Apa itu natrium benzoat? Natrium benzoat yaitu materi kimia sintetis yang diproduksi ketika asam benzoat, yang ditemukan secara alami di beberapa buah dan rempah-rempah, dikombinasikan dengan natrium hidroksida. Karena natrium benzoat mengandung materi alami, itu mungkin aman, bukan?
Bagaimanapun, Badan Pengawas Obat dan Makanan telah menyatakan materi pengawet kimia ini sanggup diterima bila dikonsumsi dalam jumlah rendah. Dalam air, batas yang sanggup diterima, ditetapkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan, yaitu 5 penggalan per miliar (ppb). Tapi aditif masakan umum ini, yang ditemukan dalam soda berkarbonasi, produk jus buah, saus salad, dan masakan fermentasi menyerupai cuka, anggur, dan acar, tidak alami atau tidak aman. Inilah ceritanya.
Natrium benzoat yaitu garam natrium yang hadir pada tingkat yang sangat rendah dalam beri, apel, prem, kayu manis, dan beberapa masakan alami lainnya. Tidak ada yang seram ihwal materi kimia dalam barang-barang ini. Tetapi natrium benzoat yang disintesis oleh laboratorium (dan kerabat dekatnya, asam benzoat) yaitu dongeng yang berbeda. Ketika materi pengawet ini ditambahkan ke masakan dan ke penggalan dalam kaleng logam yang mengandung minuman atau masakan cair, mereka sanggup mempunyai pengaruh yang merusak kesehatan Anda.
Misalnya, sebagian kecil orang hipersensitif terhadap natrium benzoat dan sanggup mengalami serangan asma, gatal-gatal, atau reaksi alergi lainnya ketika mereka mengonsumsi materi pengawet. Masalah yang lebih umum, bagaimanapun, yaitu kombinasi natrium benzoat dan asam sitrat dan / atau asam askorbat (vitamin C). Ketika bahan-bahan ini berkumpul, mereka membentuk benzena, materi kimia penyebab kanker yang terkait dengan leukemia dan kanker darah lainnya.
Selama tahun 2005 sampai 2007, FDA melaksanakan penelitian terhadap aneka macam minuman berkarbonasi dan buah-buahan yang mengandung natrium benzoat saja dan pengawet bersama dengan vitamin C. Pada dikala itu, mereka melaporkan bahwa sebagian besar minuman mengandung kurang dari jumlah maksimum yang diijinkan dari natrium benzoat . Mereka yang gagal tes dirumuskan kembali. Namun, itu tidak berarti setiap minuman ringan atau minuman buah di pasar telah diuji, atau bahwa produk di pasar dikala ini akan memenuhi standar.
Pertimbangan lain yaitu kemungkinan relasi antara natrium benzoat dan ADHD (attention-deficit / hyperactivity disorder). Mayo Clinic mencatat bahwa pengawet (serta beberapa pewarna makanan) sanggup meningkatkan atau memicu hiperaktif pada anak-anak.
Dalam sebuah studi laboratorium, para ilmuwan mengevaluasi dampak genotoksik natrium benzoat dalam sel insan yang dikultur. Mereka menemukan bahwa materi kimia tersebut secara signifikan meningkatkan kerusakan pada DNA (yang memicu mutasi sel dan kanker) ketika ditambahkan ke sel-sel dalam aneka macam konsentrasi.
Paparan lain untuk natrium benzoat:
Produsen menambahkan natrium benzoat pada produk kesehatan dan kecantikan menyerupai obat kumur, sampo, losion tubuh, dan deodoran untuk mencegah kuman mencemari barang-barang ini. Obat bebas dan resep menyerupai pil, sirup batuk, dan obat topikal juga sanggup mengandung natrium benzoat.
Apa yang harus Anda lakukan:
Jika Anda ingin menghindari natrium benzoat, baca label dengan cermat. Cari kata “asam benzoat,” “benzena,” “natrium benzoat,” atau “benzoat,” terutama jikalau Anda juga melihat “asam sitrat,” “asam askorbat,” atau “vitamin C.” Natrium benzoate juga dikenal sebagai E211.
Lain kali Anda berada di supermarket dan mempunyai beberapa menit, periksa lorong minuman ringan. Penelusuran cepat label akan mengungkapkan bahwa beberapa produk (mis., Coke Zero, Sprite) tidak mengandung natrium benzoat dan yang lainnya (mis., Dr. Pepper, Sunkist Orange, Mountain Dew).
Karena minuman ringan dan minuman buah olahan biasanya merupakan sumber natrium benzoat yang paling umum dalam makanan, Anda dan belum dewasa Anda sanggup menghilangkan zat kimia ini dari kehidupan Anda jikalau Anda berhenti mengonsumsi minuman ini.
Sumber aciknadzirah.blogspot.com