Sebelumnya, kita telah mengetahui beberapa pola sinopsis dari aneka macam jenis karangan, yakni contoh sinopsis novel dan contoh sinopsis antologi cerpen. Artikel ini pun juga akan menampilkan beberapa pola sinopsis dari karya tulis lainnya, yang mana jenis karya tulis yang ditampilkan pola sinopsisnya ialah buku kumpulan puisi. Adapun beberapa pola sinopsis tersebut ialah sebagai berikut ini!
Contoh 1:
Kumpulan duka-Mu abadi adalah suatu perkembangan baru, pembebasan, dan inovasi kembali atas aneka macam pengalaman manusiawi sehingga menjadi sajak yang indah, membebaskan hati, sambil menjadikannya sedih.
Kumpulan ini pertama kali dilakukan oleh pelukis Jeihan dari karya-karya penulis yang tersebar di aneka macam media tahun 1969.
Isinya berupa 43 puisi-puisi yang ditulis pada tahun 1967 dan tahun 1968.
(Sinopsis buku puisi Duka-Mu Abadi karya Sapardi Djoko Damono yang dinukil dari laman https://www.goodreads.com/book/show/1440932.Duka_Mu_Abadi)
Contoh 2:
Koleksi sajak 1942-1949.
Selama ini kita tidak bisa menemukan sajak-sajak Chairil Anwar dalam satu buku. Sebagian kita temukan dalam Debu Campur Deru dan Kerikil Tajam yang Terampas dan Terputus, sedangkan sebagian lagi kita jumpai dalam Tiga Menguak Takdir dan Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45. Akan tetapi, sajak-sajak yang terdapat dalam pelbagai buku itu kini disatukan dalam Aku Ini Binatang Jalang.
Selain keseluruhan sajak asli, dalam koleksi ini juga dimuat untuk pertama kalinya surat-surat Chairil yang menggambarkan “keadaan jiwa”-nya kepada karibnya, H.B. Jassin.
(Sinopsis buku puisi Aku Ini Binatang Jalang Chairil Anwar yang dinukil dari laman https://www.goodreads.com/book/show/1446004.Aku_Ini_Binatang_Jalang)
Contoh 3:
Hanya satu kata: Lawan! Kalimat pendek itu lebih dikenal ketimbang Widji Thukul, penyair yang menuliskan puisi tersebut. Hanya satu kata: Lawan! telah menjadi semacam roh bagi kebangkitan jiwa-jiwa yang coba menemukan jati dirinya, yaitu sebuah kekuatan melawan rezim otoritarianisme. Ia telah menemukan api bagi sebuah simbol kekuasaan.
(Sinopsis buku Aku Ingin Makara Peluru (Kumpulan Puisi) karya Widji Thukul yang dinukil dari laman https://www.goodreads.com/book/show/1697353.Aku_Ingin_Jadi_Peluru)
Contoh 4:
Rendra, penyair legendari negeri ini, telah usang berpulang. Namun, ia tidak sepenuhnya pergi. Ditinggalkannya alunan kata yang indah dan bertenaga bagi kita. Rendra bukan hanya seorang pemuja estetika. Dia turut menghadirkan realita di dalamnya. Perhatikanlah betapa puisi-puisinya selalu berbicara kejadian di sekeliling kita. Tentang mulut-mulut yang terbungkam. Tentang orang-orang yang dirampas haknya. Tentang impian mereka yang dilupakan. Namun, tak lupa pula ia membingkai rasa hormatnya kepada pencipta dalam larik-larik penuh makna.
Doa untuk Anak Cucu berisi puisi-puisi yang kerap dibacakan Rendra di aneka macam kesempatan, namun tak pernah diterbitkan. Buku ini memperlihatkan kesempatan bagi siapa saja yang ingin menikmati kepekaan dan kejeniusan Rendra dalam mengolah rasa menjadi kata, sekaligus menjadi warisan otentik tak ternilai bagi generasi-generasi yang akan terlahir di masa-masa berikutnya.
(Sinopsis buku puisi Doa untuk Anak Cucu karya W.S. Rendra yang dinukil dari laman https://www.goodreads.com/book/show/17847550-doa-untuk-anak-cucu)
Demikianlah beberapa pola sinopsis buku kumpulan puisi dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai sinopsis pada khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Adapun kalau pembaca ingin menambah rujukan mengenai pola karangan, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, contoh karangan bebas, contoh autobiografi singkat perihal diri sendiri, contoh biografi singkat, contoh biografi pahlawan, dan contoh biografi orang sukses. Sekian dan juga terima kasih yang sebesar-besarnya.
Sumber https://dosenbahasa.com