan pelindung suatu ornamen (bangunan, pagar, dan sejenisnya)



  4. Bibirnya kemerahan alasannya yakni beliau memakai gincu terlalu tebal.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: gincu.

    • Artinya: pewarna bibir: lipstik.



  5. Ibu menyuruh Lili untuk membeli kecap di warung Bu Nenti.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: kecap.

    • Artinya: cairan kehitaman yang umumnya terbuat dari kedelai hitam.



  6. Nisa sangat takut terhadap kecoak, apalagi kalau binatang tersebut terbang.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: kecoak

    • Artinya: serangga bersayap lurus dan berwarna kecoklatan yang lazim ditemukan di tempat-tempat yang kotor.



  7. Sore tadi, saya melihat seorang gadi berambut kepang tengah menangis tersedu di dingklik taman.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: kepang.

    • Artinya: ikatan rambut.



  8. Kedua perusahaan tersebut telah setuju untuk melakukan kongsi.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: kongsi

    • Artinya: melaksanakan kerja sama.



  9. Kuah soto itu begitu bening dan menyembulkan aroma rempah yang khas.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: kuah.

    • Artinya: cairan yang biasanya terbentuk dari hasil rebusan suatu bahan.



  10. Ina sedang membantu ibu membuat kue jahe.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: kue.

    • Artinya: penganan yang terbuat dari pelbagai macam materi dan diolah dengan cara dikukus, dipanggang, ataupun digoreng.



  11. Nenek masih sering menanak nasi dengan menggunakan langseng.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: langseng.

    • Artinya: daerah menanak nasi yang terbuat dari kuningan.



  12. Cucian-cuciannya itu telah dijemur di loteng rumahnya.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: loteng.

    • Artinya: bab rumah tingkat yang ada di bab atas rumah tersebut.



  13. Lonceng sekolah telah berbunyi dengan nyaring, tanda aktivitas berguru mengajar telah selesai.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: lonceng.

    • Artinya: sebuah benda yang bentuknya ibarat sebuah tabung dan berbunyi nyaring.



  14. Semangkok bubur ayam itu dijual dengan seharga Rp. 12 ribu.

    • Kata serapan dari bahasa Tionghoa: mangkok.

    • Artinya: sebuah benda berbentuk ibarat sebuah bulat yang berfungsi sebagai daerah untuk menampung makanan.




Demikianlah beberapa pola kata serapan dari bahasa Tionghoa dalam kalimat bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin menambah tumpuan soal kata serapan, pembaca dapat membuka artikel jenis-jenis kata serapan, contoh kata serapan dari bahasa Arab, contoh kata serapan dari bahasa Sansekerta, contoh kata serapan bahasa Inggris, contoh kata serapan dari bahasa Portugis, contoh kata serapan dari bahasa Belanda, serta artikel contoh kata serapan dari bahasa Persia. Semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian. Sekian dan terima kasih.



Sumber https://dosenbahasa.com