Showing posts with label Panduan. Show all posts
Showing posts with label Panduan. Show all posts

Friday, February 22, 2019

√ Download Buku Panduan Erapor Smp

Download Buku Panduan eRapor SMP Rilis Agustus  √ Download Buku Panduan eRapor SMP

Download Buku Panduan eRapor SMP Rilis Agustus 2017







Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 23 Tahun 2016 wacana Standar Penilaian Pendidikan menjelaskan bahwa penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas penilaian hasil mencar ilmu oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah. Penilaian hasil mencar ilmu oleh pendidik bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil mencar ilmu akseptor didik secara berkesinambungan. Penilaian hasil mencar ilmu dimulai dengan merencanakan penilaian, menyusun instrumen, melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan, serta melaporkan hasil penilaian.

Proses penilaian hasil mencar ilmu akseptor didik, baik oleh pendidik maupun oleh satuan pendidikan, akan lebih sistematis, komprehensif, lebih akurat, dan cepat dilakukan apabila didukung dengan perangkat aplikasi komputer. Berkaitan dengan hal tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyebarkan aplikasi e-Rapor utuk SMP yang terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), termasuk panduan penggunaannya.

Panduan ini berisi wacana aplikasi e-Rapor berbasis web, yang memuat wacana prosedur hingga kewenangan dari pengguna aplikasi e-Rapor tersebut. Secara rinci juga dijelaskan wacana panduan penggunaan e-Rapor untuk Admin, Guru Mata Pelajaran, Guru Bimbingan dan Konseling, Wali Kelas, dan Peserta Didik. Panduan ini bertujuan untuk memfasilitasi pendidik dan satuan pendidikan dalam memakai aplikasi e-Rapor dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan hasil penilaian, serta menciptakan laporan pencapaian kompetensi akseptor didik.

Direktorat Pembinaan SMP memberikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kiprah banyak sekali pihak dalam penyusunan aplikasi e-Rapor ini. Secara khusus disampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada tim pengembang yang telah bekerja keras dalam merampungkan aplikasi e-Rapor beserta panduannya. Masukan dari banyak sekali pihak sangat diharapkan untuk penyempurnaan aplikasi e-Rapor lebih lanjut.

Berikut yakni tautan Download Buku Panduan eRapor SMP Rilis Agustus 2017:



Berikut yakni kutipan dari buku panduan tersebut:

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kurikulum 2013 telah diimplementasikan secara sedikit demi sedikit mulai tahun pelajaran
2013/2014.Komponen penting implementasi Kurikulum 2013 yakni pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang berbasis proses dan otentik, untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang memadai pada para akseptor didik.

Seiring dengan perkembangan kebijakan pelaksanaan penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan, serta upaya perubahan paradigma penilaian yang semula lebih mengutamakan pengukuran hasil pembelajaran (assessment of learning), menjadi penilaian sebagai upaya pembelajaran (assessment as learning) dan penilaian untuk pembelajaran (assessment for learning), dibutuhkan sarana yang efektif dan memadai untuk menindaklanjuti dan memanfaatkan proses dan hasil penilaian tersebut.

Selain itu, dalam rangka peningkatan mutu dan layanan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya di bidang pengelolaan penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan menyebarkan Aplikasi E-Rapor SMP yang terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Aplikasi e-Rapor SMP ini dikembangkan dengan merujuk kepada panduan penilaian tahun 2017 cetakan ketiga yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMP.

B. Dasar Hukum
1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang
Standar Penilaian Pendidikan.
2. Permendikbud Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 wacana KI dan KD.
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2017 wacana Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan.
4. Panduan Penilaian oleh Satuan Pendidikan untuk Sekolah Menengah Pertama
tahun 2017.

C. Tujuan Penyusunan Panduan
Panduan ini disusun dengan tujuan sebagai berikut:
1. Memberikan pemahaman kepada admin sekolah wacana karakteristik aplikasi e- Rapor SMP;
2. Memberikan panduan kepada admin sekolah wacana langkah-langkah instalasi
aplikasi e-Rapor SMP;
3. Memberikan pemahaman kepada admin sekolah wacana prosedur penggunaan aplikasi e-Rapor SMP;
4. Memberikan panduan kepada guru mata pelajaran wacana mekanisme
penggunaan aplikasi e-Rapor SMP;
5. Memberikan panduan kepada wali kelas wacana prosedur penggunaan aplikasi e-Rapor SMP;
6. Memberikan panduan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK) tentang
prosedur penggunaan aplikasi e-Rapor SMP;
7. Memberikan panduan kepada akseptor didik wacana prosedur penggunaan aplikasi e-Rapor SMP.

D. Ruang Lingkup
Ruang lingkup panduan e-Rapor SMP ini meliputi karakteristik aplikasi e-Rapor SMP, alur data e-Rapor SMP, level kewenangan pengguna e-Rapor SMP yang meliputi kewenangan admin, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, wali kelas dan siswa.

Panduan untuk admin meliputi langkah kiprah dan kewenangan admin, alur kerja admin dari instalasi e-Rapor SMP hingga pengiriman nilai ke server Dapodik.

Panduan untuk guru mata pelajaran meliputi kiprah dan kewenangan guru mata pelajaran dalam hubungannya dengan e-Rapor SMP. Demikian halnya alur kerja guru mata pelajaran mulai merencanakan penilaian yang meliputi empat aspek yaitu pengetahuan, keterampilan, perilaku spiritual dan perilaku sosial. Selanjutnya guru mata pelajaran menginput nilai baik secara manual maupun dengan cara impor.

Panduan untuk guru bimbingan dan konseling, meliputi kewenangan guru Bimbingan dan Konseling dalam e-Rapor SMP serta langkah perencanaan dan input nilai perilaku baik spiritual mapun sosial. Dalam hal ini guru Bimbingan dan Konseling juga sanggup memantau grafik perkembangan nilai siswa dari setiap semester.

Panduan untuk wali kelas meliputi kewenangan wali kelas dalam e-Rapor SMP serta langkah input nilai sikap, input kehadiran siswa, input nilai ekstra kurikuler, input catatan wali dan cetak rapor.

Panduan untuk siswa meliputi kewenangan siswa dalam e-Rapor SMP serta panduan untuk melihat nilai dalam e-Rapor.

E. Sasaran Pengguna
Panduan ini diperuntukkan bagi pihak-pihak sebagai berikut:

1. Admin e-Rapor
2. Guru mata pelajaran
3. Guru bimbingan dan konseling
4. Wali Kelas
5. Siswa
6. Kepala Sekolah
7. Orantua/wali murid

II. APLIKASI E-RAPOR SMP

A. Aplikasi e-Rapor berbasis Web
E-Rapor SMP yakni aplikasi berbasis web, di mana dalam satu sekolah aplikasi ini cukup diinstal pada server atau komputer yang difungsikan sebagai server.

Sedangkan client (dalam hal ini admin, guru, wali kelas, dan akseptor didik,kepala sekolah dan orang tua) sanggup mengakses melalui komputer lain yang terhubung melalui jaringan baik internet, maupun intranet, dengan memakai web browser.

B. Alur Data pada e-Rapor
Sebagaimana kita ketahui, aplikasi e-Rapor SMP ini terintegrasi dengan basis data pada Dapodik. Hubungan aliran data e-Rapor dengan Dapodik sanggup dijelaskan menyerupai ditunjukkan oleh gambar di bawah ini:

Dapodik menyediakan data rujukan pokok yang diharapkan oleh e-Rapor SMP, antara lain data sekolah, data siswa, data rombel, data anggota rombel, data guru mata pelajaran dan data pembelajaran.

e-Rapor mengambil data rujukan dari Dapodik melalui proses ambil data Dapodik yang dilakukan oleh admin e-Rapor.
Guru mapel, guru BK dan wali kelas melaksanakan input nilai ke aplikasi e-Rapor SMP. Admin mengirim data server lokal Dapodik melalui proses sinkron nilai ke Dapodik.
Operator Dapodik mengirim nilai dari server lokal ke server Dapodik sentra melalui proses sinkronisasi.

C. Level Kewenangan Pengguna e-Rapor
Di dalam e-Rapor SMP ini dikenal level pengguna (user) yang terdiri atas :

1. Admin
Admin yakni orang yang ditunjuk kepala sekolah untuk mengelola data pada aplikasi e-Rapor SMP ini dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah.
2. Guru mata pelajaran
Guru yakni tenaga pendidik yang terdaftar di dalam data Dapodik dan berwenang memperlihatkan penilaian terhadap kompetensi siswa sesuai mata pelajaran yang diampunya. Kompetensi yang dimaksud yakni pengetahuan, keterampilan, perilaku spiritual dan perilaku sosial.
3. Guru bimbingan dan konseling
Guru Bimbingan dan Konseling (BK) yakni tenaga pendidik yang terdaftar di dalam Dapodik dan berwenang untuk memperlihatkan penilaian perilaku spiritual dan perilaku sosial. Selain itu, guru Bimbingan dan Konseling bertugas memantau perkembangan nilai siswa dari semester ke semester.

4. Wali kelas
Wali kelas yakni tenaga pendidik yang terdaftar di dalam Dapodik dan berwenang melengkapi data rapor serta melaksanakan pencetakan rapor.
5. Siswa
Siswa yakni perserta didik yang terdaftar di dalam Dapodik dan berhak mengakses data pribadinya serta melihat nilai rapor. Dalam hal ini siswa tidak berhak untuk mengubah data yang ada.
6. Kepala Sekolah
Kepala sekolah penanggung jawab seluruh proses penilaian di sekolah.
Kepala sekolah berwenang memantau seluruh proses penilaian yang dilakukan oleh guru dengan memakai hak jalan masuk admin.
7. Orang tua/wali murid
Orang tua/wali murid berhak memantau nilai yang diperoleh putra/putrinya dengan memakai hak jalan masuk siswa

III. PANDUAN UNTUK ADMIN

A. Tugas dan Kewenangan Admin
Admin yakni orang yang ditunjuk oleh kepala sekolah untuk bertanggung jawab penuh atas kelancaran penggunaan aplikasi e-Rapor serta mempunyai hak jalan masuk dalam pengoperasian e-Rapor.

Pada hakikatnya kiprah utama admin yakni mempersiapkan data rujukan baik data yang diambil dari Dapodik maupun data Referensi Lokal, Sehingga e-Rapor sanggup dipakai sebagaimana mestinya.

Mengingat begitu penting dan strategisnya kedudukan admin dalam e-Rapor, maka diharapkan seseorang yang mempunyai tanggung jawab, pengabdian serta integritas kepribadian yang sangat tinggi.

Admin mempunyai kiprah sebagai berikut:

1. Melakukan instalasi e-Rapor ke dalam server.
2. Melakukan sinkronisasi data ke dapodik.
3. Mengedit profil sekolah.
4. Memberi hak jalan masuk kepada user dalam hal ini, guru mata pelajaran, wali kelas, guru Bimbingan dan Konseling serta akseptor didik, kepala sekolah dan orang bau tanah siswa.
5. Menyosialiasikan e-Rapor, membagikan username dan password kepada yang
bersangkutan.
6. Memetakan mata pelajaran
7. Menyesuaikan data muatan lokal
8. Menginput kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran.
9. Menginput interval predikat mata pelajaran.
10. Menginput data tanggal rapor.
11. Mencetak rapor.
12. Mengirim nilai ke dapodik.
13. Melakukan backup dan restore data.
14. Menginput nilai US/USBN khusus untuk kelas IX

Di dalam melaksanakan tugasnya, admin hendaknya selalu berkoordinasi dengan:

1. Kepala sekolah, selaku pemangku kebijakan di sekolah.
2. Wakil kepala urusan kurikulum, dalam hal teknis penilaian.
3. Operator Dapodik, dalam hal sinkronisasi data dapodik dan pengiriman nilai ke dapodik.
4. Guru mata pelajaran, dalam proses dan input penilaian.
5. Wali kelas, dalam hal teknis pencetakan dan kelengkapan data serta nilai yang diharapkan e-Rapor.

