Friday, April 26, 2019

√ Eudikotil : Ciri-Ciri, Persebaran Dan Reproduksi

Eudikotil yaitu kelompok tumbuhan angiosperma yang sangat bermacam-macam dan berlimpah. Mereka termasuk lebih dari setengah spesies semua tumbuhan dan ditemukan di aneka macam habitat. Menjadi angiospermae, mereka yaitu benih, tumbuhan vaskular yang menghasilkan bunga, buah dan serbuk sari. Mereka juga sering merupakan tumbuhan kayu dan sanggup tumbuh menjadi pohon raksasa yang berumur panjang.


Dari tiga divisi utama angiospermae (dua lainnya yaitu angiosperma basal dan monokotil), eudikotil yaitu yang paling maju secara evolusioner dan bahwasanya merupakan tumbuhan paling maju di Bumi. Adaptasi superior mereka telah memungkinkan mereka untuk mendominasi mayoritas ekosistem berbasis lahan baik dari segi keanekaragaman maupun biomassa.


Ciri-ciri umum Eudikotil


Eudikotil mempunyai aneka macam macam bentuk pertumbuhan. Dari pohon raksasa menyerupai Eukaliptus Australia sampai tumbuhan kecil yang hampir tidak tumbuh lebih dari 1 cm di atas tanah. Mereka juga sanggup mempunyai aneka macam seni administrasi pertumbuhan yang berkisar dari spesies berumur panjang yang sanggup bertahan hidup selama ratusan tahun sampai tumbuhan tahunan yang hidup selama satu animo panas sebelum mati kembali selama animo dingin.


Eudikotil mempunyai sejumlah ciri yang memisahkan diri dari monokotil dan angiospermae basal, meskipun beberapa ciri mereka mempunyai kesamaan dengan angiospermae basal. Mereka sebaiknya dipisahkan dari tumbuhan lain oleh struktur serbuk sari mereka. Serbuk sari mereka digambarkan sebagai trikolpat alasannya yaitu butir serbuk sari mereka mempunyai tiga pori atau tiga alur.


Tanaman Eudikotil juga sanggup dibedakan dari kelompok tumbuhan lain dengan kombinasi beberapa karakteristik. Ini termasuk mempunyai dua kotiledon (daun embrionik), kelopak bunga dan bagian-bagian bunga dalam kelipatan empat atau lima, kelopak dan sepal yang berbeda, contoh vena menyerupai jaring di daun mereka, dan akar pohon daripada akar berserat. Eudikotil juga sering mengatakan tingkat fusi yang tinggi antara bab bunga menyerupai kelopak, benang sari dan karpel – tanda mereka lebih maju secara evolusioner daripada tumbuhan berbunga lainnya.


Keanekaragaman dan taksonomi


Eudikotil yaitu kelompok tumbuhan terbesar di Bumi. Mereka membentuk lebih dari 75% dari semua angiospermae dan lebih dari 50% dari semua spesies tanaman. Spesies gres masih ditemukan dan akan bertahan usang tetapi asumsi keanekaragaman total eudikotil yaitu sekitar 280.000 spesies.


Kelompok ini dipisahkan menjadi eudikotil inti dan eudikotil basal. Mayoritas spesies ditemukan dalam eudikotil inti yang sebagian besar dibentuk oleh Asterid dan Rosid. Asterid termasuk aster dan tumbuhan terkait dekat lainnya dan Rosid termasuk mawar dan kerabat mereka.


Menurut APG III, eudikotil basal dan eudikotil inti berjumlah total 39 ordo tanaman. Ini termasuk banyak tumbuhan yang sangat populer dan penting menyerupai pohon ek, maple, pohon birch, pohon beech, apel, jeruk, plum, persik, ganja, kacang polong, kacang kenari, buah ara, zaitun dan banyak lagi.


Persebaran eudikotil


Venasi daun menyerupai jaring pada eudikotil sangat berlimpah di sebagian besar ekosistem berbasis lahan di lingkungan tropis dan subtropis. Mereka yaitu tumbuhan mayoritas di hutan hujan di mana kondisi untuk pertumbuhan pohon optimal. Mereka ditemukan di semua benua kecuali Antartika di hutan, padang pasir, lahan basah, padang rumput (meskipun bukan kelompok tumbuhan dominan), semak belukar dan ladang herba. Namun spesies pohon eudikotil tidak menyesuaikan diri dengan baik dengan lingkungan cuek dan mereka sering digantikan oleh spesies gimnospermae di ketinggian dan garis lintang yang lebih tinggi. Di padang rumput, tumbuhan mayoritas yaitu monokotil tetapi banyak flora eudikotil juga ada di ekosistem ini.


Eudikotil yaitu kelompok tumbuhan angiosperma yang sangat bermacam-macam dan berlimpah √ Eudikotil : Ciri-ciri, persebaran dan reproduksi
Eudikotil

Reproduksi eudikotil


Eudikotil sanggup bereproduksi dengan reproduksi vegetatif dan generatif. Reproduksi vegetatif sanggup terjadi dalam beberapa cara menyerupai tumbuhan gres yang tumbuh dari akar yang dikenal sebagai rimpang atau tumbuhan gres yang tumbuh dari cabang yang tumbang. Reproduksi generatif terjadi melalui bunga dan menyerupai dengan semua angiospermae lainnya.


Seperti halnya semua tanaman, eudikotil mempunyai siklus reproduksi dengan dua generasi yang berganti-ganti. Generasi tumbuhan bergantian antara generasi sporofit dan generasi gametofit. Pada eudikotil, dan semua angiospermae lainnya, generasi sporofit yaitu generasi yang mayoritas dan inilah yang biasanya kita pikirkan dikala kita mempertimbangkan tumbuhan angiospermae. Generasi gametofit bersifat mikroskopis dan hanya ada sebagai serbuk sari untuk jantan dan di dalam ovula bunga untuk betina.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com