Friday, August 25, 2017

√ Cara Membimbing Anak Supaya Menjadi Pemberani

Cara Membimbing Anak Agar Menjadi Pemberani √ Cara Membimbing Anak Agar Menjadi Pemberani
Anak Anda sering ketakutan melaksanakan sesuatu? Mari simak cara membimbing anak semoga menjadi pemberani berikut ini.
Tidak gampang bagi orang renta membimbing anaknya menjadi pemberani. Kadang orang renta tidak sadar bahwa rasa takut di dalam diri anak muncul sebab orang renta sering memakai obyek tertentu untuk menakuti anak. Niat yang aslinya baik, namun di sisi lain justru sanggup menciptakan ketakutan di dalam diri buah hatinya, sehingga menciptakan mereka tidak berani menyebarkan potensinya

Lantas, bagaimana cara membimbing anak semoga menjadi pemberani? Simak kiat-kiatnya ini.

1. Jangan Membuat Takut Anak

Memang betul terkadang menaklukan hati sang anak hanya butuh menakutinya saja. Dengan cara itu mereka akan berdasarkan dengan orang tua. Namun sadarilah bahwa cara ini malah hanya membuatnya takut dan tidak sanggup berkembang. Dan yang terpenting yaitu jangan ceritakan ketakutan Anda kepada anak, sebab sanggup memicu ketakutan pula pada anak.

2. Jangan Melabeli Anak dengan Julukan Penakut

Sering kali orang renta memperlihatkan label atau julukan kepada anak-anaknya. Namun ternyata tanpa disadari julukan tersebut melekat pada ingatan mereka. Jika Anda sering menyebutnya seorang penakut, maka anak tersebut akan menggangap dirinya penakut sehingga dalam menyebarkan keberaniannya kurang maksimal.

3. Tanamkan Keberaniannya

Jika anak sudah terlanjur mempunyai rasa ketakutan pada sesuatu, maka kewajiban Anda yaitu menumbuhkan keberanian pada diri mereka. Coba lakukan komunikasi intensif kemudian cari tahu akar ketakutannya.

Jika pikirannya dianggap cukup, maka ajak mereka berfikir kritis dan logis. Buktikan bahwa ketakutan yang ia alami akan berefek jelek padanya.

4. Jangan Segan untuk Memuji

Apabila keberaniannya dirasa sudah muncul, maka beri kebanggaan yang baik untuk anak Anda, sebab bawah umur suka dengan pujian. Hal ini akan menciptakan kepercayaan dirinya tumbuh dan akan terus tertantang. Tidak problem membandingkan ia dengan anak seusianya, tapi usahakan dalam koridor yang positif saja. Tunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara ia dan temannya.

5. Mengertilah Akan Aktifitasnya

Maklumi kondisi anak Anda yang mempunyai sifat kurang berani. Karena dengan memahami maka Anda akan tahu dan sanggup memenuhi kebutuhan apa yang diharapkan anak.

Selalu meberikan santunan ketika anak sudah mulai menaklukan ketakutannya. Apabila rasa takut kembali muncul, maka segera dorong dengan kata-kata motivasi semoga sang anak sanggup berdiri dari ketakutannya.

6. Ajak ke Psikolog

Kerika anak sudah mulai menyendiri, menghindari dari hal-hal yang masuk akal dan menjauhi orang lain. Maka cari satu-satunya yaitu membawa anak Anda pergi ke psikolog. Namun usahakan tetap lembut jangan membuatnya semakin takut dan jangan memaksa.

Menumbuhkan keberanian di dalam diri bawah umur perlu dilakukan semenjak dini. Karena sifat keberanian yang dimiliki akan tertanam hingga kapanpun. Oleh sebab itu, cobalah 6 cara membimbing anak semoga menjadi pemberani menyerupai di atas. Semoga berhasil
Sumber http://www.sekolahdasar.net