B. Alur Kerja Admin
Sebelum admin memulai bekerja dengan e-Rapor, sebaiknya admin memahami terlebih
dahulu alur kerja admin berkaitan dengan e-Rapor.

Gambar berikut ini memperlihatkan alur kerja admin dalam penggunaan aplikasi e-Rapor.

Demikian goresan pena wacana

Download Buku Panduan eRapor SMP Rilis Agustus 2017

Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

Wednesday, February 13, 2019

√ Panduan Pelaksanaan Ukk Smk Tahun Pelajaran 2017-2018

Download Buku Panduan Pelakasanaan Uji Kompetensi Keahlian  √ Panduan Pelaksanaan UKK Sekolah Menengah kejuruan Tahun Pelajaran 2017-2018

Download Buku Panduan Pelakasanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Sekolah Menengah kejuruan Tahun Pelajaran 2017-2018 pdf







Manusia membutuhkan pendidikan dalam kehidupannya. Pendidikan merupakan perjuangan semoga insan sanggup membuatkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran dan/atau cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 ayat (1) menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, dan ayat (3) menegaskan bahwa Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang- undang. Untuk itu, seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia.

Pendidikan nasional mempunyai visi terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang berpengaruh dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi insan yang berkualitas sehingga bisa dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Dengan visi pendidikan tersebut, pendidikan nasional mempunyai misi salah satunya meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas forum pendidikan sebagai sentra pembudayaan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai menurut standar nasional dan global.

Salah satu dari standar nasional tersebut yaitu Standar Penilaian yang bertujuan untuk menjamin: (a) perencanaan evaluasi akseptor didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan menurut prinsip-prinsip penilaian, (b) pelaksanaan evaluasi akseptor didik secara professional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan (c) pelaporan hasil evaluasi akseptor didik secara objektif, akuntabel, dan informatif. Namun pada kenyataannya masih banyak sekolah yang belum memenuhi tujuan evaluasi ibarat standar yang telah ditetapkan.

Penilaian tamat dalam rangka memilih capaian kompetensi bagi siswa Sekolah Menengah kejuruan dilaksanakan dalam bentuk Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Hasil UKK dari akseptor didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan dan donasi akta kompetensi, sedangkan bagi stakeholder akan dijadikan sebagai informasi atas kompetensi yang dimiliki si calon tenaga kerja, untuk itu dibutuhkan perangkat dan prosedur untuk memperkuat pengakuan dari pihak stakeholder.

Materi uji pada UKK disusun menurut jenjang kompetensi lulusan Sekolah Menengah kejuruan pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, okupasi nasional, denah klaster dan paspor keterampilan (Skill Passport). UKK dirancang dalam bentuk Ujian Teori Kejuruan (tes tertulis) dan Praktik Kejuruan berbentuk projek yang dilaksanakan secara individual. Teori Kejuruan mengukur pemahaman akseptor didik terhadap landasan pengetahuan di samping untuk menguji analisis, daya nalar dan penyelesaian masalah, sedangkan Praktik Kejuruan mengukur kemampuan akseptor uji dalam mengerjakan sebuah kiprah atau menciptakan suatu produk sesuai tuntutan standar kompetensi.

Berikut yaitu tautan Download Buku Panduan Pelakasanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Sekolah Menengah kejuruan Tahun Pelajaran 2017-2018 pdf



Berikut yaitu kutipan dari Panduan Pelaksanaan UKK Sekolah Menengah kejuruan Tahun Pelajaran 2017-2018 tersebut:



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................... i DAFTAR ISI ................................................................................................ iii BAB I PENGERTIAN DAN ACUAN NORMATIF .............................................. 1
A. Pengertian ....................................................................................... 1

B. Acuan Normatif................................................................................ 3

BAB II TUJUAN DAN SASARAN ................................................................... 5

A. Tujuan............................................................................................. 5

B. Sasaran ........................................................................................... 5

A. Bentuk Uji Kompetensi Keahlian...................................................... 7

B. Perangkat Uji Kompetensi Keahlian ................................................. 7

BAB IV PESERTA UJI DAN Sekolah Menengah kejuruan PELAKSANA UJI KOMPETENSI KEAHLIAN 9

A. Hak dan Kewajiban Peserta UKK...................................................... 9

B. Persyaratan Peserta UKK ................................................................. 9

C. Pendaftaran Peserta UKK ............................................................... 10

D. Sekolah Menengah kejuruan Pelaksana UKK ...................................................................... 10

BAB V PENYELENGGARAAN DAN PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN .......................................................................................... 11

A. Model Pelaksanaan UKK ................................................................ 11

B. Penggandaan dan Pengiriman ........................................................ 11

C. Verifikasi Tempat Uji Kompetensi................................................... 12

D. Asesor/Penguji .............................................................................. 13

E. Mekanisme Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian ......................... 14

F. Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian........................................ 15

G. Penilaian dan Penskoran Uji Kompetensi Keahlian ......................... 16

BAB VI KRITERIA KELULUSAN DAN PENERBITAN SERTIFIKAT ................ 18
A. Kriteria Kelulusan ..........................................................................18

B. Penerbitan Sertifikat Kompetensi ...................................................19

BAB VII PEMANTAUAN DAN EVALUASI .....................................................20

BAB VIII BIAYA PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN ...................21

Daftar Nama dan Kode Kompetensi Keahlian Sekolah Menengah kejuruan Uji Kompetensi Keahlian

Tahun Pelajaran 2017/2018 ...............................................................22

BAB I

PENGERTIAN DAN ACUAN NORMATIF

A. Pengertian

Dalam Pedoman Penyelenggaran Uji Kompetensi Keahlian ini yang dimaksud dengan:

1. Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN yaitu acara pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan yang dilaksanakan oleh Pemerintah;

2. Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut USBN yaitu acara pengukuran capaian kompetensi siswa yang dilakukan sekolah untuk seluruh mata pelajaran dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar, kecuali mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok);

3. Uji Kompetensi Keahlian yang selanjutnya disebut UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi akseptor didik pada level tertentu sesuai kompetensi keahlian yang ditempuh di SMK;

4. Uji kompetensi yaitu proses evaluasi baik teknis maupun non teknis melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk memilih apakah seseorang kompeten atau belum kompeten pada suatu unit kompetensi atau kualifikasi tertentu;

5. Kisi-kisi UKK yaitu contoh untuk membuatkan dan merakit naskah soal UKK yang disusun menurut kriteria pencapaian kualifikasi, okupasi, denah klaster, sesuai kurikulum yang berlaku;

6. Nama dan Kodefikasi Kompetensi Keahlian yang diujikan sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 251/C/KEP/MN/2008 tertanggal 22 Agustus 2008 wacana Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Nomor

7013/D/KP/2013 wacana Spektrum Keahlian Menengah Kejuruan;

7. Pelaksana Ujian Tingkat Pusat yaitu bab dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mempunyai kewenangan untuk mengoordinasikan persiapan dan pelaksanaan UKK;

8. Pelaksana Ujian Tingkat Provinsi yaitu bab dari Dinas Pendidikan Provinsi yang mempunyai kewenangan untuk mengoordinasikan persiapan dan pelaksanaan UKK;

9. Pelaksana Ujian Satuan Pendidikan yaitu bab dari Satuan Pendidikan yang mempunyai kewenangan untuk mengoordinasikan persiapan dan pelaksanaan UKK;

10. Tempat Uji Kompetensi yang selanjutnya disingkat TUK yaitu daerah kerja dan/atau forum yang sanggup memperlihatkan akomodasi pelaksanaan uji kompetensi;

11. Asesor atau Penguji yaitu seseorang yang mempunyai kewenangan dan memenuhi persyaratan untuk melaksanakan dan/atau menilai hasil capaian kompetensi akseptor uji;

12. Sertifikat uji kompetensi yaitu bukti pengakuan tertulis atas capaian kompetensi pada kualifikasi tertentu yang diberikan oleh Sekolah Menengah kejuruan terakreditasi yang berafiliasi dengan institusi pasangan;

13. Institusi pasangan yaitu dunia usaha/dunia industri sebagai kawan sekolah yang berbentuk tubuh perjuangan atau perjuangan perseorangan;

14. Sertifikat Kompetensi yaitu bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja pada jenis profesi tertentu yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi;

15. Lembaga Sertifikasi Profesi yang selanjutnya disebut LSP yaitu forum pelaksana sertifikasi kompetensi kerja yang mendapat lisensi dari BNSP;

16. Skema Sertifikasi yaitu paket kompetensi dan persyaratan spesifik yang berkaitan dengan kategori jabatan atau keterampilan tertentu dari seseorang.

Demikian goresan pena wacana

Download Buku Panduan Pelakasanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Sekolah Menengah kejuruan Tahun Pelajaran 2017-2018 pdf

Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!

SUMBER: DIREKTORAT PEMBINAAN SMK
Sumber http://www.informasiguru.com

Friday, January 25, 2019

√ Petunjuk Penggunaan Aplikasi Emis Terbaru

Download Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS √ Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS Terbaru

Download Buku Petunjuk (User Manual) Penggunaan Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru







Sebelum memakai Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru ini, sebaiknya pengguna mengetahui dulu tampilan dan fungsi dari tabel/grid identitas forum yang dipergunakan.

Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru merupakan aplikasi yang berfungsi untuk memasukan data-data yang berkaitan dengan MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas. Sebelum anda sanggup membuka tampilan aplikasi EMIS MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas, perlu diingat bahwa Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas ini ialah aplikasi berbasis web, sehingga untuk membukanya diharapkan software penjelajah internet (browser) ibarat Mozilla Firefox, Google Chroom, Internet Explore dan lain-lain. Namun perlu diingat, untuk jenis browser yang disarankan yang compatible dengan aplikasi ini ialah Mozilla Firefox.

