Prokariota yaitu organisme bersel tunggal yang tidak mempunyai nukleus atau organel yang terikat membran. Eukariota yaitu organisme bersel tunggal atau bersel banyak yang mengandung nukleus dan organel yang terikat membran. Cara yang baik untuk mengingat perbedaannya yaitu dengan melihat asal kata-kata Yunani.
Prokariota – pro berarti sebelumnya, kary (berasal dari karyon) berarti mur atau kernel (mengacu pada nukleus), dan otes hanyalah sufiks jamak. Kaprikornus intinya prokariota berarti tidak mempunyai nukleus. Eukariota – eu berarti baik atau benar, kary (berasal dari karyon) berarti kacang atau kernel (mengacu pada nukleus), dan otes hanyalah sufiks jamak. Kaprikornus intinya eukariota berarti memang mempunyai nukleus. Itulah perbedaan utama, tetapi ada lebih banyak prokariota vs eukariota daripada itu jadi mari kita sedikit lebih mendalam.
Pengertian Prokariota dan Eukariota
Pertama, mari kita mulai dengan sel. Sel yaitu unit dasar kehidupan. Di sekolah, kita mempelajarinya sebagai “bahan penyusun dasar kehidupan.” Semua organisme hidup terdiri dari sel (kecuali virus), dan sel juga merupakan unit terkecil dari kehidupan yang sanggup bereplikasi sendiri. Tubuh insan tersusun atas triliunan sel. Faktanya, para ilmuwan telah menghitung bahwa badan insan terdiri dari sekitar 37,2 triliun sel. Itu banyak sel!
Sel (dan akhirnya semua organisme hidup) sanggup dibagi menjadi dua jenis utama tergantung pada struktur selnya: prokariota dan eukariota. Dalam hal usia, prokariota telah ada jauh lebih usang daripada rekan-rekan mereka. Mereka pada awalnya satu-satunya jenis sel selama miliaran tahun (catatan tertua berasal dari sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu), dan eukariota berevolusi dari mereka sekitar 2-3 miliar tahun yang lalu.
Perbedaan Organel Prokariota dan Eukariota
Perbedaan utama yang membedakan antara prokariota dan eukariota yaitu organel. Organel yaitu struktur atau kompartemen terikat membran kecil yang melaksanakan fungsi spesifik dalam sel. Contoh organel yaitu nukleus, kloroplas, atau mitokondria. Prokariota tidak mengandung organel, dan eukariota mengandung organel.
Alasan mengapa organel memainkan tugas penting bagi sel yaitu sebab ukuran. Semakin besar ukuran sel berarti semakin banyak proses sel yang terjadi. Karena itu, mereka membutuhkan lebih banyak ruang. Kaprikornus sel yang lebih besar mengandung lebih banyak DNA yang berarti lebih banyak transkripsi terjadi. Lebih banyak transkripsi berarti lebih banyak translasi, dan lebih banyak translasi menyebabkan lebih banyak protein disintesis. Karena begitu banyak hal yang terjadi dan sel-selnya yaitu organel yang jauh lebih besar maka menjadi penting dalam mengatur fungsi seluler.
Perbedaan Ukuran Prokariota dan Eukariota
Sel prokariotik jauh lebih kecil daripada sel eukariotik, sehingga mereka tidak membutuhkan organel sebab mereka tidak mempunyai banyak komponen. Mereka juga tidak mempunyai banyak fungsi seluler yang terjadi dan jauh lebih sederhana. Ukurannya yang lebih kecil dan struktur yang lebih sederhana memungkinkan mereka untuk bereproduksi dengan cepat dan efektif. Sebagai perbandingan, sel eukariotik jauh lebih besar, lebih kompleks dan mempunyai lebih banyak komponen.
Perbedaan Taksonomi Prokariota dan Eukariota
Untuk mengklasifikasikan sel lebih jauh kita sanggup mengingat kembali ke sekolah menengah dan mengingat sistem pembagian terstruktur mengenai kita. Semua organisme jatuh ke dalam tiga domain (peringkat taksonomi tertinggi): Archaea, Bacteria, dan Eukarya. Archaea dan Bacteria yaitu prokariota, dan Eukarya yaitu eukariota menyerupai namanya. Manusia, hewan, dan tumbuhan semuanya eukariota, dan mereka mempunyai struktur dan fungsi sel yang lebih kompleks.
