Biaya Bimbel Privat SD
Biaya Bimbel Privat SD dengan pelaksanaan bimbel di rumah siswa, biayanya sesuai dengan jumlah siswa dan jumlah pertemuan. Berdasarkan jumlah siswa terdiri dari bimbel privat perorangan dan bimbel privat kelompok
Biaya Bimbel Privat SD Perorangan (1 siswa)
Biaya menurut jumlah pertemuan untuk 1 siswa (dalam Rupiah).
Keterangan:
4x = 4 x pertemuan; 8x = 8x pertemuan;16x = 16x pertemuan; 24x =24 x pertemuan.
1x pertemuan maksimal 90 menit atau 1,5 jam.
Pembayaran dilakukan ketika registrasi (Jika mendaftar di Kantor A&B). Jika registrasi melalui telepon, maka pembayaran sanggup dilakuan melalui transfer, segera sesudah mendaftar. Bukti transfer dikirim melalui WhatsApp 085782117242.
Biaya Pendaftaran Rp.100.000,-
Tip pengajar Rp.30.000,- per pertemuan untuk wilayah Jakarta Selatan, Rp.50.000.- untuk di luar wilayah Jakarta Selatan.
Untuk literatur bilingual pemanis biaya Rp.100.000,-
Biaya Bimbel Privat SD Kelompok
Biaya Bedasarkan Jumlah pertemuan (dalam Rupiah)
Kelompok 4 Siswa
Kelompok 3 Siswa
Kelompok 2 Siswa
Keterangan:
4x = 4 x pertemuan; 8x = 8 x pertemuan;16x = 16 x pertemuan; 24x =24 x pertemuan.
1x pertemuan maksimal 120 menit atau 2 jam.
Pembayaran dilakukan ketika registrasi (Jika mendaftar di Kantor A&B). Jika registrasi melalui telepon, maka pembayaran sanggup dilakuan melalui transfer, segera sesudah mendaftar. Bukti transfer dikirim melalui WhatsApp 085782117242.
Biaya Pendaftaran Rp.100.000,- per kelompok.
Tip pengajar Rp.30.000,- per pertemuan untuk wilayah Jakarta Selatan, Rp.50.000.- untuk di luar wilayah Jakarta Selatan.
Untuk literatur bilingual pemanis biaya Rp.100.000,-
Keuntungan:
Hanya kalau ada pembelajaran yang dihitung sebagai pertemuan. Artinya walau ada jadwal belajar, namun siswa setuju untuk tidak ada pembelajaran maka jadwal tersebut tidak dihitung sebagai pertemuan. Ketentuan: terlebih dahulu menginformasikan kepada pengajar bersangkutan. Jika alasannya yaitu tidak ada pemberitahuan dari pihak siswa, dan pengajar tetap tiba maka akan dihitung pertemuan.
Alexander Agung dengan Guru Privatnya Filsuf Aristoteles
Ketika Alexander (Alexander Agung) menginjak usia tiga belas tahun, ia membutuhkan pendidikan yang lebih tinggi, maka ayahnya, Filipus II Raja Yunani Makedonia, mencari pengajar privat. Beberapa calon tutornya antara lain Isokrates dan Speusippos, penerus Plato di Akademi Plato. Pada akhirnya, Filipus menunjukkan pekerjaan itu pada Aristoteles ( Sekitar tahun 342 SM), yang menerimanya. Filipus mengatakan Kuil Para Nimfa di Mieza sebagai ruang mencar ilmu mereka. Sebagai imbalan atas pengajarannya, Filipus bersedia untuk membangun kembali kampung halaman Aristoteles di Stageira.
Sumber https://idtesis.com