Berikut ialah tautan Download Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru:













Berikut ialah kutipan dari Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS Terbaru tersebut:

DAFTAR ISI

BAB I BAGIAN INTERFACE LAMAN ...................................................................... 1

BAB II APLIKASI PENDATAAN MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) ................................. 10

II.1. Pendahuluan ................................................................................... 10

II.1.1. Update Data ......................................................................... 14

II.1.2. Detail Lembaga ..................................................................... 15

II.1.2.1. Data Umum ............................................................ 16

II.1.2.2. Data Kesiswaan ....................................................... 18

II.1.2.3. Data Keuangan ........................................................ 21

II.1.2.4. Data Sarana dan Prasarana ...................................... 24

II.1.2.5. Data Kurikulum dan Kegiatan .................................... 29

II.1.3. Detail Siswa .......................................................................... 31

II.1.3.1. Ubah NIS Lokal Siswa .............................................. 39

II.1.4. Detail Personal Guru/Non-Guru .............................................. 40

II.1.4.1. Ubah NIP/Nomor Karyawan ...................................... 53

II.1.5. Ubah Nomor Statistik ............................................................ 54

BAB III PANDUAN PENGISIAN FORMULIR ............................................................ 56

III.1. Pengisian Username dan Password pada jendela Login pada aplikasi.... 56

III.2. Pengisian pada jendela Pengaturan .................................................. 56

III.3. Pengisian Formulir Data Umum Lembaga .......................................... 57

III.3.1. Data Identitas ..................................................................... 57

III.3.2. Data Lokasi ......................................................................... 58

III.3.3. Data Personel ...................................................................... 58

III.4. Pengisian Formulir Data Kesiswaan ................................................... 59

III.4.1. Data Nilai Siswa ................................................................... 59

Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru

III.4.2. Data Siswa .......................................................................... 60

III.4.2.1. Tabel 1. Keadaan Siswa Akhir TP sebelumnya ......... 60

III.4.2.2. Tabel 2. Mutasi Siswa TP ketika ini ........................... 60

III.4.2.3. Tabel 3. Asal Siswa Kelas 1 TP ketika ini ................... 60

III.4.2.4. Tabel 4. Keadaan Siswa TP ketika ini ........................ 60

III.4.2.5. Tabel 5. Siswa Berdasarkan Usia TP ketika ini ........... 61

III.4.2.6. Tabel 6. Jumlah Siswa dan Rombel Menurut Waktu
Belajar TP ketika ini ................................................ 61

III.4.3. Data Keberadaan Lulusan Siswa ............................................ 61

III.4.4. Data Orangtua Siswa ........................................................... 61

III.4.4.1. Pendidikan Orangtua Siswa ................................... 61

III.4.4.2. Pekerjaan Orangtua Siswa ..................................... 61

III.4.4.3. Penghasilan Orangtua Siswa .................................. 62

III.5. Pengisian Formulir Data Keuangan ................................................... 62

III.5.1. Data Sumber Pendanaan ...................................................... 62

III.5.2. Data Keuangan .................................................................... 62

III.5.3. Data Bantuan Sarana Prasarana Pendidikan ........................... 63

III.5.4. Data Bantuan Pendidikan ..................................................... 63

III.6. Pengisian Formulir Sarana dan Prasarana .......................................... 64

III.6.1. Data Tanah ......................................................................... 64

III.6.2. Data Bangunan dan Sarana .................................................. 64

III.6.3. Data Mebel .......................................................................... 64

III.6.4. Data Administrasi ................................................................. 65

III.6.5. Data Olahraga dan Seni......................................................... 65

III.6.6. Data Sumber Air dan Penerangan........................................... 65

III.7. Pengisian Formulir Data Kurikulum dan Kegiatan ............................... 65

III.7.1. Data Kurikulum .................................................................... 65

Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru

III.7.2. Data Perpustakaan ............................................................... 65

III.8. Pengisian Formulir Detil Personal Pegawai ......................................... 66

III.8.1. Data Identitas/Pribadi Pegawai ............................................. 66

III.8.2. Riwayat Status Kepegawaian ................................................ 67

III.8.3. Riwayat Pendidikan Umum ................................................... 67

III.8.4. Riwayat Pesantren ............................................................... 68

III.8.5. Riwayat Penataran ............................................................... 68

III.8.6. Riwayat Sertifikasi ................................................................ 68

III.8.7. Riwayat Penugasan Utama ................................................... 69

III.8.8. Riwayat Tugas Tambahan di RA/Madrasah Utama ................... 69

III.8.9. Riwayat Tugas Mengajar di Lembaga Lainnya ........................ 69

III.8.10. Riwayat Tugas Tambahan di Lembaga Lainnya ..................... 70

III.8.11. Penugasan Non-Guru ......................................................... 70

III.9. Pengisian Formulir Detil Siswa .......................................................... 70

III.9.1. Data Identitas Pribadi Siswa ................................................. 70

III.9.2. Data Identitas Orangtua/Wali Siswa ...................................... 72

III.9.3. Data Aktivitas Belajar Siswa .................................................. 72

III.9.4. Data Pendidikan Lain ........................................................... 73

III.9.5. Data Beasiswa ..................................................................... 73

III.9.6. Data Prestasi ....................................................................... 73

III.9.7. Data Status Aktif dan Non-Aktif ............................................. 74

BAB IV REPORT atau LAPORAN ........................................................................... 75

BAB IV PENUTUP ............................................................................................... 79

BAB I

BAGIAN INTERFACE LAMAN

Sebelum memakai aplikasi ini, sebaiknya pengguna mengetahui dulu tampilan interface disertain dengan menu-menu yang tertera di dalam halam laman tersebut. Alamat laman yang dipakai ialah http://emispendis.kemenag.go.id, yang ketika alamat ini diketikkan di kafe address browser (IE, Firefox, Google Chroom, dll), maka akan terbuka halaman sebagai berikut:

Pada tampilan halaman awal tersedia banyak sekali macam hidangan pilihan yakni, Laporan Statistik Pendidikan, Aplikasi, FAQ, Petunjuk Pengisian dan Forum. Selain itu juga pada halaman tersebut juga tampil kemudahan cari detail forum untuk mengetahui posisi forum menurut titik koordinat.

Pada bab dibawah ini akan kita materi satu demi satu menu-menu yang ada pada tampilan awal laman ini.

1. Petunjuk Pengisian.

Pada hidangan ini tersedia petunjuk pengisian form pendataan yang dipakai untuk mengisi di bab Aplikasi. Saat ini petunjuk pengisian itu dibedakan untuk masing- masing jenjang forum yang akan didata, yakni RA/BA, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, TPQ, Guru PAIS, Pengawas, PTAI dan tentunya petunjuk untuk aplikasi pengendalian kegiatan dan evaluasi.


2. FAQ.

Pada hidangan ini tersedia file pertanyaan dan solusi yang selama ini dirangkum dari permasalahan semenjak aplikasi EMIS berbasis web diluncurkan. Selain itu pada aplikasi ini juga tersedia petunjuk cara mencari titik koordinat bumi yang nanti akan diisikan pada formulir aplikasi pendataan, serta juga terdapat tools untuk mengkonversi titik koordinat bumi dari titik berbasis google map ke titik koodinat berbasis GPS.


3. Aplikasi.

Pada hidangan ini tersedia aplikasi-aplikasi yang dikelola oleh Subbag Sistem Informasi antara lain:
1. Aplikasi pendataan RA dan Madrasah.

2. Aplikasi pendataan Pontren, Madin dan TPQ.

3. Aplikasi pendataan Guru PAIS dan Pengawas.

4. Aplikasi pendataan PTAI, dan

5. Aplikasi Pengendalian Program dan Evaluasi.

Aplikasi EMIS online selama ini adonan dari aplikasi RA dan Madrasah, Pontren, Madin dan TPQ, Guru PAIS dan Pengawas. Sementara Aplikasi PTAI dan Pengendalian
Program dan Evaluasi bangun sendiri.

Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru

4. Laporan Statistik Pendidikan.

Pada hidangan ini tersedia laporan-laporan berupa rekapitulasi data statistik yang ditampilkan per propinsi, per kabupaten/kota, dan per kecamatan. Untuk ketika ini laporan statistik ini gres tersedia untuk jenjang RA/BA, MI, MTs, MA dan Pengawas.
Di masing-masing jenjang forum pada laporan statistik pendidikan antara lain berisi: jumlah lembaga, jumlah rombel, Kualifikasi pengajar, jumlah siswa, penghasilan orangtua, kondisi ruang kelas, jumlah siswa do, jumlah siswa pengulang, jumlah siswa tamat belajar, jumlah tenaga pengajar yang bersertifikat. Pada hidangan Laporan ini juga disertai pilihan tahun pelajaran yang ingin dilihat.

5. Forum.

Forum ini merupakan kemudahan gres sebagai sarana saling membuatkan gosip dan pengalaman antar sesama pengguna aplikasi.

6. Menu Pencarian.

Menu ini merupakan hidangan gres yang tersedia di laman ini. Menu ini dipakai untuk mencari letak suatu forum (untuk ketika ini gres RA/BA, MI, MTs, dan MA) menurut titik koordinat bumi yang nantinya ditampikan ke dalam bentuk peta Google. Nah titik pencarain ini untuk ketika ini masih menurut NSM forum yang bersangkutan, ibarat teladan berikut ini:

Gambar I-2. Gambar Fasilitas Pencarian Lembaga

Setelah menentukan jenjang forum yang akan dicari, kemudian memasukkan NSM sebagai indikator pencarian maka, silahkan tekan tombol , maka akan muncul tampilan sepeti berikut ini:


Setelah tampilan diatas terlihat, untuk melihat lebih detail lagi gosip yang tersedia dari masing-masing lembaga, silahkan klik salah satu lambang ini ( ), sehingga

ketika di klik maka akan muncul tampilan pop-up sebagai berikut ini:


Gambar I-7. Gambar pop-up info box salah satu titik lembaga

Untuk melihat lebih detail lagi gosip forum tersebut silahkan klik , sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut ini:

Gambar I-8. Gambar titik detail forum serta gosip profil lembaga

Pada bab box informasi, box gosip terdiri dari profil, siswa, guru, sarpras, dan foto. Untuk gosip profil terdiri dari gosip Nomor Statistik Baru, Nomor Statistik Lama, Nama lembaga, Alamat, Jumlah Siswa, Jumlah Guru, dan Kondisi Ruang Kelas secara keseluruhan.

Kemudian pada bab siswa silahkan klik , sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut ini:

Gambar I-9. Gambar box info siswa

Petunjuk Penggunaan Aplikasi Emis – MI Halaman 7
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam – Kementerian Agama RI

Pada tampilan box siswa berisi gosip jumlah siswa, jumlah siswa kebutuhan khusus, jumlah siswa DO, Jumlah siswa pengulang, jumlah siswa miskin, dan jumlah rombel. Untuk setiap kategori jumlah siswa jumlah yang muncul ialah jumlah siswa menurut per kelas dan jenis.

Kemudian pada bab guru silahkan klik , sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut ini:

Gambar I-10. Gambar box info Guru

Pada tampilan box info guru berisi gosip jumlah Guru total, jumlah Guru yang sudah tersertifikasi, serta kualifikasi guru menurut status kepegawaian dan jenis kelamin. Kemudian juga pada bab ini terdapat gosip jumlah tenaga kependidikan, yakni TU dan Laboran menurut status kepegawaian dan jenis kelamin.

Kemudian pada bab sarpras silahkan klik , sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut ini:

Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru

Gambar I-11. Gambar box info Sarana dan Prasarana

Pada tampilan box info sarpras berisi gosip jumlah sarana dan prasarana yang dimiliki serta kondisinya masing.

Kemudian pada bab foto silahkan klik , sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut ini:

Gambar I-12. Gambar box info Foto

Pada tampilan box foto ini berisi gosip wacana gambar atau foto kondisi forum yang bersangkutan.

Form yang Nampak pada gambar II-24 diatas ialah form penambahan data batuan sarana prasarana, isikan gosip sesuai dengan yang diminta (cara pengisian akan dijelaskan di BAB III).
Setelah mengisi dengan sempurna, silahkan tekan tombol

. Setelah menekan tombol , maka form akan berubah atau menuju ke form list data dukungan sarana prasarana pendidikan ibarat pada Gambar II-23. Setelah simpulan mengisi formulir bantuan

sarana prasarana dengan sempurna, silahkan tekan tombol .

Setelah tombol ditekan, maka form akan berubah atau kembali ke awal ibarat gambar II.13. Langkah selanjutnya anda diminta untuk mengisi data Bantuan Pendidikan dengan cara
menekan tombol , sehingga akan terbuka jendela formulir sumber pendanaan ibarat nampak pada gambar berikut ini:

Gambar II-25. Form List Data Bantuan Pendidikan

Form diatas menampilkan list data Bantuan Pendidikan yang dimiliki oleh lembaga. Untuk melaksanakan penambahan klik tombol
atau tombol untuk merubah.