Perbedaan struktur Prokariota dan Eukariota
Eukariota secara struktural lebih besar dan lebih kompleks, dan sebab itu mereka mempunyai lebih banyak komponen struktural daripada prokariota. Prokariota yaitu organisme bersel tunggal, sehingga mereka mempunyai komponen lebih sedikit. Walaupun mereka tidak mempunyai nukleus atau organel yang terikat membran, mereka mempunyai komponen lain. Mereka mempunyai nukleoid, dinding sel, membran sel, sitoplasma, sitoskeleton, kromosom, flagela dan pili, vesikel, dan plasmid.
Eukariota sanggup berupa organisme bersel tunggal atau multi-sel (mereka biasanya multi-sel), sehingga mereka mempunyai lebih banyak komponen. Meskipun mengandung nukleus dan organel yang terikat membran, mereka juga mempunyai komponen lain. Mereka mempunyai nukleus, dinding sel, membran sel, sitoplasma, sitoskeleton, kromosom, flagella, mitokondria, retikulum endoplasma, peralatan Golgi, lisosom, peroksisom, vesikel, dan plasmid.
Perbedaan Struktural Prokariota dan Eukariota
Berikut yaitu perbedaan struktural utama antara prokariota dan eukariota.
Nukleus
Karena mempunyai inti atau tidak yaitu salah satu perbedaan yang memilih antara keduanya mari kita lihat itu terlebih dahulu. Pada prokariota, tidak ada nukleus, tetapi ada nukleoid. Ini yaitu wilayah tempat DNA mereka disimpan, tetapi itu bukan organel yang terikat membran atau bahkan struktur. Eukariota mempunyai nukleus yang merupakan organel terikat-membran yang mengandung DNA mereka. Perbedaan organel Prokariota dan Eukariota lainnya:
Prokariota tidak mempunyai retikulum endoplasma, aparatus Golgi, lisosom, atau peroksisom; tetapi eukariota mempunyai. Retikulum endoplasma yaitu jaringan membran yang saling bekerjasama yang membantu sintesis dalam sel. Aparat Golgi yaitu seperangkat membran “terlipat” yang memproses protein dan terlibat dalam transportasi intraseluler.
Lisosom yaitu organel yang membantu sel memecah bahan, protein, dan membran. Peroksisom yaitu organel yang mengandung enzim yang terutama mengoksidasi asam amino dan asam lemak.
Persamaan Struktural Prokariota dan Eukariota
Berikut yaitu beberapa kesamaan struktural antara prokariota dan eukariota, tetapi bahkan di sini ada beberapa perbedaan kecil, dan beberapa struktur lebih umum di satu atau yang lain.
Dinding sel
Walaupun prokariota dan eukariota mempunyai dinding sel, prokariota lebih sering terjadi daripada eukariota. Juga, dinding sel pada prokariota lebih kompleks daripada eukariota. Dinding sel yaitu lapisan kaku yang terletak sempurna di luar membran sel dan membantu memberi sel itu bentuk yang menentukan.
Membran sel
Baik prokariota dan eukariota mempunyai membran sel yang mengelilingi sitoplasma sel dan melindungi komponen dalam sel. Selaput sel semi permeabel. Namun, pada prokariota, membran sel jarang mengandung steroid (seperti kolesterol atau hormon kelamin), tetapi sebagian besar eukariota memang mengandung mereka.
Sitoplasma
Baik prokariota dan eukariota mempunyai sitoplasma yang merupakan cairan bening dan kental yang mengandung semua organel sel.
Kromosom
Mereka juga mempunyai kromosom yang merupakan molekul DNA yang mempunyai semua atau sebagian dari susunan genetik organisme. Prokariota biasanya mempunyai satu kromosom (ada kuman yang mempunyai dua kromosom), dan eukariota selalu mempunyai lebih dari satu.
Flagela dan pili
Prokariota mempunyai flagela dan pili yang membantu mereka dengan motilitas mereka. Flagella lebih tinggi dan mempunyai lebih banyak bentuk “ekor” sementara pili lebih pendek dan mempunyai lebih banyak bentuk “rambut”. Beberapa eukariota memang mempunyai flagela (misalnya sperma), tetapi mereka tidak mempunyai pili. Flagela pada prokariota terdiri dari protein, sedangkan pada eukariota terdiri dari mikrotubulus.
Sitoskeleton
Baik prokariota dan eukariota mempunyai sitoskeleton yang memberi mereka bentuknya dan terdiri dari mikrofilamen dan mikrotubulus. Pada prokariota, sitoskeleton tidak selalu ada, tetapi pada eukariota, sitoskopi selalu ada.
Vesikel
Baik prokariota dan eukariota mempunyai vesikel. Vesikel yaitu kantung kecil berisi cairan yang membantu mengangkut materi seluler dari satu area ke area lain di dalam sel.
