Thursday, April 18, 2019

√ Struktur Dan Fungsi Daun Pada Tumbuhan

Daun gotong royong disebut ‘dapur tanaman’. Ini alasannya mereka ialah organ utama yang bertanggung jawab untuk fotosintesis, di mana tumbuhan menghasilkan energi makanan. Mereka mendapat warna hijau alasannya kehadiran klorofil. Mari kita pelajari lebih lanjut ihwal mereka.


Apa itu Daun


Daun ialah pertumbuhan lateral yang datar dan berwarna hijau pada tanaman. Mereka tiba dalam banyak sekali bentuk, ukuran, dan warna, dan umumnya rata-rata pipih dan tipis. Mereka ialah organ utama yang bertanggung jawab untuk fotosintesis alasannya mengandung klorofil.


Bagian dari Daun


Daun mempunyai dua belahan utama: Bilah Daun dan tangkai daun atau petiole.


Bilah daun: Ini juga disebut lamina. Itu umumnya luas dan rata. Pada lapisan inilah fotosintesis terjadi. Ini berisi pelepah menonjol di tengah bilah daun yang merupakan vena utama. Dari pelepah ini muncul cabang yang disebut vena atau urat daun. Mereka dari banyak sekali jenis tergantung pada jenis tepi, contoh pembuluh angkut dan jumlah bilah per daun.


Tangkai daun: Ini ialah struktur ibarat tangkai yang menghubungkan bilah daun ke batang. Tangkai daun mempunyai tabung kecil, yang menghubungkan vena pada daun ke batang. Beberapa di antaranya memungkinkan transportasi air ke daun sementara yang lain membawa masakan dari daun ke belahan lain dari tanaman.


Beberapa tumbuhan juga mengandung belahan lain yang disebut stipula. Ini ialah struktur kecil ibarat sayap yang tumbuh di dasar tangkai daun. Mereka melindungi di beberapa tumbuhan dikala mereka melindungi tangkai daun sementara di yang lain, mereka jatuh sesudah tangkai daun mulai tumbuh.


Jenis Daun


Daun sanggup diklasifikasikan menurut banyak fitur anatomi dan morfologis:


Daun sederhana – lamina atau bilah daun tidak terbagi. Bahkan jikalau ada divisi kecil, mereka tidak mencapai pelepah dan membagi lamina.


Daun majemuk  – Blade daun dibagi dari pelepah menjadi dua atau lebih bagian. Kadang-kadang belahan yang dibagi ini berfungsi sebagai daun yang terpisah.


Berdasarkan Bentuk helai



  1. Berbentuk lingkaran panjang

  2. Berbentuk pisau pembedah

  3. Linier

  4. Ovate

  5. Berbentuk hati


Berdasarkan gerigi di tepi (margin)



  1. Halus: Jenis margin daun ini disebut margin daun ‘keseluruhan’ dan halus di sekelilingnya

  2. Sinuate: Memiliki kurva halus di sepanjang margin

  3. Dentate: Mereka mempunyai margin bergigi

  4. Serrate: Memiliki margin berbentuk gigi gergaji

  5. Lobed: bilah daun terbagi tetapi divisi tidak mencapai pelepah


Berdasarkan susunan vena



  1. Paralel: Vena pada bilah daun berjalan sejajar satu sama lain menjaga jarak yang sama.

  2. Palmate: Vena berasal dari satu titik dan berbeda dari titik yang ibarat dengan telapak tangan

  3. Menyirip: Ada pelepah yang hadir di tengah daun daun. Dari pelepah ini muncul vena lateral.


Berdasarkan tata letak mereka pada batang



  1. Alternate: Setiap daun muncul dari simpul yang terpisah pada batang pada tingkat yang berbeda

  2. Oposite (berhadapan): Setiap node menimbulkan dua daun, satu di setiap sisi ditempatkan berlawanan.

  3. Whorled: Dalam susunan ini, beberapa daun hadir pada tingkat yang sama di sekitar batang sehingga menunjukkan tampilan melingkar.

  4. Rosulat: Daun mengatur diri mereka sendiri dalam contoh ibarat cincin di sekitar batang.


Struktur daun


Setiap daun terdiri dari lapisan-lapisan berikut.



  1. Epidermis: Ini ialah lapisan terluar dan mengeluarkan zat lilin yang disebut kutikula. Kutikula yang berfungsi membantu menahan air di dalam sel daun. Epidermis menampung sel-sel pelindung yang mengatur pergerakan air ke dalam dan di luar sel. Sel penjaga melakukannya dengan mengontrol ukuran pori-pori yang juga disebut stomata.

  2. Mesofil: Ini membentuk lapisan tengah daun. Ini dibedakan menjadi dua lapisan tergantung pada jenis sel yang ditemukan: palisade dan lapisan mesofil sepon. Di lapisan inilah kloroplas ditemukan. Kloroplas ialah organel sel yang mengandung klorofil yang diharapkan untuk fotosintesis. Jaringan pembuluh daun terkandung dalam sel mesofil sepon yang tidak teratur.

  3. Jaringan Vaskular: Jaringan vaskular gotong royong ditemukan di pembuluh angkut daun. Jaringan pembuluh terdiri dari xilem dan floem yang bertanggung jawab untuk transportasi air dan makanan.


Fungsi Daun


Fotosintesis: Ini ialah fungsi terpenting daun. Mereka mengandung kloroplas yang mempunyai klorofil pigmen yang bertanggung jawab untuk membantu dalam fotosintesis. Makanan siap diangkut ke belahan lain dari tumbuhan melalui jaringan floem.


Membantu tumbuhan bernafas: Epidermis daun mengandung sel-sel penjaga yang mengontrol dan mengatur pori-pori kecil pada permukaan bawah daun. Pori-pori ini disebut stomata. Stomata bertanggung jawab untuk mengatur air masuk dan keluar sel. Ini juga bertanggung jawab untuk pertukaran gas melintasi epidermis.


Penyimpanan makanan: Pada beberapa tanaman, daun dimodifikasi untuk menyimpan makanan. Tanaman ini umumnya mempunyai daun sukulen ibarat terlihat pada tumbuhan Xerofit.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com