Gambar II-26. Form Tambah Data Bantuan Pendidikan

Petunjuk Penggunaan Aplikasi Emis – MI Halaman 23
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam – Kementerian Agama RI


Form yang Nampak pada gambar II-26 diatas ialah form penambahan data baru, isikan gosip sesuai dengan yang diminta (cara pengisian akan dijelaskan di BAB III). Setelah mengisi dengan
sempurna, silahkan tekan tombol . Setelah menekan tombol , maka form akan berubah atau menuju ke form
list data dukungan pendidikan ibarat pada Gambar II-25. Setelah

simpulan mengisi formulir dukungan pendidikan dengan sempurna,

silahkan tekan tombol . Setelah tombol ditekan, maka form akan berubah atau kembali ke awal ibarat gambar II.13. Dan hal ini proses pengisian data keuangan telah selesai.

II.1.2.4 Data Sarana dan Prasarana

Setelah proses pengisian data keuangan simpulan dengan sempurna, proses selanjutnya ialah pengisian data Sarana dan Prasarana. Pada data sarana ini terdapat kemudahan gres yakni untuk mengunggah data foto kondisi lembaga. Caranya ialah dengan menekan tombol
sehabis itu silahkan tekan tombol

. Setelah tombol ditekan maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Setelah form ini terbuka silahkan isikan data sarana-olahraga dan seni yang ada di lembaga. Setelah simpulan input dengan sempurna
data sarana-olahraga dan seni, silahkan tekan tombol

atau . Setelah menekan tombol atau

, maka akan muncul form berikutnya yakni form sarana- sumber air dan penerangan, ibarat nampak pada gambar dibawah ini:

Gambar II-35 Form Sarana Sumber Air dan Penerangan
Setelah form ini terbuka silahkan isikan data sarana-sumber air dan penerangan yang ada di lembaga. Setelah simpulan input dengan

Petunjuk Penggunaan Aplikasi Emis – MI Halaman 28
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam – Kementerian Agama RI


tepat data sarana- sumber air dan penerangan, silahkan tekan tombol atau . Setelah menekan tombol
atau , maka form akan berubah atau

kembali ke awal ibarat gambar II.13. Dan hal ini proses pengisian data sarana dan prasarana telah selesai.

II.1.2.5. Data Kurikulum dan Kegiatan

Setelah proses pengisian data sarana dan prasarana simpulan dengan sempurna, proses selanjutnya ialah pengisian data kurikulum dan kegiatan. Caranya ialah dengan menekan tombol
. Setelah tombol ditekan, kemudian silahkan tekan tombol
. Setelah tombol kurikulum ditekan, maka akan

terbuka formulir data kurikulum dan kegiatan belajar, ibarat nampak pada gambar dibawah ini:

Demikian goresan pena wacana

Download Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi EMIS: MI, MTs, MA, TPQ, PTAI, PAIS, Simali, Pengawas Terbaru

Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

Thursday, January 24, 2019

√ Download Juklak Osn Smp/Mtstahun 2018

 Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan Tahun  √ Download Juklak OSN SMP/MTsTahun 2018

Download Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP/MTs Tahun 2018







Dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015-2019, visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015-2019 ialah terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dengan berlandaskan gotong royong.

Pemerintah sebagai pengelola dan penyelenggara pendidikan berupaya keras dalam melaksanakan program-program peningkatan mutu pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan SMP berusaha mewu- judkan aktivitas Nawacita Presiden Republik Indonesia, yakni meningkatkan kualitas hidup insan Indonesia dan melaksanakan revolusi abjad bangsa yang akan dilaksanakan melalui bidang sains pada Olimpiade Sains Nasional 2018. Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMP diadakan semenjak tahun 2003. Ini menjadi aktivitas tahunan yang dilaksanakan di setiap satuan pendidikan mulai dari sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan nasional.

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan wadah bagi siswa dalam mengim- plementasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui bidang sains. Ini melalui proses pembelajaran sains di sekolah untuk menunjukkan dampak posi- tif dalam peningkatan mutu pendidikan sains yakni bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Direktorat Pembi- naan Sekolah Menengah Pertama berusaha menunjukkan penemuan dalam peningkatan mutu pendidikan pada OSN SMP yakni pada periode 2003 s.d. 2009, bidang yang dilombakan pada OSN mencakup 3 bidang utama: Matematika, Bi-ologi, dan Fisika. Pada tahun 2010, Direktorat Pembinaan SMP memasukkan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam bidang yang dilombakan pada OSN. Sehingga semenjak tahun 2010 s.d. 2015 bidang OSN SMP yang dilombakan ialah 4 (empat) bidang. Dengan adanya kurikulum 2013, Bidang Fisika dan Biologi digabungkan menjadi satu bidang dengan nama Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada tahun 2015. Sehingga mulai tahun 2015 s.d. 2018 bidang lomba mencakup 3 bidang yakni Matematika, IPS, dan IPA.

Perubahan yang terjadi ini dimaksud untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan atmosfer kompetisi serta mendorong pihak-pihak yang berwenang untuk menunjukkan ruang belajar, memfasilitasi dan menstimulus para siswa dan guru yang berprestasi dan mempunyai talenta minat pada sains semoga meningkatkan ke- mampuan akademisnya dengan berpartisipasi pada OSN SMP tahun 2018.

OSN SMP tahun 2018 ini menunjukkan kesempatan kepada para siswa yang berprestasi terbaik di tingkat nasional untuk meningkatkan pencapaian prestasinya di tingkat internasional. Indonesia telah mengirimkan duta terbaik di bidang sains yakni Matematika dan IPA untuk berprestasi pada ajang kompetisi internasional yakni International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) di Davao, Filipina dan International Junior Science Olympiad (IJSO) di Arnhem, Netherland. Mereka telah berhasil menyabet beberapa medali untuk diberikan kepada Negara Indo- nesia. Perolehan medali untuk 2 kompetisi Internasional ini 20 medali pada ITMO, sedangkan 6 medali untuk IJS0.

Oleh karenanya, Direktorat Pembinaan SMP dipandang perlu memprogram kegiatan OSN SMP tahun 2018 yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan OSN SMP tahun 2018 supaya terealisasi secara baik, disusunlah petunjuk pelak- sanaan OSN SMP Tahun 2018 sebagai contoh bagi panitia pelaksana kegiatan seleksi tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional.

Berikut ialah tautan Download Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP/MTs Tahun 2018





Berikut ialah kutipan dari Juklak OSN SMP/MTsTahun 2018 tersebut:



C. Tujuan Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP/MTs Tahun 2018

1. Tujuan Umum

Tujuan umum OSN SMP ialah untuk meningkatkan mutu pendidikan khusus- nya bidang Matematika, IPA, dan IPS yang berasaskan pendidikan karakter.

2. Tujuan Khusus

a. Memotivasi sekolah semoga berperan aktif memfasilitasi siswa guna meningkatkan prestasi berguru Matematika, IPA, dan IPS.

b. Membangkitkan minat dan kegemaran siswa terhadap bidang Matem- atika, IPA, dan IPS.

c. Menumbuhkembangkan kemampuan siswa untuk berfikir kritis, siste- matis, kreatif, inovatif, dan produktif sebagai bekal dalam kehidupan.

d. Menanamkan kesadaran dan keberanian siswa untuk mencoba, bela- jar menerapkan secara langsung, dan sanggup berprestasi secara optimal.

e. Menanamkan sifat kompetitif dan kerjasama yang sehat semenjak dini.

f. Memetakan kemampuan siswa dalam bidang Matematika, IPA dan
IPS sesuai standar mutu pendidikan secara nasional.

g. Mengidentifikasi siswa berprestasi di setiap sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional dalam bidang Matematika, IPA dan IPS.

h. Menyeleksi siswa terbaik tingkat nasional pada jenjang SMP, MTs atau yang sederajat untuk diikutsertakan pada perlombaan tingkat internasional.

D. Pengertian Olimpiade Sains Nasional SMP

Olimpiade Sains Nasional (OSN) ialah suatu kegiatan yang bersifat kompetisi di bidang sains antara siswa SMP dalam lingkup wilayah atau tingkat lomba tertentu.

E. Bidang Lomba

1. Matematika
2. Ilmu Pengetahuan Alam
3. Ilmu Pengetahuan Sosial

F. Hasil yang diharapkan

Melalui lomba ini diperlukan terjadi peningkatan minat dan prestasi siswa da- lam bidang Matematika, IPA, dan IPS, serta terpilihnya siswa yang bisa ber- prestasi pada lomba tingkat nasional dan internasional.

G. Sasaran

Sasaran kegiatan OSN ialah siswa SMP/MTs negeri dan swasta atau yang sederajat.

H. Penyelenggaraan Seleksi OSN

Seleksi diselenggarakan secara bertingkat, yakni:

1. Tingkat Sekolah
2. Tingkat Kabupaten/Kota
3. Tingkat Provinsi
4. Tingkat Nasional

I. Silabus OSN

Dalam persiapan keikutsertaan penerima didik dalam OSN SMP tahun 2018, pihak-pihak terkait sekolah, dinas pendidikan kabupaten/kota, dinas pendi- dikan provinsi sanggup mempelajari dan merujuk pada contoh materi tes 3 bidang (Matematika, IPA, dan IPS) dalam Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tahun 2018.

A. Persyaratan Peserta

Kegiatan OSN tahun 2018 terbuka untuk siswa SMP/MTs negeri dan swas- ta, atau yang sederajat, berkewarganegaraan Indonesia, dan memenuhi per- syaratan sebagai berikut.
1. Bukan peraih medali emas, perak, dan perunggu pada OSN SMP Tingkat Nasional tahun sebelumnya.
2. Terdaftar sebagai siswa SMP, MTs, atau yang sederajat, kelas VII atau kelas
VIII pada dikala mengikuti seleksi OSN di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.
3. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di Data Pokok Pe- serta Didik yang diperoleh dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
4. Sekurang-kurangnya telah mengikuti proses berguru mengajar selama satu semester di sekolah tersebut, dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah.
5. Memiliki nilai rapor semenjak semester pertama serendah-rendahnya 75 (tujuh puluh lima) dalam skala 100 (seratus) untuk bidang lomba yang akan diikuti.
6. Berkelakuan baik dan tidak terlibat penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras, yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah.
7. Dikirim oleh sekolah yang bersangkutan dibuktikan surat keterangan kepala sekolah.
8. Peserta hanya berhak mengikuti satu bidang lomba.

B. Bentuk Kegiatan dan Materi

Kegiatan OSN dilaksanakan secara sedikit demi sedikit mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional dengan prosedur sebagai berikut.
1. Tingkat sekolah: prosedur seleksi ditentukan menurut dua pilihan me- kanisme seleksi yang telah diatur pada pecahan III buku petunjuk pelaksanaan OSN.
2. Tingkat kabupaten/kota dan provinsi: seleksi dilakukan melalui tes tertulis.
3. Tingkat nasional: seleksi dilakukan melalui tes teori untuk Matematika, tes teori dan tes eksperimen untuk IPA serta tes teori dan keterampilan untuk IPS.