Plasmid
Baik prokariota dan eukariota juga mempunyai plasmid yang merupakan molekul DNA kecil yang mereplikasi. Mereka jauh lebih umum pada prokariota (terutama bakteri) daripada pada eukariota.
Perbandingan Genetik Prokariota vs Eukariota
Pertama, mari kita lihat DNA mereka. Perbedaan utama antara DNA mereka yaitu bahwa prokariota mempunyai genom DNA sirkular yang kecil, dan eukariota mempunyai genom DNA linier yang lebih besar. Perbedaan lain dalam DNA mereka yaitu bahwa prokariota membungkus DNA mereka di sekitar protein HU, dan eukariota membungkus DNA mereka di sekitar protein yang disebut histon.
Karena DNA prokariotik sanggup berinteraksi dengan sitoplasma, ini memungkinkan transkripsi dan terjemahan terjadi pada waktu dan lokasi yang sama (dalam sitoplasma). Transkripsi yaitu tempat DNA diubah menjadi RNA, dan terjemahan yaitu sintesis protein.

Namun, dalam transkripsi dan terjemahan DNA eukariotik terjadi pada waktu yang berbeda dan di lokasi yang berbeda. Transkripsi terjadi dalam nukleus, dan terjemahan terjadi dalam sitoplasma.
Prokariota vs Eukariota Kromosom
Selanjutnya, mari kita lihat perbedaan kromosomnya. Prokariota mempunyai satu kromosom yang terdiri dari satu DNA melingkar beruntai ganda. Kromosom ini disimpan di kawasan nukleoid. Karena mereka hanya mempunyai satu kromosom, mereka tidak dianggap mempunyai kromosom “sejati”. Ini sebab mereka biasanya menyimpan sebagian besar DNA mereka pada plasmid. Eukariota mempunyai banyak kromosom, dan kadang kala juga mempunyai plasmid.
Haploid / Diploid pada Prokariota dan Eukariota
Perbedaan penting lainnya yaitu bahwa sebagian besar prokariota hanya mempunyai satu salinan dari masing-masing gen (artinya mereka haploid). Sementara kebanyakan eukariota mempunyai dua salinan dari masing-masing gen (artinya mereka diploid).
Perbandingan Reproduksi Prokariota dan Eukariota
Ada juga perbedaan dalam bagaimana prokariota dan eukariota berkembang biak.
Prokariota
Prokariota bereproduksi secara vegetatif yang berarti bahwa satu organisme tunggal sanggup menghasilkan keturunan sendiri, dan keturunannya hanya mewarisi gen dari satu organisme itu. Prokariota biasanya bereproduksi secara generatif memakai proses yang disebut pembelahan biner. Di sinilah entitas tunggal dibagi menjadi dua potongan yang identik. Dua potongan yang identik (juga dikenal sebagai sel anak) mempunyai susunan genetik yang sama dengan sel induknya.
Eukariota
Eukariota juga sanggup bereproduksi secara vegetatif, tetapi secara umum mereproduksi berarti secara generatif bahwa dua organisme bereproduksi untuk menghasilkan keturunan, dan keturunannya mendapatkan setengah dari DNA dari masing-masing orang tuanya.
Ketika eukariota bereproduksi secara vegetatif, mereka memakai proses yang disebut mitosis. Mitosis yaitu dikala satu sel membelah menjadi dua sel anak. Sel-sel anak ini mempunyai jumlah dan jenis kromosom yang sama dengan orang bau tanah mereka.
Ketika eukariota berkembang biak secara generatif, mereka memakai proses yang disebut meiosis. Meiosis yaitu dikala sel tunggal membelah dua kali untuk menghasilkan empat sel anak. Keempat sel ini hanya mengandung setengah dari materi genetik dari sel induk. Ini yaitu sel-sel kelamin yang yaitu sperma (untuk laki-laki) dan telur / ovum (untuk perempuan).
Ringkasan perbedaan Prokariota dan Eukariota
Meskipun pada awalnya, sanggup membingungkan untuk mengingat perbedaan antara prokariota vs eukariota, salah satu cara utama untuk mengingat yaitu dengan melihat kata-kata itu sendiri.
Pro (sebelum) dan kary (nukleus) merujuk pada tidak mempunyai nukleus.
Eu (benar) dan kary (nukleus) merujuk pada mempunyai nukleus.
Itulah karakteristik utama yang menentukan: bahwa prokariota tidak mempunyai nukleus dan eukariota mempunyai nukleus.
Prokariota juga tidak mempunyai organel yang terikat membran dan bereproduksi secara vegetatif . Eukariota mempunyai organel yang terikat membran, dan mereka biasanya bereproduksi secara secual.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com