Kegiatan OSN dilaksanakan secara berjenjang mulai dari seleksi tingkat sekolah, ting- kat kabupaten/kota, tingkat provinsi sampai tingkat nasional. Mekanisme pelaksanaan kegiatan OSN ialah sebagai berikut:


A. Seleksi Tingkat Sekolah

1. Pelaksanaan seleksi tingkat sekolah dimaksudkan untuk menentukan wakil siswa dari sekolah yang bersangkutan sebagai penerima OSN tingkat kabupaten/ kota.
2. Seleksi tersebut sanggup dilakukan oleh sekolah dengan menentukan salah satu prosedur dari pilihan berikut ini:
a. Penunjukan menurut persyaratan administratif berupa rekam jejak prestasi siswa selama proses berguru di sekolah, dibuktikan contohnya melalui rapor dan/atau piagam/sertifikat prestasi lomba sains yang pernah diikuti (jika ada) serta ditentukan oleh kebijakan sekolah.
b. Mengadakan kegiatan seleksi untuk semua siswa di sekolah yang berminat mengikuti OSN.

B. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota

1. Kegiatan OSN tingkat kabupaten/kota merupakan proses seleksi untuk setiap perwakilan sekolah di kabupaten/kota.
2. Setiap sekolah mengirimkan 1 (satu) penerima lomba untuk setiap bidang lomba dari hasil seleksi tingkat sekolah.
3. Bila sekolah mengirimkan lebih dari 1 (satu) penerima pada satu bidang lomba, maka semua penerima yang dikirimkan sekolah untuk bidang lomba tersebut akan didiskualifikasi.
4. Perwakilan sekolah diseleksi untuk menentukan wakil dari kabupaten/
kota yang akan mengikuti seleksi OSN tingkat provinsi.
5. Perangkat soal seleksi OSN tingkat kabupaten/kota disiapkan oleh panitia sentra yakni Direktorat Pembinaan SMP dan diserahkan kepadapanitia seleksi kabupaten/kota.
6. Pelaksanaan investigasi dan evaluasi lembar balasan seleksi tingkat kabupaten/kota dilakukan oleh panitia seleksi kabupaten/kota dengan mengikuti semua petunjuk evaluasi yang diberikan oleh Panitia pusat.
7. Hasil evaluasi akan dilaporkan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota kepada panitia sentra dan Dinas Pendidikan Provinsi dengan mengikuti batas waktu yang ditetapkan panitia pusat.
8. Untuk memudahkan pelaksanaan proses seleksi tingkat kabupaten/kota, panitia seleksi tingkat kabupaten/kota diperlukan menjalin kerjasama, ko- munikasi dan koordinasi dengan Direktorat Pembinaan SMP, Dinas Pendi- dikan Provinsi dan institusi pendidikan di wilayah masing-masing.
9. Pemenang per bidang per kabupaten/Kota dilaporkan kepada Direktorat Pembinaan SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi dengan SK Penetapan Pemenang yang disahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
10. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mendaftarkan para pemenang per bidang melalui pendaftaran daring (registrasi online) untuk mengiku- ti seleksi OSN SMP tingkat provinsi, dengan memakai Kata Kunci (password) dari Direktorat Pembinaan SMP.

C. Seleksi Tingkat Provinsi

1. Peserta seleksi tingkat provinsi ialah Peringkat 1, 2, dan 3 seleksi OSN
tingkat kabupaten/kota per bidang lomba di provinsi tersebut.

2. Perangkat soal seleksi tingkat provinsi disiapkan oleh panitia sentra dan diserahkan kepada panitia provinsi pada dikala pelaksanaan seleksi OSN.

3. Dinas Pendidikan Provinsi berhubungan dengan Direktorat Pembinaan SMP dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dalam proses pemang- gilan dan keikutsertaan pemenang OSN SMP tingkat kab./kota untuk mengikuti seleksi OSN SMP tingkat provinsi.

4. Dinas Pendidikan Provinsi memastikan kepada Dinas Pendidikan Ka- bupaten/Kota untuk kelengkapan dokumen dan pendaftaran daring yang harus diisi oleh pemenang kab./kota melalui laman ditpsmp.kem- dikbud.go.id/pesertadidik/registrasi.

5. Pelaksanaan seleksi OSN tingkat provinsi diselenggarakan oleh panitia tingkat provinsi dan dipantau oleh panitia pusat.

6. Pemeriksaan dan evaluasi lembar balasan seleksi tingkat provinsi dilaksanakan oleh panitia pusat.

7. Dinas Pendidikan Provinsi sebagai panitia pelaksanaan seleksi OSN SMP tingkat provinsi mengumpulkan perangkat soal siswa sebagai

D. Seleksi Tingkat Nasional

1. Peserta OSN SMP tingkat nasional berjumlah 132 (seratus tiga puluh dua) orang untuk masing-masing bidang OSN SMP yang terdiri dari 64 (enam puluh empat) penerima terbaik peringkat nasional dan 68 (enam puluh dela- pan) penerima terbaik perwakilan dari 34 (tiga puluh empat) provinsi.
2. Perwakilan provinsi ialah 2 penerima terbaik per bidang OSN SMP, se- lain yang termasuk ke dalam 64 penerima terbaik peringkat nasional.
3. Kegiatan OSN SMP tingkat nasional terdiri dari tes tertulis (tes teori, tes eksperimen/tes keterampilan), penilaian, moderasi, dan penetapan ha- sil penilaian.
4. Moderasi ialah diskusi antara pendamping penerima dengan dewan juri mengenai perolehan nilai peserta, dengan tujuan menyamakan persepsi antara dewan juri dan pendamping peserta. Tidak ada peru- materi nilai sesudah proses moderasi dilaksanakan.
5. Tahapan pelaksanaan moderasi yaitu tim pendamping akan diberikan lembar soal, lembar balasan siswa dan hasil skoring penerima yang dibentuk oleh dewan juri.
6. Tim pendamping diberikan waktu 2 jam untuk menelaah balasan pe- serta. Moderasi antara tim pendamping dan dewan juri dilaksanakan selama 15 menit untuk setiap provinsi. Jadwal moderasi ditentukan oleh panitia.

E. Soal dan Kriteria Penilaian

Direktorat Pembinaan SMP menyelenggarakan seleksi OSN SMP di tingkat kabu- paten/kota, provinsi dan nasional. Berikut ialah informasi jenis soal dan kriteria evaluasi OSN SMP tahun 2018 yang sanggup menjadi sarana berguru para siswa mempersiapkan keikutsertaannya dalam rangkaian seleksi OSN SMP.

BAB IV STRUKTUR DAN FUNGSI ORGANISASI PELAKSANAAN

Agar kegiatan OSN Tahun 2018 sanggup berlangsung secara efektif dan efisien, perlu penataan organisasi pelaksananya. Organisasi pelaksana kegiatan seleksi untuk setiap tahapan ialah sebagai berikut.

A. Panitia Seleksi Tingkat Sekolah
1. Unsur kepanitiaan:

a. kepala sekolah

b. guru mata pelajaran c. komite sekolah
2. Tugas dan tanggung jawab panitia seleksi tingkat sekolah adalah:
a. merencanakan dan menyosialisasikan kegiatan seleksi;
b. mendaftarkan nama-nama penerima yang berminat mengikuti kegiatan seleksi OSN dan memenuhi ketentuan persyaratan penerima OSN;
c. melaksanakan seleksi tingkat sekolah melalui salah satu dari dua prosedur berikut:
1) menyeleksi menurut prestasi dari rapor dan/atau prestasi OSN SMP mencakup tahapan mengidentifikasi siswa berprestasi, menyusun rubrik penilaian, mengumpulkan dokumen, memben- tuk tim juri, dan melaksanakan evaluasi dokumen.
2) menyelenggarakan seleksi OSN tingkat sekolah: memper- siapkan perangkat soal tes, pengawas, ruangan, dan pemerik- saan lembar jawaban.
d. memutuskan 1 (satu) penerima setiap bidang yang mewakili sekolah dengan surat keterangan kepala sekolah;
e. mendaftarkan secara tertulis penerima yang mewakili sekolah dan guru pendamping kepada panitia OSN tingkat kabupaten/kota.

Demikian goresan pena wacana

Download Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP/MTs Tahun 2018

Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

√ Download Petunjuk Teknis (Juknis) Osn Sd Tahun 2018

 Puji syukur  kita  panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan petunjuk √ Download Petunjuk Teknis (Juknis) OSN SD Tahun 2018

Download Petunjuk Teknis (Juknis) Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tahun 2018







Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga kita sanggup melaksanakan upaya-upaya perbaikan pendidikan ke arah terwujudnya generasi bangsa Indonesia yang lebih baik. Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan telah menyusun banyak sekali kebijakan dan strategi, salah satunya dengan menyelenggarakan acara Olimpiade Sains Nasional (OSN) bagi siswa SD/MI dan atau yang sederajat tahun 2018.

Pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 wacana Pengelolaan dan Penyelenggara Pendidikan tertera bahwa pemerintah melaksanakan penjaminan mutu pendidikan serta pelatihan berkelanjutan kepada penerima didik yang mempunyai potensi kecerdasan dan/atau talenta istimewa untuk mencapai prestasi puncak di bidang pengetahuan, teknologi, seni, dan/ atau olahraga pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, dan internasional. Berdasar pada hal di atas, pemerintah melaksanakan perjuangan peningkatan mutu pendidikan dengan membuatkan Olimpiade Sains Nasional tingkat sekolah dasar (OSN-SD) untuk memotivasi seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk melaksanakan konsolidasi, koordinasi, dan pelatihan yang lebih baik, sehingga prestasi siswa tingkat sekolah dasar di Indonesia sanggup ditingkatkan.

Olimpiade Sains Nasional SD  Tahun 2018 dibutuhkan menjadi salah satu wahana strategis untuk membentuk generasi yang selalu berusaha membuatkan daya nalar, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis, sehingga pada saatnya nanti mereka akan tumbuh menjadi generasi yang berkepribadian kokoh, kompetitif, dan mandiri.

Petunjuk teknis olimpiade ini disusun sebagai pola bagi panitia penyelenggara baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun nasional serta pihak-pihak terkait sehingga pelaksanaan olimpiade sanggup berjalan sesuai yang diharapkan.

Berikut ialah tautan Download Download Petunjuk Teknis (Juknis) Olimpiade Saind Nasional (OSN) SD Tahun 2018:




Berikut ialah kutipan dari Petunjuk Teknis (Juknis) Olimpiade Saind Nasional (OSN) SD Tahun 2018 tersebut:



BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Olimpiade Sains Nasional tingkat SD/MI (OSN-SD) dan atau yang sederajat telah dirintis semenjak tahun 2003 merupakan salah satu wadah strategis untuk membuatkan daya nalar, kemampuan memecahkan masalah, kreativitas, dan sportivitas siswa. Pelaksanaan OSN-SD secara berkelanjutan akan berdampak nyata pada peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran sehingga siswa mempunyai daya juang yang tinggi, kompetitif dan inovatif.

Sejalan dengan pelaksanaan otonomi tempat di bidang pendidikan yang telah berlangsung semenjak 2001, maka sebagian kewenangan pemerintah sentra dalam penyelenggaraan pendidikan dilimpahkan pada daerah, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Namun demikian, standarisasi mutu penyelenggaraan pendidikan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Oleh lantaran itu, usaha-usaha untuk meningkatkan terusan dan kualitas pendidikan perlu dilakukan secara sistematik dan komprehensif.

Penguatan mutu pendidikan di jenjang sekolah dasar merupakan pondasi yang sangat penting bagi jenjang yang lebih tinggi. Upaya penguatan pondasi tersebut harus ditempuh dengan mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada penerima didik. Salah satu indikator peningkatan mutu pada suatu jenjang pendidikan ialah meningkatnya kemampuan penerima didik dalam hal kemampuan berpikir kritis, daya nalar, kreativitas, sikap, dan akal pekerti penerima didik.

Olimpiade Sains Nasional untuk penerima didik SD/MI (OSN-SD) dan atau yang sederajat Tahun 2018 ini diselenggarakan secara berjenjang untuk memotivasi para penerima didik, guru, pengelola, dan pembina pendidikan untuk berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan sportivitas guna mencapai prestasi terbaik, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di tempat masing-masing yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

B. DASAR HUKUM

1. Undang-undang No. 20 tahun 2003 wacana Sistem Pendidikan Nasional

2. Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 wacana Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.

3. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 wacana Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2013.

4. Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 wacana Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

5. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 131 Tahun 2015 wacana Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015 – 2019.

6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.34 tahun 2006 wacana Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.

7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.39 tahun 2008 wacana Pembinaan Kesiswaan.

8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.36 tahun 2010 wacana Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.87 Tahun 2017 wacana Penguatan Pendidikan Karakter.

10. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Direktorat Pembinaan SD No: P.DIPA:023.03.1.666.011/2017 tanggal 7 Desember Tahun 2017.

C. TUJUAN

1.   Tujuan Umum

Olimpiade   Sains   Nasional   Sekolah   Dasar   (OSN-SD) tahun 2018 diselenggarakan sebagai wahana kompetisi dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bagi penerima didik SD/MI dan atau yang sederajat, sebagai bab dari upaya komprehensif dalam penumbuhkembangan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi berprestasi. Kompetisi ini dirancang sebagai kompetisi yang sehat serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

2.   Tujuan Khusus

Tujuan khusus Olimpiade Sains Nasional SD (OSN-SD) tahun 2018 ialah sebagai berikut:

a.    Menyediakan wahana bagi penerima didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk membuatkan talenta dan minat di bidang Matematika dan IPA sehingga penerima didik sanggup berkreasi, terampil, memecahkan masalah, dan bisa membuatkan seluruh aspek kepribadiannya;

b.  Memotivasi penerima didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual menurut norma dan tata nilai yang baik;

c.    Memotivasi guru untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas pembelajaran Matematika dan IPA di SD/ MI dan atau yang sederajat;

d. Memotivasi institusi/lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

e.  Memotivasi para pemangku kepentingan untuk menyosialisasikan dan menanamkan nilai-nilai spiritual, emosional, dan intelektual pada lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.

D. RUANG LINGKUP
Bidang  yang  dilombakan  dalam  Olimpiade  Sains  Nasional SD (OSN-SD) Tahun 2018 ialah sebagai berikut:

a.    Matematika

b.   Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

E.  TEMA

Tema  Olimpiade  Sains  Nasional  Sekolah  Dasar  (OSN-SD) Tahun 2018 adalah:
“Membangun    generasi    berkarakter,    berkualitas,    dan kompetitif”

BAB II

PELAKSANAAN

A. PESERTA DAN PENDAMPING

1.   PESERTA OSN-SD TINGKAT NASIONAL

a.    Peserta ialah Warga Negara Indonesia (WNI).

b.   Peserta ialah penerima didik SD/MI dan/atau yang sederajat baik Negeri maupun Swasta tingkat SD yang telah lolos seleksi OSN-SD tingkat provinsi dan dibuktikan dengan Surat Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Dasar.

c.    Peserta belum pernah meraih medali emas, perak, perunggu pada OSN-SD tingkat nasional tahun sebelumnya.

d.   Peserta belum pernah meraih medali emas, perak, perunggu   pada lomba tingkat internasional yaitu International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) dan International Mathematics Competition (IMC) pada tahun sebelumnya.

e.    Jumlah penerima OSN-SD tingkat nasional berjumlah
136  peserta  didik  untuk  Bidang  Matematika  dan
136  peserta  didik  untuk  bidang  IPA  berdasarkan
ketentuan sebagai berikut:

1)     Sejumlah 68 penerima didik menurut ranking nasional hasil seleksi tingkat provinsi dengan jumlah maksimal setiap provinsi sebanyak 3 penerima didik.

2)    Sejumlah 2 penerima didik wakil masing-masing provinsi diambil dari ranking tertinggi provinsi.

Sehingga setiap provinsi sanggup diwakili oleh minimal 2 (dua) penerima didik dan maksimal 5 (lima) penerima didik untuk masing-masing bidang studi menurut hasil penilaian seleksi tingkat provinsi.

2.   PENDAMPING

Pendamping OSN-SD tingkat nasional terdiri dari:

a.   Ketua tim ialah unsur Dinas Pendidikan Provinsi. Ketua   tim   bertanggungjawab   terhadap   seluruh anggota tim yang dipimpinnya dan bertindak sebagai penghubung    antara    panitia    pelaksana    dengan anggota tim.

b.   Pembina berjumlah 2 orang, yaitu 1 orang pembina bidang Matematika dan 1 orang pembina bidang IPA yang ditunjuk oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Pembina yang dimaksud ialah mereka yang terlibat dalam pelatihan penerima OSN-SD di tingkat provinsi dan bisa melaksanakan moderasi dengan tim juri.

B. SKEMA DAN PROSEDUR SELEKSI

1.   Prosedur Seleksi

Seleksi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi.

a.   Seleksi tingkat Kecamatan

1)   Seleksi   dilaksanakan   oleh   Unit   Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan.

2)   Peserta seleksi tingkat kecamatan ialah penerima didik SD/MI dan atau yang sederajat baik negeri maupun swasta yang masih duduk di kelas IV atau V dengan usia maksimal 12 tahun pada 31
Juli  2018  dan  memenuhi  persyaratan  sebagai berikut:

a)   Peserta  adalah  Warga  Negara  Indonesia (WNI);

b)   Memiliki kompetensi dibidang Matematika atau IPA;

c)    Peserta belum pernah meraih medali emas, perak, perunggu pada OSN – SD tingkat nasional tahun sebelumnya;

Petunjuk Teknis Olimpiade Sains Nasional Tingkat SD Tahun 2018

d)   Peserta    belum    pernah    meraih    medali emas,   perak,   perunggu       pada   lomba tingkat internasional yaitu International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) dan International Mathematics Competition (IMC) pada tahun sebelumnya

e)   Diusulkan oleh sekolah dan atau gugus SD di daerahnya dengan suatu surat keputusan.

3)   Seleksi tingkat kecamatan menentukan masing- masing 3 (tiga) orang penerima didik tiap bidang (Matematika dan IPA) untuk dikirim pada seleksi OSN tingkat kabupaten/kota.

4) Membuat Surat Keputusan pemenang yang ditandatangani oleh Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan dan selanjutnya mengirimkan Surat Keputusan tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

b.   Seleksi tingkat Kabupaten/Kota

1)   Seleksi   tingkat   kabupaten/kota   dilaksanakan pada bulan Maret 2018;

2)   Peserta seleksi tingkat kabupaten ialah wakil dari hasil seleksi tingkat kecamatan;

3)   Peserta  seleksi  tingkat  kabupaten/kota ialah peserta  didik  SD/MI  dan  atau  yang  sederajat baik negeri maupun swasta yang masih duduk di kelas IV atau V dengan usia maksimal 12 tahun pada 31 Juli 2018 dan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a)   Peserta ialah Warga Negara Indonesia (WNI);

b)   Memiliki kompetensi di bidang Matematika atau IPA;

c)  Peserta belum pernah meraih medali emas, perak, perunggu pada OSN – SD tingkat nasional tahun sebelumnya;

d)   Peserta  belum  pernah  meraih  medali  emas, perak, perunggu      pada lomba tingkat internasional yaitu International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) dan International Mathematics Competition (IMC) pada tahun sebelumnya;

4)   Peserta seleksi tingkat Kabupaten/Kota ialah 3 (tiga) orang penerima terbaik bidang Matematika dan 3 (tiga) orang penerima terbaik bidang IPA hasil seleksi tingkat kecamatan yang ditunjukkan dengan surat keputusan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan.

5)   Seluruh pendanaan acara seleksi didanai oleh dana APBD kab/kota;

6)   Kegiatan seleksi OSN-SD tingkat kabupaten/kota dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota dengan memakai naskah soal seleksi yang disusun oleh tim independen yang terdiri dari forum pendidikan dan/atau KKG/MGMP yang ditunjuk Dinas Pendidikan Kab/Kota.

7)   Seleksi OSN tingkat Kab/Kota menentukan 3 (tiga) orang penerima terbaik bidang Matematika dan
3 (tiga) orang penerima terbaik bidang IPA yang ditunjukkan dengan surat keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk mengikuti seleksi OSN tingkat provinsi.

Keberhasilan penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional SD (OSN-SD)tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional tahun 2018 ditentukan oleh para pemangku kepentingan dalam melaksanakan acara OSN-SD secara tertib, teratur, disiplin, transparan dan penuh tanggungjawab. Oleh alasannya itu, semua pihak sanggup menjunjung tinggi nilai-nilai di atas dan terlibat aktif mendukung keberhasilan acara OSN mulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional.

Petunjuk Teknis (Juknis) Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tahun 2018 ini dibutuhkan sanggup dipahami oleh panitia dan semua pihak yang terkait sanggup melaksanakan kiprah dengan sebaik-baiknya, sehingga tercapai hasil secara optimal. Harapannya pelaksanaan OSN 2018 sanggup memberi manfaat untuk peningkatan mutu pendidikan, serta menghasilkan siswa yang menyayangi ilmu pengetahuan sekaligus berprestasi pada perlombaan tingkat internasional, sebagai bab dari upaya membuat generasi emas Indonesia.

Semoga petunjuk teknis ini sanggup dijadikan pola semua pihak terkait, sehingga acara OSN-SD Tahun 2018 ini sanggup terealisasi dengan baik, efektif dan efisien.

Demikian goresan pena wacana

Download Petunjuk Teknis (Juknis) Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tahun 2018

Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

Wednesday, January 23, 2019

√ Download Silabus Osn Smp Tahun 2018

Download Silabus Olimpiade Sains Nasional  √ Download Silabus OSN Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018

Download Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018







Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama tahun 2018 memuat kompetensi dan lingkup materi yang akan diujikan pada kegiatan OSN. Materi dalam silabus ini mengacu kurikulum yang berlaku dan silabus olimpiade internasional. Isi silabus ini terdiri atas tiga bidang yang dilombakan yaitu Matematika, IPA, dan IPS.

Diharapkan Silabus ini sanggup menjadi panduan dan berfungsi menyatukan pemahaman dan menyamakan interpretasi para guru dan pembina dalam menyiapkan siswa untuk menghadapi Olimpiade Sains Nasional pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional, sekaligus memperjelas arah pelatihan Matematika, IPA, dan IPS.

Berikut yaitu tautan Download Silabus Olimpiade Sains Nasional Tahun (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018:




Berikut yaitu kutipan dari Silabus OSN Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018 tersebut:



BAB II KOMPETENSI DAN LINGKUP MATERI

Lingkup materi silabus OSN didasarkan kepada Kurikulum 2013 dan silabus olimpiade internasional. Dari ruang lingkup tersebut diperoleh materi-materi soal yang sesuai kebutuhan OSN, selanjutnya materi ini dituangkan dalam silabus OSN. Kompetensi yang diperlukan dari penerima OSN yaitu keterampilan- keterampilan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills atau HOTS).

Lingkup materi yang tercantum dalam Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018 ini merupakan materi contoh untuk menyusun kisi-kisi soal OSN dan naskah soal OSN yang sanggup diinterpretasikan ke dalam tingkat kesulitan soal yang berbeda-beda. Tingkat kesulitan tersebut dibentuk berjenjang, soal untuk tingkat provinsi relatif lebih sulit dibandingkan soal tingkat nasional relatif lebih sulit dibandingkan Provinsi. Dengan demikian kompetensi ruang lingkup materi dalam OSN yaitu sebagai berikut :

Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018 Mapel Matematika


No Kompetensi Materi Lingkup Materi
1 Memahami, menerapkan konsep, dan menuntaskan problem yang terkait dengan bilangan Bilangan 1. Bilangan bulat2. Bilangan berpangkat3. Bilangan rasional dan bilangan berbentuk akar4. Barisan dan dereta. Pola barisan bilanganb. Barisan dan deret aritmetika c. Barisan dan deret geometri
2 Memahami, menerapkan, dan menuntaskan problem aljabar Aljabar 1. Himpunan2. Relasi dan fungsia. Pengertian dan grafik kekerabatan danfungsib. Operasi fungsi linear dan kuadrat beserta sifat-sifatnya.3. Perbandingan senilai dan berbalik nilai4. Aritmatika Sosial5. Persamaan dan pertidaksamaan a. Persamaan linear satu dan duapeubahb. Pertidaksamaan linear satu peubah c. Persamaan kuadrat satu peubahd. Pertidaksamaan linear dan kuadrat dua peubah6. Sistem persamaan linear dua peubah
3 Menerapkan, menganalisis, dan menuntaskan problem geometri Geometri 1. Garis dan suduta. Kedudukan dua garis b. Sifat-sifat garisc. Jarak dua titik dan jarak titik ke garis d. Sifat-sifat sudut2. Bangun datara. Si2fa8t-s1ifHat 9baAn gu8n dTat8aAr T28Ab. Keliling dan luas permukaan bangundatarCMUOSl,»l::>AS SIOT::>3Vc. Kesebangunan dan kekongruenan3. Teorema Phythagoras4. Transformasi (refleksi, translasi, rotasi,dilatasi)5. Bangun ruang6. Luas permukaan, volume, dan jaring- jaring dari kubus, balok, tabung, prisma, kerucut, limas, dan bola
4 Menyelesaikan problem yang berkaitan dengan statistika dan peluang Statistika dan Peluang 1. Statistikaa. Rata-rata, median, modus data tunggal, dan penafsirannyab. Penyajian data dalam bentuk tabel,diagram, grafik, dan penafsirannya2. Peluanga. Percobaan dan ruang sampelb. Aturan pencacahan (penjumlahan, perkalian, permutasi, kombinasi)c. Peluang suatu kejadian
5 Menyelesaikan problem kontekstual yang melibatkandua atau tiga materi matematika KapitaSelekta Masalah matematika kontekstual yang berkaitan dengan bilangan, aljabar, geometri, statistika, dan peluang.

Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018 Mapel IPA


No. Kompetensi Materi Lingkup Materi
1 Menganalisis konsep dan prinsip pengukuran data dan tanda-tanda fisis. Pengukuran 3. Besaran pokok dan besaran turunan.4. Satuan pokok dan satuan turunan.5. Sistem satuan6. Standar satuan7. Konversi satuan8. Alat ukur dasar: neraca, stopwach, mistar, jangka sorong, mikrometer, amperemeter, voltmeter.9. Ketidakpastian hasil pengukuran.
1. Zat dan wujudnya :a. Wujud zat dan perubahan wujud zat.b. Titik lebur dan titik beku, titik didih dan titik embun, titik sublim.2. Atom, unsur, molekul dan senyawa.3. Larutan, campuran, asam, basa dan garam.4. Zat aditif dan adiktif/psikotropika.5. Perubahan fisik :a. Kalor dan perubahan temperatur (kalor jenis dan kapasitas kalor).b. Kalor dan perubahan wujud.6. Pemuaian.7. Perubahan kimiaa. Konsep reaksi kimia sederhana .b. Kimia dalam kehidupan sehari-hari.8. Perpindahan kalor :a. Konduksi b. Konveksi c. Radiasi
RACf GRAPHICSBACKGROUNDMenganalisis sifat termal materi dan pengaruh Zat 1. Zat dan wujudnya :a. Wujud zat dan perubahan wujud zat.b. Titik lebur dan titik beku, titik didih dan titik embun, titik sublim.2. Atom, unsur, molekul dan senyawa.3. Larutan, campuran, asam, basa dan garam.4. Zat aditif dan adiktif/psikotropika.5. Perubahan fisik :a. Kalor dan perubahan temperatur (kalor jenis dan kapasitas kalor).b. Kalor dan perubahan wujud.6. Pemuaian.7. Perubahan kimiaa. Konsep reaksi kimia sederhana .b. Kimia dalam kehidupan sehari-hari.8. Perpindahan kalor :a. Konduksi b. Konveksi c. Radiasi
kalor terhadap bahan. 1. Zat dan wujudnya :a. Wujud zat dan perubahan wujud zat.b. Titik lebur dan titik beku, titik didih dan titik embun, titik sublim.2. Atom, unsur, molekul dan senyawa.3. Larutan, campuran, asam, basa dan garam.4. Zat aditif dan adiktif/psikotropika.5. Perubahan fisik :a. Kalor dan perubahan temperatur (kalor jenis dan kapasitas kalor).b. Kalor dan perubahan wujud.6. Pemuaian.7. Perubahan kimiaa. Konsep reaksi kimia sederhana .b. Kimia dalam kehidupan sehari-hari.8. Perpindahan kalor :a. Konduksi b. Konveksi c. Radiasi
3 Menganalisis penerapan konsep dan prinsip transformasi dan konservasi energi Energi 1. Sumber energi2. Usaha3. Energi kinetik4. Energi potensial5. Transformasi energi6. Hubungan perjuangan dan perubahan energi kinetik7. Hukum kekekalan energi mekanik8. Daya9. Metabolisme (respirasi, fotosintesis)10. Pencernaan makanan11. Homeostasis
4 Menganalisis gerak benda dan imbas gaya terhadap gerak benda berdasarkan hukum-hukum gerak 1. Besaran-besaran gerak2. Gerak lurus3. Gerak melingkar4. Gerak parabolik
4 Menganalisis gerak benda dan imbas gaya terhadap gerak benda berdasarkan hukum-hukum gerak Gerak dan G 5. Hukum-hukum Newton perihal gerak6. Gaya dan tekanan7. Pesawat sederhana8.28S1isHtem9Age ra8k pTad8aAm aTkh2lu8kAhCidMuUpOSl,»l::>AS SIOT::>3V9. Pengaruh gaya pada gerakmakhluk hidup
5 Menganalisis konsep dan prinsip fluida statis dan dinamis serta proses yang terjadi pada sistem biologi 1. Fluida statis:a. Tekanan hidrostatis
5 Menganalisis konsep dan prinsip fluida statis dan dinamis serta proses yang terjadi pada sistem biologi Fluida b. Prinsip Pascalc. Prinsip Archimedesd. Tegangan permukaane. Meniskus dan kapilaritas2. Fluida dinamis3. Aliran fluida pada sistem makhluk hidup (peredaran darah, pernapasan, transport pada tumbuhan)
6 Menerapkan konsep dan prinsip getaran, gelombang mekanik dan suara dalam teknologi dan kehidupan sehari- hari Getaran, gelombang dan Bunyi 1. Getaran harmonik sederhana2. Gelombang mekanik3. Bunyi4. Pendengaran5. Sistem sonar hewan6. Navigasi dalam migrasi hewan
7 Menganalisis prinsipdan konsep cahaya dan optika pada alat-alat optik Cahaya danOptika 1. Cahaya2. Optik geometrik3. Optik fisik4. Alat-alat optik5. Mata dan prosedur kerja mata
8 Menganalisis karakteristik rangkaian arus searah dengan Kelistrikan dan kemagnetan 1. Listrik statisa. Gejala elektrifikasib. Muatan listrikc. Hukum Coulomb2. Konduktor, isolator, dan semikonduktor3. Sumber gaya gerak listrik (ggl)primer dan sekunder4. Arus dan kendala listrik5. Rangkaian hambatan6. Rangkaian arus searah7. Hukum Kirchhoff8. Energi dan daya listrik9. Magnet dan sifat-sifatnya10. Medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik11. Gaya magnet pada muatan yang bergerak dalam medan magnet12. Gaya magnet pada penghantar berarus yang berada dalam medan magnet13. Ggl induksi14. Transformator
ABSfVECTOR serta prinsip kelistrikan dan kemagnetanRACf GRAPHICSBACKGROUND 1. Listrik statisa. Gejala elektrifikasib. Muatan listrikc. Hukum Coulomb2. Konduktor, isolator, dan semikonduktor3. Sumber gaya gerak listrik (ggl)primer dan sekunder4. Arus dan kendala listrik5. Rangkaian hambatan6. Rangkaian arus searah7. Hukum Kirchhoff8. Energi dan daya listrik9. Magnet dan sifat-sifatnya10. Medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik11. Gaya magnet pada muatan yang bergerak dalam medan magnet12. Gaya magnet pada penghantar berarus yang berada dalam medan magnet13. Ggl induksi14. Transformator
1. Listrik statisa. Gejala elektrifikasib. Muatan listrikc. Hukum Coulomb2. Konduktor, isolator, dan semikonduktor3. Sumber gaya gerak listrik (ggl)primer dan sekunder4. Arus dan kendala listrik5. Rangkaian hambatan6. Rangkaian arus searah7. Hukum Kirchhoff8. Energi dan daya listrik9. Magnet dan sifat-sifatnya10. Medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik11. Gaya magnet pada muatan yang bergerak dalam medan magnet12. Gaya magnet pada penghantar berarus yang berada dalam medan magnet13. Ggl induksi14. Transformator
9 Menganalisis sistem tata surya dengan menerapkan hukum- aturan gerak dan menganalisis struktur bumi dan fenomena fisis yang terjadi padanya IPBA 1. Sistem Tata Surya2. Matahari, Bumi, dan Bulan3. Struktur Bumi4. Fenomena gempa dan gunung api
10 Menganalisis data dan warta ciri makhluk hidup, asal usul makhluk hidup dan faktor-faktor biotik dan abiotik yang mempengaruhinya Makhluk hidup dan lingkungannya 1. Asal usul makhluk hidup2. Ciri-ciri makhluk hidup3. Perbedaan makhluk hidup dan benda mati4. Pengukuran faktor abiotik dan biotik
11 Menerapkan konsep dan prinsip pengelompokan makhluk hidupuntuk menganalisis proses evolusi, keanekaragaman makhluk hidup dan pelestariannya Keanekaragaman dan pengelompokan makhluk hidup 1. Dasar-dasar klasifikasi2. Keanekaragaman tingkat gen, spesies, ekosistem3. Lima dunia makhluk hidup(Regnum)4. Penyebab terjadinya keanekaragaman mahkluk hidup5. Evolusi6. Usaha-usaha dan pentingnya pelestarian
12 Menganalisis struktur dan fungsi sel untuk mengkaji peranansel dan organisasi kehidupan. Organisasi kehidupan 1. Struktur (bagian utama dan fungsi organel) dan fungsi sel2. Perbedaan sel tumbuhan dan sel binatang (Eukariota) serta sel basil (Prokariota)3. Konsep tingkatan organisasi kehidupan (sel-jaringan-organ- sistem organ-individu)
12 Menganalisis struktur dan fungsi sel untuk mengkaji peranansel dan organisasi kehidupan.
13 Menerapkan konsep dan prinsip ekologi untuk menganalisis dinamika ekosistem, permasalahan lingkungan dan usaha- perjuangan konservasi lingkungan. 1. Konsep spesies, populasi, komunitas, ekosistem dan biosfer.2. 2P8er1anHd9anAs al8ingT8A T28Aketergantungan organismedalCaMmUOekSol,»sli:s:>tAeSm. SIOT::>3V3. Faktor-faktor yang menghipnotis kelangsungan makhluk hidup4. Siklus biogeokimia
13 Menerapkan konsep dan prinsip ekologi untuk menganalisis dinamika ekosistem, permasalahan lingkungan dan usaha- perjuangan konservasi lingkungan. Ekologi 6. Pengukuran kesuburan tanah7. Habitat dan pembiasaan makhluk hidup8. Konsep seleksi alam9. Konsep pencemaran lingkungan dan usaha-usaha penanggulangannya10. Hubungan kepadatan insan terhadap kebutuhan air bersih, udara bersih, pangan, lahan.11. Pengaruh kepadatan populasi insan terhadap kerusakan lingkungan12. Pemanasan global dan dampak bagi ekosistem13. Pentingnya tanah dan organisme yang hidup di tanah untuk keberlanjutan kehidupan14. Konservasi lingkungan
14 Menganalisis struktur dan fungsi sel, jaringan dan organ pada tumbuhan untuk mengkaji proses metabolisme danpenyakit pada tumbuhan Struktur dan fungsi tumbuhan 1. Sel, jaringan dan organ pada tumbuhan2. Struktur serta fungsi organ badan tumbuhan3. Pemanfaatan prinsip tekananpada fisiologi tumbuhan4. Difusi dan osmosis5. Jenis hama dan penyakit yang umum menyerang tumbuhan
15 Menganalisis bagian, fungsi dan proses-proses metabolisme padasistem makhluk hidup, keterkaitan antara sistem pada makhluk hidup, kelainan dan penyakit pada sistem Sistem –sistem pada Makhluk hidup 1. Sistem pencernaan2. Sistem ekskresi3. Sistem pernapasan4. Sistem peredaran5. Sistem saraf dan indera6. Sistem gerak7. Sistem imun8. Sistem reproduksi9. Homeostasis10. Keterkaitan antar sistem makhluk hidup11. Kelainan dan penyakit pada sistem makhluk hidup
makhluk hidup 1. Sistem pencernaan2. Sistem ekskresi3. Sistem pernapasan4. Sistem peredaran5. Sistem saraf dan indera6. Sistem gerak7. Sistem imun8. Sistem reproduksi9. Homeostasis10. Keterkaitan antar sistem makhluk hidup11. Kelainan dan penyakit pada sistem makhluk hidup
ABSfVECTOR16 RACf GRAPHICSBACKGROUNDMenganalisis data, warta dan proses pada pewarisan sifat Pew 1. Konsep materi genetik (genom, kromosom, DNA, dan gen)2. Konsep resesif, dominan, dan intermediet (dominansi tak lengkap)3. Prinsip dasar persilangan berdasarkan aturan Mendel4. Penyakit genetik5. Penerapan pewarisan sifat pada pemuliaan makhluk hidup
1. Konsep materi genetik (genom, kromosom, DNA, dan gen)2. Konsep resesif, dominan, dan intermediet (dominansi tak lengkap)3. Prinsip dasar persilangan berdasarkan aturan Mendel4. Penyakit genetik5. Penerapan pewarisan sifat pada pemuliaan makhluk hidup
17 Menerapkan konsepdan prinsip bioteknologi untuk menganalisis permasalahan yang bekerjasama dengan perkembangan bioteknologi konvensional dan modern Bioteknologi 1. Konsep bioteknologi dan cabang-cabang ilmu biologi yang berperan di dalamnya2. Produk bioteknologi konvensional dan modern yang ramah lingkungan3. Manfaat dan dampak bioteknologi4. GMO (genetically modifiedorganisms)5. Aplikasi teknologi reproduksi6. Aplikasi bioteknologi pada sektor pangan
No. Kompetensi Materi Lingkup Materi
18 Menganalisis data dan warta biologi untuk memecahkkan masalah forensik Forensik 1. Penerapan sains untuk pengungkapan masalah kriminal2. Sidik jari3. Identifikasi dalam forensik4. Penentuan jenis kelamin5. Tanda-tanda kematian6. Jenis-jenis kematian7. Penyebab dan cara kematian8. Perkiraan waktu maut korban9. Pemeriksaan korban kriminalitas10. Pengambilan sampel
19 Melakukan ekperimen secara tekun danteliti kemudian melanjutkannya dengan menganalisis data secara jujur dan berani mengkomunikasikannya secara terbuka. 1. Merancang percobaan2. Menggunakan alat ukur sederhana3. Merangkai alat percobaan4. Melakukan observasi
19 Melakukan ekperimen secara tekun danteliti kemudian melanjutkannya dengan menganalisis data secara jujur dan berani mengkomunikasikannya secara terbuka. Eksperimen 5. Mengumpulkan data6. Mengolah data7. Menginterpretasi data8. Menarik kesimpulan9. 2M8e1mHah9aAm i d8anTm8enAer aTpk2a8n Akeselamatan dan kesehatankeCrjMaUOSl,»l::>AS SIOT::>3V

Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018 Mapel IPS



Kompetensi Materi Lingkup Materi
Menganalisis Interaksi antar ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan insan dalam aspek sosial,1 ekonomi, budaya dan pendidikan di wilayah Indonesia melalui peta, tabel, grafik, video, data hasil observasi secara cermat Interaksi antar ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan insan dalam aspek sosial, ekonomi, budaya dan pendidikan di wilayah Indonesia 1. Keunggulan letak, luas ,dan geostrategis wilayah Indonesia2. Keadaan iklim dan cuaca diIndonesia3. Bentuk muka bumi dan kegiatan penduduk Indonesia4. Keragaman tumbuhan dan fauna diIndonesia5. Potensi dan persebaran sumberdaya udara, tanah, air, hutan, tambang dan laut6. Pengaruh letak wilayah terhadap keadaan alam Indonesia7. Kondisi tanah dan manfaatnya terhadap kegiatan pertanian8. Jaringan dan sarana transportasi antar pulau9. Pengaruh keadaan alam terhadap keragaman mata pencaharian10. Pengaruh keadaan alam terhadap keragaman sosial budayabangsa ABSf RACf GRAPHICSVECTOR BACKGROUND 11. Pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan ekonomi (produksi,distribusi dan konsumsi), transportasi, dan komunikasi12. Peranan penduduk dalam pembangunan nasional.13. Pengaruh kondisi geografis terhadap saluran dan pemerataan
Menganalisis interaksi sosial dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dalam ekonomi dan budaya sertanilai dan norma yang mendasari pembentukanlembaga sosial dengan memakai gambar, contoh kasus,dan pengamatan lapangan secara komprehensif
Mensintesis interaksi antara insan dan ruang terkait kegiatan ekonomi (produksi,3 distribusi, konsumsi, undangan dan penawaran) melalui kurva, grafik,tabel dan contoh masalah secara teliti
Menganalisis perubahan dan kesinambungan masyarakat Indonesia pada masa Pra Aksara, Hindu-Budha dan Islam4 melalui kunjunganke situs, museum untuk menghargai warisan sejarah dan nasionalisme
Menganalisis perubahan keruangan dan Perubahan Asean
keruangan dan Pluralitas masyarakat negara
interaksi antar ruang interaksi antar anggota Asean dilihat dari etnis,
yang diakibatkan faktor alam, insan dan pengaruhnya ruang yang diakibatkan faktor alam, agama, pekerjaan dan status sosial
Keunggulan dan keterbatasan
terhadap kelangsungan manusia dan ruang dalam kegiatan ekonomi di
kehidupan di negara pengaruhnya terhadap negara Asean
Asean melalui video, Peningkatan kualitas penduduk
grafik, tabel dan gambar kelangsungan dalam menghadapi persaingan
secara kritis kehidupan di negara Asean bebas Masyarakat Ekonomi Asean
(MEA)
Mengevaluasi perubahan dan
Pengaruh lokasi geostrategis
kesinambungan Perubahan dan terhadap munculnya Kolonialisme
ruang dari masa penjajahan sampai kesinambungan ruang dari masa Barat di Indonesia
Perubahan ruang sebagai
tumbuhnya semangat penjajahan akibat penetrasi kolonialisme di
kebangsaan melalui sampai Indonesia
observasi lapangan, presentasi, data sekunder secara teliti untuk menumbuhkan semangat nasionalisme tumbuhnya semangat kebangsaan Pertumbuhan semangat kebangsaan pada masa pergerakan nasional
Mengevaluasi perubahan keruangan dan interaksi antar ruang negara-negaraAsia dan negara-negara di benua lainnya serta7 dampaknya bagi kehidupan manusiamelalui observasi lapangan, presentasi, data sekunder secara teliti untuk menghargai korelasi kerjasama Interaksi sosial dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dalam ekonomi dan budaya serta nilai dan norma yang mendasari pembentukan forum sosial 1. Konsep interaksi insan dengan lingkungan Alam2. Konsep interaksi insan dengan budaya3. Konsep interaksi insan dalam kegiatan ekonomi4. Sifat dan bentuk interaksi sosial budaya5. Hakikat dan jenis forum sosial6. Fungsi forum sosial dalam peningkatan kualitas penduduk Indonesia7. Peran dan fungsi keragaman sosial, budaya dan religi dalam kehidupan
Menganalisis ketergantungan antar ruang dilihat dari konsep ekonomi dan8 pengaruhnya terhadap dinamika penduduk melalui grafik, tabel, dan Interaksi antara insan dan ruang terkait kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, undangan dan penawaran) 1. Kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi) dan pemanfaatan potensi sumber daya alam2. Peran BUMN dalam mengelolaSDA.3. Kebutuhan dan alat pemuas kebutuhan4. Permintaan dan penawaran5. Arus lingkaran kegiatan ekonomi6. Peranan pasar dalam perekonomian
Mengevaluasi perubahan dan kesinambungan ruang dari awal kemerdekaan hingga awal reformasi9 melalui penggunaan sumber-sumber sekunder, contoh kasus- masalah pembangunan, pembuatan narasi sejarah secara kritis. Perubahan dan kesinambungan ruang dari awal kemerdekaan hingga awal reformasi 1. Karakteristik fisik dan sosial di negara-negara Asia dan pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya.2. Sejarah persebaran bangsa- bangsa Asia dan pengaruhnya terharap kehidupan sosial dan budaya.3. Kerjasama antar negara Asiadan negara-negara di benua lain dalam bidang ekonomi, budaya dan pendidikan4. Perubahan kehidupan sosial

Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018 ini berfungsi sebagai contoh sekolah, kabupaten/kota, provinsi untuk mempersiapkan dan membina para siswa dalam menghadapi seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama tahun 2018. Ini sebagai materi warta dan panduan mengenai lingkup materi yang diujikan dan dilombakan dalam kegiatan OSN Sekolah Menengah Pertama dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional bagi pihak-pihak yang memerlukan khususnya para guru sains di sekolah.

Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018 ini sanggup disosialisasikan kepada para guru, para siswa, para pembina dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan bidang Matematika, IPA dan IPS. Dengan memahami Silabus OSN Sekolah Menengah Pertama ini diperlukan sekolah dan pihak-pihak lain sanggup mempersiapkan peningkatan mutu para guru dan siswa dengan baik

Demikian goresan pena perihal

Download Silabus Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018

Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com